
Berita Terkini
BAZNAS Tubaba Salurkan Santunan Rp2,5 Juta untuk 25 Lansia melalui Kolaborasi RAPI Peduli
Mulya Jaya, 22 September 2026 — kabtubaba.baznas.go.id - Kepedulian terhadap masyarakat lanjut usia terus menjadi perhatian Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat. Melalui kolaborasi bersama Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam program RAPI Peduli, BAZNAS Tubaba menyalurkan santunan kepada 25 mustahik lanjut usia (lansia).
Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp2,5 juta, atau masing-masing Rp100 ribu untuk setiap penerima manfaat. Bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Tubaba dalam menghadirkan manfaat dana zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya kelompok rentan dan lanjut usia.
Penyaluran santunan tersebut berlangsung bersamaan dengan acara Pengukuhan Pengurus, Dewan Penasehat dan Pengawas Organisasi Wilayah (DPPOW) RAPI Kabupaten Tulang Bawang Barat masa bakti 2026–2030, Selasa (22/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Tulang Bawang Barat, Untung Budiono, S.Sos., M.H., serta jajaran RAPI dan sejumlah unsur terkait. Dalam kesempatan tersebut, RAPI menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan di tengah masyarakat.
Bagi BAZNAS Tubaba, kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan manfaat zakat sekaligus memastikan kepedulian sosial dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.
Ketua BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat, H. Purwanto, menyampaikan bahwa santunan kepada lansia merupakan salah satu bentuk nyata amanah pengelolaan dana umat.
“Melalui santunan ini, kami berharap para lansia penerima manfaat dapat merasakan perhatian dan kepedulian dari para muzaki serta masyarakat yang telah menunaikan zakat, infak dan sedekah melalui BAZNAS.”
Ia menambahkan, sinergi dengan berbagai organisasi dan elemen masyarakat akan terus didorong agar manfaat zakat dapat menjangkau lebih banyak mustahik di Kabupaten Tulang Bawang Barat.
Program ini sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial antara BAZNAS, RAPI, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam memberikan perhatian kepada kelompok yang membutuhkan.
Melalui kolaborasi RAPI Peduli–BAZNAS Tubaba, diharapkan semakin banyak lansia dan masyarakat rentan yang memperoleh manfaat dari program sosial kemanusiaan.
BAZNAS Tubaba — Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI.
22/09/2026 | irfan efendi
BAZNAS Tubaba Hadir dalam Pencanangan Desa TAPIS, Salurkan Bantuan Jamban Sehat dan Sembako untuk Keluarga Berisiko Stunting
Tulang Bawang Barat — Pencanangan dan Pembinaan Desa TAPIS (Kesejahteraan Keluarga untuk Lampung Maju, Indonesia Emas) di Tiyuh Marga Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Jumat (18/9/2026), turut menjadi momentum penguatan kolaborasi berbagai pihak dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan yang dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, Wakil Bupati Tulang Bawang Barat Nadirsyah, Ketua TP PKK Tubaba Novianti Novriwan, Ketua I TP PKK Tubaba Ana Nadirsyah, serta unsur pemerintah dan masyarakat tersebut, juga dihadiri oleh BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat.
Kehadiran BAZNAS Tubaba menjadi bagian dari komitmen dalam mendukung upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya melalui program kesehatan lingkungan dan pemenuhan kebutuhan dasar keluarga yang berisiko stunting.
Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Tubaba menyalurkan bantuan dengan total nilai Rp90 juta untuk pembangunan 30 jamban sehat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Program jamban sehat ini merupakan salah satu bentuk intervensi BAZNAS dalam mendukung terciptanya lingkungan yang sehat dan layak bagi masyarakat. Ketersediaan sanitasi yang baik diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas kesehatan keluarga sekaligus mencegah berbagai penyakit yang berkaitan dengan sanitasi dan lingkungan.
Selain bantuan jamban sehat, BAZNAS Tubaba juga menyalurkan 800 paket sembako kepada keluarga berisiko stunting. Masing-masing paket memiliki nilai Rp150 ribu, sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan pangan keluarga.
