WhatsApp Icon
banner
banner
banner

Berita Terkini

BAZNAS Tubaba Perkuat Tata Kelola UPZ Tiyuh Marga Asri, Wujudkan Pengelolaan Zakat yang Amanah dan Profesional
BAZNAS Tubaba Perkuat Tata Kelola UPZ Tiyuh Marga Asri, Wujudkan Pengelolaan Zakat yang Amanah dan Profesional
BAZNAS Tulang Bawang Barat terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola zakat hingga tingkat tiyuh. Pada Selasa, 12 Mei 2026, BAZNAS Tulang Bawang Barat menggelar kegiatan Sosialisasi Penguatan Tata Kelola UPZ Tiyuh di Tiyuh Marga Asri, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat. Kegiatan yang berlangsung di Aula Balai Tiyuh Marga Asri tersebut dihadiri oleh seluruh pengurus UPZ Tiyuh, UPZ masjid, dan mushola yang berada di wilayah Tiyuh Marga Asri. Suasana penuh semangat dan kebersamaan tampak mewarnai jalannya kegiatan sebagai bentuk keseriusan dalam membangun pengelolaan zakat yang lebih tertib, transparan, dan profesional. Dalam kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS Tulang Bawang Barat, H. Purwanto, bersama Wakil Ketua I, H. Jumantoro, M.Pd, hadir langsung untuk memberikan materi terkait penguatan tata kelola Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Dalam sambutannya, H. Purwanto menegaskan bahwa pengelolaan zakat harus dilakukan secara amanah dan sesuai regulasi yang berlaku, sebagaimana diatur dalam Perbaznas Nomor 2 Tahun 2016. Ia menyampaikan bahwa UPZ memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan zakat di tengah masyarakat. “UPZ bukan hanya tempat pengumpulan zakat, tetapi juga menjadi jembatan kepercayaan antara masyarakat dan BAZNAS. Karena itu, tata kelola yang baik, administrasi yang tertib, serta pelayanan yang amanah harus terus diperkuat,” ujar beliau. Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh pengurus UPZ di Tiyuh Marga Asri dapat semakin memahami tugas dan tanggung jawabnya, sekaligus mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya bersama antara BAZNAS dan masyarakat dalam membangun budaya gotong royong dan kepedulian sosial melalui pengelolaan zakat, Indak dan sedekah yang profesional. Dengan tata kelola yang semakin baik, zakat diharapkan mampu menjadi kekuatan besar dalam membantu masyarakat yang membutuhkan serta meningkatkan kesejahteraan umat di Kabupaten Tulang Bawang Barat.
11/05/2026 | Samsul
Menguatkan yang Lemah, Menghidupkan Harapan BAZNAS Tubaba Salurkan Amanah ZIS untuk Umat
Menguatkan yang Lemah, Menghidupkan Harapan BAZNAS Tubaba Salurkan Amanah ZIS untuk Umat
Tulang Bawang Barat, Kamis, 07 Mei 2026 — Tangis haru, senyum syukur, dan doa-doa tulus dari masyarakat mewarnai kegiatan kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat bersama Pemerintah Daerah yang digelar di Balai Tiyuh Candra Mukti. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa zakat, infak, dan sedekah bukan sekadar angka dan bantuan, tetapi tentang menghadirkan harapan bagi mereka yang sedang berjuang menjalani kehidupan. Ratusan penerima manfaat dari tiga kecamatan, yakni Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kecamatan Tumijajar, dan Kecamatan Tulang Bawang Udik, hadir dengan penuh antusias. Di balik setiap bantuan yang disalurkan, tersimpan kisah perjuangan masyarakat kecil yang membutuhkan uluran tangan dan kepedulian bersama. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Tubaba menyampaikan bahwa setiap rupiah zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan masyarakat melalui BAZNAS akan kembali kepada umat dalam bentuk program-program nyata yang menyentuh kehidupan masyarakat secara langsung. “Ketika masyarakat menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS, sejatinya mereka sedang membantu menghidupkan harapan orang-orang yang sedang kesulitan. Ada anak yang terbantu pendidikannya, ada pelaku usaha kecil yang kembali bangkit, ada keluarga yang mendapatkan sanitasi layak, dan ada para pekerja sosial yang diperhatikan,” ungkapnya. Ia juga menekankan