WhatsApp Icon
BAZNAS Tubaba Salurkan Beasiswa untuk 48 Siswa SD–SMP di Lambu Kibang

Lambu Kibang, Selasa (13/01/2026) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui pendistribusian beasiswa kepada para pelajar. Sebanyak 48 siswa tingkat SD dan SMP menerima bantuan beasiswa dengan nilai masing-masing Rp500.000 per siswa.

Kegiatan penyaluran beasiswa tersebut dilaksanakan di SD Negeri 13 Lambu Kibang dan berlangsung dengan penuh khidmat. Beasiswa diserahkan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Tulang Bawang Barat H. Purwanto, didampingi oleh H. Jumantoro, M.Pd.I dan H. Supriyanto Hadi kepada para siswa penerima manfaat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Tulang Bawang Barat, yang kehadirannya menjadi simbol nyata sinergi dan kolaborasi yang kuat antara Pemerintah Daerah dan BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan dan masa depan generasi muda.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Tubaba, H. Purwanto, menyampaikan bahwa program beasiswa ini merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS dalam membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap semangat menempuh pendidikan.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban orang tua dan menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita. Pendidikan adalah kunci untuk memutus mata rantai kemiskinan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Tulang Bawang Barat mengapresiasi langkah BAZNAS yang terus berkontribusi nyata dalam pembangunan sumber daya manusia di daerah. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan lembaga zakat seperti BAZNAS sangat penting untuk memperluas jangkauan manfaat kepada masyarakat.

 

Program beasiswa ini bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun BAZNAS dari para muzaki. Melalui program ini, BAZNAS Tubaba berharap semakin banyak anak-anak di Tulang Bawang Barat yang dapat melanjutkan pendidikan dengan lebih baik dan penuh harapan.

13/01/2026 | Kontributor: Samsul
Kios Sembako Hangus Terbakar, Baznas Tubaba Ulurkan Bantuan untuk Edi Sauti

Tulang Bawang Tengah — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran kios sembako yang terjadi di Panaragan Jaya. Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Jum’at, 9 Januari 2026.

Bantuan tersebut diberikan kepada Edi Sauti, seorang pedagang sembako yang kios usahanya hangus terbakar. Meski lokasi kios berada di Panaragan Jaya, korban merupakan warga RT 001 RW 001, Tiyuh Bandar Dewa, Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT).

Ketua Baznas Tubaba, H. Purwanto, secara langsung menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp3.000.000 kepada korban. Bantuan ini disalurkan melalui Program Baznas Tanggap Bencana.

Selain Baznas, Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulang Bawang Barat juga turut menyalurkan bantuan kepada korban berupa logistik dan sembako guna memenuhi kebutuhan dasar pascakejadian.

Kebakaran kios tersebut terjadi pada Rabu, 7 Januari 2026, sekitar pukul 10.00 WIB. Berdasarkan keterangan di lapangan, api berasal dari korsleting listrik yang menyambar bahan bakar minyak, sehingga dengan cepat menghanguskan kios beserta seluruh dagangan milik korban.

Dalam sambutannya, Ketua Baznas Tubaba H. Purwanto menjelaskan bahwa Baznas merupakan lembaga resmi pengelola zakat yang menghimpun dana dari zakat, infak, dan sedekah (ZIS) ASN se-Tubaba serta masyarakat. Dana tersebut kemudian disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program, termasuk program tanggap bencana.

Sementara itu, Camat Tulang Bawang Tengah yang diwakili oleh Achmad Nawawi selaku Kasi Kesejahteraan Rakyat, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Baznas Tubaba serta seluruh pihak yang telah hadir dan memberikan bantuan kepada korban.

Hal senada disampaikan oleh Kepalo Tiyuh Bandar Dewa, Anwar, yang mengucapkan terima kasih atas kepedulian semua pihak terhadap warganya yang tertimpa musibah. Pemerintah Tiyuh Bandar Dewa juga turut memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp1.500.000 untuk membantu meringankan beban korban.

Dengan adanya sinergi antara Baznas Tubaba, pemerintah daerah, dan instansi terkait, penyaluran bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban korban kebakaran. Kehadiran berbagai pihak menjadi wujud kepedulian bersama, sekaligus harapan bagi korban untuk bangkit dan kembali melanjutkan kehidupan serta usahanya.

09/01/2026 | Kontributor: irfan efendi
BAZNAS Pringsewu Lakukan Studi Tiru ke BAZNAS Tulang Bawang Barat, Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat

Tulang Bawang Barat, 8 Januari 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menerima kunjungan studi tiru dari BAZNAS Kabupaten Pringsewu dalam rangka memperkuat tata kelola kelembagaan, inovasi program, serta optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Kegiatan ini berlangsung di Aula Pertemuan Asisten I Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat dan dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Pringsewu, H. Untung Suhendro, yang didampingi seluruh komisioner BAZNAS Pringsewu. Turut hadir pula Asisten I Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Kepala Dinas Pemerintahan Pekon, serta unsur Kesejahteraan Rakyat (Kesra).

