WhatsApp Icon
Gotong Royong Pembongkaran Rumah Mustahik Program RTLH Baznas Digelar di Tiyuh Gunung Timbul

Tiyuh Gunung Timbul, Kecamatan Tumijajar — Sabtu, 20 Juni 2026

Semangat gotong royong dan kepedulian sosial masyarakat kembali terlihat dalam pelaksanaan pembongkaran rumah milik Waginem (56 tahun), seorang mustahik penerima bantuan Program Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Tiyuh Gunung Timbul, Kecamatan Tumijajar, sebagai langkah awal pembangunan rumah yang lebih layak bagi penerima manfaat.

Program RTLH ini merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Lampung, BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat, dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Tiyuh Gunung Timbul dalam rangka membantu masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal yang aman dan nyaman.

Kegiatan gotong royong tersebut dihadiri oleh Komisioner BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat, Kepalo Tiyuh Gunung Timbul, Babinsa, serta masyarakat Tiyuh Gunung Timbul yang turut berpartisipasi dalam proses pembongkaran rumah.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat, H. Purwanto, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Tiyuh Gunung Timbul yang telah memberikan dukungan melalui infaq untuk membantu kelancaran program RTLH tersebut.

"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat Tiyuh Gunung Timbul yang telah ikut berkontribusi melalui infaq. Ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan dalam membantu saudara kita yang membutuhkan," ujar H. Purwanto.

Dalam pelaksanaan program ini, BAZNAS Provinsi Lampung memberikan bantuan sebesar Rp15 juta, sedangkan BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat memberikan bantuan sebesar Rp8 juta, yang terdiri dari Rp4 juta untuk program Rumah Tinggal Layak Huni dan Rp4 juta untuk program pembelian ternak kambing sebagai upaya pemberdayaan ekonomi penerima manfaat.

Sementara itu, Kepalo Tiyuh Gunung Timbul, Nur Kamid, menyampaikan bahwa dukungan masyarakat melalui UPZ Tiyuh Gunung Timbul telah berhasil menghimpun infaq sementara sebesar Rp23.787.000,- untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.

Sinergi antara BAZNAS, UPZ, pemerintah tiyuh, dan masyarakat menjadi wujud nyata kepedulian bersama dalam menghadirkan manfaat zakat. Melalui program RTLH ini, diharapkan Waginem dapat segera memiliki rumah yang lebih layak, nyaman, dan memberikan kehidupan yang lebih baik.

BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat terus berkomitmen menghadirkan program-program kemanusiaan dan pemberdayaan melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

20/06/2026 | Kontributor: Irfan Efendi
Baznas Tubaba dan YJI Kunjungi Lima Anak dengan Penyakit Jantung Bawaan, Hadirkan Harapan untuk Kesembuhan

BAZNAS Kab. Tulang Bawang Barat, Kamis 18 Juni 2026 — Kepedulian terhadap kesehatan anak-anak terus diwujudkan melalui kolaborasi antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat bersama Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Kabupaten Tulang Bawang Barat. Pada Kamis (18/6), kedua lembaga tersebut melakukan kunjungan langsung kepada lima anak penderita penyakit jantung bawaan yang tersebar di beberapa tiyuh dan kelurahan di Kecamatan Tumijajar.

Kunjungan ini menjadi bentuk nyata kepedulian dan dukungan kepada keluarga pasien, khususnya dalam menghadapi proses pengobatan yang membutuhkan perhatian, pendampingan, serta biaya yang tidak sedikit.

Lima pasien anak yang dikunjungi yaitu:

  1. Davina Cristi Agatha (Kelurahan Daya Murni)
  2. Viki Ahmad Dhani (Kelurahan Daya Murni)
  3. Fitri Andriyani (Tiyuh Margodadi)
  4. Veliyana (Tiyuh Gunung Menanti)
  5. Rayan Wijaya (Tiyuh Gunung Menanti)

Dalam kegiatan tersebut, Baznas Tubaba memberikan bantuan berupa paket makanan yang berisi kebutuhan pokok seperti beras, telur, susu, dan biskuit kepada seluruh pasien. Khusus untuk Veliyana, bayi berusia 6 bulan asal Tiyuh Gunung Menanti yang mengalami penyakit jantung bawaan dan akan menjalani rujukan pengobatan lanjutan ke Jakarta, Baznas Tubaba memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp2.500.000 untuk membantu kebutuhan akomodasi selama proses pengobatan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua YJI Kabupaten Tulang Bawang Barat sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tulang Bawang Barat, Ibu Novianti Novriwan, bersama tim medis dari puskesmas setempat. Hadir pula perwakilan Baznas Kabupaten Tulang Bawang Barat, yaitu KH. Jumantoro dan H. Suprianto Hadi, perwakilan Kecamatan Tumijajar, serta para lurah dan kepalo tiyuh dari wilayah penerima bantuan.

Dalam sambutannya, Ibu Novianti Novriwan menyampaikan bahwa YJI bersama Pemerintah Daerah dan Baznas Tubaba terus berkomitmen untuk berkolaborasi membantu anak-anak dengan penyakit jantung bawaan, mulai dari pendampingan hingga proses pengobatan lanjutan di Jakarta.

“YJI bersama Pemerintah Daerah dan Baznas terus berkolaborasi membantu anak-anak yang memiliki penyakit jantung bawaan agar mendapatkan penanganan terbaik hingga proses pengobatan ke Jakarta. Ini juga menjadi salah satu program prioritas Bapak Bupati di bidang kesehatan, yaitu Tubaba Qu Sehat,” ujarnya.

Sementara itu, KH. Jumantoro menjelaskan bahwa Baznas merupakan lembaga yang memiliki amanah untuk menghimpun zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat, khususnya para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Tulang Bawang Barat, kemudian menyalurkannya melalui berbagai program kemanfaatan bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Bantuan yang diberikan hari ini merupakan salah satu bentuk penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui program kesehatan, khususnya membantu akomodasi pengobatan bagi masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.

Baznas Tubaba berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban keluarga pasien dan memberikan dukungan moral agar anak-anak penderita penyakit jantung bawaan dapat menjalani proses pengobatan dengan lebih baik.

Salah satu penerima manfaat, Sri Maryani, orang tua dari Veliyana, menyampaikan rasa terima kasih kepada Baznas Tubaba, YJI Kabupaten Tubaba, serta Ibu Bupati atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada anaknya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan perhatian yang diberikan kepada anak kami. Semoga menjadi amal kebaikan bagi semua pihak yang membantu, dan kami berharap anak kami diberikan kesembuhan serta dapat menjalani pengobatan dengan lancar,” ungkapnya.

Diketahui, Veliyana yang masih berusia enam bulan telah menjalani beberapa proses pemeriksaan medis dan akan dirujuk ke Jakarta untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut terkait penyakit jantung bawaan yang dialaminya.

 

Melalui sinergi antara Baznas Tubaba, YJI, Pemerintah Daerah, tenaga kesehatan, serta masyarakat, diharapkan semakin banyak anak-anak yang membutuhkan dapat memperoleh akses pengobatan dan kesempatan untuk tumbuh sehat di masa depan.

18/06/2026 | Kontributor: irfan efendi
Saat Kepedulian Menjadi Aksi BAZNAS dan Pemda Tubaba Wujudkan Masyarakat Sehat

Tiyuh Karta, 11 Juni 2026 – Komitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat dan bermanfaat bagi masyarakat kembali diwujudkan melalui Program Tubaba Sehat, hasil kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat dan Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Kegiatan yang berlangsung di Tiyuh Karta, Kecamatan Tulang Bawang Udik, ini dihadiri langsung oleh Bupati Tubaba, Novriwan Jaya, Ketua BAZNAS Tubaba, H. Purwanto, serta jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Tubaba dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Tubaba dan didampingi oleh Wakil Ketua I, H. Jumantoro, sebagai bentuk keseriusan dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Melalui Program Tubaba Sehat, sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan tenaga kesehatan diwujudkan dalam pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Program ini menjadi bukti bahwa zakat tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga berperan dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan warga.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tubaba mengapresiasi peran aktif BAZNAS Tubaba yang terus hadir bersama pemerintah daerah dalam berbagai program kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat. Kehadiran Program Tubaba Sehat di Tiyuh Karta diharapkan mampu memberikan manfaat nyata sekaligus menumbuhkan semangat hidup sehat di tengah masyarakat.