pentingnya penguatan literasi dan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat tiyuh agar pengelolaan zakat semakin amanah, profesional, transparan, dan tepat sasaran. Menurutnya, semakin kuat gerakan zakat di masyarakat, maka semakin banyak pula warga yang dapat dibantu. Pada kegiatan tersebut, BAZNAS Tubaba menyalurkan berbagai bantuan di antaranya: Program UMKM Super Mikro untuk membantu masyarakat kecil mengembangkan usaha dan meningkatkan penghasilan keluarga, Bantuan bagi penggali kubur sebagai bentuk penghormatan kepada profesi sosial yang mulia namun sering terlupakan, Bantuan pembangunan jamban demi meningkatkan kesehatan dan kualitas lingkungan masyarakat, Beasiswa non-akademik guna mendukung potensi generasi muda di bidang nonformal dan keterampilan. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat juga terus memperkuat sinergi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui lima program prioritas daerah, meliputi sektor kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, lingkungan hidup, serta pembangunan infrastruktur yang merata. Kegiatan ini turut diisi dengan sosialisasi dari berbagai pihak, termasuk sektor perbankan. Bank Lampung memperkenalkan program “Tubabaq Berdaya” sebagai upaya memperluas akses layanan keuangan dan memperkuat ekonomi masyarakat. Suasana paling menyentuh terlihat ketika para penerima manfaat menyampaikan rasa syukur dan doa kepada para muzaki, munfiq, dan masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Tubaba. Bagi mereka, bantuan tersebut bukan hanya sekadar materi, melainkan bukti bahwa masih banyak kepedulian di tengah masyarakat. BAZNAS Tubaba mengajak seluruh masyarakat untuk terus menebarkan kebaikan melalui zakat, infak, dan sedekah. Karena setiap bantuan yang diberikan hari ini dapat menjadi cahaya harapan bagi saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan. “Dari zakat kita tumbuhkan kepedulian, dari infak kita hadirkan kebersamaan, dan dari sedekah kita kuatkan harapan.”
07/05/2026 | Samsul
BAZNAS Tulang Bawang Barat Dorong UMKM Naik Kelas Dari Mustahik Menuju Munfik
BAZNAS Tulang Bawang Barat Dorong UMKM Naik Kelas Dari Mustahik Menuju Munfik
Tulang Bawang Barat, Rabu 6 Mei 2026 — Komitmen dalam menguatkan ekonomi umat kembali ditunjukkan oleh BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat melalui pendistribusian bantuan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I, H. Jumantoro, M.Pd.I, bersama perwakilan Camat dari Kecamatan Gunung Terang dan Kecamatan Batu Putih. Sebanyak 14 pelaku UMKM menerima bantuan dengan total nilai Rp7.000.000. Bantuan ini bukan sekadar dukungan modal usaha, tetapi juga menjadi bagian dari upaya strategis BAZNAS dalam mendorong kemandirian ekonomi mustahik agar mampu berkembang dan naik kelas. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Tubaba juga memperkenalkan peran dan fungsi lembaga kepada masyarakat, sekaligus memberikan motivasi kepada para penerima manfaat. Para pelaku UMKM yang saat ini masih berstatus sebagai mustahik didorong untuk memiliki semangat perubahan, dengan harapan ke depan dapat bertransformasi menjadi munfik. Sebagai langkah konkret, BAZNAS turut memfasilitasi setiap UMKM penerima bantuan dengan kaleng infak. Program ini menjadi simbol sekaligus sarana edukasi bahwa setiap usaha, sekecil apapun, memiliki potensi untuk berbagi dan berkontribusi bagi sesama. “Harapan kami, bantuan ini bukan hanya meringankan, tetapi juga menjadi titik awal kebangkitan ekonomi para pelaku UMKM. Dari yang sebelumnya menerima, ke depan mereka bisa menjadi pemberi,” ujar H. Jumantoro dalam sambutannya. Melalui program ini, BAZNAS Tulang Bawang Barat terus menegaskan perannya sebagai penggerak ekonomi umat yang tidak hanya berorientasi pada bantuan, tetapi juga pada pemberdayaan berkelanjutan. Semangat gotong royong dan kepedulian diharapkan tumbuh, sehingga tercipta siklus kebaikan yang terus berputar di tengah masyarakat.