Bantuan tersebut tidak hanya dipusatkan di satu wilayah, tetapi penerimanya tersebar di setiap kecamatan se-Kabupaten Tulang Bawang Barat, sehingga manfaat program dapat dirasakan oleh keluarga yang membutuhkan di berbagai wilayah.
Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Tubaba dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya mustahik dan keluarga yang membutuhkan perhatian dalam aspek kesehatan, sanitasi dan ketahanan pangan.
Program tersebut juga sejalan dengan semangat kolaborasi yang terus dibangun antara pemerintah daerah, TP PKK, pemerintah tiyuh, BAZNAS, dunia usaha dan masyarakat dalam memperkuat pemberdayaan keluarga di Kabupaten Tulang Bawang Barat.
Dalam pencanangan Desa TAPIS, berbagai program pemberdayaan turut diperkenalkan, mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, UMKM, lingkungan hingga peningkatan kesejahteraan keluarga. Pemerintah daerah juga terus mendorong berbagai intervensi untuk menangani persoalan stunting dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Melalui sinergi tersebut, BAZNAS Tubaba berkomitmen untuk terus menghadirkan program yang tepat sasaran, tepat waktu dan tepat manfaat, dengan mengedepankan prinsip aman syar'i, aman regulasi dan aman NKRI.
Kehadiran BAZNAS dalam momentum pencanangan Desa TAPIS menjadi wujud nyata bahwa zakat tidak hanya hadir sebagai bantuan sosial, tetapi juga dapat menjadi instrumen pemberdayaan untuk membantu masyarakat memperoleh kehidupan yang lebih sehat, layak dan sejahtera.
18/09/2026 | irfan efendi
BAZNAS Tubaba Bersama Pemda dan Yayasan Kanker Indonesia Salurkan Bantuan untuk Penderita Kanker di Way Kenanga
WAY KENANGA, 17 September 2026 — Kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi ujian kesehatan terus diwujudkan melalui kolaborasi berbagai pihak. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat dan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) menyalurkan bantuan kepada salah satu penerima manfaat yang sedang berjuang melawan penyakit kanker.
Bantuan tersebut diberikan kepada Supranto, warga Idraloka II, Kecamatan Way Kenanga, Kabupaten Tulang Bawang Barat, dengan nilai bantuan sebesar Rp2.000.000.
Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk meringankan beban penerima manfaat dan keluarga. Di tengah perjuangan menghadapi penyakit, dukungan sosial dan kepedulian menjadi penguat agar keluarga tidak merasa sendiri dalam menghadapi masa sulit.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Yayasan Kanker Indonesia, Ana Nadirsyah, turut memberikan sambutan serta penguatan kepada Supranto dan keluarga. Ia mengajak penerima manfaat dan keluarga untuk tetap bersabar, kuat, dan tidak kehilangan harapan dalam menjalani proses pengobatan.
“Kesabaran dan keteguhan hati menjadi kekuatan dalam menghadapi setiap ujian. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan kebutuhan keluarga,” demikian pesan penguatan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Kolaborasi antara BAZNAS Tubaba, Pemerintah Daerah, dan Yayasan Kanker Indonesia menunjukkan bahwa kepedulian terhadap masyarakat membutuhkan kebersamaan. Bantuan yang disalurkan bukan sekadar nilai materi, tetapi juga membawa pesan bahwa masih ada tangan-tangan yang peduli dan masih ada harapan yang harus terus dijaga.
BAZNAS Tubaba terus berkomitmen untuk menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui berbagai program kepedulian, zakat diharapkan tidak hanya menjadi ibadah bagi para muzaki, tetapi juga menjadi jalan hadirnya kebaikan dan penguatan bagi para mustahik.
Semoga bantuan yang diberikan kepada Supranto dan keluarga menjadi keberkahan, memberikan kekuatan dalam menjalani pengobatan, serta menjadi wasilah menuju kesembuhan.