Kolaborasi ini menjadi inspirasi bahwa kepedulian yang dibangun bersama dapat menghadirkan perubahan besar. Ketika pemerintah, BAZNAS, dan masyarakat bergandengan tangan, maka harapan untuk mewujudkan Tubaba yang sehat, kuat, dan sejahtera bukanlah sekadar cita-cita, melainkan kenyataan yang terus diwujudkan langkah demi langkah.

11/06/2026 | Kontributor: Samsul
BAZNAS Tubaba dan Pemkab Tubaba Bersinergi Ringankan Beban Korban Kebakaran Pasar Mulya Kencana

Tulang Bawang Barat, Senin (08/06/2026) Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah, BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tubaba menyalurkan bantuan kepada 20 korban kebakaran kios di Pasar Mulya Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah.

Penyaluran bantuan yang berlangsung di Balai Tiyuh Mulya Kencana tersebut dihadiri oleh Bupati Tubaba Novriwan Jaya, Asisten I, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Nazarudin, Ketua BAZNAS Tubaba H. Purwanto, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Melalui sinergi antara BAZNAS Tubaba dan Pemerintah Daerah, bantuan senilai total Rp32,5 juta disalurkan kepada para korban sesuai tingkat kerugian yang dialami. Selain bantuan tunai yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS, para korban juga menerima bantuan paket sembako dari BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Tubaba.

Berdasarkan hasil pendataan, terdapat 20 pedagang yang terdampak musibah kebakaran dengan kategori kerugian ringan, sedang, dan berat. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu meringankan beban para korban sekaligus menjadi dukungan awal untuk kembali menjalankan usaha mereka.

Dalam sambutannya, Bupati Tubaba Novriwan Jaya menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah bersama BAZNAS merupakan bentuk nyata kepedulian kepada masyarakat yang sedang menghadapi cobaan. Ia mengajak seluruh korban untuk tetap sabar, kuat, dan optimis dalam menghadapi ujian kehidupan.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Tubaba H. Purwanto menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan amanah dari para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS Tubaba.

"Kolaborasi antara BAZNAS dan Pemerintah Daerah ini merupakan bentuk ikhtiar bersama untuk memastikan masyarakat yang tertimpa musibah mendapatkan perhatian dan bantuan. Dana yang disalurkan hari ini berasal dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat yang kembali diberikan kepada mereka yang membutuhkan," ujarnya.

Melalui kolaborasi yang kuat antara BAZNAS Tubaba dan Pemerintah Kabupaten Tubaba, diharapkan para korban kebakaran dapat segera bangkit, memulai kembali aktivitas usahanya, serta memperoleh semangat baru untuk menata masa depan yang lebih baik.

Sinergi ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial akan semakin kuat ketika pemerintah, BAZNAS, dan masyarakat bergandengan tangan dalam membantu sesama yang sedang menghadapi kesulitan.

09/06/2026 | Kontributor: Samsul
BAZNAS Tubaba dan Pemda Bantu Anak Penderita Jantung Bawaan

Tirta Makmur, 8 Juni 2026 – Di balik senyum polos seorang anak, tersimpan perjuangan besar yang harus dihadapi setiap hari. Perjuangan itulah yang menjadi perhatian bersama ketika BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Tubaba dan Yayasan Jantung Indonesia (YJI) menyalurkan bantuan akomodasi pengobatan bagi pasien anak penderita Sakit Jantung Bawaan (SJB) di Tiyuh Tirta Makmur, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Senin (08/06/2026).

Kegiatan kemanusiaan ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian dan gotong royong dapat menghadirkan harapan bagi keluarga yang sedang berjuang menghadapi cobaan berat. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban biaya perjalanan dan kebutuhan pendamping selama proses pengobatan, sehingga pasien dapat memperoleh penanganan medis secara optimal.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua III BAZNAS Tubaba, H. Supriyanto Had, Kepala PPA dr. Wita, Sekretaris Dinas Kesehatan Eka Riana, Kepala Puskesmas Candra Mukti dan Panaragan Jaya, serta Ketua Yayasan Jantung Indonesia Tubaba yang juga merupakan Ibu Bupati Tulang Bawang Barat.

Dalam sambutannya, perwakilan BAZNAS Tubaba menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan amanah dari para muzaki yang dititipkan melalui BAZNAS untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam bidang kesehatan. BAZNAS berkomitmen untuk terus hadir sebagai jembatan kebaikan bagi masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.

Sementara itu, Ketua Yayasan Jantung Indonesia Tubaba sekaligus Ibu Bupati Tubaba mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap anak-anak penderita penyakit jantung bawaan. Menurutnya, dukungan moral, perhatian, dan bantuan nyata sangat berarti bagi keluarga pasien dalam menjalani proses pengobatan yang panjang.

Suasana haru menyelimuti kegiatan tersebut ketika keluarga penerima manfaat menyampaikan rasa syukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Di tengah keterbatasan yang mereka hadapi, hadirnya pemerintah, BAZNAS, dan Yayasan Jantung Indonesia menjadi secercah harapan untuk masa depan sang buah hati.

Kolaborasi ini menjadi pengingat bahwa setiap uluran tangan dan setiap rupiah yang ditunaikan melalui zakat, infak, dan sedekah dapat menjadi penyambung harapan bagi mereka yang sedang berjuang. Semoga langkah kecil yang dilakukan hari ini menjadi jalan bagi kesembuhan, kebahagiaan, dan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak penerima manfaat serta keluarganya. 