06/05/2026 | Samsul

Agenda Pimpinan

Rapat Koordinasi Pembahasan Beasiswa Non Akademik 2025
Rapat Koordinasi Pembahasan Beasiswa Non Akademik 2025
Kamis, 23 Oktober 2025 - BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat mengadakan rapat koordinasi bersama Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, Dinas Pemuda dan Olahraga, serta KONI Kabupaten Tulang Bawang Barat. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS H. Purwanto, dan membahas pelaksanaan Program Beasiswa Non Akademik Tahun 2025 yang ditujukan bagi siswa SD/MI dan SMP/MTs berprestasi dari keluarga tidak mampu. Dalam pertemuan ini, masing-masing instansi menyampaikan masukan dan kesiapan dalam menyalurkan data calon penerima sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan. Program ini diharapkan menjadi bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan kualitas generasi muda Tubaba, baik di bidang pendidikan, keagamaan, maupun olahraga. BAZNAS Tubaba menegaskan bahwa sinergi antarinstansi menjadi kunci utama agar bantuan beasiswa ini tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi para pelajar berprestasi di daerah.

23-10-2025 | irfan efendi

BAZNAS Tubaba Ikuti Upacara Hari Santri Nasional 2025 di Lapangan Makarti
BAZNAS Tubaba Ikuti Upacara Hari Santri Nasional 2025 di Lapangan Makarti
Tulang Bawang Barat, 22 Oktober 2025 — BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat turut menghadiri Upacara Hari Santri Nasional 2025 yang digelar di Lapangan Makarti, Kecamatan Tumijajar, Rabu (22/10/2025). Kegiatan ini mengusung tema nasional “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”, dan diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari pondok pesantren, madrasah, organisasi masyarakat Islam, serta jajaran Forkopimda Tubaba. Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Tulang Bawang Barat, Ir. H. Novriwan Jaya, S.P., didampingi Wakil Bupati, Nadirsyah. Dalam amanatnya, Bupati menyampaikan bahwa momentum Hari Santri menjadi pengingat atas peran besar santri dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan yang menjadi fondasi pembangunan nasional. “Hari Santri bukan hanya peringatan seremonial, tetapi refleksi tentang bagaimana kita menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter, menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Bupati Novriwan Jaya. BAZNAS Tulang Bawang Barat hadir melalui jajaran Komisioner dan Staf yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap semangat kebersamaan dan kontribusi santri dalam membangun bangsa. Momentum Hari Santri diharapkan dapat memperkokoh kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam membangun Tulang Bawang Barat yang religius, mandiri, dan berdaya saing.

22-10-2025 | irfan efendi

Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV dan Peresmian Gudang Ketahanan Pangan Polri.
Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV dan Peresmian Gudang Ketahanan Pangan Polri.
Mulya Kencana, 08 Oktober 2025 - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tulang Bawang Barat menghadiri undangan dari Polres Tulang Bawang Barat dalam acara Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV dan Peresmian Gudang Ketahanan Pangan Polri. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Swasembada Pangan Nusantara yang digagas Polri untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Acara tersebut dihadiri oleh Kapolres Tulang Bawang Barat, Bupati Tulang Bawang Barat yang diwakili oleh Asisten II, Ketua Baznas , serta sejumlah tamu undangan lainnya.

