
Berita Terkini
BAZNAS Tubaba Salurkan Bantuan Akomodasi Pengobatan kepada Mustahik di Tiyuh Waysido
Tulang Bawang Barat — Di balik setiap ujian kesehatan, selalu ada harapan yang menanti untuk dikuatkan. Harapan itulah yang coba dihadirkan BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) saat menyalurkan bantuan akomodasi pengobatan kepada seorang mustahik di Tiyuh Waysido, pada Rabu, 28 Januari 2025.
Penyaluran bantuan ini merupakan tindak lanjut dari hasil verifikasi permohonan bantuan pengobatan yang telah dilakukan sehari sebelumnya. Bantuan diberikan kepada Bapak Lasio, warga Tiyuh Waysido, yang tengah berjuang melawan sakit akibat benjolan di wajah yang diduga tumor jinak dan membutuhkan penanganan medis lanjutan di fasilitas kesehatan rujukan.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Ketua I BAZNAS Tubaba, H. Jumantoro, perwakilan Kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU), Pemerintah Tiyuh Waysido, serta Kepala Puskesmas Karta Raharja. Kehadiran berbagai pihak ini menjadi wujud nyata sinergi dan kepedulian bersama dalam mendampingi masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Tubaba menyalurkan bantuan uang tunai sebesar Rp5.000.000, yang diperuntukkan sebagai akomodasi pengobatan, meliputi biaya operasional selama proses pengobatan dan tindakan medis yang akan dijalani oleh Bapak Lasio. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga, sehingga fokus utama dapat tertuju pada proses penyembuhan.
Dalam sambutannya, H. Jumantoro menjelaskan bahwa BAZNAS hadir sebagai lembaga resmi pengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang bertugas menghimpun dan menyalurkan dana umat secara amanah dan tepat sasaran. “Bantuan ini merupakan bagian dari Program Kesehatan BAZNAS, khususnya bantuan akomodasi pengobatan. Semoga dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan menjadi ikhtiar bersama agar Bapak Lasio segera diberikan kesembuhan oleh Allah SWT,” ungkapnya penuh harap.
Sementara itu, perwakilan Kecamatan Tulang Bawang Udik, Deni Yadi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Tubaba atas kepedulian dan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat. Ia berharap bantuan tersebut benar-benar membawa manfaat dan meringankan beban yang dirasakan oleh penerima.
Melalui sinergi antara BAZNAS Tubaba, pemerintah kecamatan, pemerintah tiyuh, dan fasilitas kesehatan, diharapkan proses pengobatan yang dijalani mustahik dapat berjalan lancar. Lebih dari sekadar bantuan materi, kehadiran ini menjadi penguat bahwa di tengah keterbatasan, masih ada tangan-tangan kepedulian yang siap membantu dan menyalakan kembali harapan akan kehidupan yang lebih baik.
28/01/2026 | Samsul
Ketika Zakat Menjadi Jalan Berkah BAZNAS Tubaba dan BSI Ajak Aghnia Bangun Kepedulian Umat
Tulang Bawang Barat, Rabu (28/01/2026) — Zakat bukan sekadar kewajiban, melainkan jalan keberkahan yang menghubungkan harta dengan harapan. Semangat inilah yang mengalir dalam kegiatan Sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) hasil kolaborasi BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Dayamurni, yang digelar di Aula Pertemuan Bank BSI Dayamurni.
Kegiatan ini dihadiri para aghnia, sebagai ikhtiar bersama untuk menumbuhkan kesadaran bahwa di setiap rezeki yang Allah titipkan terdapat hak saudara-saudara yang membutuhkan. Zakat, khususnya zakat mal, ditegaskan sebagai rukun Islam yang memiliki peran besar dalam membersihkan harta sekaligus menguatkan solidaritas sosial umat.
Hadir mewakili BAZNAS Tubaba, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan ZIS, KH. Jumantoro, M.Pd.I, menyampaikan bahwa zakat yang ditunaikan melalui lembaga resmi akan dikelola secara amanah dan profesional. “Zakat bukan tentang berkurangnya harta, tetapi tentang bertambahnya keberkahan. Ketika zakat disalurkan melalui BAZNAS, maka manfaatnya akan kembali kepada masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan di Tulang Bawang Barat,” tuturnya.
