Berita Terkini
BAZNAS Tubaba Hadir Air Mata Bayi 7 Bulan yang Menguatkan Kepedulian Umat
Tulang Bawang Udik, Selasa 5 Mei 2026 — Di balik agenda verifikasi yang tampak sederhana, tersimpan kisah yang menggugah nurani. BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat (BAZNAS Tubaba) kembali menegaskan bahwa setiap langkahnya bukan sekadar administrasi, melainkan wujud nyata kepedulian terhadap sesama.
Di sebuah tiyuh yang tenang, suasana berubah haru saat tim verifikasi mendatangi rumah seorang balita yang tengah berjuang melawan penyakit serius. Erland Wardana, bayi berusia 7 bulan, harus menghadapi ujian berat berupa penyumbatan usus—kondisi yang menuntut tindakan medis berulang.
Operasi pertama telah ia jalani. Namun perjuangan belum berakhir. Pada bulan Juni mendatang, Erland dijadwalkan menjalani operasi kedua di Rumah Sakit Urip urip Sumoharjo, Bandar Lampung. Di usia yang begitu belia, Erland menunjukkan ketegaran yang tak terucap, sementara kedua orang tuanya setia mendampingi dengan penuh harap dan doa.
Kehadiran tim BAZNAS Tubaba dalam proses verifikasi ini menjadi bukti kesungguhan untuk memastikan bahwa setiap bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran. Turut hadir dalam kegiatan tersebut pimpinan BAZNAS, KH. Jumantoro, H. Purwanto, dan H. Supriyanto Hadi, yang menyaksikan langsung kondisi Erland dan keluarganya.
Tak sedikit mata yang berkaca-kaca menyaksikan perjuangan kecil ini. Namun di balik haru, tumbuh tekad yang semakin kuat—bahwa Erland tidak boleh berjuang sendiri. Ada kepedulian yang harus dihadirkan, ada beban yang harus diringankan bersama.
Kisah ini kembali mengingatkan bahwa zakat, infak, dan sedekah bukan sekadar angka dalam laporan, tetapi tentang menyentuh kehidupan, menguatkan harapan, dan menghadirkan cahaya di tengah kesulitan.
Semoga setiap ikhtiar yang dilakukan menjadi jalan kesembuhan bagi Erland Wardana. Dan semoga kisah ini menggerakkan hati kita semua untuk terus peduli, berbagi, serta bergandeng tangan dalam menghadirkan kebaikan yang lebih luas.
05/05/2026 | Samsul
BAZNAS dan Pemda Tubaba Bersinergi Perkuat Peran UPZ untuk Kesejahteraan Umat
Tulang Bawang Barat — Semangat membangun kepedulian umat kembali ditegaskan dalam Rapat Optimalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Tiyuh yang digelar pada Senin, 04 Mei 2026, bertempat di Ruang Asisten I Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat.
Rapat strategis ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran UPZ sebagai garda terdepan pengelolaan zakat di tingkat tiyuh (desa). Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan BAZNAS Tulang Bawang Barat, di antaranya Ketua H. Purwanto, H. Jumantoro, dan H. Supriyantohadi.
Turut hadir pula Untung Budiono ( Asisten 1 ), para camat se-Kabupaten Tubaba, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Tiyuh, Kabag Hukum, Kabag Kesra, serta Wakil Bupati Nadirsyah yang memberikan dukungan penuh terhadap penguatan kelembagaan UPZ.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa UPZ memiliki peran strategis dalam membangun kemandirian umat melalui optimalisasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS agar UPZ tidak hanya terbentuk secara administratif, tetapi benar-benar berjalan aktif dan berdampak nyata di tengah masyarakat.
Ketua BAZNAS Tubaba, H. Purwanto, menyampaikan bahwa masih banyak UPZ yang belum berjalan optimal karena minimnya perencanaan dan koordinasi. Oleh karena itu, melalui rapat ini diharapkan lahir langkah-langkah konkret, mulai dari penguatan legalitas, pelaksanaan rapat kerja UPZ, hingga sistem pelaporan yang transparan dan akuntabel.