08-10-2025 | irfan efendi

Berita Pendistribusian

Baznas dan Pemda Tubaba Sigap Bantu Warga Korban Pohon Tumbang
Baznas dan Pemda Tubaba Sigap Bantu Warga Korban Pohon Tumbang
Tiyuh Gunung Katun Malai, 03 Desember 2025 - Angin kencang yang melanda wilayah Tulang Bawang Udik pada Selasa (2/12) menyebabkan sebuah rumah milik Bapak Jhoni Saputra, warga RT 01/RW 05 Tiyuh Gunung Katun Malai, rusak tertimpa pohon tumbang. Musibah ini mengundang kepedulian berbagai pihak, termasuk Baznas Kabupaten Tulang Bawang Barat bersama BPBD, Dinsos, dan Dinas Damkar. Sebagai bentuk respon cepat, Baznas Tubaba menyalurkan bantuan tanggap bencana sebesar Rp1.000.000 dan paket sembako senilai Rp200.000 kepada keluarga terdampak. Bantuan diserahkan langsung di lokasi kejadian, dengan kehadiran Komisioner Baznas Tubaba: Waka 1 – H. Jumantoro, Waka 2 – KH. M. Nurhadi, dan Waka 3 – H. Suprianto Hadi, serta jajaran BPBD, Dinsos, dan Damkar. Turut mendampingi, Camat Tulang Bawang Udik dan Kepalo Tiyuh Gunung Katun Malai. Dalam sambutannya, H. Jumantoro menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian umat melalui program tanggap bencana Baznas Tubaba, yang dihimpun dari zakat dan infak masyarakat serta ASN se-Tubaba. "Meskipun bantuan ini mungkin belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan setelah musibah ini, kami berharap dapat meringankan beban keluarga dan membawa keberkahan. Semoga Allah mengganti ujian ini dengan kebaikan yang lebih besar," ungkapnya penuh empati. Perwakilan Pemerintah Daerah, Sekretaris Damkar Herry Achmadi, juga memberikan pesan agar masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana. "Kami bersama BPBD dan Dinsos selalu berupaya melayani masyarakat Tubaba. Semoga kejadian seperti ini dapat kita antisipasi bersama ke depannya," ujarnya. Musibah yang menimpa keluarga Bapak Jhoni menjadi pengingat pentingnya solidaritas dan kepedulian. Hadirnya berbagai unsur pemerintah dan Baznas Tubaba di tengah warga bukan hanya memberikan bantuan material, tetapi juga menghadirkan ketenangan serta harapan untuk bangkit kembali. Semoga keluarga yang tertimpa musibah diberi kekuatan dan kemudahan dalam memulihkan kondisi rumah mereka.
03/12/2025 | irfan efendi
Ketua TP PKK Provinsi Kunjungi Tiyuh Margo Mulyo, Baznas Tubaba Salurkan Bantuan
Ketua TP PKK Provinsi Kunjungi Tiyuh Margo Mulyo, Baznas Tubaba Salurkan Bantuan
Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, melaksanakan kunjungan kerja ke Tiyuh Margo Mulyo, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam rangka Pencanangan Desa TAPIS (Desa Kesejahteraan Keluarga untuk Lampung Maju Indonesia Emas), Kamis (27/11/2025). Kunjungan ini menjadi momentum penguatan berbagai program pemberdayaan keluarga di tingkat desa. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tersebut, Baznas Tubaba turut memberikan bantuan sosial berupa biaya pengobatan sebesar Rp5 juta untuk pasien bayi penderita jantung bocor, paket sembako lansia untuk 10 penerima dari setiap tiyuh di Kecamatan Tumijajar, serta beasiswa akademik SD dan SMP tahun 2025. Bantuan ini diserahkan dalam momen kunjungan kerja Ketua TP PKK Provinsi Lampung di Tiyuh Margo Mulyo pada 28 November 2025 sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ketua TP PKK Provinsi Lampung mengungkapkan kebanggaannya atas upaya bersama dalam memperkuat pemberdayaan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. “Keberadaan kami di sini tidak hanya dalam rangka menjalankan tugas, tetapi juga sebagai bentuk dukungan nyata terhadap upaya pemberdayaan keluarga serta peningkatan kesejahteraan masyarakat desa,” ujar Purnama Wulan Sari Mirza. Lebih lanjut, ia memaparkan berbagai bentuk bantuan yang diberikan kepada masyarakat, seperti bantuan buku bacaan untuk perpustakaan, bantuan modul posyandu dan susu untuk meningkatkan