Karena di tengah ujian, kepedulian adalah kekuatan. Dan melalui zakat, kebaikan terus mengalir untuk menghadirkan harapan.
17/09/2026 | Samsul
Agenda Pimpinan

Rapat Koordinasi Pembahasan Beasiswa Non Akademik 2025
Kamis, 23 Oktober 2025 - BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat mengadakan rapat koordinasi bersama Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, Dinas Pemuda dan Olahraga, serta KONI Kabupaten Tulang Bawang Barat.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS H. Purwanto, dan membahas pelaksanaan Program Beasiswa Non Akademik Tahun 2025 yang ditujukan bagi siswa SD/MI dan SMP/MTs berprestasi dari keluarga tidak mampu.
Dalam pertemuan ini, masing-masing instansi menyampaikan masukan dan kesiapan dalam menyalurkan data calon penerima sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan. Program ini diharapkan menjadi bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan kualitas generasi muda Tubaba, baik di bidang pendidikan, keagamaan, maupun olahraga.
BAZNAS Tubaba menegaskan bahwa sinergi antarinstansi menjadi kunci utama agar bantuan beasiswa ini tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi para pelajar berprestasi di daerah.
23-10-2025 | irfan efendi

BAZNAS Tubaba Ikuti Upacara Hari Santri Nasional 2025 di Lapangan Makarti
Tulang Bawang Barat, 22 Oktober 2025 — BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat turut menghadiri Upacara Hari Santri Nasional 2025 yang digelar di Lapangan Makarti, Kecamatan Tumijajar, Rabu (22/10/2025).
Kegiatan ini mengusung tema nasional “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”, dan diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari pondok pesantren, madrasah, organisasi masyarakat Islam, serta jajaran Forkopimda Tubaba.
Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Tulang Bawang Barat, Ir. H. Novriwan Jaya, S.P., didampingi Wakil Bupati, Nadirsyah. Dalam amanatnya, Bupati menyampaikan bahwa momentum Hari Santri menjadi pengingat atas peran besar santri dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan yang menjadi fondasi pembangunan nasional.
“Hari Santri bukan hanya peringatan seremonial, tetapi refleksi tentang bagaimana kita menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter, menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Bupati Novriwan Jaya.
BAZNAS Tulang Bawang Barat hadir melalui jajaran Komisioner dan Staf yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap semangat kebersamaan dan kontribusi santri dalam membangun bangsa.
Momentum Hari Santri diharapkan dapat memperkokoh kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam membangun Tulang Bawang Barat yang religius, mandiri, dan berdaya saing.
22-10-2025 | irfan efendi

Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV dan Peresmian Gudang Ketahanan Pangan Polri.
Mulya Kencana, 08 Oktober 2025 - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tulang Bawang Barat menghadiri undangan dari Polres Tulang Bawang Barat dalam acara Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV dan Peresmian Gudang Ketahanan Pangan Polri.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Swasembada Pangan Nusantara yang digagas Polri untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Acara tersebut dihadiri oleh Kapolres Tulang Bawang Barat, Bupati Tulang Bawang Barat yang diwakili oleh Asisten II, Ketua Baznas , serta sejumlah tamu undangan lainnya.
08-10-2025 | irfan efendi
Berita Pendistribusian

Baznas dan Pemda Tubaba Sigap Bantu Warga Korban Pohon Tumbang
Tiyuh Gunung Katun Malai, 03 Desember 2025 - Angin kencang yang melanda wilayah Tulang Bawang Udik pada Selasa (2/12) menyebabkan sebuah rumah milik Bapak Jhoni Saputra, warga RT 01/RW 05 Tiyuh Gunung Katun Malai, rusak tertimpa pohon tumbang. Musibah ini mengundang kepedulian berbagai pihak, termasuk Baznas Kabupaten Tulang Bawang Barat bersama BPBD, Dinsos, dan Dinas Damkar.