08/06/2026 | Kontributor: Samsul

Berita Terbaru

BAZNAS Tubaba Perkuat Sinergi Zakat dengan MUI TUBABA
BAZNAS Tubaba Perkuat Sinergi Zakat dengan MUI TUBABA
Panaragan Jaya — Senin, 03/11/2025 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) terus memperkuat tata kelola dan kemitraan strategis guna memastikan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) berjalan sesuai prinsip syariah dan tepat sasaran. Salah satunya dilakukan melalui konsolidasi bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tubaba yang berlangsung di Panaragan Jaya. Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua BAZNAS Tubaba, KH. Jumantoro, M.Pd.I, bersama unsur pimpinan MUI Tubaba. Fokus diskusi meliputi peningkatan kualitas layanan pengumpulan dan pendistribusian zakat, termasuk mekanisme verifikasi mustahik yang lebih jelas dan berbasis data lapangan. “Kolaborasi ini penting untuk memastikan seluruh bantuan yang disalurkan benar-benar memenuhi ketentuan syar’i, sekaligus memberikan dampak yang semakin signifikan bagi mustahik di Tubaba,” tegas KH. Jumantoro, M.Pd.I. Dalam kesempatan tersebut, kedua lembaga juga membicarakan rencana pelaksanaan program literasi zakat, infak, dan sedekah yang dirancang untuk mengedukasi masyarakat agar semakin memahami kewajiban zakat dan manfaatnya bagi pemberdayaan ekonomi umat. Program literasi ini akan dilaksanakan dengan menggandeng Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai mitra perbankan syariah untuk mendukung ketersediaan kanal pengumpulan ZIS yang lebih modern, mudah, dan terpercaya. Sinergi tiga lembaga ini diharapkan dapat: meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menyalurkan ZIS melalui lembaga resmi, memperkuat pengawasan syariah dalam pendistribusian dana, memperluas pemberdayaan mustahik melalui program ekonomi produktif. “Kami menyambut baik kerja sama ini karena menjadi bagian dari ikhtiar kita bersama dalam menegakkan syariat sekaligus mengurangi angka kemiskinan,” ujar KH. Makrus Ali, S.Pd.I Ketua MUI Tubaba dalam pertemuan tersebut. BAZNAS Tubaba menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan dana ZIS. Dukungan dari MUI Tubaba diyakini akan memperkuat landasan syariah dalam setiap kebijakan dan program pendistribusian yang dijalankan. Melalui kolaborasi berkelanjutan, diharapkan pelayanan BAZNAS Tubaba semakin profesional dan memberikan manfaat yang luas dan berkelanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya di Kabupaten Tulang Bawang Barat.
BERITA04/11/2025 | Samsul
Baznas Tubaba Kucurkan Rp120 Juta bagi 400 Keluarga Berisiko Stunting
Baznas Tubaba Kucurkan Rp120 Juta bagi 400 Keluarga Berisiko Stunting
Tulang Bawang Barat - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tulang Bawang Barat menyatakan dukungan penuh terhadap upaya Pemda Tubaba dalam menekan angka stunting. Dukungan tersebut diwujudkan melalui bantuan Rp120 juta untuk memperkuat pelaksanaan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang menyasar 400 keluarga berisiko stunting pada ibu hamil dan balita. Ketua Baznas Tubaba, H. Purwanto, menjelaskan bahwa bantuan tersebut akan disalurkan dalam tiga tahap selama Oktober hingga Desember 2025. “Kami ingin memastikan intervensi pencegahan stunting tidak hanya berupa edukasi, tetapi juga bantuan langsung yang berdampak pada kesehatan keluarga sasaran,” ujarnya. Program GENTING merupakan gerakan kolaboratif yang melibatkan tokoh masyarakat, lembaga, hingga individu yang bersedia menjadi orang tua asuh bagi keluarga berisiko stunting. Mereka memberikan pendampingan gizi, pemantauan tumbuh kembang, dan edukasi pola asuh sehat. Sementara itu, Pemerintah Daerah Tubaba melalui berbagai programnya termasuk Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) terus menguatkan layanan pemenuhan gizi dan kesehatan ibu serta balita. Kolaborasi antara GENTING dan DASHAT diharapkan dapat memberikan intervensi yang lebih komprehensif dalam mencegah stunting mulai dari dapur keluarga hingga pendampingan yang berkelanjutan. Ketua TP PKK Kabupaten Tulang Bawang Barat, Ibu Novianti, menyampaikan bahwa persoalan stunting tidak bisa dianggap sepele, karena menyangkut kualitas sumber daya manusia di masa depan. > “Stunting bukan hanya persoalan tinggi badan, tapi juga mencerminkan kualitas gizi, kesehatan, bahkan masa depan generasi penerus bangsa. Karena itu, penanganan stunting tidak hanya dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor,” ujar beliau. Baznas Tubaba menargetkan kontribusi ini mampu mengakselerasi penurunan stunting di tingkat tiyuh hingga keluarga. Dengan dukungan ini, gerakan pencegahan stunting di Tubaba semakin solid dan terarah, membawa harapan besar bagi terciptanya generasi unggul bebas stunting di masa depan.
BERITA03/11/2025 | irfan efendi
Perkuat Literasi Zakat, BAZNAS Tubaba Sambangi Masjid Jami’ Al-Munawaroh
Perkuat Literasi Zakat, BAZNAS Tubaba Sambangi Masjid Jami’ Al-Munawaroh
Tulang Bawang Barat, Jum’at 31/10/2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat terus meningkatkan upaya edukasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) kepada masyarakat. Melalui program roadshow dakwah, BAZNAS Tubaba menghadirkan khutbah Jumat bertema “Zakat, Infak dan Sedekah” di Masjid Jami’ Al-Munawaroh, Kelurahan Mulya Asri, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Jumat (31/10/2025). Khutbah tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Tubaba, KH. Jumantoro, M.Pd.I, sebagai bentuk pendekatan dakwah yang lebih dekat dengan jamaah di tingkat kelurahan maupun desa. Dalam pesannya, KH. Jumantoro menegaskan pentingnya kesadaran umat dalam menunaikan kewajiban zakat sebagai wujud kepedulian sosial. “Roadshow ini adalah ikhtiar dakwah. Kami ingin memastikan literasi zakat semakin merata, sehingga masyarakat memahami bahwa zakat bukan sekadar kewajiban pribadi, tetapi kekuatan membangun kemandirian umat,” ujar KH. Jumantoro di hadapan jamaah. “Ketika zakat terhimpun dengan baik, maka tidak ada alasan bagi saudara kita hidup dalam kesulitan. Inilah tujuan hadirnya BAZNAS: menjaga amanah dan menebar manfaat.” Sementara itu, Ketua BAZNAS Tubaba H. Purwanto menyampaikan komitmen lembaganya untuk terus hadir dalam pelayanan pengumpulan zakat di tengah masyarakat. “BAZNAS Tubaba berkomitmen menjaga amanah pengelolaan ZIS secara profesional. Kami terus hadir di tengah masyarakat agar semakin banyak yang bersemangat berzakat untuk membantu mustahik di daerah kita sendiri,” ungkapnya. “Kami mengajak seluruh muzakki menunaikan zakat melalui BAZNAS, agar pendistribusiannya tepat sasaran dan memberikan dampak yang berkelanjutan.” Program roadshow khutbah Jumat merupakan strategi BAZNAS Tubaba untuk memperkuat literasi keagamaan dan kesadaran berzakat secara serentak di seluruh kecamatan, sekaligus membuka konsultasi zakat bagi masyarakat. Dengan edukasi yang berkesinambungan, BAZNAS Tubaba berharap gerakan kebaikan melalui zakat, infak, dan sedekah terus tumbuh dan memberikan kesejahteraan bagi umat di Kabupaten Tulang Bawang Barat.
BERITA31/10/2025 | Samsul
Satu Hari, Tiga Harapan BAZNAS Tubaba Gulirkan Bantuan Rp76 Juta untuk Warga Gunung Agung
Satu Hari, Tiga Harapan BAZNAS Tubaba Gulirkan Bantuan Rp76 Juta untuk Warga Gunung Agung
