WhatsApp Icon
banner
banner
banner
Statistik

Berita Terkini

BAZNAS Tubaba dan BAZNAS Provinsi Lampung Rencanakan Program Rumah Layak Huni bagi Warga Karta Raya
BAZNAS Tubaba dan BAZNAS Provinsi Lampung Rencanakan Program Rumah Layak Huni bagi Warga Karta Raya
TULANG BAWANG BARAT – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat bersama BAZNAS Provinsi Lampung dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Tiyuh Karta Raya merencanakan pelaksanaan Program Rumah Layak Huni bagi warga yang menempati rumah dengan kondisi tidak layak huni. Rencana program tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang berlangsung pada Selasa, 20 Oktober 2026, bertempat di Kantor Tiyuh Karta Raya. Rapat dihadiri oleh Komisioner BAZNAS Tubaba, Sekretaris Tiyuh Karta Raya, serta pengurus UPZ Tiyuh Karta Raya. Program ini merupakan bentuk kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Lampung, BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat, dan UPZ Tiyuh Karta Raya dalam upaya membantu masyarakat yang membutuhkan hunian layak dan aman. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat, H. Purwanto, menyampaikan bahwa keberadaan UPZ di tingkat tiyuh memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan program tersebut, khususnya dalam menggali potensi zakat, infak, dan sedekah yang ada di tengah masyarakat. “Peran UPZ Tiyuh sangat penting dalam program ini. Potensi masyarakat yang ada di tiyuh dapat digali dan dihimpun melalui UPZ, sehingga dana zakat, infak, dan sedekah dapat dimanfaatkan secara optimal untuk membantu warga yang membutuhkan,” ujarnya. Dalam rencana bantuan tersebut, BAZNAS Provinsi Lampung akan memberikan dukungan sebesar Rp15 juta, sedangkan BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat akan menyalurkan bantuan sebesar Rp10 juta. Dengan demikian, total dukungan dana yang direncanakan mencapai Rp25 juta. Sekretaris Tiyuh Karta Raya, Beni, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Lampung serta BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat atas perhatian dan rencana bantuan bagi masyarakat di wilayahnya. Ia juga menyatakan bahwa Pemerintah Tiyuh Karta Raya siap mendukung pelaksanaan program tersebut agar dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi warga yang membutuhkan. Melalui kolaborasi ini, diharapkan Program Rumah Layak Huni dapat menjadi wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara BAZNAS, UPZ, dan pemerintah tiyuh dalam meningkatkan kesejahteraan umat. BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat terus mendorong optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkan, sejalan dengan komitmen menghadirkan pelayanan zakat yang aman secara syar’i, aman secara regulasi, dan aman bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
20/10/2026 | Irfan Efendi
BAZNAS Tubaba Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Rumah di Tiyuh Cahyou Randu
BAZNAS Tubaba Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Rumah di Tiyuh Cahyou Randu
TULANG BAWANG BARAT – BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menyalurkan bantuan uang tunai sebesar Rp3 juta kepada Toto Kusnandar (73), korban kebakaran rumah di Tiyuh Cahyou Randu, Kecamatan Pagar Dewa, Senin (12/10/2026).serahkan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah sekaligus upaya membantu meringankan beban korban dalam memenuhi kebutuhan setelah kehilangan tempat tinggal dan barang-barang miliknya akibat kebakaran. Selain bantuan uang tunai dari BAZNAS Tubaba, korban juga menerima bantuan paket sembako dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta alas tidur, makanan cepat saji, dan kebutuhan harian lainnya untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar pascakejadian. Wakil Ketua II BAZNAS Tubaba, H. Jumantoro, dalam sambutannya menjelaskan bahwa dana yang dikelola dan disalurkan BAZNAS bersumber dari zakat, infak, dan sedekah Aparatur Sipil Negara (ASN) serta masyarakat. Dana tersebut kemudian disalurkan melalui berbagai program, salah satunya program tanggap bencana bagi masyarakat yang mengalami musibah. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak korban dan menjadi wujud nyata kepedulian para muzaki serta masyarakat yang telah mempercayakan penyaluran dana sosial keagamaan melalui BAZNAS. “Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban korban yang sedang menghadapi musibah. Bantuan ini merupakan amanah dari ASN dan masyarakat yang dihimpun BAZNAS untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. Sementara itu, perwakilan Camat Pagar Dewa, Kasi Pemerintahan Johansyah, menyampaikan terima kasih kepada BAZNAS Tubaba, BPBD, dan Dinas Sosial atas perhatian serta bantuan yang diberikan kepada warganya. Menurutnya, bantuan lintas instansi tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah dan kepedulian bersama terhadap masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban korban beserta keluarganya. Berdasarkan kronologi kejadian, kebakaran terjadi pada Jumat (9/10/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, di wilayah Tiyuh Cahyou Randu, tepatnya di kawasan Kompleks Kampus IAN TUBA, RT 005, Suku 003. Peristiwa bermula ketika warga bersama petugas pemadam kebakaran melaksanakan pengamanan titik api dalam kegiatan pembukaan lahan. Saat pengamanan berlangsung di bagian ujung timur lokasi, api tiba-tiba menyambar bekas kandang ternak kambing yang berada tidak jauh dari area tersebut. Api kemudian merambat ke bagian dapur dan bangunan rumah yang menggunakan material papan hingga menyebabkan bangunan beserta barang-barang di dalamnya terbakar. Dalam kegiatan penyerahan bantuan tersebut, hadir Komisioner BAZNAS Tubaba, perwakilan Kecamatan Pagar Dewa, Kepalo Tiyuh Cahyou Randu, serta jajaran BPBD dan Dinas Sosial. Melalui program tanggap bencana ini, BAZNAS Tubaba terus berupaya menghadirkan manfaat dana zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya warga yang tertimpa musibah. Sinergi antara BAZNAS, pemerintah daerah, dan instansi terkait diharapkan dapat memperkuat kepedulian sosial serta mempercepat dukungan bagi masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.
12/10/2026 | irfan efendi
BAZNAS dan Pemda Tubaba Bersinergi Dampingi Balita Penderita Kelainan Usus di Tirta Kencana
BAZNAS dan Pemda Tubaba Bersinergi Dampingi Balita Penderita Kelainan Usus di Tirta Kencana
Tulang Bawang Barat, kabtubaba.baznas.go.id - 7 Oktober 2026 — Kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan kembali diwujudkan melalui kolaborasi antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) bersama Pemerintah Daerah. Pada Rabu (7/10/2026), BAZNAS bersama jajaran Pemerintah Daerah meninjau langsung kondisi seorang balita di Tiyuh Tirta Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, yang tengah menghadapi masalah kesehatan berupa kelainan usus atau **Hirschsprung**. Balita tersebut adalah Imam Safi’i, yang baru berusia satu tahun, putra dari pasangan Yanto dan Eka Yulianti. Di usia yang masih sangat belia, Imam harus menjalani perjuangan menghadapi kondisi kesehatan yang membutuhkan perhatian dan penanganan berkelanjutan. Kunjungan tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus upaya memastikan bahwa Imam dan keluarganya mendapatkan pendampingan secara menyeluruh. Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Untung Budiono, S.Sos, M.H.; Kepala Dinas Kesehatan; Camat Tulang Bawang Tengah; Komisioner BAZNAS Tubaba; Kepala Puskesmas Candra Mukti; serta Kepala Tiyuh Tirta Kencana. Tidak hanya memantau kondisi kesehatan Imam, BAZNAS bersama Pemerintah Daerah juga membahas langkah-langkah bantuan lanjutan bagi keluarga tersebut. Pendekatan yang dilakukan tidak semata-mata berfokus pada kebutuhan pengobatan, tetapi juga diarahkan pada penguatan kondisi sosial dan ekonomi keluarga. Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Tubaba, Untung Budiono, S.Sos., M.H., menyampaikan bahwa pemerintah daerah bersama BAZNAS berupaya memberikan pendampingan secara komprehensif. > “Kita ingin membantu secara komprehensif, bukan hanya dari sisi pengobatan, tetapi juga bagaimana keluarga ini bisa diberdayakan secara ekonomi agar lebih berdaya dan mandiri,” ujarnya. Menurutnya, penanganan kondisi keluarga yang membutuhkan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS, pemerintah tiyuh, UPZ, serta masyarakat sekitar diharapkan dapat menjadi gerakan bersama. Pemerintah Daerah melalui kecamatan juga berencana mengupayakan bantuan bedah rumah bagi keluarga Imam. Di sisi lain, UPZ Tiyuh Tirta Kencana akan didorong untuk ikut menggerakkan potensi kepedulian masyarakat setempat sehingga dukungan terhadap keluarga tersebut dapat dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Tubaba, H. Purwanto, menyampaikan bahwa BAZNAS telah memberikan bantuan untuk mendukung kebutuhan akomodasi kesehatan keluarga Imam sebesar Rp2 juta. Tidak berhenti pada bantuan kesehatan, BAZNAS juga akan memberikan bantuan produktif senilai Rp4 juta dalam bentuk ternak kambing. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu jalan bagi keluarga untuk memiliki sumber penghasilan yang dapat dikembangkan secara bertahap. “BAZNAS tidak hanya hadir ketika ada kebutuhan pengobatan. Kami juga berupaya agar keluarga penerima bantuan dapat memiliki peluang untuk bangkit dan mandiri. Karena itu, bantuan produktif ini diharapkan bisa menjadi awal bagi keluarga untuk memiliki usaha yang dapat dikembangkan,” kata H. Purwanto. Selain dukungan dari BAZNAS dan Pemerintah Daerah, Dinas Kesehatan juga mengambil langkah untuk membantu keluarga Imam dalam memperoleh kembali akses BPJS Kesehatan melalui kepesertaan PBI (Penerima Bantuan Iuran), sehingga kebutuhan pelayanan kesehatan keluarga dapat lebih terjamin tanpa terbebani iuran. Kisah Imam menjadi pengingat bahwa di tengah keterbatasan, masih ada banyak tangan yang bersedia membantu. Apa yang dilakukan hari ini bukan sekadar kunjungan dan pemberian bantuan, melainkan upaya membangun sebuah pendampingan yang lebih utuh—agar seorang anak dapat memperoleh kesempatan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, sementara keluarganya memiliki harapan untuk bangkit secara ekonomi. Kolaborasi antara BAZNAS, Pemerintah Daerah, pemerintah tiyuh, UPZ, tenaga kesehatan, dan masyarakat diharapkan terus terjalin. Sebab, ketika kepedulian bergerak bersama, persoalan yang dihadapi satu keluarga dapat menjadi perhatian bersama, dan harapan untuk kehidupan yang lebih baik dapat tumbuh dari lingkungan sekitar.
07/10/2026 | irfan efendi

Agenda Pimpinan

Rapat Koordinasi Pembahasan Beasiswa Non Akademik 2025
Rapat Koordinasi Pembahasan Beasiswa Non Akademik 2025
Kamis, 23 Oktober 2025 - BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat mengadakan rapat koordinasi bersama Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, Dinas Pemuda dan Olahraga, serta KONI Kabupaten Tulang Bawang Barat. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS H. Purwanto, dan membahas pelaksanaan Program Beasiswa Non Akademik Tahun 2025 yang ditujukan bagi siswa SD/MI dan SMP/MTs berprestasi dari keluarga tidak mampu. Dalam pertemuan ini, masing-masing instansi menyampaikan masukan dan kesiapan dalam menyalurkan data calon penerima sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan. Program ini diharapkan menjadi bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan kualitas generasi muda Tubaba, baik di bidang pendidikan, keagamaan, maupun olahraga. BAZNAS Tubaba menegaskan bahwa sinergi antarinstansi menjadi kunci utama agar bantuan beasiswa ini tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi para pelajar berprestasi di daerah.

23-10-2025 | irfan efendi

BAZNAS Tubaba Ikuti Upacara Hari Santri Nasional 2025 di Lapangan Makarti
BAZNAS Tubaba Ikuti Upacara Hari Santri Nasional 2025 di Lapangan Makarti
Tulang Bawang Barat, 22 Oktober 2025 — BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat turut menghadiri Upacara Hari Santri Nasional 2025 yang digelar di Lapangan Makarti, Kecamatan Tumijajar, Rabu (22/10/2025). Kegiatan ini mengusung tema nasional “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”, dan diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari pondok pesantren, madrasah, organisasi masyarakat Islam, serta jajaran Forkopimda Tubaba. Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Tulang Bawang Barat, Ir. H. Novriwan Jaya, S.P., didampingi Wakil Bupati, Nadirsyah. Dalam amanatnya, Bupati menyampaikan bahwa momentum Hari Santri menjadi pengingat atas peran besar santri dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan yang menjadi fondasi pembangunan nasional. “Hari Santri bukan hanya peringatan seremonial, tetapi refleksi tentang bagaimana kita menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter, menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Bupati Novriwan Jaya. BAZNAS Tulang Bawang Barat hadir melalui jajaran Komisioner dan Staf yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap semangat kebersamaan dan kontribusi santri dalam membangun bangsa. Momentum Hari Santri diharapkan dapat memperkokoh kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam membangun Tulang Bawang Barat yang religius, mandiri, dan berdaya saing.

