WhatsApp Icon
banner
banner
banner
Statistik

Berita Terkini

Bupati Tubaba Dorong UPZ Perkuat Pengelolaan ZIS hingga Pemberdayaan Masyarakat
Bupati Tubaba Dorong UPZ Perkuat Pengelolaan ZIS hingga Pemberdayaan Masyarakat
TULANG BAWANG BARAT — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Tiyuh se-Kecamatan Lambu Kibang, Gunung Terang, dan Pagar Dewa Tahun 2026 di Aula Kantor Kecamatan Lambu Kibang, Selasa (29/9/2026). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Tulang Bawang Barat Ir. Novriwan Jaya, S.P., dan diikuti 78 peserta dari empat kecamatan yang terdiri atas kepala Tiyuh, Ketua UPZ dan Bendahara UPZ. Bimtek digelar untuk memperkuat kapasitas pengurus UPZ dalam menjalankan fungsi penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menunaikan zakat melalui lembaga yang terorganisasi. Kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan penyerahan 800 paket sembako untuk Keluarga Resiko Stunting, serta 30 bantuan jamban sehat. Dalam sambutannya, Bupati Novriwan Jaya menekankan pentingnya membangun pengelolaan ZIS yang transparan, akuntabel, dan amanah. Menurutnya, keterbukaan dalam pengelolaan dana umat merupakan kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat. “Pengelolaan dana yang dihimpun melalui UPZ harus disampaikan secara terbuka kepada masyarakat. Bukan hanya jumlah infak yang diumumkan, tetapi juga berapa zakat dan sedekah yang terkumpul serta digunakan untuk apa. Yang paling utama adalah bagaimana dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk pemberdayaan umat,” ujar Bupati. Ia berharap UPZ tidak hanya berfungsi sebagai tempat menghimpun dana, tetapi juga mampu mendorong pemanfaatan ZIS untuk membantu masyarakat yang menghadapi persoalan sosial, seperti kebutuhan pendidikan, kebutuhan dasar, maupun biaya pengobatan. “Kalau UPZ dapat berjalan dengan baik, insyaallah berbagai persoalan sosial di lingkungan masyarakat dapat kita bantu. Jangan sampai ada anak yang putus sekolah karena persoalan biaya. Ketika ada warga yang sakit dan tidak memiliki biaya untuk berobat, UPZ juga harus dapat hadir membantu,” katanya. Bupati juga mendorong agar pemanfaatan dana ZIS tidak berhenti pada bantuan jangka pendek. Menurutnya, masyarakat yang memiliki potensi untuk berkembang dapat diarahkan pada program pemberdayaan dan permodalan sesuai dengan ketentuan pengelolaan zakat. “Dengan demikian, dana zakat, infak, dan sedekah dapat memberikan manfaat yang lebih luas. Tidak hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memberikan kesempatan bagi mereka untuk meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan ekonominya,” tambahnya. BAZNAS Perkuat Peran UPZ di Tingkat Tiyuh Ketua BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat, Purwanto, mengatakan pelaksanaan Bimtek merupakan bagian dari strategi BAZNAS dalam meningkatkan kualitas pengurus UPZ agar mampu menjalankan tugas penghimpunan ZIS secara tertib dan optimal. “Bimtek ini penting untuk memberikan pemahaman kepada para pengurus UPZ mengenai tugas dan peran mereka dalam membantu penghimpunan zakat, infak, dan sedekah. Kami berharap setelah mengikuti kegiatan ini, seluruh peserta dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan mampu menyosialisasikan pentingnya zakat kepada masyarakat,” ujar Purwanto. Menurutnya, UPZ memiliki posisi strategis karena menjadi bagian yang berhubungan langsung dengan masyarakat di tingkat tiyuh maupun unit kerja. Melalui UPZ, masyarakat diharapkan semakin mudah mendapatkan akses layanan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah. ZIS yang dihimpun melalui UPZ selanjutnya dikelola BAZNAS sesuai ketentuan dan disalurkan melalui berbagai program yang memberikan manfaat kepada masyarakat yang berhak menerima. Sumber zakat, infak, dan sedekah tersebut dapat berasal dari berbagai unsur masyarakat, termasuk ASN, pejabat pemerintah, kepala perangkat daerah, camat, guru, maupun masyarakat secara umum. Purwanto berharap pengurus UPZ yang telah mengikuti Bimtek dapat menjadi penggerak dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat sekaligus memastikan proses penghimpunan berlangsung secara tertib, terkoordinasi, dan transparan. “Kami berharap UPZ dapat menjadi ujung tombak dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat, berinfak, dan bersedekah. Semakin baik penghimpunan dan pengelolaannya, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat di Kabupaten Tulang Bawang Barat,” pungkasnya. Melalui Bimtek tersebut, BAZNAS Tubaba berkomitmen memperkuat kapasitas UPZ hingga tingkat tiyuh agar penghimpunan dan pengelolaan ZIS semakin terstruktur, amanah, serta mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Penguatan UPZ juga menjadi bagian dari sinergi BAZNAS dan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam membangun tata kelola zakat yang transparan serta mendorong pemanfaatan dana umat untuk membantu dan memberdayakan masyarakat.