Tulang Bawang Barat — Balai Tiyuh Mekar Jaya menjadi saksi lahirnya banyak harapan baru pada Kamis (30/10/2025). BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat menghadirkan program kemanusiaan dan pemberdayaan ekonomi secara terpadu dengan total bantuan mencapai Rp76.000.000,- yang disalurkan kepada warga kurang mampu di Kecamatan Gunung Agung. Bantuan itu meliputi: Bantuan Ekonomi Produktif untuk 10 mustahik — total Rp40.000.000,- Bantuan 2 kaki palsu bagi penyandang disabilitas — total Rp28.000.000,- Bantuan ekonomi produktif bagi 2 warga terdampak puting beliung — total Rp8.000.000,- Tujuan besar dari program ini jelas: mendorong kemandirian ekonomi dan mengembalikan martabat para penerima manfaat. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Tulang Bawang Barat, Ir. H. Novriwan Jaya, S.P., bersama Ketua BAZNAS Tubaba H. Purwanto, disaksikan Waka 1 KH. Jumantoro, M.Pd.I, Waka 3 H. Supriyanto Hadi, Camat Gunung Agung, Kapolsek Gunung Agung, serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat. Program Bantuan Ekonomi Produktif berupa pembelian kambing diyakini dapat menjadi penghidupan yang tumbuh bersama waktu. Sementara bantuan kaki palsu, bukan hanya menyokong tubuh—melainkan mengembalikan keberanian untuk kembali melangkah. Dukungan bagi warga terdampak bencana pun menjadi penguat agar mereka bisa bangkit dari keterpurukan. Ketua BAZNAS Tubaba H. Purwanto menegaskan bahwa lembaganya ingin hadir sebagai mitra hidup masyarakat yang tengah berjuang. “Kami tidak hanya ingin membantu hari ini, tetapi memastikan mereka dapat bangkit, mandiri, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” ujarnya. Bupati Novriwan Jaya menyampaikan apresiasi atas sinergi yang dibangun antara pemerintah daerah dan BAZNAS. “Bantuan ini adalah bukti nyata kepedulian bersama. Semoga menjadi langkah awal bagi saudara-saudara kita menuju kehidupan yang lebih sejahtera,” ungkapnya. Dengan hadirnya bantuan hari itu, Gunung Agung menyimpan tiga kisah baru tentang harapan: Harapan untuk hidup mandiri. Harapan untuk kembali melangkah. Dan harapan untuk bangkit setelah diterpa musibah. Karena bagi BAZNAS Tubaba, membantu bukan hanya tentang memberi—tetapi menguatkan umat untuk terus melanjutkan kehidupan dengan penuh keyakinan.
BERITA30/10/2025 | Samsul
Bukan Bantuan Biasa BAZNAS Tubaba Hadirkan Aset Penghidupan untuk Mustahik
Bukan Bantuan Biasa BAZNAS Tubaba Hadirkan Aset Penghidupan untuk Mustahik
Tulang Bawang Barat — Harapan baru menyapa 10 mustahik di Tiyuh Mekar Jaya, Kecamatan Gunung Agung. Melalui program Bantuan Ekonomi Produktif, BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian masyarakat. Kamis (30/10/2025), para penerima manfaat resmi mendapatkan bantuan berupa modal senilai Rp4 juta per mustahik yang diperuntukkan untuk pembelian kambing sebagai aset penghasil. Penyerahan bantuan berlangsung di Balai Tiyuh Mekar Jaya dan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Tulang Bawang Barat, Ir. H. Novriwan Jaya, S.P., bersama Ketua BAZNAS Tubaba H. Purwanto. Turut hadir mendampingi Waka 1 KH. Jumantoro, M.Pd.I, Waka 3 H. Supriyanto Hadi, Camat Gunung Agung, Kapolsek Gunung Agung serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat. Ketua BAZNAS Tubaba H. Purwanto menjelaskan bahwa program ini dirancang bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi menyediakan peluang ekonomi yang berkelanjutan. “Kambing yang diberikan insyaAllah akan berkembang biak, dan dari sanalah pendapatan mustahik dapat bertambah. Kami ingin mereka bukan hanya terbantu hari ini, tetapi mandiri di masa depan,” ujar Purwanto. Bupati Novriwan Jaya mengapresiasi langkah progresif BAZNAS yang dinilai berperan langsung dalam mengangkat kesejahteraan masyarakat. “Kemandirian ekonomi adalah kunci. Semoga bantuan ini dapat menjadi titik balik kehidupan para penerima manfaat,” ucapnya. BAZNAS Tubaba memastikan program pemberdayaan ekonomi akan terus diperluas, terutama bagi keluarga kurang mampu dan penyandang disabilitas agar mereka dapat keluar dari lingkaran kemiskinan secara bertahap. Kini, sepuluh keluarga memiliki harapan baru. Dari kambing, masa depan lebih baik sedang ditumbuhkan—pelan tapi pasti, menuju kehidupan yang lebih sejahtera.
BERITA30/10/2025 | Samsul
BAZNAS Tubaba Salurkan Bantuan Kaki Palsu, Cahaya Harapan Baru untuk Dua Pejuang Kehidupan
BAZNAS Tubaba Salurkan Bantuan Kaki Palsu, Cahaya Harapan Baru untuk Dua Pejuang Kehidupan
Tulang Bawang Barat — Di balik senyum yang mulai merekah, tersimpan kisah perjuangan panjang dua mustahik penyandang disabilitas dari Tiyuh Mekar Jaya, Kecamatan Gunung Agung. Kamis (30/10/2025), menjadi hari yang tak akan mudah mereka lupakan. Hari di mana langkah mereka yang dulu terhenti, kini kembali menemukan harapan. Di Balai Tiyuh Mekar Jaya, suasana haru menyelimuti prosesi penyerahan bantuan kaki palsu yang dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat. Bantuan diserahkan langsung secara simbolis oleh Bupati Tulang Bawang Barat, Ir. H. Novriwan Jaya, S.P., didampingi Ketua BAZNAS Tubaba H. Purwanto, Waka 1 KH. Jumantoro, M.Pd.I, dan Waka 3 H. Supriyanto Hadi. Hadir pula Camat Gunung Agung, Kapolsek Gunung Agung beserta Babinsa dan Bhabinkamtibmas sebagai bentuk dukungan penuh kepada warganya. Sebagian hidup kedua mustahik ini berjalan dalam keterbatasan. Kehilangan kaki bukan hanya tentang kehilangan bagian tubuh, melainkan hilangnya kesempatan, mata pencaharian, hingga rasa percaya diri. Namun hari itu, cerita hidup mereka berubah. Kaki palsu yang mereka terima bukan sekadar alat bantu, melainkan simbol bahwa mereka masih berhak bermimpi. Ketua BAZNAS Tubaba H. Purwanto menyampaikan bahwa hadirnya bantuan ini menjadi komitmen nyata lembaganya untuk hadir dan membersamai mereka yang membutuhkan. “Kami ingin memastikan, tidak ada satu pun saudara kita yang merasa sendirian dalam perjuangannya. Bantuan kaki palsu ini menjadi penyemangat agar mereka bisa kembali beraktivitas dan menatap masa depan dengan optimis,” tegasnya. Bupati Tubaba Ir. H. Novriwan Jaya, S.P. turut menyampaikan apresiasi mendalam atas upaya BAZNAS yang sejalan dengan tujuan pemerintah daerah dalam membangun kesejahteraan sosial yang merata. “Mereka adalah pejuang. Tugas kita adalah memastikan mereka tetap kuat melangkah. BAZNAS telah menunjukkan kepedulian dan keberpihakan kepada masyarakat yang rentan,” ujarnya penuh empati. Bagi dua mustahik penerima, hari itu menjadi awal perjalanan baru. Mereka kini melangkah kembali, membawa harapan untuk bisa bekerja, menghidupi keluarga, dan menghapus rasa minder yang selama ini menghambat. Program dukungan bagi masyarakat rentan ini akan terus berlanjut. BAZNAS Tubaba berkomitmen memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam arus pembangunan menuju kemandirian dan kesejahteraan. Karena setiap langkah—sekecil apa pun itu—adalah kemenangan.
BERITA30/10/2025 | Samsul
Optimasikan Zakat untuk Umat, Gubernur dan BAZNAS Lampung Satu Suara
Optimasikan Zakat untuk Umat, Gubernur dan BAZNAS Lampung Satu Suara
Bandar Lampung, 28/10/2025 — Pengelolaan zakat kembali ditegaskan sebagai instrumen penting dalam pemberdayaan ekonomi umat dan penanggulangan kemiskinan. Hal ini disampaikan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dalam kegiatan Sosialisasi Pengisian Indeks Zakat Nasional (IZN) serta Pengendalian dan Audit Internal BAZNAS se-Provinsi Lampung yang berlangsung di Hotel Emersia. Gubernur menekankan pentingnya memperkuat tata kelola zakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat. Menurutnya, zakat memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan jika dikelola secara optimal, transparan, dan tepat sasaran. Pernyataan Gubernur tersebut disambut dengan antusias oleh Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Drs. H. Iskandar Zulkarnain, M.H. Ia menegaskan bahwa tujuan utama zakat, infak, dan sedekah (ZIS) adalah untuk kemaslahatan umat. Melalui penguatan sinergi dan komitmen bersama, ia yakin peran zakat dapat semakin dirasakan oleh mustahik di seluruh Lampung. Iskandar menutup sambutannya dengan mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan ZIS melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi negara pengelola zakat agar distribusi manfaat lebih terarah, berkelanjutan, dan tepat sasaran. Gerakan optimalisasi zakat ini diharapkan mampu menghadirkan perubahan sosial yang nyata dan memperkuat kemandirian ekonomi umat di Bumi Lampung.