Rombongan BAZNAS Pringsewu disambut hangat oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat, H. Purwanto, bersama para komisioner BAZNAS Tubaba. Hadir pula Asisten I Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat.

Dalam sambutannya, H. Purwanto menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas kepercayaan BAZNAS Pringsewu yang menjadikan BAZNAS Tubaba sebagai tujuan studi tiru. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan momentum strategis untuk saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat.

“Studi tiru ini bukan sekadar meniru, tetapi menjadi ruang untuk saling belajar, memperkuat sinergi, dan bersama-sama meningkatkan peran BAZNAS sebagai lembaga yang amanah dan solutif bagi umat,” ujar H. Purwanto.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Pringsewu, H. Untung Suhendro, menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan menggali berbagai inovasi program serta strategi pengelolaan zakat yang telah dijalankan BAZNAS Tubaba, khususnya dalam aspek pendistribusian, pendayagunaan, serta kolaborasi dengan pemerintah daerah.

“Kami melihat BAZNAS Tubaba memiliki banyak praktik baik yang dapat menjadi inspirasi bagi kami di Pringsewu, terutama dalam memperkuat program-program pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan studi tiru ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin erat antar BAZNAS kabupaten/kota di Provinsi Lampung, sehingga pengelolaan zakat dapat semakin optimal, terintegrasi, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi para mustahik.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, diwarnai dialog terbuka serta diskusi mendalam terkait penguatan kelembagaan BAZNAS sebagai langkah nyata dalam mewujudkan kesejahteraan umat yang berkelanjutan.

08/01/2026 | Kontributor: Samsul
BAZNAS Tubaba Salurkan Beasiswa dan Program Cegah Stunting di Kecamatan Gunung Agung, 64 Warga Terima Manfaat

Gunung Agung — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) kembali menunjukkan peran strategisnya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat. Pada Selasa, 7 Januari 2026, BAZNAS Tubaba menyalurkan program beasiswa pendidikan dan program pencegahan stunting melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting.

Kegiatan yang berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat ini dilaksanakan di Aula Tiyuh Tunas Jaya, Kecamatan Gunung Agung, dan dihadiri oleh penerima manfaat, perangkat tiyuh, serta unsur pemerintah daerah terkait.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Ketua BAZNAS Tubaba, H. Purwanto, didampingi Wakil Ketua BAZNAS Tubaba, H. Supriyanto Hadi, serta turut dihadiri Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Dalam program tersebut, BAZNAS Tubaba menyalurkan beasiswa pendidikan kepada 26 anak tingkat SD dan SMP yang berada di wilayah Kecamatan Gunung Agung. Selain itu, sebanyak 38 penerima manfaat menerima bantuan melalui program pencegahan stunting sebagai upaya konkret menekan angka stunting di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Ketua BAZNAS Tubaba, H. Purwanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola secara amanah dan tepat sasaran.

“BAZNAS hadir untuk memastikan dana ZIS benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Melalui beasiswa dan program cegah stunting ini, kita ingin menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, H. Purwanto juga memberikan edukasi literasi ZIS kepada masyarakat, khususnya kepada para penerima manfaat dan peserta yang hadir. Edukasi tersebut bertujuan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen pemberdayaan dan solusi permasalahan sosial.

 

Melalui sinergi antara BAZNAS Tubaba dan Pemerintah Daerah, program ini diharapkan dapat terus berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya dalam mendukung pendidikan anak-anak dan percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

07/01/2026 | Kontributor: Samsul
BAZNAS Tulang Bawang Barat Salurkan Beasiswa Rp10 Juta untuk Mahasiswa UNILA dan UIN Raden Intan Lampung

Tulang Bawang Barat, Senin (05/01/2026) — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan dengan menyalurkan beasiswa pendidikan senilai Rp10 juta kepada mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan di Universitas Lampung (UNILA) dan UIN Raden Intan Lampung.

Penyaluran beasiswa tersebut dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat dan diserahkan secara langsung oleh Wakil Ketua BAZNAS Tubaba, H. Supriyanto Hadi, kepada para mahasiswa penerima manfaat.

Dalam sambutannya, H. Supriyanto Hadi menjelaskan bahwa beasiswa ini bersumber dari dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzaki di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Ia menegaskan bahwa bantuan ini tidak hanya bertujuan meringankan beban biaya pendidikan, tetapi juga sebagai bentuk investasi jangka panjang untuk mencetak generasi muda yang berdaya saing dan berakhlak.