30/09/2026 | irfan efendi
BAZNAS Tubaba Salurkan Bantuan Akomodasi Pengobatan untuk Warga Penumangan Baru
BAZNAS Tubaba Salurkan Bantuan Akomodasi Pengobatan untuk Warga Penumangan Baru
Tulang Bawang Tengah, 25 September 2026 — Kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi ujian kesehatan kembali diwujudkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) melalui penyaluran bantuan akomodasi pengobatan kepada warga Tiyuh Penumangan Baru, Kecamatan Tulang Bawang Tengah. Bantuan tersebut diberikan kepada Bapak Juliadi (50 tahun), warga Tiyuh Penumangan Baru yang sedang menjalani proses pemulihan setelah mengalami sumbatan pembuluh darah di otak. Juliadi sebelumnya telah menjalani tindakan operasi di RS Harapan Bunda, Lampung Tengah. Namun, perjuangan untuk kembali pulih belum selesai. Ia masih harus menjalani rawat jalan dan kontrol secara rutin setiap bulan. Kondisi tersebut tentu membutuhkan biaya, tidak hanya untuk pengobatan, tetapi juga untuk kebutuhan perjalanan dan akomodasi selama menjalani proses kontrol. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Tubaba menyalurkan bantuan uang tunai sebesar Rp2 juta yang diperuntukkan sebagai biaya akomodasi pengobatan. Penyaluran bantuan dilaksanakan pada Jumat (25/9/2026) di Tiyuh Penumangan Baru dan dihadiri oleh Ketua BAZNAS Tubaba H. Purwanto didampingi Waka I KH. Jumantoro, perwakilan Kecamatan Tulang Bawang Tengah, perwakilan Pemerintah Tiyuh Penumangan Baru, Kepala Puskesmas Panaragan Jaya Septiana Sari, serta dokter Puskesmas. Sebelum bantuan diberikan, BAZNAS Tubaba bersama dokter Puskesmas setempat telah melakukan proses verifikasi untuk memastikan kondisi kesehatan dan kebutuhan bantuan yang diperlukan oleh Juliadi. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Tubaba H. Purwanto menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam menghadapi persoalan kesehatan. Ia menyampaikan bahwa dana yang dikelola BAZNAS bersumber dari zakat, infak, dan sedekah (ZIS) para pegawai negeri serta masyarakat, yang kemudian disalurkan kembali kepada masyarakat melalui berbagai program kemaslahatan. “Dana zakat, infak dan sedekah yang dititipkan melalui BAZNAS kami kelola dan salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, salah satunya melalui program bantuan akomodasi pengobatan bagi masyarakat kurang mampu,” jelasnya. Menurutnya, bantuan tersebut mungkin tidak dapat menanggung seluruh kebutuhan pengobatan, namun diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga dan menjadi penyemangat bagi penerima bantuan untuk terus menjalani proses pengobatan. Sementara itu, Ahmad Nawawi, yang mewakili Camat Tulang Bawang Tengah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Tubaba atas kepedulian yang diberikan kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Tulang Bawang Tengah. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Tubaba yang telah memberikan perhatian dan bantuan kepada warga kami. Mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan beban Bapak Juliadi dan keluarga,” ujarnya. Dukungan juga disampaikan Kepala Puskesmas Panaragan Jaya, Septiana Sari. Ia memastikan pihak Puskesmas akan terus membantu dan mengawal proses pengobatan Juliadi sesuai dengan kebutuhan medisnya. “Puskesmas siap membantu dan terus mengawal proses pengobatan pasien,” katanya. Bagi Juliadi dan keluarganya, bantuan tersebut bukan sekadar sejumlah uang. Di tengah perjalanan panjang menghadapi sakit dan proses pemulihan, kepedulian yang hadir menjadi penguat bahwa mereka tidak berjalan sendirian. Melalui program bantuan pengobatan, BAZNAS Tubaba terus berupaya menghadirkan manfaat zakat secara nyata, agar dana yang dititipkan masyarakat dapat kembali dirasakan oleh mereka yang membutuhkan, termasuk mereka yang sedang berjuang mendapatkan kesembuhan. BAZNAS Tubaba — Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI.