22-10-2025 | irfan efendi

Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV dan Peresmian Gudang Ketahanan Pangan Polri.
Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV dan Peresmian Gudang Ketahanan Pangan Polri.
Mulya Kencana, 08 Oktober 2025 - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tulang Bawang Barat menghadiri undangan dari Polres Tulang Bawang Barat dalam acara Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV dan Peresmian Gudang Ketahanan Pangan Polri. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Swasembada Pangan Nusantara yang digagas Polri untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Acara tersebut dihadiri oleh Kapolres Tulang Bawang Barat, Bupati Tulang Bawang Barat yang diwakili oleh Asisten II, Ketua Baznas , serta sejumlah tamu undangan lainnya.

08-10-2025 | irfan efendi

Berita Pendistribusian

Baznas dan Pemda Tubaba Sigap Bantu Warga Korban Pohon Tumbang
Baznas dan Pemda Tubaba Sigap Bantu Warga Korban Pohon Tumbang
Tiyuh Gunung Katun Malai, 03 Desember 2025 - Angin kencang yang melanda wilayah Tulang Bawang Udik pada Selasa (2/12) menyebabkan sebuah rumah milik Bapak Jhoni Saputra, warga RT 01/RW 05 Tiyuh Gunung Katun Malai, rusak tertimpa pohon tumbang. Musibah ini mengundang kepedulian berbagai pihak, termasuk Baznas Kabupaten Tulang Bawang Barat bersama BPBD, Dinsos, dan Dinas Damkar. Sebagai bentuk respon cepat, Baznas Tubaba menyalurkan bantuan tanggap bencana sebesar Rp1.000.000 dan paket sembako senilai Rp200.000 kepada keluarga terdampak. Bantuan diserahkan langsung di lokasi kejadian, dengan kehadiran Komisioner Baznas Tubaba: Waka 1 – H. Jumantoro, Waka 2 – KH. M. Nurhadi, dan Waka 3 – H. Suprianto Hadi, serta jajaran BPBD, Dinsos, dan Damkar. Turut mendampingi, Camat Tulang Bawang Udik dan Kepalo Tiyuh Gunung Katun Malai. Dalam sambutannya, H. Jumantoro menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian umat melalui program tanggap bencana Baznas Tubaba, yang dihimpun dari zakat dan infak masyarakat serta ASN se-Tubaba. "Meskipun bantuan ini mungkin belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan setelah musibah ini, kami berharap dapat meringankan beban keluarga dan membawa keberkahan. Semoga Allah mengganti ujian ini dengan kebaikan yang lebih besar," ungkapnya penuh empati. Perwakilan Pemerintah Daerah, Sekretaris Damkar Herry Achmadi, juga memberikan pesan agar masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana. "Kami bersama BPBD dan Dinsos selalu berupaya melayani masyarakat Tubaba. Semoga kejadian seperti ini dapat kita antisipasi bersama ke depannya," ujarnya. Musibah yang menimpa keluarga Bapak Jhoni menjadi pengingat pentingnya solidaritas dan kepedulian. Hadirnya berbagai unsur pemerintah dan Baznas Tubaba di tengah warga bukan hanya memberikan bantuan material, tetapi juga menghadirkan ketenangan serta harapan untuk bangkit kembali. Semoga keluarga yang tertimpa musibah diberi kekuatan dan kemudahan dalam memulihkan kondisi rumah mereka.