Sebagai bentuk respon cepat, Baznas Tubaba menyalurkan bantuan tanggap bencana sebesar Rp1.000.000 dan paket sembako senilai Rp200.000 kepada keluarga terdampak. Bantuan diserahkan langsung di lokasi kejadian, dengan kehadiran Komisioner Baznas Tubaba: Waka 1 – H. Jumantoro, Waka 2 – KH. M. Nurhadi, dan Waka 3 – H. Suprianto Hadi, serta jajaran BPBD, Dinsos, dan Damkar. Turut mendampingi, Camat Tulang Bawang Udik dan Kepalo Tiyuh Gunung Katun Malai.
Dalam sambutannya, H. Jumantoro menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian umat melalui program tanggap bencana Baznas Tubaba, yang dihimpun dari zakat dan infak masyarakat serta ASN se-Tubaba.
"Meskipun bantuan ini mungkin belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan setelah musibah ini, kami berharap dapat meringankan beban keluarga dan membawa keberkahan. Semoga Allah mengganti ujian ini dengan kebaikan yang lebih besar," ungkapnya penuh empati.
Perwakilan Pemerintah Daerah, Sekretaris Damkar Herry Achmadi, juga memberikan pesan agar masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana.
"Kami bersama BPBD dan Dinsos selalu berupaya melayani masyarakat Tubaba. Semoga kejadian seperti ini dapat kita antisipasi bersama ke depannya," ujarnya.
Musibah yang menimpa keluarga Bapak Jhoni menjadi pengingat pentingnya solidaritas dan kepedulian. Hadirnya berbagai unsur pemerintah dan Baznas Tubaba di tengah warga bukan hanya memberikan bantuan material, tetapi juga menghadirkan ketenangan serta harapan untuk bangkit kembali. Semoga keluarga yang tertimpa musibah diberi kekuatan dan kemudahan dalam memulihkan kondisi rumah mereka.
03/12/2025 | irfan efendi

Ketua TP PKK Provinsi Kunjungi Tiyuh Margo Mulyo, Baznas Tubaba Salurkan Bantuan
Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, melaksanakan kunjungan kerja ke Tiyuh Margo Mulyo, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam rangka Pencanangan Desa TAPIS (Desa Kesejahteraan Keluarga untuk Lampung Maju Indonesia Emas), Kamis (27/11/2025). Kunjungan ini menjadi momentum penguatan berbagai program pemberdayaan keluarga di tingkat desa.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tersebut, Baznas Tubaba turut memberikan bantuan sosial berupa biaya pengobatan sebesar Rp5 juta untuk pasien bayi penderita jantung bocor, paket sembako lansia untuk 10 penerima dari setiap tiyuh di Kecamatan Tumijajar, serta beasiswa akademik SD dan SMP tahun 2025. Bantuan ini diserahkan dalam momen kunjungan kerja Ketua TP PKK Provinsi Lampung di Tiyuh Margo Mulyo pada 28 November 2025 sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ketua TP PKK Provinsi Lampung mengungkapkan kebanggaannya atas upaya bersama dalam memperkuat pemberdayaan keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
“Keberadaan kami di sini tidak hanya dalam rangka menjalankan tugas, tetapi juga sebagai bentuk dukungan nyata terhadap upaya pemberdayaan keluarga serta peningkatan kesejahteraan masyarakat desa,” ujar Purnama Wulan Sari Mirza.
Lebih lanjut, ia memaparkan berbagai bentuk bantuan yang diberikan kepada masyarakat, seperti bantuan buku bacaan untuk perpustakaan, bantuan modul posyandu dan susu untuk meningkatkan gizi balita serta ibu hamil, bantuan sembako dan kursi roda untuk lansia dan penyandang disabilitas, serta pelatihan bagi perempuan kepala keluarga untuk meningkatkan kemandirian ekonomi. Selain itu terdapat bantuan mesin jahit untuk usaha ekonomi produktif dan bibit cabai untuk kader PKK di Tiyuh Margo Mulyo.