gizi balita serta ibu hamil, bantuan sembako dan kursi roda untuk lansia dan penyandang disabilitas, serta pelatihan bagi perempuan kepala keluarga untuk meningkatkan kemandirian ekonomi. Selain itu terdapat bantuan mesin jahit untuk usaha ekonomi produktif dan bibit cabai untuk kader PKK di Tiyuh Margo Mulyo. Ketua TP PKK Provinsi Lampung juga menekankan pentingnya sinergi yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh elemen pendukung dalam keberhasilan program-program PKK. Ia mendorong agar koordinasi antar TP PKK desa dan kecamatan terus diperkuat serta agar data Dasawisma selalu diperbarui sebagai dasar perencanaan yang tepat sasaran. “Kami juga mengajak masyarakat untuk lebih aktif dalam berbagai kegiatan seperti Posyandu, UP2K, Hatinya PKK, serta pelestarian lingkungan. Terlebih lagi, mari kita manfaatkan teknologi untuk mendukung publikasi kegiatan dan pelaporan administrasi PKK secara lebih tertib,” imbuhnya. Dalam kesempatan yang sama, Bupati Tulang Bawang Barat, Ir. Novriwan Jaya, SP, menyampaikan ucapan terima kasih dan optimismenya. Ia menyatakan bahwa kehadiran Ketua TP PKK Provinsi Lampung di Desa TAPIS merupakan suatu kehormatan besar bagi pemerintah dan masyarakat setempat. “Kunjungan ini bukan hanya memberikan semangat, tetapi juga membuka peluang untuk sinergi yang lebih kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya. Bupati Novriwan juga menekankan bahwa Kabupaten Tulang Bawang Barat terus mendorong pembangunan di berbagai sektor, termasuk pertanian, pendidikan, kesehatan, pariwisata, dan infrastruktur, dengan tujuan utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia berharap program Desa TAPIS dapat memberikan dampak nyata dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya. “Saya yakin, dengan dukungan semua pihak dan semangat gotong royong, Tiyuh Margo Mulyo akan berkembang pesat dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Tulang Bawang Barat,” ujarnya. Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi dalam program berbasis masyarakat, seperti pemberdayaan ekonomi keluarga, peningkatan gizi, pelestarian budaya lokal, serta penguatan ketahanan pangan keluarga dan lingkungan untuk mencetak generasi emas Indonesia pada tahun 2045.
28/11/2025 | irfan efendi
Baznas Tubaba Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia dalam Program Tubaba Q Berda
Baznas Tubaba Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia dalam Program Tubaba Q Berda
Tiyuh Mulya Sari, 25 November 2025 — Kegiatan Tubaba Q Berdaya kembali digelar sebagai upaya mendorong kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Acara ini dihadiri oleh Bupati Tubaba, Kepala Dinas Peternakan, Kepala Dinas Pertanian, Komisioner Baznas Tubaba, Camat Gunung Agung, serta Pimpinan BPJS Ketenagakerjaan. Dalam kegiatan tersebut, Baznas Tubaba menyalurkan bantuan paket sembako untuk para lansia di dua kecamatan, yaitu Gunung Agung dan Way Kenanga. Setiap paket berisi sembako senilai Rp300.000 dan uang tunai Rp150.000. Bantuan diberikan kepada 13 penerima di Kecamatan Gunung Agung dan 10 penerima di Kecamatan Way Kenanga. Selain bantuan dari Baznas, Bank Lampung turut memberikan kontribusi berupa mesin pemotong rumput yang diserahkan kepada komunitas Bolo Ngarit, yakni komunitas peternak kambing di Tubaba, sebagai dukungan terhadap kegiatan ekonomi masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Bupati Tubaba menegaskan bahwa Pemerintah Daerah memiliki banyak program pemberdayaan yang bertujuan untuk menunjang perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan warga. Beliau juga mengingatkan para petani dan peternak untuk selalu menyisihkan sebagian rezekinya dengan berinfak dan menunaikan zakat melalui Baznas Tubaba sebagai bentuk kepedulian sosial dan dukungan terhadap program kesejahteraan masyarakat.