03/12/2025 | irfan efendi
Ketua TP PKK Provinsi Kunjungi Tiyuh Margo Mulyo, Baznas Tubaba Salurkan Bantuan
Ketua TP PKK Provinsi Kunjungi Tiyuh Margo Mulyo, Baznas Tubaba Salurkan Bantuan
Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, melaksanakan kunjungan kerja ke Tiyuh Margo Mulyo, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam rangka Pencanangan Desa TAPIS (Desa Kesejahteraan Keluarga untuk Lampung Maju Indonesia Emas), Kamis (27/11/2025). Kunjungan ini menjadi momentum penguatan berbagai program pemberdayaan keluarga di tingkat desa. Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tersebut, Baznas Tubaba turut memberikan bantuan sosial berupa biaya pengobatan sebesar Rp5 juta untuk pasien bayi penderita jantung bocor, paket sembako lansia untuk 10 penerima dari setiap tiyuh di Kecamatan Tumijajar, serta beasiswa akademik SD dan SMP tahun 2025. Bantuan ini diserahkan dalam momen kunjungan kerja Ketua TP PKK Provinsi Lampung di Tiyuh Margo Mulyo pada 28 November 2025 sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ketua TP PKK Provinsi Lampung mengungkapkan kebanggaannya atas upaya bersama dalam memperkuat pemberdayaan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. “Keberadaan kami di sini tidak hanya dalam rangka menjalankan tugas, tetapi juga sebagai bentuk dukungan nyata terhadap upaya pemberdayaan keluarga serta peningkatan kesejahteraan masyarakat desa,” ujar Purnama Wulan Sari Mirza. Lebih lanjut, ia memaparkan berbagai bentuk bantuan yang diberikan kepada masyarakat, seperti bantuan buku bacaan untuk perpustakaan, bantuan modul posyandu dan susu untuk meningkatkan gizi balita serta ibu hamil, bantuan sembako dan kursi roda untuk lansia dan penyandang disabilitas, serta pelatihan bagi perempuan kepala keluarga untuk meningkatkan kemandirian ekonomi. Selain itu terdapat bantuan mesin jahit untuk usaha ekonomi produktif dan bibit cabai untuk kader PKK di Tiyuh Margo Mulyo. Ketua TP PKK Provinsi Lampung juga menekankan pentingnya sinergi yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh elemen pendukung dalam keberhasilan program-program PKK. Ia mendorong agar koordinasi antar TP PKK desa dan kecamatan terus diperkuat serta agar data Dasawisma selalu diperbarui sebagai dasar perencanaan yang tepat sasaran. “Kami juga mengajak masyarakat untuk lebih aktif dalam berbagai kegiatan seperti Posyandu, UP2K, Hatinya PKK, serta pelestarian lingkungan. Terlebih lagi, mari kita manfaatkan teknologi untuk mendukung publikasi kegiatan dan pelaporan administrasi PKK secara lebih tertib,” imbuhnya. Dalam kesempatan yang sama, Bupati Tulang Bawang Barat, Ir. Novriwan Jaya, SP, menyampaikan ucapan terima kasih dan optimismenya. Ia menyatakan bahwa kehadiran Ketua TP PKK Provinsi Lampung di Desa TAPIS merupakan suatu kehormatan besar bagi pemerintah dan masyarakat setempat. “Kunjungan ini bukan hanya memberikan semangat, tetapi juga membuka peluang untuk sinergi yang lebih kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya. Bupati Novriwan juga menekankan bahwa Kabupaten Tulang Bawang Barat terus mendorong pembangunan di berbagai sektor, termasuk pertanian, pendidikan, kesehatan, pariwisata, dan infrastruktur, dengan tujuan utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia berharap program Desa TAPIS dapat memberikan dampak nyata dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya. “Saya yakin, dengan dukungan semua pihak dan semangat gotong royong, Tiyuh Margo Mulyo akan berkembang pesat dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Tulang Bawang Barat,” ujarnya. Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi dalam program berbasis masyarakat, seperti pemberdayaan ekonomi keluarga, peningkatan gizi, pelestarian budaya lokal, serta penguatan ketahanan pangan keluarga dan lingkungan untuk mencetak generasi emas Indonesia pada tahun 2045.