BERITA29/10/2025 | Samsul
Amil Berdaya, Zakat Makin Berdampak BAZNAS Tubaba Bagikan Literasi SIMBA di Sosialisasi IZN Lampung
Amil Berdaya, Zakat Makin Berdampak BAZNAS Tubaba Bagikan Literasi SIMBA di Sosialisasi IZN Lampung
Bandar Lampung, 27/10/2025 — Semangat berbagi ilmu menjadi salah satu warna positif dalam kegiatan Sosialisasi Pengisian Indeks Zakat Nasional (IZN) serta Pengendalian dan Audit Internal BAZNAS se-Provinsi Lampung yang digelar di Hotel Emersia. Tidak hanya menyerap materi, utusan BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) justru ikut berkontribusi dengan memberikan literasi SIMBA kepada staf BAZNAS dari kabupaten/kota lain. Perwakilan dari bagian admin SIMBA BAZNAS Tubaba berbagi pengalaman, tips, serta praktik baik dalam pengelolaan Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA), sebagai bentuk kontribusi nyata untuk meningkatkan kapasitas amil se-Lampung. Upaya ini menjadi bagian dari semangat kolaboratif agar kualitas tata kelola zakat semakin kuat dan berdampak. Momen berbagi ini tidak hanya memperkaya pengetahuan teknis, tetapi juga mempererat hubungan emosional antaramil. Sharing knowledge antar staf memperkuat rasa kebersamaan, saling mendukung, dan meneguhkan komitmen untuk menjadi amil yang berkualitas, kompeten, dan berintegritas. Dengan meningkatnya literasi dan kemampuan pengelolaan SIMBA, diharapkan tata kelola Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Provinsi Lampung semakin transparan, akuntabel, dan profesional. Hal ini pada akhirnya akan berdampak langsung pada perluasan manfaat zakat bagi mustahik dan peningkatan kepercayaan muzaki. Semangat berbagi ilmu yang dilakukan BAZNAS Tubaba menjadi inspirasi bahwa setiap amil memiliki peran strategis dalam memajukan ekosistem zakat—dimulai dari saling menguatkan dan bertumbuh bersama.
BERITA29/10/2025 | Samsul
Fondasi Hukum Diperkuat, Tata Kelola Zakat di Lampung Kian Terjamin
Fondasi Hukum Diperkuat, Tata Kelola Zakat di Lampung Kian Terjamin
Bandar Lampung, 28/10/2025 — Pelaksanaan Sosialisasi Pengisian Indeks Zakat Nasional (IZN) serta Pengendalian dan Audit Internal BAZNAS se-Provinsi Lampung di Hotel Emersia menghadirkan pemahaman penting mengenai penguatan aspek hukum dalam tata kelola zakat. Kejaksaan Negeri Lampung melalui Imam Yudha Nugraha, S.H., M.H. menyampaikan materi bertajuk “Penguatan Aman Regulasi dalam Tata Kelola Zakat Mewujudkan Akuntabilitas dan Kepastian Hukum bagi BAZNAS.” Dalam paparannya, Imam Yudha menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan zakat tidak hanya ditentukan oleh optimalnya penghimpunan dan pendistribusian, tetapi juga oleh kepatuhan terhadap regulasi serta prinsip akuntabilitas. Ia menekankan bahwa BAZNAS sebagai lembaga resmi negara perlu memastikan setiap proses pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) berjalan sesuai peraturan perundang-undangan, sehingga kepercayaan masyarakat terus meningkat. Penguatan dari sisi hukum menjadi sangat penting untuk memberikan perlindungan kelembagaan, kepastian hukum, dan mencegah potensi penyimpangan. Dengan demikian, BAZNAS mampu menjalankan fungsi sosialnya secara profesional, transparan, dan berintegritas, sekaligus menjaga amanah publik. Materi ini menjadi pengingat bagi seluruh peserta bahwa tata kelola zakat bukan hanya soal teknis pengumpulan dan penyaluran, tetapi juga membutuhkan kerangka regulasi yang kuat agar manfaat zakat dapat dirasakan secara lebih luas, berkelanjutan, dan mampu menjadi instrumen solusi sosial-ekonomi umat. Kegiatan ini semakin memperkaya perspektif amil BAZNAS se-Provinsi Lampung untuk terus memperkuat sistem tata kelola zakat di daerah masing-masing—berbasis aturan, integritas, dan akuntabilitas.
BERITA29/10/2025 | Samsul
BAZNAS Tubaba Bangun Sinergi Penguatan Zakat di Pelatihan IZN dan Pengelolaan Keuangan
BAZNAS Tubaba Bangun Sinergi Penguatan Zakat di Pelatihan IZN dan Pengelolaan Keuangan
Bandar Lampung, 27/10/2025 — Delegasi BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) memanfaatkan momentum Pelatihan Indeks Zakat Nasional (IZN) dan Pengelolaan Keuangan BAZNAS se-Provinsi Lampung untuk memperkuat jaringan kolaborasi antar daerah. Kehadiran utusan Tubaba tidak hanya fokus pada peningkatan kapasitas, tetapi juga aktif membangun sinergisitas strategis dengan Pimpinan BAZNAS Mesuji dan BAZNAS Lampung Utara. Sinergi ini diarahkan pada penguatan dua sektor utama BAZNAS, yaitu pengumpulan dan pendistribusian Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) agar semakin efektif, transparan, dan berdaya guna bagi masyarakat. Melalui diskusi, bertukar strategi, dan penjajakan kolaborasi program, ketiga daerah bertekad menciptakan inovasi yang mampu memperluas jangkauan penerima manfaat. BAZNAS Tubaba menegaskan bahwa konsolidasi dan kemitraan adalah kunci dalam menghadirkan layanan zakat yang modern dan adaptif. Dengan membuka ruang kolaborasi bersama berbagai pihak—baik lembaga daerah, pemerintah, komunitas, maupun mitra filantropi—diharapkan masyarakat dapat menunaikan ZIS dan donasi dengan lebih mudah, cepat, dan optimal. Langkah ini sejalan dengan misi BAZNAS untuk memperkuat ekosistem zakat yang berdampak luas. Semakin kuat sinergi dan tata kelola, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan mustahik, khususnya di wilayah Tulang Bawang Barat.
BERITA29/10/2025 | Samsul
Nilai Kemanusiaan Zakat Pesan Mendalam Wadir Binmas Polda Lampung
Nilai Kemanusiaan Zakat Pesan Mendalam Wadir Binmas Polda Lampung
Bandar Lampung, 27/10/2025 — Nilai kemanusiaan dalam ajaran Islam kembali ditegaskan dalam kegiatan Pengisian Indeks Zakat Nasional (IZN) Tahun 2025 dan Pelatihan Laporan Keuangan BAZNAS se-Provinsi Lampung. Dalam paparannya, Wadir Binmas Polda Lampung menyampaikan pentingnya peran zakat sebagai instrumen sosial untuk menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi umat. Mengutip pendapat ulama terkemuka Dr. Syekh Yusuf Qaradhawi dalam buku Musykilah Al Faqr Wa Kaifa ‘Alajaha Al Islam (Kiat Islam Mengentaskan Kemiskinan, 1995), beliau menegaskan: “Pandangan Islam bahwa setiap individu harus dapat menikmati hidup yang layak di tengah masyarakat sebagai manusia.” Pesan ini menjadi pengingat bahwa zakat bukan sekadar kewajiban ibadah, melainkan solusi nyata dalam menghapus kesenjangan dan mengangkat martabat manusia. Melalui penguatan tata kelola zakat, peningkatan IZN, dan laporan keuangan yang transparan, diharapkan BAZNAS mampu semakin efektif dalam menyalurkan manfaat zakat kepada mustahik dan mendorong transformasi sosial-ekonomi umat. Kegiatan ini menjadi ruang penguatan komitmen seluruh BAZNAS kabupaten/kota di Lampung untuk menjalankan amanah pengelolaan zakat secara profesional, akuntabel, dan berdampak luas bagi masyarakat.
BERITA29/10/2025 | Samsul
BAZNAS Tulang Bawang Barat Ikuti Rapat Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi 2025
BAZNAS Tulang Bawang Barat Ikuti Rapat Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi 2025
Tulang Bawang Barat, 29 Oktober 2025 — BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menunjukkan komitmennya dalam penguatan respons kebencanaan dengan berpartisipasi pada Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Mengantisipasi Bencana Hidrometeorologi Tahun 2025 yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting, Rabu (29/10) pukul 09.00 WIB. Rapat koordinasi ini menghadirkan Pimpinan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota serta para Komandan dan PIC BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dari seluruh daerah. Pertemuan ini menjadi ruang strategis untuk menyatukan langkah antisipatif menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, angin puting beliung, cuaca ekstrem, dan tanah longsor yang kerap terjadi pada akhir dan awal tahun. Keterlibatan BAZNAS Tubaba dalam agenda ini menegaskan peran aktif lembaga dalam kesiapsiagaan dan mitigasi bencana untuk memastikan penanganan cepat, tepat, dan terkoordinasi jika terjadi kondisi darurat di wilayah Tulang Bawang Barat. Melalui sinergi nasional ini, BAZNAS berharap langkah antisipatif semakin kuat, sehingga layanan kemanusiaan dapat diberikan dengan lebih efektif dan penuh ketanggapan bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA29/10/2025 | Samsul