26/11/2025 | Irfan Efendi

Artikel Terbaru

Zakat Bisa Menjadi Pengurang Pajak
Zakat Bisa Menjadi Pengurang Pajak
Marhaban Ya Ramadan ???? Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia. Berdasarkan data terbaru, sekitar 245.973.915 jiwa atau 87,08% dari total populasi Indonesia beragama Islam. Karena itu, kehadiran bulan suci Ramadan selalu menjadi momen yang sangat dinantikan oleh umat Islam untuk meningkatkan ibadah dan kepedulian sosial. Salah satu ibadah penting yang memiliki dimensi spiritual sekaligus sosial adalah zakat. Zakat dalam Islam Dalam ajaran Islam terdapat dua jenis zakat utama, yaitu zakat fitrah dan zakat mal (zakat harta). Zakat fitrah adalah zakat yang wajib dikeluarkan oleh setiap Muslim menjelang Hari Raya Idulfitri. Tujuannya adalah untuk menyucikan jiwa orang yang berpuasa sekaligus membantu kaum fakir miskin agar dapat merasakan kebahagiaan di hari raya. Besaran zakat fitrah setara dengan 1 sha’ makanan pokok atau sekitar 2,5–3 kg beras. Selain zakat fitrah, umat Islam juga memiliki kewajiban menunaikan zakat mal, yaitu zakat atas harta yang telah memenuhi nisab (batas minimal harta) dan haul (kepemilikan selama satu tahun). Jenis zakat mal di antaranya meliputi: Zakat penghasilan atau zakat profesi Zakat emas dan perak Zakat perdagangan Zakat pertanian Zakat peternakan Zakat investasi Zakat rikaz (harta temuan) Zakat Dapat Menjadi Pengurang Pajak Banyak masyarakat yang belum mengetahui bahwa zakat yang dibayarkan melalui lembaga resmi dapat menjadi pengurang penghasilan kena pajak. Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak memberikan fasilitas ini sebagai bentuk pengakuan terhadap kewajiban keagamaan masyarakat. Ketentuan tersebut diatur dalam Pasal 9 ayat (1) huruf g Undang-Undang Pajak Penghasilan yang terakhir diperbarui melalui UU Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa: Zakat yang dibayarkan oleh wajib pajak orang pribadi Muslim atau oleh badan usaha, melalui lembaga keagamaan yang dibentuk atau disahkan oleh pemerintah, dapat dikurangkan dari penghasilan bruto. Artinya, zakat tidak langsung mengurangi pajak yang harus dibayar, tetapi mengurangi penghasilan yang menjadi dasar perhitungan pajak. Dengan demikian, nilai Pajak Penghasilan (PPh) yang harus dibayarkan menjadi lebih kecil. Syarat Zakat Bisa Menjadi Pengurang Pajak Agar zakat dapat dimanfaatkan sebagai pengurang pajak, terdapat dua syarat utama: Zakat dibayarkan oleh wajib pajak (orang pribadi atau badan). Zakat disalurkan melalui lembaga resmi yang dibentuk atau disahkan pemerintah, seperti BAZNAS atau LAZ resmi. Selain itu, bukti pembayaran zakat harus disimpan dan dapat dilampirkan saat pelaporan SPT Tahunan. Manfaat Membayar Zakat Melalui Lembaga Resmi Menunaikan zakat melalui lembaga resmi seperti BAZNAS memiliki banyak manfaat, di antaranya: ? Menunaikan kewajiban agama secara benar ? Mendapatkan bukti setor zakat resmi untuk pengurang pajak ? Membantu penyaluran zakat lebih tepat sasaran kepada 8 golongan penerima zakat (asnaf) ? Berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Dengan memahami ketentuan ini, umat Islam dapat