Ketua TP PKK Provinsi Lampung juga menekankan pentingnya sinergi yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh elemen pendukung dalam keberhasilan program-program PKK. Ia mendorong agar koordinasi antar TP PKK desa dan kecamatan terus diperkuat serta agar data Dasawisma selalu diperbarui sebagai dasar perencanaan yang tepat sasaran.
“Kami juga mengajak masyarakat untuk lebih aktif dalam berbagai kegiatan seperti Posyandu, UP2K, Hatinya PKK, serta pelestarian lingkungan. Terlebih lagi, mari kita manfaatkan teknologi untuk mendukung publikasi kegiatan dan pelaporan administrasi PKK secara lebih tertib,” imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Tulang Bawang Barat, Ir. Novriwan Jaya, SP, menyampaikan ucapan terima kasih dan optimismenya. Ia menyatakan bahwa kehadiran Ketua TP PKK Provinsi Lampung di Desa TAPIS merupakan suatu kehormatan besar bagi pemerintah dan masyarakat setempat.
“Kunjungan ini bukan hanya memberikan semangat, tetapi juga membuka peluang untuk sinergi yang lebih kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Bupati Novriwan juga menekankan bahwa Kabupaten Tulang Bawang Barat terus mendorong pembangunan di berbagai sektor, termasuk pertanian, pendidikan, kesehatan, pariwisata, dan infrastruktur, dengan tujuan utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia berharap program Desa TAPIS dapat memberikan dampak nyata dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya.
“Saya yakin, dengan dukungan semua pihak dan semangat gotong royong, Tiyuh Margo Mulyo akan berkembang pesat dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Tulang Bawang Barat,” ujarnya.
Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi dalam program berbasis masyarakat, seperti pemberdayaan ekonomi keluarga, peningkatan gizi, pelestarian budaya lokal, serta penguatan ketahanan pangan keluarga dan lingkungan untuk mencetak generasi emas Indonesia pada tahun 2045.
28/11/2025 | irfan efendi

Baznas Tubaba Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia dalam Program Tubaba Q Berda
Tiyuh Mulya Sari, 25 November 2025 — Kegiatan Tubaba Q Berdaya kembali digelar sebagai upaya mendorong kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Acara ini dihadiri oleh Bupati Tubaba, Kepala Dinas Peternakan, Kepala Dinas Pertanian, Komisioner Baznas Tubaba, Camat Gunung Agung, serta Pimpinan BPJS Ketenagakerjaan.
Dalam kegiatan tersebut, Baznas Tubaba menyalurkan bantuan paket sembako untuk para lansia di dua kecamatan, yaitu Gunung Agung dan Way Kenanga. Setiap paket berisi sembako senilai Rp300.000 dan uang tunai Rp150.000. Bantuan diberikan kepada 13 penerima di Kecamatan Gunung Agung dan 10 penerima di Kecamatan Way Kenanga.
Selain bantuan dari Baznas, Bank Lampung turut memberikan kontribusi berupa mesin pemotong rumput yang diserahkan kepada komunitas Bolo Ngarit, yakni komunitas peternak kambing di Tubaba, sebagai dukungan terhadap kegiatan ekonomi masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Tubaba menegaskan bahwa Pemerintah Daerah memiliki banyak program pemberdayaan yang bertujuan untuk menunjang perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan warga. Beliau juga mengingatkan para petani dan peternak untuk selalu menyisihkan sebagian rezekinya dengan berinfak dan menunaikan zakat melalui Baznas Tubaba sebagai bentuk kepedulian sosial dan dukungan terhadap program kesejahteraan masyarakat.
26/11/2025 | Irfan Efendi
Artikel Terbaru
Hari Bhayangkara ke-80 Momentum Menjadi Pribadi Terbaik dan Penggerak Gerakan ZIS untuk Kemaslahatan Umat
"Polri untuk Masyarakat, ZIS untuk Kesejahteraan Umat."