Suasana rapat berlangsung penuh semangat dan komitmen. Seluruh peserta sepakat bahwa optimalisasi UPZ tiyuh bukan sekadar program, melainkan gerakan bersama untuk menghadirkan keadilan sosial dan kesejahteraan umat melalui pengelolaan zakat yang profesional.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan BAZNAS, diharapkan UPZ tiyuh di Tulang Bawang Barat dapat menjadi contoh pengelolaan zakat berbasis desa yang aktif, produktif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Dari Tiyuh untuk Umat, Zakat Menguatkan Kebersamaan.”
04/05/2026 | Samsul
Pemkab Tubaba dan BAZNAS Hadirkan Harapan di Hari Pendidikan Nasional, 235 Beasiswa untuk Anak Berprestasi
Panaragan, Senin 4 Mei 2026 — Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kabupaten Tulang Bawang Barat tahun ini terasa lebih bermakna. Tidak hanya menjadi ajang refleksi pentingnya pendidikan, namun juga menjadi bukti nyata kepedulian bersama terhadap masa depan generasi bangsa.
Bertempat di Lapangan Merdeka Pemerintah Daerah Tulang Bawang Barat, upacara peringatan Hardiknas berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran pemerintah daerah, tenaga pendidik, pelajar, serta berbagai unsur masyarakat. Dalam suasana penuh semangat pendidikan, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat berkolaborasi dengan BAZNAS untuk menyalurkan bantuan beasiswa kepada peserta didik berprestasi.
Sebanyak 3 siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) dan 3 siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) menerima bantuan beasiswa secara simbolis sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mereka dalam menempuh pendidikan. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh pimpinan BAZNAS, H. Purwanto, kepada para penerima beasiswa di hadapan peserta upacara.
Penyerahan secara simbolis ini merupakan representasi dari total keseluruhan penerima beasiswa yang mencapai 235 siswa, dengan rincian 177 siswa tingkat SD dan 58 siswa tingkat SMP yang tersebar di Kabupaten Tulang Bawang Barat.
Momen penyerahan beasiswa menjadi bagian yang menyentuh hati. Di tengah keterbatasan ekonomi yang masih dihadapi sebagian keluarga, hadirnya beasiswa ini menjadi secercah harapan bagi anak-anak untuk terus melangkah mengejar cita-cita.
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS ini menunjukkan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan oleh para muzaki dan munfik tidak hanya membantu kebutuhan sesaat, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam membangun generasi unggul.
Setiap rupiah yang dititipkan melalui BAZNAS telah berubah menjadi semangat baru bagi anak-anak untuk tetap bersekolah, berprestasi, dan memiliki keyakinan bahwa masa depan mereka tidak berjalan sendiri.
Melalui momentum Hardiknas ini, BAZNAS mengajak seluruh muzaki dan munfik untuk terus memperkuat kepedulian terhadap pendidikan. Sebab di balik setiap bantuan yang diberikan, ada mimpi anak bangsa yang sedang diperjuangkan, ada harapan orang tua yang sedang dijaga, dan ada masa depan daerah yang sedang dibangun bersama.
Pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah dan pemerintah, tetapi juga panggilan kemanusiaan bagi seluruh elemen masyarakat. Dari tangan para dermawan, lahir senyum dan harapan baru bagi generasi penerus bangsa.
04/05/2026 | Samsul
Agenda Pimpinan

Rapat Koordinasi Pembahasan Beasiswa Non Akademik 2025
Kamis, 23 Oktober 2025 - BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat mengadakan rapat koordinasi bersama Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, Dinas Pemuda dan Olahraga, serta KONI Kabupaten Tulang Bawang Barat.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS H. Purwanto, dan membahas pelaksanaan Program Beasiswa Non Akademik Tahun 2025 yang ditujukan bagi siswa SD/MI dan SMP/MTs berprestasi dari keluarga tidak mampu.
Dalam pertemuan ini, masing-masing instansi menyampaikan masukan dan kesiapan dalam menyalurkan data calon penerima sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan. Program ini diharapkan menjadi bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan kualitas generasi muda Tubaba, baik di bidang pendidikan, keagamaan, maupun olahraga.
BAZNAS Tubaba menegaskan bahwa sinergi antarinstansi menjadi kunci utama agar bantuan beasiswa ini tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi para pelajar berprestasi di daerah.