Dari pihak Bank Syariah Indonesia, hadir Bapak Sandy dan Bapak Wildan yang turut memberikan edukasi keuangan syariah kepada para peserta. Dalam pemaparannya, keduanya mengenalkan Tabungan Emas BSI sebagai salah satu solusi perencanaan keuangan yang aman, mudah, dan sesuai prinsip syariah. Tabungan emas dinilai menjadi alternatif cerdas bagi masyarakat dalam menjaga nilai harta sekaligus memudahkan perhitungan dan penunaian zakat mal secara tepat.
Melalui kolaborasi ini, BAZNAS dan BSI tidak hanya mengajak masyarakat untuk menunaikan ZIS, tetapi juga membekali aghnia dengan pemahaman pengelolaan harta yang berkah dan berkelanjutan. Sinergi antara ibadah sosial dan literasi keuangan syariah diharapkan mampu melahirkan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan umat.
Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa ZIS adalah gerakan kolektif, bukan sekadar kewajiban individu. Dari aula pertemuan ini, harapan besar dititipkan agar semakin banyak masyarakat yang tergerak menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui BAZNAS Tulang Bawang Barat, demi menghadirkan senyum, harapan, dan kehidupan yang lebih layak bagi sesama.
Mari tunaikan ZIS melalui BAZNAS Tubaba. Dari harta yang dititipkan, lahir keberkahan yang menenangkan.
28/01/2026 | Samsul
Uluran Zakat untuk Harapan Kecil: BAZNAS Tubaba Ringankan Biaya Pengobatan Bayi Revania di RSCM Jakarta
Tulang Bawang Barat — Wujud kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh BAZNAS Tubaba melalui penyaluran bantuan akomodasi pengobatan bagi seorang bayi yang tengah berjuang menjalani perawatan medis intensif di RSCM Jakarta.
Kegiatan penyerahan bantuan dilaksanakan pada Selasa, 28 Januari 2026, bertempat di Tiyuh Panaragan Jaya Indah, tepatnya di kediaman kakek sang bayi, Suyadi. Adapun orang tua bayi berdomisili di Tiyuh Sumber Jaya.
Bayi tersebut bernama Revania Zea As Shakila, berusia 2 bulan. Sejak dilahirkan, Revania mengalami gangguan pernapasan akibat sempat tertelan air ketuban. Kondisi ini mengharuskannya menjalani perawatan berkelanjutan di beberapa rumah sakit hingga akhirnya dirujuk dan dirawat di RSCM Jakarta.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Tubaba menyalurkan bantuan sebesar Rp5.000.000 yang diperuntukkan bagi biaya akomodasi keluarga selama mendampingi proses pengobatan Revania di Jakarta.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Tubaba yang diwakili Wakil Ketua III H. Suprianto Hadi, Camat Tulang Bawang Tengah yang diwakili Kasi Kesra Ahmad Nawawi, serta Kepalo Tiyuh Panaragan Jaya Indah yang diwakili oleh Bapak RK bersama aparatur tiyuh setempat.
Dalam sambutannya, H. Suprianto Hadi menjelaskan peran dan fungsi BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat, infak, dan sedekah, termasuk sumber anggaran yang dikelola serta berbagai program kemanusiaan yang dijalankan. Ia juga menyampaikan doa tulus agar Ananda Revania segera diberikan kesembuhan dan kekuatan kepada keluarga dalam menghadapi ujian ini.
Sementara itu, perwakilan Camat Tulang Bawang Tengah, Ahmad Nawawi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Tubaba. Ia menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk aksi nyata pemerintah daerah melalui BAZNAS dalam membantu masyarakat yang sedang tertimpa musibah. “Semoga adik kita yang sedang sakit segera diberikan kesehatan dan dapat kembali berkumpul dengan keluarga dalam keadaan pulih,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan suasana haru dan penuh harapan, disertai ajakan kepada seluruh muzaki dan masyarakat untuk menunaikan zakat serta infak melalui BAZNAS Tubaba. Partisipasi tersebut diharapkan dapat terus menjadi sumber kebaikan dan harapan bagi warga yang membutuhkan, sebagaimana harapan yang kini menyertai perjuangan kecil Ananda Revania.