Lebih lanjut, H. Supriyanto Hadi memberikan motivasi kepada para penerima beasiswa agar menjadi duta BAZNAS yang mampu menyebarkan nilai-nilai kebaikan dan dakwah ZIS, baik secara offline maupun online. Ia berharap para mahasiswa dapat turut mengedukasi masyarakat sehingga semakin banyak pihak yang tergerak untuk menunaikan ZIS melalui BAZNAS Tulang Bawang Barat.

“Mahasiswa penerima beasiswa ini kami harapkan menjadi perpanjangan tangan BAZNAS dalam menyebarkan semangat kebaikan. Dengan semakin banyak muzaki yang menyalurkan ZIS ke BAZNAS Tubaba, manfaat yang dirasakan masyarakat pun akan semakin luas,” ujarnya.

 

Melalui program beasiswa ini, BAZNAS Tulang Bawang Barat menegaskan perannya sebagai lembaga pengelola zakat yang tidak hanya fokus pada bantuan konsumtif, tetapi juga pada pemberdayaan pendidikan sebagai pondasi utama peningkatan kesejahteraan umat.

06/01/2026 | Kontributor: Samsul

Berita Terbaru

BAZNAS Bulukumba Mengalokasikan Bantuan Z-LAZ untuk Meningkatkan Kemandirian Mustahik
BAZNAS Bulukumba Mengalokasikan Bantuan Z-LAZ untuk Meningkatkan Kemandirian Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bulukumba terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan mendistribusikan bantuan Z-LAZ kepada para mustahik yang membutuhkan. Bantuan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan dan ditujukan kepada masyarakat prasejahtera di berbagai kecamatan di Bulukumba. Ketua BAZNAS Bulukumba, H Kamaruddin, menjelaskan bahwa bantuan Z-LAZ tahun ini disalurkan dalam bentuk non-tunai, seperti paket usaha, alat kerja, bahan kebutuhan pokok, dan pendampingan usaha. Penyaluran ini sesuai dengan prinsip BAZNAS untuk memberikan bantuan yang produktif dan memberi dampak positif jangka panjang bagi penerima manfaat. "Z-LAZ bukan hanya sekadar pemberian, tetapi juga tentang membangun. Kami berharap para mustahik yang menerima bantuan ini dapat tumbuh dan menjadi muzaki di masa depan," ujar H Kamaruddin saat acara di Kantor BAZNAS Bulukumba pada Selasa, 29 Juni 2025. BAZNAS Bulukumba menegaskan bahwa seluruh proses penyaluran zakat dilakukan dengan transparan dan sesuai dengan prinsip syariah serta peraturan yang berlaku. Dana yang terhimpun dari para muzaki dikelola dengan penuh tanggung jawab dan dilaporkan secara berkala. "Kepercayaan muzaki adalah amanah besar. Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap zakat yang disalurkan dapat memberikan perubahan positif bagi kehidupan para mustahik," tambahnya. Salah satu penerima manfaat dari Desa Dampang, Kecamatan Gantarang, yang bernama Rahmat, merasa senang dengan kedatangan tim BAZNAS Bulukumba yang memberikan perlengkapan usaha yang ia butuhkan. "Alhamdulillah, bantuan ini sangat sesuai dan bermanfaat karena disesuaikan dengan kebutuhan kami. Semoga membawa berkah, terima kasih kepada semua pihak yang telah menyumbangkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Bulukumba," ucapnya. Anda dapat menemukan berita lengkap ini di "/bantuanlazbaznasbulukumba/".
BERITA29/07/2025 | Media Baznas
RSB BAZNAS Papua Mengadakan Kampanye Kesehatan di Masjid At-Taqwa Arso 7
RSB BAZNAS Papua Mengadakan Kampanye Kesehatan di Masjid At-Taqwa Arso 7
RSB BAZNAS Papua Gelar Promosi Kesehatan di Masjid At-Taqwa Arso 7 Pada Sabtu (19/07/25), Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Provinsi Papua menyelenggarakan kegiatan Promosi Kesehatan (Promkes) di Masjid At-Taqwa, Arso 7, Kabupaten Keerom. Acara ini dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat yang antusias dalam memanfaatkan layanan kesehatan yang disediakan. Tujuan dari program Promkes ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya merawat kesehatan sejak dini. Tim RSB memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan memberikan edukasi tentang gaya hidup sehat serta upaya pencegahan penyakit. Antusiasme warga terlihat dari partisipasi aktif dalam pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan kesehatan. BAZNAS Papua berkeinginan untuk terus memperluas cakupan layanan kesehatan kepada masyarakat, terutama di daerah-daerah yang membutuhkan akses layanan yang lebih dekat dan terjangkau. BAZNAS Provinsi Papua, melalui RSB, akan terus komit dalam menyediakan layanan kesehatan yang berorientasi pada kebersamaan, kualitas, dan semangat empati serta pemberdayaan komunitas.