23-10-2025 | irfan efendi

BAZNAS Tubaba Ikuti Upacara Hari Santri Nasional 2025 di Lapangan Makarti
Tulang Bawang Barat, 22 Oktober 2025 — BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat turut menghadiri Upacara Hari Santri Nasional 2025 yang digelar di Lapangan Makarti, Kecamatan Tumijajar, Rabu (22/10/2025).
Kegiatan ini mengusung tema nasional “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”, dan diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari pondok pesantren, madrasah, organisasi masyarakat Islam, serta jajaran Forkopimda Tubaba.
Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Tulang Bawang Barat, Ir. H. Novriwan Jaya, S.P., didampingi Wakil Bupati, Nadirsyah. Dalam amanatnya, Bupati menyampaikan bahwa momentum Hari Santri menjadi pengingat atas peran besar santri dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan yang menjadi fondasi pembangunan nasional.
“Hari Santri bukan hanya peringatan seremonial, tetapi refleksi tentang bagaimana kita menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter, menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Bupati Novriwan Jaya.
BAZNAS Tulang Bawang Barat hadir melalui jajaran Komisioner dan Staf yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap semangat kebersamaan dan kontribusi santri dalam membangun bangsa.
Momentum Hari Santri diharapkan dapat memperkokoh kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam membangun Tulang Bawang Barat yang religius, mandiri, dan berdaya saing.
22-10-2025 | irfan efendi

Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV dan Peresmian Gudang Ketahanan Pangan Polri.
Mulya Kencana, 08 Oktober 2025 - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tulang Bawang Barat menghadiri undangan dari Polres Tulang Bawang Barat dalam acara Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV dan Peresmian Gudang Ketahanan Pangan Polri.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Swasembada Pangan Nusantara yang digagas Polri untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Acara tersebut dihadiri oleh Kapolres Tulang Bawang Barat, Bupati Tulang Bawang Barat yang diwakili oleh Asisten II, Ketua Baznas , serta sejumlah tamu undangan lainnya.
08-10-2025 | irfan efendi
Berita Pendistribusian

Baznas dan Pemda Tubaba Sigap Bantu Warga Korban Pohon Tumbang
Tiyuh Gunung Katun Malai, 03 Desember 2025 - Angin kencang yang melanda wilayah Tulang Bawang Udik pada Selasa (2/12) menyebabkan sebuah rumah milik Bapak Jhoni Saputra, warga RT 01/RW 05 Tiyuh Gunung Katun Malai, rusak tertimpa pohon tumbang. Musibah ini mengundang kepedulian berbagai pihak, termasuk Baznas Kabupaten Tulang Bawang Barat bersama BPBD, Dinsos, dan Dinas Damkar.
Sebagai bentuk respon cepat, Baznas Tubaba menyalurkan bantuan tanggap bencana sebesar Rp1.000.000 dan paket sembako senilai Rp200.000 kepada keluarga terdampak. Bantuan diserahkan langsung di lokasi kejadian, dengan kehadiran Komisioner Baznas Tubaba: Waka 1 – H. Jumantoro, Waka 2 – KH. M. Nurhadi, dan Waka 3 – H. Suprianto Hadi, serta jajaran BPBD, Dinsos, dan Damkar. Turut mendampingi, Camat Tulang Bawang Udik dan Kepalo Tiyuh Gunung Katun Malai.
Dalam sambutannya, H. Jumantoro menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian umat melalui program tanggap bencana Baznas Tubaba, yang dihimpun dari zakat dan infak masyarakat serta ASN se-Tubaba.
"Meskipun bantuan ini mungkin belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan setelah musibah ini, kami berharap dapat meringankan beban keluarga dan membawa keberkahan. Semoga Allah mengganti ujian ini dengan kebaikan yang lebih besar," ungkapnya penuh empati.
Perwakilan Pemerintah Daerah, Sekretaris Damkar Herry Achmadi, juga memberikan pesan agar masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana.
"Kami bersama BPBD dan Dinsos selalu berupaya melayani masyarakat Tubaba. Semoga kejadian seperti ini dapat kita antisipasi bersama ke depannya," ujarnya.
Musibah yang menimpa keluarga Bapak Jhoni menjadi pengingat pentingnya solidaritas dan kepedulian. Hadirnya berbagai unsur pemerintah dan Baznas Tubaba di tengah warga bukan hanya memberikan bantuan material, tetapi juga menghadirkan ketenangan serta harapan untuk bangkit kembali. Semoga keluarga yang tertimpa musibah diberi kekuatan dan kemudahan dalam memulihkan kondisi rumah mereka.