28/01/2026 | irfan efendi
Agenda Pimpinan

Rapat Koordinasi Pembahasan Beasiswa Non Akademik 2025
Kamis, 23 Oktober 2025 - BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat mengadakan rapat koordinasi bersama Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, Dinas Pemuda dan Olahraga, serta KONI Kabupaten Tulang Bawang Barat.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS H. Purwanto, dan membahas pelaksanaan Program Beasiswa Non Akademik Tahun 2025 yang ditujukan bagi siswa SD/MI dan SMP/MTs berprestasi dari keluarga tidak mampu.
Dalam pertemuan ini, masing-masing instansi menyampaikan masukan dan kesiapan dalam menyalurkan data calon penerima sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan. Program ini diharapkan menjadi bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan kualitas generasi muda Tubaba, baik di bidang pendidikan, keagamaan, maupun olahraga.
BAZNAS Tubaba menegaskan bahwa sinergi antarinstansi menjadi kunci utama agar bantuan beasiswa ini tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi para pelajar berprestasi di daerah.
23-10-2025 | irfan efendi

BAZNAS Tubaba Ikuti Upacara Hari Santri Nasional 2025 di Lapangan Makarti
Tulang Bawang Barat, 22 Oktober 2025 — BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat turut menghadiri Upacara Hari Santri Nasional 2025 yang digelar di Lapangan Makarti, Kecamatan Tumijajar, Rabu (22/10/2025).
Kegiatan ini mengusung tema nasional “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”, dan diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari pondok pesantren, madrasah, organisasi masyarakat Islam, serta jajaran Forkopimda Tubaba.
Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Tulang Bawang Barat, Ir. H. Novriwan Jaya, S.P., didampingi Wakil Bupati, Nadirsyah. Dalam amanatnya, Bupati menyampaikan bahwa momentum Hari Santri menjadi pengingat atas peran besar santri dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan yang menjadi fondasi pembangunan nasional.
“Hari Santri bukan hanya peringatan seremonial, tetapi refleksi tentang bagaimana kita menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter, menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Bupati Novriwan Jaya.
BAZNAS Tulang Bawang Barat hadir melalui jajaran Komisioner dan Staf yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap semangat kebersamaan dan kontribusi santri dalam membangun bangsa.
Momentum Hari Santri diharapkan dapat memperkokoh kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam membangun Tulang Bawang Barat yang religius, mandiri, dan berdaya saing.
22-10-2025 | irfan efendi

Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV dan Peresmian Gudang Ketahanan Pangan Polri.
Mulya Kencana, 08 Oktober 2025 - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tulang Bawang Barat menghadiri undangan dari Polres Tulang Bawang Barat dalam acara Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV dan Peresmian Gudang Ketahanan Pangan Polri.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Swasembada Pangan Nusantara yang digagas Polri untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Acara tersebut dihadiri oleh Kapolres Tulang Bawang Barat, Bupati Tulang Bawang Barat yang diwakili oleh Asisten II, Ketua Baznas , serta sejumlah tamu undangan lainnya.
08-10-2025 | irfan efendi
Berita Pendistribusian

Baznas dan Pemda Tubaba Sigap Bantu Warga Korban Pohon Tumbang
Tiyuh Gunung Katun Malai, 03 Desember 2025 - Angin kencang yang melanda wilayah Tulang Bawang Udik pada Selasa (2/12) menyebabkan sebuah rumah milik Bapak Jhoni Saputra, warga RT 01/RW 05 Tiyuh Gunung Katun Malai, rusak tertimpa pohon tumbang. Musibah ini mengundang kepedulian berbagai pihak, termasuk Baznas Kabupaten Tulang Bawang Barat bersama BPBD, Dinsos, dan Dinas Damkar.
Sebagai bentuk respon cepat, Baznas Tubaba menyalurkan bantuan tanggap bencana sebesar Rp1.000.000 dan paket sembako senilai Rp200.000 kepada keluarga terdampak. Bantuan diserahkan langsung di lokasi kejadian, dengan kehadiran Komisioner Baznas Tubaba: Waka 1 – H. Jumantoro, Waka 2 – KH. M. Nurhadi, dan Waka 3 – H. Suprianto Hadi, serta jajaran BPBD, Dinsos, dan Damkar. Turut mendampingi, Camat Tulang Bawang Udik dan Kepalo Tiyuh Gunung Katun Malai.
