Gubernur Mirza Luncurkan Gerakan Sadar Zakat Dari ASN Hingga Desa, Lampung Bersatu Entaskan Kemiskinan
05/12/2025 | Penulis: Samsul
Gubernur Mirza Luncurkan Gerakan Sadar Zakat
Bandar Lampung, Kamis (4/12/2025) — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal secara resmi membuka Rapat Kerja Daerah (Rakorda) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Lampung bersama Pemerintah Provinsi Lampung yang digelar di Hotel Emersia, Bandarlampung. Kegiatan ini sekaligus dirangkai dengan Launching Gerakan Sadar Zakat sebagai langkah strategis memperkuat pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di Provinsi Lampung.
Launching Gerakan Sadar Zakat tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Wakil Ketua Baznas RI Prof. Dr. Ir. Muhammad Nadratuzzaman Hosen, Ketua Baznas Lampung Iskandar Zulkarnain, Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan, jajaran Forkopimda, serta Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza.
Dalam sambutannya, Gubernur Mirza menegaskan bahwa Baznas adalah lembaga resmi negara yang memiliki dasar hukum kuat, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat serta Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2014. Karena itu, menurutnya, Baznas tidak boleh dipandang sebelah mata.
“Zakat itu bukan perintah pemerintah, tapi perintah Allah. Pemerintah hanya berperan sebagai pengelola. Maka tunaikanlah zakat, jangan nunggu perintah,” tegas Gubernur Mirza di hadapan peserta Rakorda.
Ia bahkan mengungkapkan, usai pelantikannya sebagai Gubernur, Ketua Baznas menjadi pihak pertama yang ia panggil, sebelum para kepala OPD. Hal ini menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Provinsi Lampung dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen sosial dan pemberdayaan ekonomi umat.
Gubernur Mirza juga mengutip teladan Khalifah Umar bin Abdul Aziz, di masa kepemimpinannya para amil zakat kesulitan mencari mustahik karena kemiskinan berhasil ditekan hingga titik terendah.
“Itulah cita-cita kita. Rakyat merasa cukup, tidak ada lagi fakir miskin yang terabaikan,” ungkapnya.
Saat ini, Gerakan Sadar Zakat di Lampung masih menyasar Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui mekanisme pemotongan otomatis dari rekening, berdasarkan SK Gubernur serta SK Bupati/Wali Kota. Namun ke depan, Gubernur Mirza menegaskan bahwa zakat harus menjadi gerakan massal seluruh umat Islam yang mampu.
Ia pun mendorong pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) hingga tingkat desa dan kelurahan, termasuk di sektor pertanian.
“Berikan pemahaman kepada petani, supaya hasil pertaniannya berkah. Maka mereka harus mengeluarkan zakat,” ujarnya.
Menurutnya, kunci utama keberhasilan zakat adalah kepercayaan masyarakat terhadap Baznas. Ia mencontohkan bagaimana seorang konten kreator mampu menghimpun donasi bencana Sumatera hingga Rp10 miliar dalam waktu 24 jam, karena faktor kepercayaan publik.
“Baznas harus bisa membangun kepercayaan itu, dengan pengelolaan yang akurat, terbuka, dan tepat sasaran,” tegasnya.
Gubernur pun berharap, ketika masyarakat berada dalam kesusahan, lembaga pertama yang teringat di benak mereka adalah Baznas.
“Itulah tanda bahwa Baznas benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya,” tandasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Baznas RI Prof. Dr. Ir. Muhammad Nadratuzzaman Hosen menyampaikan apresiasi tinggi atas peluncuran Gerakan Sadar Zakat di Provinsi Lampung. Menurutnya, langkah ini menjadi pintu masuk untuk memperluas jangkauan zakat sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat kurang mampu.
“Cita-cita mengentaskan kemiskinan di Provinsi Lampung akan terwujud jika Baznas dan pemerintah daerah bersinergi dengan baik,” ujarnya.
Baznas RI, lanjut Prof Nadratuzzaman, siap mendukung program strategis daerah di berbagai sektor, mulai dari pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga penanganan kemanusiaan. Salah satu program yang akan dikembangkan adalah Z-Mart di desa-desa, guna menumbuhkan ekonomi lokal.
“Jangan sampai semua dimonopoli minimarket tertentu. Kita ingin ekonomi desa tumbuh,” tegasnya.
Ia juga mendorong agar UPZ dapat bersinergi dengan koperasi Merah Putih, sehingga tercipta perputaran ekonomi desa yang sehat, kuat, dan berpihak kepada rakyat kecil.
Berita Lainnya
BAZNAS Tubaba dan Pemerintah Daerah Hadirkan Kepedulian untuk Warga Terdampak Kebakaran di Panaragan Jaya
BAZNAS Tubaba dan Pemda Hadir Menguatkan Keluarga di Tengah Duka, Salurkan Bantuan Pemulasaran Jenazah
Perkuat Gerakan Zakat di Tiyuh, BAZNAS Tubaba Gelar Bimtek UPZ Bersama Pemda, MUI dan Kemenag
BAZNAS Tubaba Salurkan Subsidi Rp72 Juta untuk 60 Pelaku UMKM
BAZNAS Tubaba Verifikasi Permohonan Bantuan Akomodasi Pengobatan Mustahik di Gunung Katun Malay
BAZNAS Tubaba dan YKI Hadir Menguatkan Perjuangan Ibu Bikem Melawan Kanker Payudara
BAZNAS Tubaba Raih Predikat WTP atas Laporan Keuangan Tahun 2025, Bukti Komitmen Pengelolaan ZIS yang Profesional
Perkuat Literasi ZIS, BAZNAS, MUI dan Kemenag Tubaba Susun Buku Khutbah Jumat untuk UPZ Tiyuh
BAZNAS Tubaba Ikuti BAZNAS Strategic Development, Perkuat Transformasi Pengelolaan ZIS di Era Digital
BAZNAS Tubaba dan YJI Kolaborasi Bantu Pengobatan Jantung Bawaan Anak di Tiyuh Karta
BAZNAS Tubaba Bersama Pemda dan Yayasan Kanker Indonesia Salurkan Bantuan untuk Penderita Kanker di Way Kenanga
BAZNAS Tubaba Hadir dalam Pencanangan Desa TAPIS, Salurkan Bantuan Jamban Sehat dan Sembako untuk Keluarga Berisiko Stunting
BAZNAS Tubaba Bantu Pelunasan Tunggakan BPJS Kesehatan melalui Program Baznas Sehat
BAZNAS Tubaba Salurkan Santunan Rp2,5 Juta untuk 25 Lansia melalui Kolaborasi RAPI Peduli
BAZNAS Tubaba Salurkan Bantuan Pendidikan bagi Mustahik Putus Sekolah melalui 9 PKBM

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Tulang Bawang Barat.
Lihat Daftar Rekening →