03/12/2025 | irfan efendi

Ketua TP PKK Provinsi Kunjungi Tiyuh Margo Mulyo, Baznas Tubaba Salurkan Bantuan
Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, melaksanakan kunjungan kerja ke Tiyuh Margo Mulyo, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam rangka Pencanangan Desa TAPIS (Desa Kesejahteraan Keluarga untuk Lampung Maju Indonesia Emas), Kamis (27/11/2025). Kunjungan ini menjadi momentum penguatan berbagai program pemberdayaan keluarga di tingkat desa.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tersebut, Baznas Tubaba turut memberikan bantuan sosial berupa biaya pengobatan sebesar Rp5 juta untuk pasien bayi penderita jantung bocor, paket sembako lansia untuk 10 penerima dari setiap tiyuh di Kecamatan Tumijajar, serta beasiswa akademik SD dan SMP tahun 2025. Bantuan ini diserahkan dalam momen kunjungan kerja Ketua TP PKK Provinsi Lampung di Tiyuh Margo Mulyo pada 28 November 2025 sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ketua TP PKK Provinsi Lampung mengungkapkan kebanggaannya atas upaya bersama dalam memperkuat pemberdayaan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
“Keberadaan kami di sini tidak hanya dalam rangka menjalankan tugas, tetapi juga sebagai bentuk dukungan nyata terhadap upaya pemberdayaan keluarga serta peningkatan kesejahteraan masyarakat desa,” ujar Purnama Wulan Sari Mirza.
Lebih lanjut, ia memaparkan berbagai bentuk bantuan yang diberikan kepada masyarakat, seperti bantuan buku bacaan untuk perpustakaan, bantuan modul posyandu dan susu untuk meningkatkan gizi balita serta ibu hamil, bantuan sembako dan kursi roda untuk lansia dan penyandang disabilitas, serta pelatihan bagi perempuan kepala keluarga untuk meningkatkan kemandirian ekonomi. Selain itu terdapat bantuan mesin jahit untuk usaha ekonomi produktif dan bibit cabai untuk kader PKK di Tiyuh Margo Mulyo.
Ketua TP PKK Provinsi Lampung juga menekankan pentingnya sinergi yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh elemen pendukung dalam keberhasilan program-program PKK. Ia mendorong agar koordinasi antar TP PKK desa dan kecamatan terus diperkuat serta agar data Dasawisma selalu diperbarui sebagai dasar perencanaan yang tepat sasaran.
“Kami juga mengajak masyarakat untuk lebih aktif dalam berbagai kegiatan seperti Posyandu, UP2K, Hatinya PKK, serta pelestarian lingkungan. Terlebih lagi, mari kita manfaatkan teknologi untuk mendukung publikasi kegiatan dan pelaporan administrasi PKK secara lebih tertib,” imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Tulang Bawang Barat, Ir. Novriwan Jaya, SP, menyampaikan ucapan terima kasih dan optimismenya. Ia menyatakan bahwa kehadiran Ketua TP PKK Provinsi Lampung di Desa TAPIS merupakan suatu kehormatan besar bagi pemerintah dan masyarakat setempat.
“Kunjungan ini bukan hanya memberikan semangat, tetapi juga membuka peluang untuk sinergi yang lebih kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Bupati Novriwan juga menekankan bahwa Kabupaten Tulang Bawang Barat terus mendorong pembangunan di berbagai sektor, termasuk pertanian, pendidikan, kesehatan, pariwisata, dan infrastruktur, dengan tujuan utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia berharap program Desa TAPIS dapat memberikan dampak nyata dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya.
“Saya yakin, dengan dukungan semua pihak dan semangat gotong royong, Tiyuh Margo Mulyo akan berkembang pesat dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Tulang Bawang Barat,” ujarnya.
Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi dalam program berbasis masyarakat, seperti pemberdayaan ekonomi keluarga, peningkatan gizi, pelestarian budaya lokal, serta penguatan ketahanan pangan keluarga dan lingkungan untuk mencetak generasi emas Indonesia pada tahun 2045.