By: Samsul M
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 merupakan momentum istimewa untuk mengapresiasi dedikasi dan pengabdian Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Selama delapan dekade, Polri telah menjadi garda terdepan dalam mengayomi masyarakat, hadir di tengah berbagai persoalan sosial, kemanusiaan, hingga penanggulangan bencana. Nilai-nilai pengabdian, integritas, disiplin, dan kepedulian yang dimiliki insan Bhayangkara merupakan teladan yang patut diapresiasi dan terus ditumbuhkan.
Namun pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas kedinasan. Di balik seragam yang dikenakan, setiap insan Bhayangkara juga memiliki kesempatan untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas melalui kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama.
Rasulullah SAW bersabda:
"Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya." (HR. Ahmad).
Hadis tersebut mengingatkan bahwa kemuliaan seseorang tidak hanya diukur dari jabatan ataupun profesinya, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat.
Pengabdian yang Berlanjut Melalui Gerakan ZIS
Salah satu wujud nyata kepedulian tersebut adalah dengan menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui lembaga resmi yang amanah.
Bagi keluarga besar Polri, semangat melindungi dan melayani masyarakat dapat terus berlanjut melalui Gerakan ZIS. Setiap zakat yang ditunaikan, setiap infak yang disisihkan, dan setiap sedekah yang diberikan akan menjadi ikhtiar bersama dalam menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Melalui dana ZIS, kita ikut berkontribusi untuk:
membantu fakir miskin dan kaum dhuafa;
mendukung pendidikan anak-anak yatim dan kurang mampu;
meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat;
membantu korban bencana dan masyarakat terdampak musibah;
memperkuat dakwah, kesehatan, dan pemberdayaan umat.
Setiap rupiah yang disalurkan bukan sekadar bantuan, tetapi menjadi harapan baru bagi mereka yang membutuhkan sekaligus amal jariyah yang pahalanya terus mengalir.
Mengajak Insan Bhayangkara Menjadi Pelopor Kebaikan
Momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi saat yang tepat untuk memperkuat sinergi antara pengabdian negara dan pengabdian kepada Allah SWT melalui Gerakan ZIS.
BAZNAS Tulang Bawang Barat mengajak seluruh keluarga besar Polri di Kabupaten Tulang Bawang Barat—baik personel aktif, ASN Polri, purnawirawan, maupun keluarga besar Bhayangkara—untuk bersama-sama menjadi pelopor kebaikan dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Tulang Bawang Barat.
Kepercayaan yang diberikan akan dikelola secara amanah, transparan, profesional, dan akuntabel, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Tulang Bawang Barat.
Ketika pengabdian sebagai Bhayangkara dipadukan dengan kepedulian melalui ZIS, maka akan lahir kekuatan sosial yang mampu mengurangi kemiskinan, memperluas akses pendidikan, membantu para mustahik, serta menghadirkan keberkahan bagi masyarakat dan para muzakki.
BAZNAS Tulang Bawang Barat terus berkomitmen menjadi mitra terpercaya dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah sesuai syariat Islam dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Setiap amanah yang dititipkan akan disalurkan kepada delapan golongan penerima zakat (asnaf) serta berbagai program kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi produktif, dan dakwah yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Karena itu, mari jadikan Hari Bhayangkara ke-80 bukan hanya sebagai peringatan atas sejarah panjang pengabdian Polri, tetapi juga sebagai awal semakin kuatnya budaya berbagi dan kepedulian sosial.
Atas nama keluarga besar BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat, kami mengucapkan:
Selamat Hari Bhayangkara ke-80.
Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian seluruh insan Bhayangkara dalam menjaga keamanan dan melayani masyarakat.
Semoga semangat "Polri untuk Masyarakat" semakin diwujudkan melalui kepedulian sosial dengan menjadi bagian dari Gerakan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) bersama BAZNAS Tulang Bawang Barat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan dan menjadi amal saleh yang bernilai ibadah di sisi Allah SWT.
Mari bersama menjadi Bhayangkara yang menginspirasi, pelopor kepedulian, dan penggerak Gerakan ZIS demi mewujudkan Tulang Bawang Barat yang lebih sejahtera, lebih berdaya, dan penuh keberkahan.