Dalam sambutannya, H. Jumantoro menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian umat melalui program tanggap bencana Baznas Tubaba, yang dihimpun dari zakat dan infak masyarakat serta ASN se-Tubaba.
"Meskipun bantuan ini mungkin belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan setelah musibah ini, kami berharap dapat meringankan beban keluarga dan membawa keberkahan. Semoga Allah mengganti ujian ini dengan kebaikan yang lebih besar," ungkapnya penuh empati.
Perwakilan Pemerintah Daerah, Sekretaris Damkar Herry Achmadi, juga memberikan pesan agar masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana.
"Kami bersama BPBD dan Dinsos selalu berupaya melayani masyarakat Tubaba. Semoga kejadian seperti ini dapat kita antisipasi bersama ke depannya," ujarnya.
Musibah yang menimpa keluarga Bapak Jhoni menjadi pengingat pentingnya solidaritas dan kepedulian. Hadirnya berbagai unsur pemerintah dan Baznas Tubaba di tengah warga bukan hanya memberikan bantuan material, tetapi juga menghadirkan ketenangan serta harapan untuk bangkit kembali. Semoga keluarga yang tertimpa musibah diberi kekuatan dan kemudahan dalam memulihkan kondisi rumah mereka.
03/12/2025 | irfan efendi

Ketua TP PKK Provinsi Kunjungi Tiyuh Margo Mulyo, Baznas Tubaba Salurkan Bantuan
Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, melaksanakan kunjungan kerja ke Tiyuh Margo Mulyo, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam rangka Pencanangan Desa TAPIS (Desa Kesejahteraan Keluarga untuk Lampung Maju Indonesia Emas), Kamis (27/11/2025). Kunjungan ini menjadi momentum penguatan berbagai program pemberdayaan keluarga di tingkat desa.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tersebut, Baznas Tubaba turut memberikan bantuan sosial berupa biaya pengobatan sebesar Rp5 juta untuk pasien bayi penderita jantung bocor, paket sembako lansia untuk 10 penerima dari setiap tiyuh di Kecamatan Tumijajar, serta beasiswa akademik SD dan SMP tahun 2025. Bantuan ini diserahkan dalam momen kunjungan kerja Ketua TP PKK Provinsi Lampung di Tiyuh Margo Mulyo pada 28 November 2025 sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ketua TP PKK Provinsi Lampung mengungkapkan kebanggaannya atas upaya bersama dalam memperkuat pemberdayaan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
“Keberadaan kami di sini tidak hanya dalam rangka menjalankan tugas, tetapi juga sebagai bentuk dukungan nyata terhadap upaya pemberdayaan keluarga serta peningkatan kesejahteraan masyarakat desa,” ujar Purnama Wulan Sari Mirza.
Lebih lanjut, ia memaparkan berbagai bentuk bantuan yang diberikan kepada masyarakat, seperti bantuan buku bacaan untuk perpustakaan, bantuan modul posyandu dan susu untuk meningkatkan gizi balita serta ibu hamil, bantuan sembako dan kursi roda untuk lansia dan penyandang disabilitas, serta pelatihan bagi perempuan kepala keluarga untuk meningkatkan kemandirian ekonomi. Selain itu terdapat bantuan mesin jahit untuk usaha ekonomi produktif dan bibit cabai untuk kader PKK di Tiyuh Margo Mulyo.
Ketua TP PKK Provinsi Lampung juga menekankan pentingnya sinergi yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh elemen pendukung dalam keberhasilan program-program PKK. Ia mendorong agar koordinasi antar TP PKK desa dan kecamatan terus diperkuat serta agar data Dasawisma selalu diperbarui sebagai dasar perencanaan yang tepat sasaran.
“Kami juga mengajak masyarakat untuk lebih aktif dalam berbagai kegiatan seperti Posyandu, UP2K, Hatinya PKK, serta pelestarian lingkungan. Terlebih lagi, mari kita manfaatkan teknologi untuk mendukung publikasi kegiatan dan pelaporan administrasi PKK secara lebih tertib,” imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Tulang Bawang Barat, Ir. Novriwan Jaya, SP, menyampaikan ucapan terima kasih dan optimismenya. Ia menyatakan bahwa kehadiran Ketua TP PKK Provinsi Lampung di Desa TAPIS merupakan suatu kehormatan besar bagi pemerintah dan masyarakat setempat.