28/11/2025 | irfan efendi

Baznas Tubaba Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia dalam Program Tubaba Q Berda
Tiyuh Mulya Sari, 25 November 2025 — Kegiatan Tubaba Q Berdaya kembali digelar sebagai upaya mendorong kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Acara ini dihadiri oleh Bupati Tubaba, Kepala Dinas Peternakan, Kepala Dinas Pertanian, Komisioner Baznas Tubaba, Camat Gunung Agung, serta Pimpinan BPJS Ketenagakerjaan.
Dalam kegiatan tersebut, Baznas Tubaba menyalurkan bantuan paket sembako untuk para lansia di dua kecamatan, yaitu Gunung Agung dan Way Kenanga. Setiap paket berisi sembako senilai Rp300.000 dan uang tunai Rp150.000. Bantuan diberikan kepada 13 penerima di Kecamatan Gunung Agung dan 10 penerima di Kecamatan Way Kenanga.
Selain bantuan dari Baznas, Bank Lampung turut memberikan kontribusi berupa mesin pemotong rumput yang diserahkan kepada komunitas Bolo Ngarit, yakni komunitas peternak kambing di Tubaba, sebagai dukungan terhadap kegiatan ekonomi masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Tubaba menegaskan bahwa Pemerintah Daerah memiliki banyak program pemberdayaan yang bertujuan untuk menunjang perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan warga. Beliau juga mengingatkan para petani dan peternak untuk selalu menyisihkan sebagian rezekinya dengan berinfak dan menunaikan zakat melalui Baznas Tubaba sebagai bentuk kepedulian sosial dan dukungan terhadap program kesejahteraan masyarakat.
26/11/2025 | Irfan Efendi
Artikel Terbaru
Zakat Bisa Menjadi Pengurang Pajak
Marhaban Ya Ramadan ????
Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia. Berdasarkan data terbaru, sekitar 245.973.915 jiwa atau 87,08% dari total populasi Indonesia beragama Islam. Karena itu, kehadiran bulan suci Ramadan selalu menjadi momen yang sangat dinantikan oleh umat Islam untuk meningkatkan ibadah dan kepedulian sosial.
Salah satu ibadah penting yang memiliki dimensi spiritual sekaligus sosial adalah zakat.
Zakat dalam Islam
Dalam ajaran Islam terdapat dua jenis zakat utama, yaitu zakat fitrah dan zakat mal (zakat harta).
Zakat fitrah adalah zakat yang wajib dikeluarkan oleh setiap Muslim menjelang Hari Raya Idulfitri. Tujuannya adalah untuk menyucikan jiwa orang yang berpuasa sekaligus membantu kaum fakir miskin agar dapat merasakan kebahagiaan di hari raya. Besaran zakat fitrah setara dengan 1 sha’ makanan pokok atau sekitar 2,5–3 kg beras.
Selain zakat fitrah, umat Islam juga memiliki kewajiban menunaikan zakat mal, yaitu zakat atas harta yang telah memenuhi nisab (batas minimal harta) dan haul (kepemilikan selama satu tahun). Jenis zakat mal di antaranya meliputi:
Zakat penghasilan atau zakat profesi
Zakat emas dan perak
Zakat perdagangan
Zakat pertanian
Zakat peternakan
Zakat investasi
Zakat rikaz (harta temuan)
Zakat Dapat Menjadi Pengurang Pajak
Banyak masyarakat yang belum mengetahui bahwa zakat yang dibayarkan melalui lembaga resmi dapat menjadi pengurang penghasilan kena pajak.
Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak memberikan fasilitas ini sebagai bentuk pengakuan terhadap kewajiban keagamaan masyarakat. Ketentuan tersebut diatur dalam Pasal 9 ayat (1) huruf g Undang-Undang Pajak Penghasilan yang terakhir diperbarui melalui UU Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan.
Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa:
Zakat yang dibayarkan oleh wajib pajak orang pribadi Muslim atau oleh badan usaha, melalui lembaga keagamaan yang dibentuk atau disahkan oleh pemerintah, dapat dikurangkan dari penghasilan bruto.
Artinya, zakat tidak langsung mengurangi pajak yang harus dibayar, tetapi mengurangi penghasilan yang menjadi dasar perhitungan pajak. Dengan demikian, nilai Pajak Penghasilan (PPh) yang harus dibayarkan menjadi lebih kecil.