25/09/2026 | irfan efendi
BAZNAS Tubaba Salurkan Bantuan Pendidikan bagi Mustahik Putus Sekolah melalui 9 PKBM
BAZNAS Tubaba Salurkan Bantuan Pendidikan bagi Mustahik Putus Sekolah melalui 9 PKBM
Tulang Bawang Barat, 23 September 2026 - kabtubaba.baznas.go.id — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menyalurkan bantuan biaya pendidikan bagi mustahik yang mengalami putus sekolah melalui 9 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang tersebar di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Penyerahan bantuan berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tulang Bawang Barat, Rabu (23/9/2026), dan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tubaba, Wakil Ketua I BAZNAS Tubaba KH. Jumantoro, M.Pd.I., serta perwakilan dari 9 PKBM se-Kabupaten Tulang Bawang Barat. Pada tahap pertama periode Juli, Agustus, dan September 2026, bantuan diberikan kepada 72 orang mustahik berusia di atas 24 tahun yang sedang menempuh pendidikan kesetaraan melalui program Paket A, Paket B, dan Paket C. Total bantuan yang disalurkan pada triwulan pertama tersebut mencapai Rp20.383.000. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tulang Bawang Barat, M. Cheri Sopian, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas kontribusi BAZNAS Tubaba dalam mendukung peningkatan akses pendidikan masyarakat. Ia mengatakan, kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat dan BAZNAS merupakan salah satu langkah strategis dalam upaya menekan angka putus sekolah sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk kembali melanjutkan pendidikan. “Program ini menjadi langkah strategis dalam membantu masyarakat yang sebelumnya mengalami putus sekolah agar dapat kembali memperoleh hak pendidikannya melalui pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C,” ujarnya. Menurutnya, dukungan pembiayaan pendidikan menjadi penting karena masih terdapat masyarakat yang memiliki kemauan untuk melanjutkan pendidikan, namun terkendala kemampuan ekonomi. Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Tubaba KH. Jumantoro, M.Pd.I., menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari program pendistribusian dan pendayagunaan dana zakat yang dihimpun BAZNAS dari para muzaki. Ia menegaskan bahwa dana yang dikelola BAZNAS berasal dari zakat, infak, dan sedekah yang kemudian disalurkan melalui berbagai program untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk dalam bidang pendidikan. “Dana yang dihimpun BAZNAS merupakan amanah dari para muzaki. Kami berupaya menyalurkannya secara tepat sasaran kepada mustahik melalui berbagai program, salah satunya bantuan pendidikan,” jelasnya. Melalui program ini, BAZNAS Tubaba bersama Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat terus mendorong agar keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi masyarakat untuk memperoleh pendidikan. Bantuan pendidikan melalui 9 PKBM tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada para mustahik untuk menyelesaikan pendidikan kesetaraan, meningkatkan kapasitas diri, serta membuka peluang yang lebih baik bagi kehidupan mereka dan keluarga. Program ini sekaligus menjadi wujud nyata pemanfaatan dana zakat untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Tulang Bawang Barat.
23/09/2026 | irfan efendi

Agenda Pimpinan

Rapat Koordinasi Pembahasan Beasiswa Non Akademik 2025
Rapat Koordinasi Pembahasan Beasiswa Non Akademik 2025
Kamis, 23 Oktober 2025 - BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat mengadakan rapat koordinasi bersama Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, Dinas Pemuda dan Olahraga, serta KONI Kabupaten Tulang Bawang Barat. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS H. Purwanto, dan membahas pelaksanaan Program Beasiswa Non Akademik Tahun 2025 yang ditujukan bagi siswa SD/MI dan SMP/MTs berprestasi dari keluarga tidak mampu. Dalam pertemuan ini, masing-masing instansi menyampaikan masukan dan kesiapan dalam menyalurkan data calon penerima sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan. Program ini diharapkan menjadi bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan kualitas generasi muda Tubaba, baik di bidang pendidikan, keagamaan, maupun olahraga. BAZNAS Tubaba menegaskan bahwa sinergi antarinstansi menjadi kunci utama agar bantuan beasiswa ini tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi para pelajar berprestasi di daerah.