"Mengabdi kepada bangsa adalah kehormatan. Berbagi kepada sesama adalah kemuliaan. Ketika keduanya berjalan berdampingan, lahirlah pengabdian yang membawa keberkahan bagi negeri dan akhirat."
01/07/2026 | Samsul
Puasa Syawal, Penyempurna Ramadhan dan Momentum Berbagi Melalui Zakat, Infak, dan Sedekah
Setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan, umat Islam dianjurkan untuk melanjutkan amal ibadah dengan melaksanakan puasa sunnah enam hari di bulan Syawal. Ibadah ini dikenal dengan puasa Syawal, yang memiliki keutamaan besar sebagaimana dijelaskan dalam hadis Nabi Muhammad ? bahwa siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian melanjutkan dengan enam hari di bulan Syawal, maka pahalanya seperti berpuasa sepanjang tahun.
Puasa Syawal menjadi salah satu bentuk istiqomah dalam menjaga semangat ibadah setelah Ramadhan. Jika selama bulan Ramadhan umat Islam terbiasa menahan diri, memperbanyak ibadah, serta meningkatkan kepedulian sosial, maka semangat tersebut seharusnya tetap dilanjutkan pada bulan-bulan berikutnya, termasuk di bulan Syawal.
Selain melaksanakan puasa Syawal, umat Islam juga dianjurkan untuk terus memperkuat kepedulian terhadap sesama melalui zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Ibadah sosial ini merupakan bagian penting dalam ajaran Islam yang bertujuan untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan serta memperkuat solidaritas di tengah masyarakat.
Semangat berbagi yang telah tumbuh selama bulan Ramadhan hendaknya tidak berhenti setelah hari raya. Justru di bulan Syawal menjadi momentum untuk melanjutkan kebiasaan baik tersebut. Melalui zakat, infak, dan sedekah, setiap muslim dapat berperan dalam membantu masyarakat kurang mampu, mendukung program sosial, serta mewujudkan kesejahteraan umat.
Sebagai lembaga resmi pengelola zakat, BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat terus mengajak masyarakat untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga yang amanah dan terpercaya. Dana yang dihimpun oleh BAZNAS Tubaba akan disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program pemberdayaan, bantuan sosial, pendidikan, kesehatan, dan program kemanusiaan lainnya.
Dengan menunaikan ZIS melalui BAZNAS Tubaba, masyarakat tidak hanya menunaikan kewajiban agama, tetapi juga ikut berkontribusi dalam membangun kepedulian sosial serta membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Tulang Bawang Barat.
Mari jadikan bulan Syawal sebagai momentum untuk terus meningkatkan ibadah, baik ibadah kepada Allah SWT melalui puasa sunnah Syawal, maupun ibadah sosial melalui zakat, infak, dan sedekah.
BAZNAS Tulang Bawang Barat mengajak seluruh masyarakat untuk terus menebar kebaikan dan berbagi kebahagiaan dengan menyalurkan ZIS melalui BAZNAS Tubaba atau melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di masjid, mushola, tiyuh, maupun instansi masing-masing.
Semoga setiap amal ibadah yang kita lakukan diterima oleh Allah SWT dan menjadi keberkahan bagi kita semua serta bagi masyarakat yang membutuhkan.
BAZNAS Tulang Bawang Barat “Menebar Manfaat untuk Umat”
01/04/2026 | Samsul
Zakat Bisa Menjadi Pengurang Pajak
Marhaban Ya Ramadan ????
Indonesia merupakan salah satu negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia. Berdasarkan data terbaru, sekitar 245.973.915 jiwa atau 87,08% dari total populasi Indonesia beragama Islam. Karena itu, kehadiran bulan suci Ramadan selalu menjadi momen yang sangat dinantikan oleh umat Islam untuk meningkatkan ibadah dan kepedulian sosial.
Salah satu ibadah penting yang memiliki dimensi spiritual sekaligus sosial adalah zakat.