Syarat Zakat Bisa Menjadi Pengurang Pajak
Agar zakat dapat dimanfaatkan sebagai pengurang pajak, terdapat dua syarat utama:
Zakat dibayarkan oleh wajib pajak (orang pribadi atau badan).
Zakat disalurkan melalui lembaga resmi yang dibentuk atau disahkan pemerintah, seperti BAZNAS atau LAZ resmi.
Selain itu, bukti pembayaran zakat harus disimpan dan dapat dilampirkan saat pelaporan SPT Tahunan.
Manfaat Membayar Zakat Melalui Lembaga Resmi
Menunaikan zakat melalui lembaga resmi seperti BAZNAS memiliki banyak manfaat, di antaranya:
? Menunaikan kewajiban agama secara benar ? Mendapatkan bukti setor zakat resmi untuk pengurang pajak ? Membantu penyaluran zakat lebih tepat sasaran kepada 8 golongan penerima zakat (asnaf) ? Berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat
Dengan memahami ketentuan ini, umat Islam dapat menjalankan kewajiban ibadah sekaligus memperoleh manfaat fiskal secara sah. Membayar zakat melalui lembaga resmi tidak hanya membantu meringankan beban pajak, tetapi juga memperkuat peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Mari menjadi muzaki yang cerdas, taat agama, dan taat pajak, dengan menunaikan zakat melalui lembaga resmi seperti BAZNAS Tulang Bawang Barat agar manfaatnya semakin luas bagi umat.
Sumber Referensi : https://www.pajak.go.id/id/artikel/zakat-bisa-jadi-pengurang-pajak
11/03/2026 | Samsul
Mengapa 14 Karat? Memahami Dasar Penetapan Nisab Zakat Penghasilan
Zakat bukan sekadar kewajiban ritual, melainkan instrumen keadilan sosial dalam Islam. Salah satu pertanyaan yang kerap muncul di tengah masyarakat adalah: mengapa nisab zakat penghasilan disetarakan dengan 85 gram emas, dan mengapa standar emas yang digunakan sering merujuk pada 14 karat?
Pertanyaan ini penting dijawab agar muzaki (pembayar zakat) memahami bahwa setiap ketentuan memiliki dasar syar’i dan pertimbangan kemaslahatan.
Landasan Regulasi: 85 Gram Emas
Dalam Peraturan Menteri Agama Nomor 31 Tahun 2019 serta Majelis Ulama Indonesia melalui Fatwa Nomor 3 Tahun 2003, nisab zakat pendapatan ditetapkan setara 85 gram emas.
Namun, regulasi tersebut tidak secara eksplisit menyebutkan jenis atau kadar (karat) emas yang digunakan sebagai standar. Di sinilah peran ijtihad kelembagaan menjadi penting.
Mengapa 14 Karat?
Karena tidak ada ketentuan spesifik tentang kadar emas dalam PMA, maka Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menetapkan standar emas dengan mempertimbangkan prinsip kemaslahatan bagi mustahik dan muzaki.
Dalam praktiknya, emas yang beredar di masyarakat memiliki kadar yang beragam, mulai dari 12 karat, 14 karat, 18 karat hingga 24 karat. Untuk memastikan keadilan dan konsistensi, digunakan pendekatan kaidah fikih:
“Al-hukmu lil ghalib” — hukum mengikuti yang dominan.
Kaidah ini dikenal dalam mazhab Hanafi, yang menyatakan bahwa sesuatu dinilai berdasarkan kondisi yang paling umum atau dominan di masyarakat. Jika suatu logam memiliki kandungan emas minimal 50% (setara 12 karat), maka ia telah masuk kategori emas secara hukum dan wajib dizakati berdasarkan berat totalnya.
Dengan demikian, penetapan 14 karat bukan tanpa dasar. Ia berada di atas ambang minimal 50%, sehingga secara fikih memenuhi kategori emas yang sah untuk perhitungan nisab, sekaligus mencerminkan kadar emas yang cukup representatif di pasaran.