28/11/2025 | irfan efendi
Baznas Tubaba Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia dalam Program Tubaba Q Berda
Baznas Tubaba Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia dalam Program Tubaba Q Berda
Tiyuh Mulya Sari, 25 November 2025 — Kegiatan Tubaba Q Berdaya kembali digelar sebagai upaya mendorong kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Acara ini dihadiri oleh Bupati Tubaba, Kepala Dinas Peternakan, Kepala Dinas Pertanian, Komisioner Baznas Tubaba, Camat Gunung Agung, serta Pimpinan BPJS Ketenagakerjaan. Dalam kegiatan tersebut, Baznas Tubaba menyalurkan bantuan paket sembako untuk para lansia di dua kecamatan, yaitu Gunung Agung dan Way Kenanga. Setiap paket berisi sembako senilai Rp300.000 dan uang tunai Rp150.000. Bantuan diberikan kepada 13 penerima di Kecamatan Gunung Agung dan 10 penerima di Kecamatan Way Kenanga. Selain bantuan dari Baznas, Bank Lampung turut memberikan kontribusi berupa mesin pemotong rumput yang diserahkan kepada komunitas Bolo Ngarit, yakni komunitas peternak kambing di Tubaba, sebagai dukungan terhadap kegiatan ekonomi masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Bupati Tubaba menegaskan bahwa Pemerintah Daerah memiliki banyak program pemberdayaan yang bertujuan untuk menunjang perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan warga. Beliau juga mengingatkan para petani dan peternak untuk selalu menyisihkan sebagian rezekinya dengan berinfak dan menunaikan zakat melalui Baznas Tubaba sebagai bentuk kepedulian sosial dan dukungan terhadap program kesejahteraan masyarakat.
26/11/2025 | Irfan Efendi

Artikel Terbaru

Hari Bhayangkara ke-80 Momentum Menjadi Pribadi Terbaik dan Penggerak Gerakan ZIS untuk Kemaslahatan Umat
Hari Bhayangkara ke-80 Momentum Menjadi Pribadi Terbaik dan Penggerak Gerakan ZIS untuk Kemaslahatan Umat
"Polri untuk Masyarakat, ZIS untuk Kesejahteraan Umat." By: Samsul M Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 merupakan momentum istimewa untuk mengapresiasi dedikasi dan pengabdian Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selama delapan dekade, Polri telah menjadi garda terdepan dalam mengayomi masyarakat, hadir di tengah berbagai persoalan sosial, kemanusiaan, hingga penanggulangan bencana. Nilai-nilai pengabdian, integritas, disiplin, dan kepedulian yang dimiliki insan Bhayangkara merupakan teladan yang patut diapresiasi dan terus ditumbuhkan. Namun pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas kedinasan. Di balik seragam yang dikenakan, setiap insan Bhayangkara juga memiliki kesempatan untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas melalui kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama. Rasulullah SAW bersabda: "Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya." (HR. Ahmad). Hadis tersebut mengingatkan bahwa kemuliaan seseorang tidak hanya diukur dari jabatan ataupun profesinya, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat. Pengabdian yang Berlanjut Melalui Gerakan ZIS Salah satu wujud nyata kepedulian tersebut adalah dengan menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui lembaga resmi yang amanah. Bagi keluarga besar Polri, semangat melindungi dan melayani masyarakat dapat terus berlanjut melalui Gerakan ZIS. Setiap zakat yang ditunaikan, setiap infak yang disisihkan, dan setiap sedekah yang diberikan akan menjadi ikhtiar bersama dalam menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui dana ZIS, kita ikut berkontribusi untuk: membantu fakir miskin dan kaum dhuafa; mendukung pendidikan anak-anak yatim dan kurang mampu; meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat; membantu korban bencana dan masyarakat terdampak musibah; memperkuat dakwah, kesehatan, dan pemberdayaan umat. Setiap rupiah yang disalurkan bukan sekadar bantuan, tetapi menjadi harapan baru bagi mereka yang membutuhkan sekaligus amal jariyah yang pahalanya terus mengalir. Mengajak Insan Bhayangkara Menjadi Pelopor Kebaikan Momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi saat yang tepat untuk memperkuat sinergi antara pengabdian negara dan pengabdian kepada Allah SWT melalui Gerakan ZIS. BAZNAS Tulang Bawang Barat mengajak seluruh keluarga besar Polri di Kabupaten Tulang Bawang Barat—baik personel aktif, ASN Polri, purnawirawan, maupun keluarga besar Bhayangkara—untuk bersama-sama