23-10-2025 | irfan efendi

BAZNAS Tubaba Ikuti Upacara Hari Santri Nasional 2025 di Lapangan Makarti
BAZNAS Tubaba Ikuti Upacara Hari Santri Nasional 2025 di Lapangan Makarti
Tulang Bawang Barat, 22 Oktober 2025 — BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat turut menghadiri Upacara Hari Santri Nasional 2025 yang digelar di Lapangan Makarti, Kecamatan Tumijajar, Rabu (22/10/2025). Kegiatan ini mengusung tema nasional “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”, dan diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari pondok pesantren, madrasah, organisasi masyarakat Islam, serta jajaran Forkopimda Tubaba. Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Tulang Bawang Barat, Ir. H. Novriwan Jaya, S.P., didampingi Wakil Bupati, Nadirsyah. Dalam amanatnya, Bupati menyampaikan bahwa momentum Hari Santri menjadi pengingat atas peran besar santri dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan yang menjadi fondasi pembangunan nasional. “Hari Santri bukan hanya peringatan seremonial, tetapi refleksi tentang bagaimana kita menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter, menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Bupati Novriwan Jaya. BAZNAS Tulang Bawang Barat hadir melalui jajaran Komisioner dan Staf yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap semangat kebersamaan dan kontribusi santri dalam membangun bangsa. Momentum Hari Santri diharapkan dapat memperkokoh kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam membangun Tulang Bawang Barat yang religius, mandiri, dan berdaya saing.

22-10-2025 | irfan efendi

Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV dan Peresmian Gudang Ketahanan Pangan Polri.
Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV dan Peresmian Gudang Ketahanan Pangan Polri.
Mulya Kencana, 08 Oktober 2025 - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tulang Bawang Barat menghadiri undangan dari Polres Tulang Bawang Barat dalam acara Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV dan Peresmian Gudang Ketahanan Pangan Polri. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Swasembada Pangan Nusantara yang digagas Polri untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Acara tersebut dihadiri oleh Kapolres Tulang Bawang Barat, Bupati Tulang Bawang Barat yang diwakili oleh Asisten II, Ketua Baznas , serta sejumlah tamu undangan lainnya.

08-10-2025 | irfan efendi

Berita Pendistribusian

Baznas dan Pemda Tubaba Sigap Bantu Warga Korban Pohon Tumbang
Baznas dan Pemda Tubaba Sigap Bantu Warga Korban Pohon Tumbang
Tiyuh Gunung Katun Malai, 03 Desember 2025 - Angin kencang yang melanda wilayah Tulang Bawang Udik pada Selasa (2/12) menyebabkan sebuah rumah milik Bapak Jhoni Saputra, warga RT 01/RW 05 Tiyuh Gunung Katun Malai, rusak tertimpa pohon tumbang. Musibah ini mengundang kepedulian berbagai pihak, termasuk Baznas Kabupaten Tulang Bawang Barat bersama BPBD, Dinsos, dan Dinas Damkar. Sebagai bentuk respon cepat, Baznas Tubaba menyalurkan bantuan tanggap bencana sebesar Rp1.000.000 dan paket sembako senilai Rp200.000 kepada keluarga terdampak. Bantuan diserahkan langsung di lokasi kejadian, dengan kehadiran Komisioner Baznas Tubaba: Waka 1 – H. Jumantoro, Waka 2 – KH. M. Nurhadi, dan Waka 3 – H. Suprianto Hadi, serta jajaran BPBD, Dinsos, dan Damkar. Turut mendampingi, Camat Tulang Bawang Udik dan Kepalo Tiyuh Gunung Katun Malai. Dalam sambutannya, H. Jumantoro menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian umat melalui program tanggap bencana Baznas Tubaba, yang dihimpun dari zakat dan infak masyarakat serta ASN se-Tubaba. "Meskipun bantuan ini mungkin belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan setelah musibah ini, kami berharap dapat meringankan beban keluarga dan membawa keberkahan. Semoga Allah mengganti ujian ini dengan kebaikan yang lebih besar," ungkapnya penuh empati. Perwakilan Pemerintah Daerah, Sekretaris Damkar Herry Achmadi, juga memberikan pesan agar masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana. "Kami bersama BPBD dan Dinsos selalu berupaya melayani masyarakat Tubaba. Semoga kejadian seperti ini dapat kita antisipasi bersama ke depannya," ujarnya. Musibah yang menimpa keluarga Bapak Jhoni menjadi pengingat pentingnya solidaritas dan kepedulian. Hadirnya berbagai unsur pemerintah dan Baznas Tubaba di tengah warga bukan hanya memberikan bantuan material, tetapi juga menghadirkan ketenangan serta harapan untuk bangkit kembali. Semoga keluarga yang tertimpa musibah diberi kekuatan dan kemudahan dalam memulihkan kondisi rumah mereka.