“Kunjungan ini bukan hanya memberikan semangat, tetapi juga membuka peluang untuk sinergi yang lebih kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Bupati Novriwan juga menekankan bahwa Kabupaten Tulang Bawang Barat terus mendorong pembangunan di berbagai sektor, termasuk pertanian, pendidikan, kesehatan, pariwisata, dan infrastruktur, dengan tujuan utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia berharap program Desa TAPIS dapat memberikan dampak nyata dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya.
“Saya yakin, dengan dukungan semua pihak dan semangat gotong royong, Tiyuh Margo Mulyo akan berkembang pesat dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Tulang Bawang Barat,” ujarnya.
Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi dalam program berbasis masyarakat, seperti pemberdayaan ekonomi keluarga, peningkatan gizi, pelestarian budaya lokal, serta penguatan ketahanan pangan keluarga dan lingkungan untuk mencetak generasi emas Indonesia pada tahun 2045.
28/11/2025 | irfan efendi

Baznas Tubaba Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia dalam Program Tubaba Q Berda
Tiyuh Mulya Sari, 25 November 2025 — Kegiatan Tubaba Q Berdaya kembali digelar sebagai upaya mendorong kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Acara ini dihadiri oleh Bupati Tubaba, Kepala Dinas Peternakan, Kepala Dinas Pertanian, Komisioner Baznas Tubaba, Camat Gunung Agung, serta Pimpinan BPJS Ketenagakerjaan.
Dalam kegiatan tersebut, Baznas Tubaba menyalurkan bantuan paket sembako untuk para lansia di dua kecamatan, yaitu Gunung Agung dan Way Kenanga. Setiap paket berisi sembako senilai Rp300.000 dan uang tunai Rp150.000. Bantuan diberikan kepada 13 penerima di Kecamatan Gunung Agung dan 10 penerima di Kecamatan Way Kenanga.
Selain bantuan dari Baznas, Bank Lampung turut memberikan kontribusi berupa mesin pemotong rumput yang diserahkan kepada komunitas Bolo Ngarit, yakni komunitas peternak kambing di Tubaba, sebagai dukungan terhadap kegiatan ekonomi masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Tubaba menegaskan bahwa Pemerintah Daerah memiliki banyak program pemberdayaan yang bertujuan untuk menunjang perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan warga. Beliau juga mengingatkan para petani dan peternak untuk selalu menyisihkan sebagian rezekinya dengan berinfak dan menunaikan zakat melalui Baznas Tubaba sebagai bentuk kepedulian sosial dan dukungan terhadap program kesejahteraan masyarakat.
26/11/2025 | Irfan Efendi
Artikel Terbaru
Rajab Ketika Langit Membuka Pintu Ampunan dan Hati Dipanggil untuk Kembali
Di antara dua belas bulan yang Allah tetapkan, ada bulan-bulan mulia yang kehadirannya bukan sekadar pergantian waktu, tetapi undangan lembut dari langit agar manusia kembali menata hati. Salah satunya adalah bulan Rajab — bulan yang sering kita lewati begitu saja, padahal ia termasuk bulan yang dimuliakan Allah.
Allah Subhanahu wa Ta‘ala berfirman:
“Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ada dua belas bulan… di antaranya ada empat bulan yang dimuliakan.” (QS. At-Taubah: 36)
Para ulama sepakat bahwa empat bulan haram itu adalah Dzulqa‘dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Bulan-bulan ini Allah muliakan agar manusia lebih menjaga diri dari dosa dan lebih giat menanam kebaikan.
Namun, Rajab bukan sekadar bulan haram. Ia adalah gerbang menuju Ramadhan, bulan latihan hati sebelum kita memasuki madrasah besar penuh ampunan.
Rasulullah ? sering berdoa ketika memasuki bulan ini:
“Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya‘ban, dan sampaikanlah kami kepada bulan Ramadhan.” (HR. Ahmad dan Al-Baihaqi)
Doa ini bukan hanya permohonan umur panjang, tetapi juga harapan agar hati disiapkan, iman dikuatkan, dan amal ditingkatkan.
Rajab, Waktu Menyembuhkan Hati
Betapa sering kita lalai. Shalat yang tergesa, sedekah yang jarang, doa yang hambar. Rajab datang seakan mengetuk pintu hati kita: “Masihkah engkau ingin kembali sebelum terlambat?”