menjalankan kewajiban ibadah sekaligus memperoleh manfaat fiskal secara sah. Membayar zakat melalui lembaga resmi tidak hanya membantu meringankan beban pajak, tetapi juga memperkuat peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mari menjadi muzaki yang cerdas, taat agama, dan taat pajak, dengan menunaikan zakat melalui lembaga resmi seperti BAZNAS Tulang Bawang Barat agar manfaatnya semakin luas bagi umat. Sumber Referensi : https://www.pajak.go.id/id/artikel/zakat-bisa-jadi-pengurang-pajak
11/03/2026 | Samsul
Mengapa 14 Karat? Memahami Dasar Penetapan Nisab Zakat Penghasilan
Mengapa 14 Karat? Memahami Dasar Penetapan Nisab Zakat Penghasilan
Zakat bukan sekadar kewajiban ritual, melainkan instrumen keadilan sosial dalam Islam. Salah satu pertanyaan yang kerap muncul di tengah masyarakat adalah: mengapa nisab zakat penghasilan disetarakan dengan 85 gram emas, dan mengapa standar emas yang digunakan sering merujuk pada 14 karat? Pertanyaan ini penting dijawab agar muzaki (pembayar zakat) memahami bahwa setiap ketentuan memiliki dasar syar’i dan pertimbangan kemaslahatan. Landasan Regulasi: 85 Gram Emas Dalam Peraturan Menteri Agama Nomor 31 Tahun 2019 serta Majelis Ulama Indonesia melalui Fatwa Nomor 3 Tahun 2003, nisab zakat pendapatan ditetapkan setara 85 gram emas. Namun, regulasi tersebut tidak secara eksplisit menyebutkan jenis atau kadar (karat) emas yang digunakan sebagai standar. Di sinilah peran ijtihad kelembagaan menjadi penting. Mengapa 14 Karat? Karena tidak ada ketentuan spesifik tentang kadar emas dalam PMA, maka Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menetapkan standar emas dengan mempertimbangkan prinsip kemaslahatan bagi mustahik dan muzaki. Dalam praktiknya, emas yang beredar di masyarakat memiliki kadar yang beragam, mulai dari 12 karat, 14 karat, 18 karat hingga 24 karat. Untuk memastikan keadilan dan konsistensi, digunakan pendekatan kaidah fikih: “Al-hukmu lil ghalib” — hukum mengikuti yang dominan. Kaidah ini dikenal dalam mazhab Hanafi, yang menyatakan bahwa sesuatu dinilai berdasarkan kondisi yang paling umum atau dominan di masyarakat. Jika suatu logam memiliki kandungan emas minimal 50% (setara 12 karat), maka ia telah masuk kategori emas secara hukum dan wajib dizakati berdasarkan berat totalnya. Dengan demikian, penetapan 14 karat bukan tanpa dasar. Ia berada di atas ambang minimal 50%, sehingga secara fikih memenuhi kategori emas yang sah untuk perhitungan nisab, sekaligus mencerminkan kadar emas yang cukup representatif di pasaran. Nisab Zakat Penghasilan Tahun 2026 Untuk tahun 2026, Badan Amil Zakat Nasional RI menetapkan nisab zakat penghasilan dan jasa sebesar: Rp7.640.144 per bulan Rp91.681.728 per tahun Nilai tersebut setara dengan 85 gram emas dan mengalami kenaikan sekitar 7% dibandingkan tahun 2025. Kenaikan ini masih selaras dengan pertumbuhan upah tahunan nasional sebesar 6,17 persen, sehingga tetap menjaga keseimbangan antara kemampuan muzaki dan kebutuhan mustahik. Menjaga Kemaslahatan Bersama Penetapan standar nisab bukan sekadar angka administratif. Ia adalah bentuk tanggung jawab moral dan sosial agar zakat