Zakat dalam Islam
Dalam ajaran Islam terdapat dua jenis zakat utama, yaitu zakat fitrah dan zakat mal (zakat harta).
Zakat fitrah adalah zakat yang wajib dikeluarkan oleh setiap Muslim menjelang Hari Raya Idulfitri. Tujuannya adalah untuk menyucikan jiwa orang yang berpuasa sekaligus membantu kaum fakir miskin agar dapat merasakan kebahagiaan di hari raya. Besaran zakat fitrah setara dengan 1 sha’ makanan pokok atau sekitar 2,5–3 kg beras.
Selain zakat fitrah, umat Islam juga memiliki kewajiban menunaikan zakat mal, yaitu zakat atas harta yang telah memenuhi nisab (batas minimal harta) dan haul (kepemilikan selama satu tahun). Jenis zakat mal di antaranya meliputi:
Zakat penghasilan atau zakat profesi
Zakat emas dan perak
Zakat perdagangan
Zakat pertanian
Zakat peternakan
Zakat investasi
Zakat rikaz (harta temuan)
Zakat Dapat Menjadi Pengurang Pajak
Banyak masyarakat yang belum mengetahui bahwa zakat yang dibayarkan melalui lembaga resmi dapat menjadi pengurang penghasilan kena pajak.
Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak memberikan fasilitas ini sebagai bentuk pengakuan terhadap kewajiban keagamaan masyarakat. Ketentuan tersebut diatur dalam Pasal 9 ayat (1) huruf g Undang-Undang Pajak Penghasilan yang terakhir diperbarui melalui UU Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan.
Dalam aturan tersebut dijelaskan bahwa:
Zakat yang dibayarkan oleh wajib pajak orang pribadi Muslim atau oleh badan usaha, melalui lembaga keagamaan yang dibentuk atau disahkan oleh pemerintah, dapat dikurangkan dari penghasilan bruto.
Artinya, zakat tidak langsung mengurangi pajak yang harus dibayar, tetapi mengurangi penghasilan yang menjadi dasar perhitungan pajak. Dengan demikian, nilai Pajak Penghasilan (PPh) yang harus dibayarkan menjadi lebih kecil.
Syarat Zakat Bisa Menjadi Pengurang Pajak
Agar zakat dapat dimanfaatkan sebagai pengurang pajak, terdapat dua syarat utama:
Zakat dibayarkan oleh wajib pajak (orang pribadi atau badan).
Zakat disalurkan melalui lembaga resmi yang dibentuk atau disahkan pemerintah, seperti BAZNAS atau LAZ resmi.
Selain itu, bukti pembayaran zakat harus disimpan dan dapat dilampirkan saat pelaporan SPT Tahunan.
Manfaat Membayar Zakat Melalui Lembaga Resmi
Menunaikan zakat melalui lembaga resmi seperti BAZNAS memiliki banyak manfaat, di antaranya:
? Menunaikan kewajiban agama secara benar ? Mendapatkan bukti setor zakat resmi untuk pengurang pajak ? Membantu penyaluran zakat lebih tepat sasaran kepada 8 golongan penerima zakat (asnaf) ? Berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat
Dengan memahami ketentuan ini, umat Islam dapat menjalankan kewajiban ibadah sekaligus memperoleh manfaat fiskal secara sah. Membayar zakat melalui lembaga resmi tidak hanya membantu meringankan beban pajak, tetapi juga memperkuat peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Mari menjadi muzaki yang cerdas, taat agama, dan taat pajak, dengan menunaikan zakat melalui lembaga resmi seperti BAZNAS Tulang Bawang Barat agar manfaatnya semakin luas bagi umat.
Sumber Referensi : https://www.pajak.go.id/id/artikel/zakat-bisa-jadi-pengurang-pajak
11/03/2026 | Samsul
BAZNAS TV
Serumpun Sebait BAZNAS TUBABA
Penulis: Samsul
Manfaat Sedekah Subuh Rutin
Penulis: Samsul