Nisab Zakat Penghasilan Tahun 2026
Untuk tahun 2026, Badan Amil Zakat Nasional RI menetapkan nisab zakat penghasilan dan jasa sebesar:
Rp7.640.144 per bulan
Rp91.681.728 per tahun
Nilai tersebut setara dengan 85 gram emas dan mengalami kenaikan sekitar 7% dibandingkan tahun 2025. Kenaikan ini masih selaras dengan pertumbuhan upah tahunan nasional sebesar 6,17 persen, sehingga tetap menjaga keseimbangan antara kemampuan muzaki dan kebutuhan mustahik.
Menjaga Kemaslahatan Bersama
Penetapan standar nisab bukan sekadar angka administratif. Ia adalah bentuk tanggung jawab moral dan sosial agar zakat benar-benar menjadi solusi kemiskinan dan ketimpangan.
Dengan menggunakan pendekatan fikih yang kuat dan mempertimbangkan realitas ekonomi, BAZNAS berupaya menjaga dua sisi sekaligus:
Melindungi hak mustahik agar tidak berkurang akibat standar yang terlalu rendah.
Memberikan kepastian hukum bagi muzaki agar dapat menunaikan kewajiban dengan tenang dan terukur.
Pada akhirnya, zakat adalah tentang keberkahan. Ketika aturan dipahami dengan benar, maka ibadah tidak lagi terasa sebagai beban, melainkan sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial.
Semoga pemahaman ini menambah keyakinan kita bahwa setiap ketetapan dalam syariat selalu berpijak pada hikmah dan kemaslahatan umat.
Oleh: Samsul Mungin
03/03/2026 | Samsul
Bulan Sya’ban Saat Amal Diangkat, Saat Hati Diketuk untuk Berbagi.
Bulan Sya’ban sering datang dengan tenang, nyaris tak terasa. Ia berada di antara Rajab dan Ramadhan—dua bulan yang kerap lebih disorot. Namun justru di bulan inilah, Rasulullah ? memperbanyak amal ibadah dan kepedulian sosial.
Dalam sebuah hadits, Rasulullah ? bersabda bahwa Sya’ban adalah bulan diangkatnya amal-amal kepada Allah SWT. Maka, beliau senang ketika amalnya diangkat dalam keadaan berpuasa dan penuh kebaikan. Ini menjadi pengingat bagi kita semua: sebelum Ramadhan menyapa, masih ada waktu untuk membersihkan niat dan memperbanyak amal nyata.
Sya’ban: Menyambut Ramadhan dengan Hati yang Ringan
Sya’ban bukan hanya soal ibadah personal, tapi juga tentang bagaimana kita hadir bagi sesama. Di sekitar kita, masih banyak saudara yang berjuang memenuhi kebutuhan dasar—dari biaya kesehatan, pendidikan anak-anak, hingga kebutuhan pangan harian.
Di bulan yang penuh keberkahan ini, zakat, infak, dan sedekah menjadi jalan sederhana namun bermakna untuk meringankan beban mereka. Apa yang kita anggap kecil, bisa jadi sangat besar bagi yang membutuhkan.
Mengalirkan Kebaikan Lewat BAZNAS Tulang Bawang Barat
BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat hadir sebagai jembatan amanah, menghubungkan kepedulian para muzaki dengan mustahik yang benar-benar membutuhkan. Setiap rupiah zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan dikelola secara profesional, transparan, dan tepat sasaran—mulai dari program kesehatan, pendidikan, kemanusiaan, hingga pemberdayaan ekonomi umat.
Dengan menunaikan zakat dan memperbanyak infak serta sedekah melalui BAZNAS Tulang Bawang Barat, kita bukan hanya menjalankan kewajiban, tetapi juga ikut menanam harapan dan menguatkan persaudaraan.
Saatnya Mengetuk Pintu Langit dengan Kepedulian
Bulan Sya’ban adalah momentum. Saat amal diangkat, mari pastikan di dalamnya ada jejak kepedulian. Jangan menunggu kaya untuk berbagi, karena keberkahan justru lahir dari keikhlasan.
Mari sambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan tangan yang ringan memberi. Zakat, infak, dan sedekah Anda hari ini, bisa menjadi senyum dan doa bagi saudara kita esok hari.
Salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat. Karena dari Sya’ban, kebaikan kita dilangitkan.
29/01/2026 | Samsul
BAZNAS TV
Serumpun Sebait BAZNAS TUBABA
Penulis: Samsul
Manfaat Sedekah Subuh Rutin
Penulis: Samsul