03/12/2025 | irfan efendi
Ketua TP PKK Provinsi Kunjungi Tiyuh Margo Mulyo, Baznas Tubaba Salurkan Bantuan
Ketua TP PKK Provinsi Kunjungi Tiyuh Margo Mulyo, Baznas Tubaba Salurkan Bantuan
Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, melaksanakan kunjungan kerja ke Tiyuh Margo Mulyo, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam rangka Pencanangan Desa TAPIS (Desa Kesejahteraan Keluarga untuk Lampung Maju Indonesia Emas), Kamis (27/11/2025). Kunjungan ini menjadi momentum penguatan berbagai program pemberdayaan keluarga di tingkat desa. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tersebut, Baznas Tubaba turut memberikan bantuan sosial berupa biaya pengobatan sebesar Rp5 juta untuk pasien bayi penderita jantung bocor, paket sembako lansia untuk 10 penerima dari setiap tiyuh di Kecamatan Tumijajar, serta beasiswa akademik SD dan SMP tahun 2025. Bantuan ini diserahkan dalam momen kunjungan kerja Ketua TP PKK Provinsi Lampung di Tiyuh Margo Mulyo pada 28 November 2025 sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ketua TP PKK Provinsi Lampung mengungkapkan kebanggaannya atas upaya bersama dalam memperkuat pemberdayaan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. “Keberadaan kami di sini tidak hanya dalam rangka menjalankan tugas, tetapi juga sebagai bentuk dukungan nyata terhadap upaya pemberdayaan keluarga serta peningkatan kesejahteraan masyarakat desa,” ujar Purnama Wulan Sari Mirza. Lebih lanjut, ia memaparkan berbagai bentuk bantuan yang diberikan kepada masyarakat, seperti bantuan buku bacaan untuk perpustakaan, bantuan modul posyandu dan susu untuk meningkatkan gizi balita serta ibu hamil, bantuan sembako dan kursi roda untuk lansia dan penyandang disabilitas, serta pelatihan bagi perempuan kepala keluarga untuk meningkatkan kemandirian ekonomi. Selain itu terdapat bantuan mesin jahit untuk usaha ekonomi produktif dan bibit cabai untuk kader PKK di Tiyuh Margo Mulyo. Ketua TP PKK Provinsi Lampung juga menekankan pentingnya sinergi yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh elemen pendukung dalam keberhasilan program-program PKK. Ia mendorong agar koordinasi antar TP PKK desa dan kecamatan terus diperkuat serta agar data Dasawisma selalu diperbarui sebagai dasar perencanaan yang tepat sasaran. “Kami juga mengajak masyarakat untuk lebih aktif dalam berbagai kegiatan seperti Posyandu, UP2K, Hatinya PKK, serta pelestarian lingkungan. Terlebih lagi, mari kita manfaatkan teknologi untuk mendukung publikasi kegiatan dan pelaporan administrasi PKK secara lebih tertib,” imbuhnya. Dalam kesempatan yang sama, Bupati Tulang Bawang Barat, Ir. Novriwan Jaya, SP, menyampaikan ucapan terima kasih dan optimismenya. Ia menyatakan bahwa kehadiran Ketua TP PKK Provinsi Lampung di Desa TAPIS merupakan suatu kehormatan besar bagi pemerintah dan masyarakat setempat. “Kunjungan ini bukan hanya memberikan semangat, tetapi juga membuka peluang untuk sinergi yang lebih kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya. Bupati Novriwan juga menekankan bahwa Kabupaten Tulang Bawang Barat terus mendorong pembangunan di berbagai sektor, termasuk pertanian, pendidikan, kesehatan, pariwisata, dan infrastruktur, dengan tujuan utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia berharap program Desa TAPIS dapat memberikan dampak nyata dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya. “Saya yakin, dengan dukungan semua pihak dan semangat gotong royong, Tiyuh Margo Mulyo akan berkembang pesat dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Tulang Bawang Barat,” ujarnya. Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi dalam program berbasis masyarakat, seperti pemberdayaan ekonomi keluarga, peningkatan gizi, pelestarian budaya lokal, serta penguatan ketahanan pangan keluarga dan lingkungan untuk mencetak generasi emas Indonesia pada tahun 2045.