Utusan BAZNAS Tubaba Raih Doorprize di Sosialisasi IZN Lampung
Utusan BAZNAS Tubaba Raih Doorprize di Sosialisasi IZN Lampung
Bandar Lampung, 28/10/2025 — BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) mencatat momen membanggakan dalam Sosialisasi Pengisian Indeks Zakat Nasional (IZN) serta Pengendalian dan Audit Internal BAZNAS se-Provinsi Lampung yang digelar di Hotel Emersia. Salah satu delegasinya berhasil memperoleh doorprize dari Bank BSI Syariah, menambah semangat bagi peserta. Kegiatan dibuka oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, yang menegaskan pentingnya optimalisasi zakat untuk pemberdayaan ekonomi umat dan penanggulangan kemiskinan. Ia menyoroti potensi zakat di Lampung yang sangat besar, namun belum tergarap maksimal. Dengan digitalisasi dan tata kelola transparan, zakat diharapkan mampu membantu keluarga miskin ekstrem serta mencegah angka putus sekolah. Acara dihadiri tokoh nasional dan daerah, di antaranya Iwan Ginda Harahap (BAZNAS RI), Dr. Muhammad Hasbi Zaenal (BAZNAS RI), H. Erwinto (Kanwil Kemenag Lampung), Rosy Wediawati (Bappenas), dan Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Drs. H. Iskandar Zulkarnain beserta pimpinan BAZNAS kabupaten/kota se-Lampung. BAZNAS Tubaba hadir melalui Ketua H. Purwanto dan mengirimkan dua peserta delegasi: Ely Muna dan Irvan. Dalam laporan, BAZNAS Provinsi Lampung memaparkan peningkatan signifikan pengumpulan zakat, dari Rp70 juta tahun lalu menjadi rata-rata Rp500 juta per bulan atau Rp1,5 miliar pada 2025. Selain itu, BAZNAS RI menyalurkan Rp479 juta untuk program lumbung pangan dan balai ternak di beberapa kabupaten. Pada Desember 2025 mendatang, akan digelar Rakorda sekaligus mendorong pembentukan Unit BAZNAS Desa (UBD). Kegiatan ditutup dengan ajakan Gubernur untuk memperkuat kolaborasi agar zakat menjadi gerakan sosial-ekonomi yang menghadirkan keadilan, kesejahteraan, dan kemandirian umat.
BERITA29/10/2025 | Samsul
BAZNAS Tubaba Perkuat Tata Kelola Zakat, Gubernur Lampung Ajak Jadikan Zakat Kekuatan Ekonomi Umat
BAZNAS Tubaba Perkuat Tata Kelola Zakat, Gubernur Lampung Ajak Jadikan Zakat Kekuatan Ekonomi Umat
Bandar Lampung, 28/10/2025 — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mengajak seluruh pihak mengoptimalkan pengelolaan zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat dan pengentasan kemiskinan. Hal ini disampaikannya pada Sosialisasi Pengisian Indeks Zakat Nasional (IZN) serta Pengendalian dan Audit Internal BAZNAS se-Provinsi Lampung yang digelar di Hotel Emersia. Acara dihadiri Koordinator Jabatan Fungsional Audit BAZNAS RI Iwan Ginda Harahap, Direktur Kajian dan Pengembangan BAZNAS RI Dr. Muhammad Hasbi Zaenal, Plt. Kepala Kanwil Kemenag Lampung H. Erwinto, S.Ag., M.Kom., Direktur Ekonomi Syariah dan BUMN Bappenas Rosy Wediawati, SE., M.Sc., M.Si., Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Drs. H. Iskandar Zulkarnain, M.H., serta pimpinan BAZNAS kabupaten/kota se-Lampung. BAZNAS Tubaba turut hadir melalui Ketua H. Purwanto, dan mengirimkan dua peserta delegasi, yakni Ely Muna dan Irvan. Gubernur menegaskan zakat dapat menjadi kekuatan besar bagi kesejahteraan Lampung, terlebih dengan mayoritas penduduk muslim. Ia menyoroti potensi ekonomi umat yang belum tergarap optimal, di mana perputaran uang di Lampung mencapai Rp483 triliun per tahun, namun pengumpulan zakat sebelumnya baru sekitar Rp70 juta per tahun. Melalui tata kelola transparan dan digitalisasi, zakat diharapkan tepat sasaran, termasuk membantu keluarga miskin ekstrem dan mencegah 80.000 anak SMP per tahun di Lampung putus sekolah karena faktor ekonomi. Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Iskandar Zulkarnain, melaporkan peningkatan signifikan penghimpunan zakat. Jika tahun lalu hanya Rp70 juta, kini rata-rata mencapai Rp500 juta per bulan atau Rp1,5 miliar sejak awal 2025. Ia juga menyampaikan penyaluran dana BAZNAS RI sebesar Rp479 juta untuk program lumbung pangan dan balai ternak di Lampung Utara, Pesawaran, Tulang Bawang, dan Lampung Timur. Pada Desember 2025, BAZNAS Lampung akan menggelar Rakorda dan mendorong pembentukan Unit BAZNAS Desa (UBD). Gubernur menutup dengan ajakan kolaborasi seluruh elemen untuk menjadikan zakat sebagai gerakan sosial-ekonomi yang menghadirkan keadilan, kesejahteraan, dan kemandirian umat.
BERITA29/10/2025 | Samsul
Gubernur Lampung Dorong Optimalisasi Zakat untuk Pemberdayaan Umat dan Pengentasan Kemiskinan
Gubernur Lampung Dorong Optimalisasi Zakat untuk Pemberdayaan Umat dan Pengentasan Kemiskinan
BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat sinergi dalam pengumpulan dan pengelolaan zakat. Menurutnya, zakat bukan hanya kewajiban keagamaan, melainkan juga sarana efektif untuk pemberdayaan ekonomi umat dan pengentasan kemiskinan di daerah. “Keberkahan dan kesejahteraan suatu bangsa sangat ditentukan oleh sejauh mana umatnya menaati ajaran agama, termasuk dalam menunaikan zakat,” ujar Gubernur Mirza saat membuka Sosialisasi Pengisian Indeks Zakat Nasional (IZN) serta Pelatihan Pengendalian dan Audit Internal bagi Satuan Audit Internal (SAI) BAZNAS se-Provinsi Lampung, yang berlangsung di Hotel Emersia, Bandar Lampung, Selasa (28/10/2025). Kegiatan ini turut dihadiri Koordinator Jabatan Fungsional Audit BAZNAS RI, Iwan Ginda Harahap, Direktur Kajian dan Pengembangan BAZNAS RI, Dr. Muhammad Hasbi Zaenal, Plt. Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, H. Erwinto, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Dr. H. Iskandar Zulkarnain, serta para pimpinan BAZNAS kabupaten/kota se-Lampung. Dalam sambutannya, Gubernur Mirza mencontohkan masa pemerintahan Khalifah Umar bin Abdul Aziz, ketika seluruh rakyat hidup berkecukupan hingga tidak ada lagi penerima zakat. Kondisi tersebut, kata dia, terwujud karena tata kelola zakat yang baik dan berkeadilan. “Jika umat Islam sungguh-sungguh melaksanakan perintah Allah, termasuk menunaikan zakat dengan benar, maka Allah akan memberikan keberkahan berupa ketenangan, kecukupan, dan rahmat dalam kehidupan,” ujarnya. Mirza menambahkan, potensi ekonomi umat di Lampung sebenarnya sangat besar namun belum tergarap maksimal. Dari perputaran uang sekitar Rp483 triliun per tahun, zakat yang terkumpul baru sekitar Rp600 juta dari kalangan ASN. “Padahal lebih dari 90 persen penduduk Lampung beragama Islam. Jika potensi zakat ini dioptimalkan, dampaknya akan luar biasa terhadap pengurangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya. Ia juga menyoroti pentingnya transparansi dan digitalisasi sistem pengelolaan zakat agar penyaluran tepat sasaran. “Zakat harus benar-benar sampai kepada yang berhak, seperti keluarga miskin ekstrem, janda tidak produktif, hingga masyarakat desa yang membutuhkan modal usaha,” kata Gubernur. Selain untuk membantu masyarakat miskin, Mirza berharap dana zakat juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung sektor pendidikan. Ia mengungkapkan, setiap tahun terdapat sekitar 80.000 siswa SMP di Lampung yang tidak melanjutkan ke SMA, salah satunya karena faktor ekonomi. “Dengan tata kelola zakat yang optimal, kita dapat membantu anak-anak agar tidak putus