Inilah saat terbaik untuk memulai taubat, membersihkan niat, dan memperbaiki hubungan dengan Allah serta sesama manusia.
Rasulullah ? bersabda:
“Setiap anak Adam pasti banyak berbuat salah, dan sebaik-baik orang yang bersalah adalah yang banyak bertaubat.” (HR. Tirmidzi)
Rajab mengajarkan kita satu hal penting: tidak ada kata terlambat untuk kembali.
Menanam Amal di Bulan Mulia
Pada bulan yang dimuliakan ini, pahala kebaikan dilipatgandakan, dan dosa terasa lebih berat. Maka betapa ruginya jika Rajab berlalu tanpa bekas amal.
Allah berfirman:
“Apa saja kebaikan yang kamu kerjakan untuk dirimu, niscaya kamu akan mendapatkannya di sisi Allah.” (QS. Al-Baqarah: 110)
Salah satu amal paling indah di bulan ini adalah sedekah. Sedekah bukan hanya membersihkan harta, tetapi juga menyembuhkan luka orang lain, menguatkan yang lemah, dan menghidupkan harapan.
Rasulullah ? bersabda:
“Sedekah dapat memadamkan dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidzi)
Kesempatan Memperbaiki Arah Hidup
Bulan Rajab bukan bulan perayaan, tetapi bulan perenungan. Tentang usia yang terus berkurang, tentang amal yang belum seberapa, tentang kematian yang semakin dekat.
Jika Ramadhan adalah musim panen, maka Rajab adalah musim menanam.
Mari kita isi Rajab dengan:
Taubat yang sungguh-sungguh
Shalat sunnah yang istiqamah
Sedekah yang tulus
Doa yang panjang
Hati yang kembali lembut
Wahai hati, jangan biarkan Rajab berlalu tanpa makna. Mungkin inilah Rajab terakhir kita. Mungkin inilah kesempatan terakhir untuk berubah.
Semoga Allah menjadikan bulan Rajab sebagai awal kebangkitan iman kita, membersihkan dosa-dosa kita, dan menyampaikan kita dalam keadaan terbaik menuju bulan Ramadhan.
Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
Oleh : Samsul Mungin
20/01/2026 | Samsul
Warisan Gus Dur dan Zakat Negara Ketika Ibadah Menjadi Harapan Bangsa
Dua puluh lima tahun lalu, bangsa ini mencatat sebuah langkah penting yang kerap luput dari sorotan publik. Melalui Keputusan Presiden Nomor 8 Tahun 2001, Presiden Republik Indonesia ke-4, KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), meletakkan fondasi berdirinya Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) sebagai institusi negara dalam pengelolaan zakat. Bagi saya, keputusan ini bukanlah kebijakan biasa, melainkan warisan pemikiran besar tentang bagaimana agama dihadirkan secara nyata dalam kehidupan berbangsa.
Gus Dur memahami bahwa zakat tidak berhenti sebagai ritual personal antara manusia dan Tuhan. Ia melihat zakat sebagai kekuatan sosial yang dapat menjawab problem ketimpangan, kemiskinan struktural, dan keterbatasan akses ekonomi umat. Dalam pandangannya, negara memiliki peran penting untuk memastikan nilai-nilai keagamaan bekerja secara sistemik demi keadilan sosial.
Sebagaimana pesan Gus Dur yang hingga kini terus bergema,
“Agama harus menjadi sumber etika sosial, bukan alat konflik.”
Melalui pendirian BAZNAS, Gus Dur menerjemahkan pesan tersebut ke dalam kebijakan nyata. Zakat ditempatkan bukan sekadar sebagai kewajiban individu, tetapi sebagai instrumen kolektif yang dikelola secara profesional, terukur, dan berdampak luas bagi masyarakat.
Langkah ini menunjukkan keberanian berpikir yang melampaui zamannya. Gus Dur menempatkan nilai agama di simpul strategis antara moralitas, keadilan sosial, dan pembangunan nasional. Zakat tidak hanya dikumpulkan, tetapi dikelola dengan akuntabilitas, tanpa kehilangan ruh spiritualnya. Inilah wajah Islam yang inklusif, membumi, dan berpihak pada kemanusiaan.