28/11/2025 | irfan efendi
Baznas Tubaba Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia dalam Program Tubaba Q Berda
Baznas Tubaba Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia dalam Program Tubaba Q Berda
Tiyuh Mulya Sari, 25 November 2025 — Kegiatan Tubaba Q Berdaya kembali digelar sebagai upaya mendorong kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Acara ini dihadiri oleh Bupati Tubaba, Kepala Dinas Peternakan, Kepala Dinas Pertanian, Komisioner Baznas Tubaba, Camat Gunung Agung, serta Pimpinan BPJS Ketenagakerjaan. Dalam kegiatan tersebut, Baznas Tubaba menyalurkan bantuan paket sembako untuk para lansia di dua kecamatan, yaitu Gunung Agung dan Way Kenanga. Setiap paket berisi sembako senilai Rp300.000 dan uang tunai Rp150.000. Bantuan diberikan kepada 13 penerima di Kecamatan Gunung Agung dan 10 penerima di Kecamatan Way Kenanga. Selain bantuan dari Baznas, Bank Lampung turut memberikan kontribusi berupa mesin pemotong rumput yang diserahkan kepada komunitas Bolo Ngarit, yakni komunitas peternak kambing di Tubaba, sebagai dukungan terhadap kegiatan ekonomi masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Bupati Tubaba menegaskan bahwa Pemerintah Daerah memiliki banyak program pemberdayaan yang bertujuan untuk menunjang perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan warga. Beliau juga mengingatkan para petani dan peternak untuk selalu menyisihkan sebagian rezekinya dengan berinfak dan menunaikan zakat melalui Baznas Tubaba sebagai bentuk kepedulian sosial dan dukungan terhadap program kesejahteraan masyarakat.
26/11/2025 | Irfan Efendi

Artikel Terbaru

Hari Bhayangkara ke-80 Momentum Menjadi Pribadi Terbaik dan Penggerak Gerakan ZIS untuk Kemaslahatan Umat
Hari Bhayangkara ke-80 Momentum Menjadi Pribadi Terbaik dan Penggerak Gerakan ZIS untuk Kemaslahatan Umat
"Polri untuk Masyarakat, ZIS untuk Kesejahteraan Umat." By: Samsul M Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 merupakan momentum istimewa untuk mengapresiasi dedikasi dan pengabdian Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selama delapan dekade, Polri telah menjadi garda terdepan dalam mengayomi masyarakat, hadir di tengah berbagai persoalan sosial, kemanusiaan, hingga penanggulangan bencana. Nilai-nilai pengabdian, integritas, disiplin, dan kepedulian yang dimiliki insan Bhayangkara merupakan teladan yang patut diapresiasi dan terus ditumbuhkan. Namun pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas kedinasan. Di balik seragam yang dikenakan, setiap insan Bhayangkara juga memiliki kesempatan untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas melalui kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama. Rasulullah SAW bersabda: "Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya." (HR. Ahmad). Hadis tersebut mengingatkan bahwa kemuliaan seseorang tidak hanya diukur dari jabatan ataupun profesinya, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat. Pengabdian yang Berlanjut Melalui Gerakan ZIS Salah satu wujud nyata kepedulian tersebut adalah dengan menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui lembaga resmi yang amanah. Bagi keluarga besar Polri, semangat melindungi dan melayani masyarakat dapat terus berlanjut melalui Gerakan ZIS. Setiap zakat yang ditunaikan, setiap infak yang disisihkan, dan setiap sedekah yang diberikan akan menjadi ikhtiar bersama dalam menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui dana ZIS, kita ikut berkontribusi untuk: membantu fakir miskin dan kaum dhuafa; mendukung pendidikan anak-anak yatim dan kurang mampu; meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat; membantu korban bencana dan masyarakat terdampak musibah; memperkuat dakwah, kesehatan, dan pemberdayaan umat. Setiap rupiah yang disalurkan bukan sekadar bantuan, tetapi menjadi harapan baru bagi mereka yang membutuhkan sekaligus amal jariyah yang pahalanya terus mengalir. Mengajak Insan Bhayangkara Menjadi Pelopor Kebaikan Momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi saat yang tepat untuk memperkuat sinergi antara pengabdian negara dan pengabdian kepada Allah SWT melalui Gerakan ZIS. BAZNAS Tulang Bawang Barat mengajak seluruh keluarga besar Polri di Kabupaten Tulang Bawang Barat—baik personel aktif, ASN Polri, purnawirawan, maupun keluarga besar Bhayangkara—untuk bersama-sama