menjadi pelopor kebaikan dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Tulang Bawang Barat. Kepercayaan yang diberikan akan dikelola secara amanah, transparan, profesional, dan akuntabel, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Ketika pengabdian sebagai Bhayangkara dipadukan dengan kepedulian melalui ZIS, maka akan lahir kekuatan sosial yang mampu mengurangi kemiskinan, memperluas akses pendidikan, membantu para mustahik, serta menghadirkan keberkahan bagi masyarakat dan para muzakki. BAZNAS Tulang Bawang Barat terus berkomitmen menjadi mitra terpercaya dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah sesuai syariat Islam dan ketentuan peraturan perundang-undangan. Setiap amanah yang dititipkan akan disalurkan kepada delapan golongan penerima zakat (asnaf) serta berbagai program kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi produktif, dan dakwah yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, mari jadikan Hari Bhayangkara ke-80 bukan hanya sebagai peringatan atas sejarah panjang pengabdian Polri, tetapi juga sebagai awal semakin kuatnya budaya berbagi dan kepedulian sosial. Atas nama keluarga besar BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat, kami mengucapkan: Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian seluruh insan Bhayangkara dalam menjaga keamanan dan melayani masyarakat. Semoga semangat "Polri untuk Masyarakat" semakin diwujudkan melalui kepedulian sosial dengan menjadi bagian dari Gerakan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) bersama BAZNAS Tulang Bawang Barat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan dan menjadi amal saleh yang bernilai ibadah di sisi Allah SWT. Mari bersama menjadi Bhayangkara yang menginspirasi, pelopor kepedulian, dan penggerak Gerakan ZIS demi mewujudkan Tulang Bawang Barat yang lebih sejahtera, lebih berdaya, dan penuh keberkahan. "Mengabdi kepada bangsa adalah kehormatan. Berbagi kepada sesama adalah kemuliaan. Ketika keduanya berjalan berdampingan, lahirlah pengabdian yang membawa keberkahan bagi negeri dan akhirat."
01/07/2026 | Samsul
Puasa Syawal, Penyempurna Ramadhan dan Momentum Berbagi Melalui Zakat, Infak, dan Sedekah
Puasa Syawal, Penyempurna Ramadhan dan Momentum Berbagi Melalui Zakat, Infak, dan Sedekah
Setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan, umat Islam dianjurkan untuk melanjutkan amal ibadah dengan melaksanakan puasa sunnah enam hari di bulan Syawal. Ibadah ini dikenal dengan puasa Syawal, yang memiliki keutamaan besar sebagaimana dijelaskan dalam hadis Nabi Muhammad ? bahwa siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian melanjutkan dengan enam hari di bulan Syawal, maka pahalanya seperti berpuasa sepanjang tahun. Puasa Syawal menjadi salah satu bentuk istiqomah dalam menjaga semangat ibadah setelah Ramadhan. Jika selama bulan Ramadhan umat Islam terbiasa menahan diri, memperbanyak ibadah, serta meningkatkan kepedulian sosial, maka semangat tersebut seharusnya tetap dilanjutkan pada bulan-bulan berikutnya, termasuk di bulan Syawal. Selain melaksanakan puasa Syawal, umat Islam juga dianjurkan untuk terus memperkuat kepedulian terhadap sesama melalui zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Ibadah sosial ini merupakan bagian penting dalam ajaran Islam yang bertujuan untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan serta memperkuat solidaritas di tengah masyarakat. Semangat berbagi yang telah tumbuh selama bulan Ramadhan hendaknya tidak berhenti setelah hari raya. Justru di bulan Syawal menjadi momentum untuk melanjutkan kebiasaan baik tersebut. Melalui zakat, infak, dan sedekah, setiap muslim dapat berperan dalam membantu masyarakat kurang mampu, mendukung program sosial, serta mewujudkan kesejahteraan umat. Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat terus mengajak masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga yang amanah dan terpercaya. Dana yang dihimpun oleh BAZNAS Tubaba akan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program pemberdayaan, bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, dan program kemanusiaan lainnya. Dengan menunaikan ZIS melalui BAZNAS Tubaba, masyarakat tidak hanya menunaikan kewajiban agama, tetapi juga ikut berkontribusi dalam membangun kepedulian sosial serta membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Mari jadikan bulan Syawal sebagai momentum untuk terus meningkatkan ibadah, baik ibadah kepada Allah SWT melalui puasa sunnah Syawal, maupun ibadah sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. BAZNAS Tulang Bawang Barat mengajak seluruh masyarakat untuk terus menebar kebaikan dan berbagi kebahagiaan dengan menyalurkan ZIS melalui BAZNAS Tubaba atau melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di masjid, mushola, tiyuh, maupun instansi masing-masing. Semoga setiap amal ibadah yang kita lakukan diterima oleh Allah SWT dan menjadi keberkahan bagi kita semua serta bagi masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS Tulang Bawang Barat “Menebar Manfaat untuk Umat”
01/04/2026 | Samsul
Zakat Bisa Menjadi Pengurang Pajak
Zakat Bisa Menjadi Pengurang Pajak
Marhaban Ya Ramadan ???? Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia. Berdasarkan data terbaru, sekitar 245.973.915 jiwa atau 87,08% dari total populasi Indonesia beragama Islam. Karena itu, kehadiran bulan suci Ramadan selalu menjadi momen yang sangat dinantikan oleh umat Islam untuk meningkatkan ibadah dan kepedulian sosial. Salah satu ibadah penting yang memiliki dimensi spiritual sekaligus sosial adalah zakat. Zakat dalam Islam Dalam ajaran Islam terdapat dua jenis zakat utama, yaitu zakat fitrah dan zakat mal (zakat harta). Zakat fitrah adalah zakat yang wajib dikeluarkan oleh setiap Muslim menjelang Hari Raya Idulfitri. Tujuannya adalah untuk menyucikan jiwa orang yang berpuasa sekaligus membantu kaum fakir miskin agar dapat merasakan kebahagiaan di hari raya. Besaran zakat fitrah setara dengan 1 sha’ makanan pokok atau sekitar 2,5–3 kg beras. Selain zakat fitrah, umat Islam juga memiliki kewajiban menunaikan zakat mal, yaitu zakat atas harta yang telah memenuhi nisab (batas minimal harta) dan haul (kepemilikan selama satu tahun). Jenis zakat mal di antaranya meliputi: Zakat penghasilan atau zakat profesi Zakat emas dan perak Zakat perdagangan Zakat pertanian Zakat peternakan Zakat investasi Zakat rikaz (harta temuan) Zakat Dapat Menjadi Pengurang Pajak Banyak masyarakat yang belum mengetahui bahwa zakat yang dibayarkan melalui lembaga resmi dapat menjadi pengurang penghasilan kena pajak. Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak memberikan fasilitas ini sebagai bentuk pengakuan terhadap kewajiban keagamaan masyarakat. Ketentuan tersebut diatur dalam Pasal 9 ayat (1) huruf g Undang-Undang Pajak Penghasilan yang terakhir diperbarui melalui UU Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa: Zakat yang dibayarkan oleh wajib pajak orang pribadi Muslim atau oleh badan usaha, melalui lembaga keagamaan yang dibentuk atau disahkan oleh pemerintah, dapat dikurangkan dari penghasilan bruto. Artinya, zakat tidak langsung mengurangi pajak yang harus dibayar, tetapi mengurangi penghasilan yang menjadi dasar perhitungan pajak. Dengan demikian, nilai Pajak Penghasilan (PPh) yang harus dibayarkan menjadi lebih kecil. Syarat Zakat Bisa Menjadi Pengurang Pajak Agar zakat dapat dimanfaatkan sebagai pengurang pajak, terdapat dua syarat utama: Zakat dibayarkan oleh wajib pajak (orang pribadi atau badan). Zakat disalurkan melalui lembaga resmi yang dibentuk atau disahkan pemerintah, seperti BAZNAS atau LAZ resmi. Selain itu, bukti pembayaran zakat harus disimpan dan dapat dilampirkan saat pelaporan SPT Tahunan. Manfaat Membayar Zakat Melalui Lembaga Resmi Menunaikan zakat melalui lembaga resmi seperti BAZNAS memiliki banyak manfaat, di antaranya: ? Menunaikan kewajiban agama secara benar ? Mendapatkan bukti setor zakat resmi untuk pengurang pajak ? Membantu penyaluran zakat lebih tepat sasaran kepada 8 golongan penerima zakat (asnaf) ? Berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Dengan memahami ketentuan ini, umat Islam dapat menjalankan kewajiban ibadah sekaligus memperoleh manfaat fiskal secara sah. Membayar zakat melalui lembaga resmi tidak hanya membantu meringankan beban pajak, tetapi juga memperkuat peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mari menjadi muzaki yang cerdas, taat agama, dan taat pajak, dengan menunaikan zakat melalui lembaga resmi seperti BAZNAS Tulang Bawang Barat agar manfaatnya semakin luas bagi umat. Sumber Referensi : https://www.pajak.go.id/id/artikel/zakat-bisa-jadi-pengurang-pajak
11/03/2026 | Samsul

BAZNAS TV