Gus Dur pernah mengingatkan,
“Yang lebih penting dari simbol-simbol keagamaan adalah bagaimana nilai agama itu menghadirkan keadilan dan kemanusiaan.”
Dalam konteks hari ini, ketika tantangan ekonomi semakin kompleks dan kesenjangan sosial masih nyata, pemikiran Gus Dur justru terasa semakin relevan. Zakat bukan hanya soal kepatuhan individu, melainkan tanggung jawab kolektif membangun bangsa yang berkeadilan. Negara, masyarakat, dan lembaga keagamaan perlu terus menjaga visi besar ini agar zakat benar-benar menjadi solusi, bukan sekadar simbol.
Warisan Gus Dur mengajarkan bahwa agama dan negara tidak harus dipertentangkan. Keduanya justru dapat saling menguatkan ketika nilai spiritual diterjemahkan menjadi kebijakan yang berpihak pada rakyat kecil. Di situlah zakat menemukan makna sejatinya—sebagai ibadah yang hidup, bergerak, dan menyalakan harapan.
Sebagaimana kata Gus Dur yang sangat manusiawi dan mendalam,
“Memuliakan manusia berarti memuliakan kehidupan.”
Dan melalui zakat yang dikelola dengan amanah, pesan itu terus hidup—mengalir dari para muzaki, menguatkan mustahik, dan menjadi denyut kepedulian bangsa.
Artikel Opini By: Samsul Mungin
19/01/2026 | Samsul
Kunci Rezeki, Penolak Bala, dan Jalan Menuju Keberkahan Hidup
Pernahkah kita merasa rezeki terasa sempit, hati gelisah, dan hidup penuh ujian? Padahal bisa jadi, Allah sedang menunggu satu amal sederhana dari kita: sedekah.
Sedekah bukan sekadar memberi, tapi mengundang pertolongan Allah. Ia tidak mengurangi harta, justru membuka pintu rezeki dari arah yang tak disangka-sangka.
Rasulullah ? bersabda:
“Sedekah itu tidak akan mengurangi harta.” (HR. Muslim)
1. Sedekah Melipatgandakan Rezeki
Allah menjanjikan balasan luar biasa bagi orang yang bersedekah:
“Perumpamaan orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap bulir seratus biji.” (QS. Al-Baqarah: 261)
Satu sedekah bisa Allah balas hingga 700 kali lipat atau lebih.
2. Sedekah Menghapus Dosa
Rasulullah ? bersabda:
“Sedekah itu memadamkan dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidzi)
Ketika kita bersedekah, bukan hanya orang lain yang terbantu, diri kita pun sedang disucikan.
3. Sedekah Menolak Bala dan Musibah
Dalam hadis disebutkan:
“Bersegeralah bersedekah, karena musibah tidak akan mampu mendahuluinya.” (HR. Baihaqi)
Sedekah adalah tameng dari bencana, baik yang terlihat maupun yang tidak kita sadari.
4. Sedekah Menjadi Naungan di Hari Kiamat
Rasulullah ? bersabda:
“Setiap orang akan berada di bawah naungan sedekahnya pada hari kiamat.” (HR. Ahmad)
Saat tidak ada perlindungan kecuali rahmat Allah, sedekahlah yang menjadi pelindung kita.
Kini bersedekah tidak lagi sulit. Melalui BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat, sedekah Anda akan disalurkan secara amanah, profesional, dan tepat sasaran kepada fakir miskin, anak yatim, dhuafa, dan masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Sedekah Anda:
Menjadi makan bagi yang lapar
Menjadi obat bagi yang sakit
Menjadi harapan bagi yang hampir putus asa
Jangan tunda kebaikan. Karena kita tidak pernah tahu, sedekah hari ini bisa menjadi penyelamat kita di akhirat nanti.
“Apa yang ada di sisi kalian akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah akan kekal.” (QS. An-Nahl: 96)
Mari raih keberkahan hidup dengan bersedekah melalui BAZNAS Tulang Bawang Barat. Sedikit dari kita, sangat berarti bagi mereka.
13/01/2026 | Samsul
BAZNAS TV
Serumpun Sebait BAZNAS TUBABA
Penulis: Samsul
Manfaat Sedekah Subuh Rutin
Penulis: Samsul