menjadi pelopor kebaikan dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Tulang Bawang Barat. Kepercayaan yang diberikan akan dikelola secara amanah, transparan, profesional, dan akuntabel, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Ketika pengabdian sebagai Bhayangkara dipadukan dengan kepedulian melalui ZIS, maka akan lahir kekuatan sosial yang mampu mengurangi kemiskinan, memperluas akses pendidikan, membantu para mustahik, serta menghadirkan keberkahan bagi masyarakat dan para muzakki. BAZNAS Tulang Bawang Barat terus berkomitmen menjadi mitra terpercaya dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah sesuai syariat Islam dan ketentuan peraturan perundang-undangan. Setiap amanah yang dititipkan akan disalurkan kepada delapan golongan penerima zakat (asnaf) serta berbagai program kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi produktif, dan dakwah yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, mari jadikan Hari Bhayangkara ke-80 bukan hanya sebagai peringatan atas sejarah panjang pengabdian Polri, tetapi juga sebagai awal semakin kuatnya budaya berbagi dan kepedulian sosial. Atas nama keluarga besar BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat, kami mengucapkan: Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian seluruh insan Bhayangkara dalam menjaga keamanan dan melayani masyarakat. Semoga semangat "Polri untuk Masyarakat" semakin diwujudkan melalui kepedulian sosial dengan menjadi bagian dari Gerakan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) bersama BAZNAS Tulang Bawang Barat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan dan menjadi amal saleh yang bernilai ibadah di sisi Allah SWT. Mari bersama menjadi Bhayangkara yang menginspirasi, pelopor kepedulian, dan penggerak Gerakan ZIS demi mewujudkan Tulang Bawang Barat yang lebih sejahtera, lebih berdaya, dan penuh keberkahan. "Mengabdi kepada bangsa adalah kehormatan. Berbagi kepada sesama adalah kemuliaan. Ketika keduanya berjalan berdampingan, lahirlah pengabdian yang membawa keberkahan bagi negeri dan akhirat."
01/07/2026 | Samsul
Puasa Syawal, Penyempurna Ramadhan dan Momentum Berbagi Melalui Zakat, Infak, dan Sedekah
Puasa Syawal, Penyempurna Ramadhan dan Momentum Berbagi Melalui Zakat, Infak, dan Sedekah
Setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan, umat Islam dianjurkan untuk melanjutkan amal ibadah dengan melaksanakan puasa sunnah enam hari di bulan Syawal. Ibadah ini dikenal dengan puasa Syawal, yang memiliki keutamaan besar sebagaimana dijelaskan dalam hadis Nabi Muhammad ? bahwa siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian melanjutkan dengan enam hari di bulan Syawal, maka pahalanya seperti berpuasa sepanjang tahun. Puasa Syawal menjadi salah satu bentuk istiqomah dalam menjaga semangat ibadah setelah Ramadhan. Jika selama bulan Ramadhan umat Islam terbiasa menahan diri, memperbanyak ibadah, serta meningkatkan kepedulian sosial, maka semangat tersebut seharusnya tetap dilanjutkan pada bulan-bulan berikutnya, termasuk di bulan Syawal. Selain melaksanakan puasa Syawal, umat Islam juga dianjurkan untuk terus memperkuat kepedulian terhadap sesama melalui zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Ibadah sosial ini merupakan bagian penting dalam ajaran Islam yang bertujuan untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan serta memperkuat solidaritas di tengah masyarakat. Semangat berbagi yang telah tumbuh selama bulan Ramadhan hendaknya tidak berhenti setelah hari raya. Justru di bulan Syawal menjadi momentum untuk melanjutkan kebiasaan baik tersebut. Melalui zakat, infak, dan sedekah, setiap muslim dapat berperan dalam membantu masyarakat kurang mampu, mendukung program sosial, serta mewujudkan kesejahteraan umat. Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat terus mengajak masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga yang amanah dan terpercaya. Dana yang dihimpun oleh BAZNAS Tubaba akan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program pemberdayaan, bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, dan program kemanusiaan lainnya. Dengan menunaikan ZIS melalui BAZNAS Tubaba, masyarakat tidak hanya menunaikan kewajiban agama, tetapi juga ikut berkontribusi dalam membangun kepedulian sosial serta membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Mari jadikan bulan Syawal sebagai momentum untuk terus meningkatkan ibadah, baik ibadah kepada Allah SWT melalui puasa sunnah Syawal, maupun ibadah sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. BAZNAS Tulang Bawang Barat mengajak seluruh masyarakat untuk terus menebar kebaikan dan berbagi kebahagiaan dengan menyalurkan ZIS melalui BAZNAS Tubaba atau melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di masjid, mushola, tiyuh, maupun instansi masing-masing. Semoga setiap amal ibadah yang kita lakukan diterima oleh Allah SWT dan menjadi keberkahan bagi kita semua serta bagi masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Tulang Bawang Barat “Menebar Manfaat untuk Umat”
01/04/2026 | Samsul
Zakat Bisa Menjadi Pengurang Pajak
Zakat Bisa Menjadi Pengurang Pajak
Marhaban Ya Ramadan ???? Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia. Berdasarkan data terbaru, sekitar 245.973.915 jiwa atau 87,08% dari total populasi Indonesia beragama Islam. Karena itu, kehadiran bulan suci Ramadan selalu menjadi momen yang sangat dinantikan oleh umat Islam untuk meningkatkan ibadah dan kepedulian sosial. Salah satu ibadah penting yang memiliki dimensi spiritual sekaligus sosial adalah zakat. Zakat dalam Islam Dalam ajaran Islam terdapat dua jenis zakat utama, yaitu zakat fitrah dan zakat mal (zakat harta). Zakat fitrah adalah zakat yang wajib dikeluarkan oleh setiap Muslim menjelang Hari Raya Idulfitri. Tujuannya adalah untuk menyucikan jiwa orang yang berpuasa sekaligus membantu kaum fakir miskin agar dapat merasakan kebahagiaan di hari raya. Besaran zakat fitrah setara dengan 1 sha’ makanan pokok atau sekitar 2,5–3 kg beras. Selain zakat fitrah, umat Islam juga memiliki kewajiban menunaikan zakat mal, yaitu zakat atas harta yang telah memenuhi nisab (batas minimal harta) dan haul (kepemilikan selama satu tahun). Jenis zakat mal di antaranya meliputi: Zakat penghasilan atau zakat profesi Zakat emas dan perak Zakat perdagangan Zakat pertanian Zakat peternakan Zakat investasi Zakat rikaz (harta temuan) Zakat Dapat Menjadi Pengurang Pajak Banyak masyarakat yang belum mengetahui bahwa zakat yang dibayarkan melalui lembaga resmi dapat menjadi pengurang penghasilan kena pajak. Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak memberikan fasilitas ini sebagai bentuk pengakuan terhadap kewajiban keagamaan masyarakat. Ketentuan tersebut diatur dalam Pasal 9 ayat (1) huruf g Undang-Undang Pajak Penghasilan yang terakhir diperbarui melalui UU Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa: Zakat yang dibayarkan oleh wajib pajak orang pribadi Muslim atau oleh badan usaha, melalui lembaga keagamaan yang dibentuk atau disahkan oleh pemerintah, dapat dikurangkan dari penghasilan bruto. Artinya, zakat tidak langsung mengurangi pajak yang harus dibayar, tetapi mengurangi penghasilan yang menjadi dasar perhitungan pajak. Dengan demikian, nilai Pajak Penghasilan (PPh) yang harus dibayarkan menjadi lebih kecil. Syarat Zakat Bisa Menjadi Pengurang Pajak Agar zakat dapat dimanfaatkan sebagai pengurang pajak, terdapat dua syarat utama: Zakat dibayarkan oleh wajib pajak (orang pribadi atau badan). Zakat disalurkan melalui lembaga resmi yang dibentuk atau disahkan pemerintah, seperti BAZNAS atau LAZ resmi. Selain itu, bukti pembayaran zakat harus disimpan dan dapat dilampirkan saat pelaporan SPT Tahunan. Manfaat Membayar Zakat Melalui Lembaga Resmi Menunaikan zakat melalui lembaga resmi seperti BAZNAS memiliki banyak manfaat, di antaranya: ? Menunaikan kewajiban agama secara benar ? Mendapatkan bukti setor zakat resmi untuk pengurang pajak ? Membantu penyaluran zakat lebih tepat sasaran kepada 8 golongan penerima zakat (asnaf) ? Berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Dengan memahami ketentuan ini, umat Islam dapat menjalankan kewajiban ibadah sekaligus memperoleh manfaat fiskal secara sah. Membayar zakat melalui lembaga resmi tidak hanya membantu meringankan beban pajak, tetapi juga memperkuat peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mari menjadi muzaki yang cerdas, taat agama, dan taat pajak, dengan menunaikan zakat melalui lembaga resmi seperti BAZNAS Tulang Bawang Barat agar manfaatnya semakin luas bagi umat. Sumber Referensi : https://www.pajak.go.id/id/artikel/zakat-bisa-jadi-pengurang-pajak
11/03/2026 | Samsul

BAZNAS TV