benar-benar menjadi solusi kemiskinan dan ketimpangan. Dengan menggunakan pendekatan fikih yang kuat dan mempertimbangkan realitas ekonomi, BAZNAS berupaya menjaga dua sisi sekaligus: Melindungi hak mustahik agar tidak berkurang akibat standar yang terlalu rendah. Memberikan kepastian hukum bagi muzaki agar dapat menunaikan kewajiban dengan tenang dan terukur. Pada akhirnya, zakat adalah tentang keberkahan. Ketika aturan dipahami dengan benar, maka ibadah tidak lagi terasa sebagai beban, melainkan sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial. Semoga pemahaman ini menambah keyakinan kita bahwa setiap ketetapan dalam syariat selalu berpijak pada hikmah dan kemaslahatan umat. Oleh: Samsul Mungin
03/03/2026 | Samsul
Bulan Sya’ban Saat Amal Diangkat, Saat Hati Diketuk untuk Berbagi.
Bulan Sya’ban Saat Amal Diangkat, Saat Hati Diketuk untuk Berbagi.
Bulan Sya’ban sering datang dengan tenang, nyaris tak terasa. Ia berada di antara Rajab dan Ramadhan—dua bulan yang kerap lebih disorot. Namun justru di bulan inilah, Rasulullah ? memperbanyak amal ibadah dan kepedulian sosial. Dalam sebuah hadits, Rasulullah ? bersabda bahwa Sya’ban adalah bulan diangkatnya amal-amal kepada Allah SWT. Maka, beliau senang ketika amalnya diangkat dalam keadaan berpuasa dan penuh kebaikan. Ini menjadi pengingat bagi kita semua: sebelum Ramadhan menyapa, masih ada waktu untuk membersihkan niat dan memperbanyak amal nyata. Sya’ban: Menyambut Ramadhan dengan Hati yang Ringan Sya’ban bukan hanya soal ibadah personal, tapi juga tentang bagaimana kita hadir bagi sesama. Di sekitar kita, masih banyak saudara yang berjuang memenuhi kebutuhan dasar—dari biaya kesehatan, pendidikan anak-anak, hingga kebutuhan pangan harian. Di bulan yang penuh keberkahan ini, zakat, infak, dan sedekah menjadi jalan sederhana namun bermakna untuk meringankan beban mereka. Apa yang kita anggap kecil, bisa jadi sangat besar bagi yang membutuhkan. Mengalirkan Kebaikan Lewat BAZNAS Tulang Bawang Barat BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat hadir sebagai jembatan amanah, menghubungkan kepedulian para muzaki dengan mustahik yang benar-benar membutuhkan. Setiap rupiah zakat, infak, dan sedekah yang disalurkan dikelola secara profesional, transparan, dan tepat sasaran—mulai dari program kesehatan, pendidikan, kemanusiaan, hingga pemberdayaan ekonomi umat. Dengan menunaikan zakat dan memperbanyak infak serta sedekah melalui BAZNAS Tulang Bawang Barat, kita bukan hanya menjalankan kewajiban, tetapi juga ikut menanam harapan dan menguatkan persaudaraan. Saatnya Mengetuk Pintu Langit dengan Kepedulian Bulan Sya’ban adalah momentum. Saat amal diangkat, mari pastikan di dalamnya ada jejak kepedulian. Jangan menunggu kaya untuk berbagi, karena keberkahan justru lahir dari keikhlasan. Mari sambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan tangan yang ringan memberi. Zakat, infak, dan sedekah Anda hari ini, bisa menjadi senyum dan doa bagi saudara kita esok hari. Salurkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat. Karena dari Sya’ban, kebaikan kita dilangitkan.
29/01/2026 | Samsul

BAZNAS TV