sekolah,” ujarnya. Lebih lanjut, Gubernur menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS, dan masyarakat dalam memperkuat gerakan zakat. “Keberhasilan pengelolaan zakat bukan hanya tugas BAZNAS, tapi tanggung jawab bersama seluruh elemen umat,” tegasnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Dr. H. Iskandar Zulkarnain, dalam laporannya menyampaikan bahwa sejak kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, pengumpulan zakat di Lampung mengalami peningkatan signifikan. Jika tahun lalu hanya mencapai sekitar Rp70 juta, kini rata-rata pengumpulan per bulan mencapai Rp500 juta, atau sekitar Rp2,5 miliar sejak awal tahun 2025. Iskandar menyampaikan apresiasi kepada Gubernur atas dukungannya terhadap gerakan zakat di daerah. Ia juga mengucapkan selamat atas penghargaan yang diterima Gubernur Mirza sebagai Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia dari BAZNAS RI. “Melalui Gerakan Sadar Zakat yang beliau canangkan, pengumpulan zakat di lingkungan Pemprov Lampung meningkat hingga 500 persen,” ujarnya. Selain itu, Iskandar melaporkan bahwa BAZNAS Provinsi Lampung telah menyalurkan bantuan dari BAZNAS RI senilai Rp479 juta untuk program Lumbung Pangan dan Balai Ternak di beberapa kabupaten, seperti Lampung Utara, Pesawaran, Tulang Bawang, dan Lampung Timur. “Kami terus berupaya membangun kepercayaan publik melalui tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel. Karena itu, kegiatan audit internal dan pengendalian ini menjadi sangat penting,” jelasnya. Dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), lanjut Iskandar, BAZNAS bekerja sama dengan bank syariah, Kementerian Agama, MUI, Kantor Akuntan Publik (KAP), serta melibatkan Satuan Audit Internal (SAI) dan pendampingan aparat penegak hukum, agar distribusi dana benar-benar tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi umat. Ia juga mengungkapkan bahwa pada Desember 2025, BAZNAS Provinsi Lampung bersama BAZNAS kabupaten/kota akan menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) untuk memperkuat sinergi pengelolaan zakat hingga tingkat desa. Salah satu fokusnya adalah pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa, sebagai langkah strategis memperluas jangkauan zakat. Di akhir acara, Gubernur Mirza kembali menegaskan bahwa zakat tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga berperan besar sebagai instrumen sosial ekonomi dalam menciptakan keadilan, kesejahteraan, dan kemandirian umat. “Semakin baik pengelolaan zakat, semakin besar manfaatnya bagi masyarakat dan semakin tinggi pula kepercayaan publik terhadap BAZNAS,” pungkasnya.
BERITA28/10/2025 | irfan efendi
Baznas Tubaba Dukung Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) 2025 di Tiyuh Sumber Rejo
Baznas Tubaba Dukung Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) 2025 di Tiyuh Sumber Rejo
Tulang Bawang Barat — Minggu, 26 Oktober 2025, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tulang Bawang Barat berpartisipasi dalam kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) yang berlangsung di Tiyuh Sumber Rejo, Kecamatan Lambu Kibang. Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Baznas Tubaba dengan Pemerintah Daerah dalam upaya menekan angka stunting di wilayah kabupaten. Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten Tubaba yang diwakili Kabid PPKB, Plt. Kepala Dinas PPKB, Komisioner Baznas Tubaba, Kepalo Tiyuh Sumber Rejo serta dr. Gigi Devan selaku tenaga kesehatan yang memberikan edukasi mengenai pentingnya gizi seimbang bagi anak-anak dan ibu hamil. Baznas Tubaba memberikan bantuan beras dan telur untuk keluarga yang beresiko stunting. Selain itu, juga dilakukan sosialisasi inovatif terkait pemanfaatan cangkang telur sebagai bahan baku makanan bergizi oleh dokter Devan, seperti Biskuit Cangkang Telur. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi solusi lokal dalam meningkatkan asupan kalsium masyarakat serta mengurangi limbah rumah tangga.Melalui kolaborasi ini, Baznas Tubaba terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan yang kreatif dan berkelanjutan.
BERITA26/10/2025 | irfan efendi
Gerakan Orang Tua Asuh Pencegah Stunting, Kolaborasi Baznas Tulang Bawang Barat dan Pemerintah Daerah Sentuh Dua Tiyuh
Gerakan Orang Tua Asuh Pencegah Stunting, Kolaborasi Baznas Tulang Bawang Barat dan Pemerintah Daerah Sentuh Dua Tiyuh
Tulang Bawang Barat, 25 Oktober 2025 — Dalam upaya mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Tulang Bawang Barat, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tulang Bawang Barat berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah meluncurkan Program Gerakan Orang Tua Asuh Pencegah Stunting. Kegiatan ini dilaksanakan di dua lokasi, yaitu Tiyuh Kagungan Ratu, Kecamatan Tulang Bawang Udik, dan Tiyuh Candra Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah. Program ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat, di antaranya Ketua 1 TP PKK Kabupaten Tulang Bawang Barat, Ibu Novianti, PLT Kepala Dinas PPKB, dr. Wita, Camat Tulang Bawang Udik, Camat Tulang Bawang Tengah, serta jajaran aparat tiyuh Kagungan Ratu dan Candra Jaya. Ketua Baznas Tulang Bawang Barat dalam sambutannya menyampaikan bahwa gerakan ini merupakan bentuk kepedulian sosial dan sinergi antar lembaga dalam rangka menekan angka stunting melalui pemberdayaan masyarakat dan pemanfaatan dana zakat, infak, serta sedekah. “Melalui program orang tua asuh ini, kita ingin memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu mendapatkan asupan gizi yang baik serta pendampingan berkelanjutan, sehingga tumbuh kembang mereka optimal,” ujar Ketua Baznas Tulang Bawang Barat. Sementara itu, Ibu Novianti, selaku Ketua 1 TP PKK Kabupaten Tulang Bawang Barat, mengapresiasi langkah kolaboratif antara Baznas dan pemerintah daerah. Menurutnya, pencegahan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi juga membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat. “Program ini sejalan dengan gerakan PKK dalam memperkuat ketahanan keluarga dan gizi anak. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus diperluas ke tiyuh-tiyuh lainnya,” ungkapnya. PLT Kadis PPKB, dr. Wita, turut menambahkan bahwa pihaknya akan terus memberikan pendampingan teknis dan monitoring terhadap keluarga penerima manfaat, agar program berjalan efektif dan tepat sasaran. Pelaksanaan kegiatan di dua tiyuh tersebut juga diisi dengan penyerahan bantuan gizi untuk anak-anak penerima manfaat, serta sosialisasi pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam pencegahan stunting. Melalui sinergi antara Baznas, TP PKK, Dinas PPKB, pemerintah kecamatan, dan aparat tiyuh, diharapkan Program Gerakan Orang Tua Asuh Pencegah Stunting dapat menjadi model kolaborasi sosial yang efektif dalam menekan angka stunting di Kabupaten Tulang Bawang Barat, sekaligus memperkuat komitmen daerah menuju generasi yang sehat dan berkualitas
BERITA25/10/2025 | Irfan Efendi
BAZNAS RI Fasilitasi Mustahik Bekerja di Jepang Lewat Program Magang, Ini Tanggapan Yamasaki Pakuan Nusantara
BAZNAS RI Fasilitasi Mustahik Bekerja di Jepang Lewat Program Magang, Ini Tanggapan Yamasaki Pakuan Nusantara
KILAS CIMAHi — Kabar gembira bagi para pemuda Indonesia yang bercita-cita bekerja di Jepang. Kini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI membuka Program Fasilitasi Magang ke Jepang khusus bagi penerima zakat (mustahik) yang ingin meningkatkan kesejahteraannya melalui kerja dan pengalaman internasional. Program ini memberikan kesempatan bagi mustahik yang memiliki potensi dan semangat tinggi untuk mengikuti pelatihan dan magang kerja di Jepang, dengan pembiayaan tahap pertama difasilitasi langsung oleh BAZNAS RI. Sementara itu, pelatihan tahap kedua serta proses keberangkatan ke Jepang akan difasilitasi oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bekerja sama dengan International Manpower Development Organization Japan (IM Japan). Langkah kolaboratif ini diharapkan menjadi solusi nyata dalam memperluas lapangan kerja, meningkatkan keterampilan tenaga kerja muda Indonesia, dan mentransformasi mustahik menjadi muzakki — dari penerima zakat menjadi pembayar zakat. Program ini dirancang untuk membantu para pemuda yang memiliki keinginan kuat bekerja di Jepang tetapi terkendala biaya. Melalui skema fasilitasi zakat produktif, peserta akan mendapatkan dukungan finansial, pelatihan bahasa dan etika kerja Jepang, serta pendampingan selama proses seleksi dan pemberangkatan. Dengan mengikuti program ini, mustahik diharapkan mampu: · Mendapatkan pengalaman kerja profesional di Jepang. · Meningkatkan kemampuan dan etos kerja internasional. · Menabung modal usaha setelah kembali ke Indonesia. · Meningkatkan taraf hidup keluarga dan masyarakat sekitar. Syarat Mengikuti Program Magang ke Jepang BAZNAS RI Untuk dapat mengikuti program fasilitasi ini, peserta harus memenuhi beberapa ketentuan berikut: 1. Lolos seleksi daerah yang diselenggarakan Kemnaker dan IM Japan melalui situs resmi https://jepang.magangln.id/ 2. Diutamakan dari keluarga tidak mampu (mustahik). 3. Membuat proposal permohonan sesuai format yang telah disediakan. 4. Mengisi formulir pendaftaran sesuai format program. 5. Pengajuan dilakukan melalui Kementerian Ketenagakerjaan. Link Penting: · Petunjuk Teknis Program: https://bazn.as/FAQJuknisMagangJepang · Format Proposal Permohonan: https://bazn.as/ProposalMagangJepang · Formulir Pendaftaran: https://bazn.as/DaftarMagangJepangBAZNAS Tanggapan LPK Yamasaki Pakuan Nusantara Direktur LPK Yamasaki Pakuan Nusantara, Sarip Hasanudin, menyambut baik inisiatif BAZNAS RI ini. Menurutnya, banyak pemuda Indonesia memiliki keinginan kuat bekerja ke Jepang namun terkendala biaya dan akses pelatihan. “Dengan adanya program fasilitasi dari BAZNAS RI ini, semoga para pemuda Indonesia yang termasuk kategori mustahik bisa mewujudkan mimpinya bekerja di Jepang dan mengubah hidup keluarga mereka menjadi lebih baik,” pungkas Sarip Hasanudin. Dari Mustahik Menjadi Muzakki Program ini merupakan langkah nyata BAZNAS RI dalam mendorong kemandirian ekonomi umat. Melalui pemberdayaan berbasis zakat produktif, para penerima manfaat tidak hanya dibantu secara konsumtif, tetapi juga dibina agar mampu mandiri, bekerja, dan menyejahterakan keluarga. “Zakat bukan hanya tentang memberi, tapi tentang memberdayakan.” Dengan bekerja di Jepang, para peserta diharapkan kelak dapat menjadi muzakki baru yang turut berkontribusi dalam rantai kebaikan BAZNAS. Informasi selengkapnya dapat diakses melalui situs resmi: https://baznas.go.id atau hubungi layanan informasi BAZNAS RI untuk pendaftaran dan pembinaan program.
BERITA24/10/2025 | Samsul
Baznas Tubaba Beri Rekomendasi Bantuan Kesehatan untuk Bayi Penderita Jantung Bocor di Gunung Katun Tanjungan
Baznas Tubaba Beri Rekomendasi Bantuan Kesehatan untuk Bayi Penderita Jantung Bocor di Gunung Katun Tanjungan
Tulang Bawang Barat, 24/10/2025 — Kepedulian sosial kembali diwujudkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat melalui penanganan kasus kemanusiaan yang menyentuh hati. Kali ini, BAZNAS Tubaba memberikan rekomendasi bantuan kesehatan untuk seorang bayi bernama Marselina, berusia 1,5 bulan, yang menderita penyakit jantung bocor dan memerlukan perawatan lanjutan di Jakarta. Marselina adalah putri pasangan Misrin dan Artini, warga Tiyuh Gunung Katun Tanjungan, Kecamatan Tulang Bawang Udik. Sang ayah bekerja sebagai wiraswasta dengan penghasilan terbatas, sementara ibunya adalah ibu rumah tangga. Kondisi ekonomi keluarga yang tergolong mustahik membuat mereka kesulitan membiayai pengobatan sang buah hati. Setelah menerima laporan dari masyarakat dan pihak tiyuh, tim BAZNAS Tubaba bergerak cepat melakukan verifikasi lapangan bersama tenaga medis setempat. Dari hasil asesmen tersebut, diketahui bahwa kondisi Marselina membutuhkan tindakan medis segera di rumah sakit rujukan nasional di Jakarta, dengan biaya yang tidak sedikit. “Bayi ini masih sangat kecil dan membutuhkan perhatian serius. Berdasarkan hasil verifikasi, keluarga ini layak menerima bantuan karena benar-benar tergolong mustahik,” ujar perwakilan tim verifikasi BAZNAS Tubaba. Sebagai tindak lanjut, BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat telah mengirimkan surat rekomendasi resmi kepada BAZNAS RI di Jakarta agar dapat menindaklanjuti bantuan biaya pengobatan serta kebutuhan hidup selama masa perawatan. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa BAZNAS Tubaba selalu siap hadir di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang sedang berjuang melawan penyakit berat dan keterbatasan ekonomi. Melalui surat rekomendasi tersebut, BAZNAS Tubaba berharap agar bayi Marselina segera mendapatkan penanganan medis terbaik dan dapat tumbuh sehat seperti anak-anak lainnya. “Semoga Allah SWT memberikan kesembuhan untuk ananda Marselina, serta menggandakan pahala bagi para muzakki dan donatur yang senantiasa mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS,” tutup Ketua BAZNAS Tubaba, H. Purwanto. Ajakan Kepedulian Kasus Marselina menjadi pengingat bahwa setiap rupiah zakat, infak, dan sedekah memiliki kekuatan besar untuk menyelamatkan nyawa dan menebar harapan. Mari terus berbagi kebaikan melalui BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat agar lebih banyak mustahik yang terbantu dan tersenyum kembali. Kantor Digital BAZNAS Tubaba: https://kabtubaba.baznas.go.id/sedekah “Karena satu tindakan kecil kepedulian bisa menjadi penyelamat bagi yang lemah.”
BERITA24/10/2025 | Samsul
BAZNAS Tubaba Hadiri Jalan Sehat Hari Santri 2025 Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia
BAZNAS Tubaba Hadiri Jalan Sehat Hari Santri 2025 Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia
Tulang Bawang Barat, 21 Oktober 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2025, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat turut berpartisipasi dalam kegiatan Jalan Sehat Santri yang berlangsung meriah dengan tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia.” Kegiatan yang diikuti oleh ribuan santri, pelajar, dan masyarakat ini menjadi momentum kebersamaan sekaligus refleksi semangat perjuangan santri dalam menjaga keutuhan bangsa dan mengisi kemerdekaan dengan nilai-nilai keislaman. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat, H. Purwanto, dan Wakil Ketua III, H. Supriyanto Hadi, yang bersama para peserta berjalan santai menyusuri rute jalan sehat dengan penuh semangat dan keceriaan. Menariknya, dalam rangkaian acara juga dilakukan pembagian doorprize bagi peserta jalan sehat, termasuk voucher Umroh dari Assa Tour yang menambah antusiasme peserta. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS H. Purwanto menyampaikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan peringatan Hari Santri di Kabupaten Tulang Bawang Barat. “Hari Santri bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk meneguhkan peran santri dalam membangun peradaban bangsa. Semangat santri adalah semangat cinta tanah air, kerja nyata, dan kepedulian sosial. BAZNAS siap terus berkolaborasi dalam menumbuhkan semangat kepedulian dan kesejahteraan umat,” ungkapnya. Melalui kehadirannya di kegiatan ini, BAZNAS Tubaba menunjukkan komitmen dalam memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan pesantren, santri, dan lembaga keagamaan, guna memperkokoh semangat Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) sebagai pilar kemandirian umat.
BERITA21/10/2025 | Samsul
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Tulang Bawang Barat.

Lihat Daftar Rekening →