BERITA28/07/2025 | Humas BAZNAS Provinsi Papua
BAZNAS Tubaba Bantu Keluarga Pejuang Hidrosefalus Lewat Kambing Produktif Dari ZIS
BAZNAS Tubaba Bantu Keluarga Pejuang Hidrosefalus Lewat Kambing Produktif Dari ZIS
Tulang Bawang Barat, 23/07/2025 — Zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi jalan bagi kita untuk menghadirkan harapan di tengah penderitaan saudara-saudara kita. Di Tiyuh Marga Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Udik, seorang warga yang tengah berjuang merawat anaknya yang mengidap penyakit hidrosefalus menerima bantuan produktif berupa 2 ekor induk kambing dan 2 ekor anakan dari BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat. Bantuan ini diserahkan langsung oleh jajaran pimpinan BAZNAS Tubaba: · H. Purwanto (Ketua), · KH. Jumantoro, M.Pd.I (Wakil Ketua I – Pengumpulan), · KH. Nur Hadi, S.Pd.I (Wakil Ketua II – Pendistribusian), · H. Supriyanto Hadi (Wakil Ketua III – Perencanaan & Pelaporan), · serta Samsul M., Amil Pelaksana Bidang Pengumpulan. Penerima manfaat adalah keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas, yang harus terus berjuang untuk biaya pengobatan anaknya. Melalui bantuan kambing produktif ini, diharapkan ada peluang usaha yang bisa terus tumbuh dan menopang kebutuhan sehari-hari maupun biaya pengobatan jangka panjang. Ketua BAZNAS Tubaba, H. Purwanto, menyampaikan bahwa program ini bukan hanya bentuk santunan, tapi langkah memberdayakan masyarakat agar bangkit dari keterbatasan. “Inilah wujud nyata dari zakat, infak, dan sedekah Anda. Dari tangan para muzakki, hadir harapan baru. Setiap rupiah yang Anda titipkan, kami salurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya. Bantuan seperti ini tidak akan terwujud tanpa partisipasi para muzakki. Zakat bukan hanya ibadah, tetapi kekuatan kolektif umat untuk mengangkat yang lemah, menyembuhkan yang sakit, dan memberdayakan yang kesulitan. Setiap zakat, infak, dan sedekah yang Anda salurkan melalui BAZNAS Tulang Bawang Barat adalah investasi akhirat yang nyata. Hari ini, satu keluarga telah kembali punya harapan. Esok, bisa jadi giliran mereka yang lain melalui zakat dari Anda.
BERITA25/07/2025 | Samsul
BAZNAS Tulang Bawang Barat Siap Jadi Garda Terdepan Penanggulangan Bencana
BAZNAS Tulang Bawang Barat Siap Jadi Garda Terdepan Penanggulangan Bencana
Tulang Bawang Barat – Jumat, 25/07/2025 Dalam rangka memperkuat kesiapsiagaan bencana di wilayah Kabupaten Tulang Bawang Barat, BAZNAS Tulang Bawang Barat bersama Polres Tulang Bawang Barat menggelar Rapat Koordinasi Strategis di ruang rapat Polres Tubaba. Fokus utama pembahasan adalah pembentukan Tim Penanggulangan Bencana yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Rapat ini merupakan langkah awal komitmen BAZNAS Tulang Bawang Barat untuk tidak hanya hadir dalam penghimpunan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah (ZIS), tetapi juga menjadi pelopor aksi kemanusiaan di tengah situasi darurat bencana. Wakil Ketua I BAZNAS Tulang Bawang Barat, H. Jumantoro, M.Pd.I menyampaikan bahwa BAZNAS memiliki potensi besar dalam penguatan jejaring bantuan sosial di masa krisis. Melalui sinergi ini, BAZNAS akan memberdayakan relawan, menyiapkan pos logistik tanggap bencana, serta mengelola dana ZIS secara amanah untuk keperluan kemanusiaan. “Kami ingin memastikan bahwa dana ZIS yang dipercayakan masyarakat tidak hanya memberi manfaat dalam kondisi normal, tetapi juga hadir sebagai penyelamat dalam kondisi darurat. Ini bagian dari misi besar kami: Zakat Tumbuh, Umat Tangguh,” ungkap H. Jumantoro. Dalam rapat ini, disepakati bahwa BAZNAS akan mengambil peran kunci dalam penggalangan dana darurat dan pendistribusian bantuan secara cepat dan tepat sasaran, dengan didukung data dan jejaring lokal di desa-desa. Sementara itu, pihak Polres akan menyediakan dukungan keamanan, koordinasi lapangan, dan penguatan personel dalam setiap respons bencana. Kolaborasi ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat serta bagian dari ikhtiar mewujudkan kabupaten tangguh bencana berbasis nilai kemanusiaan dan keagamaan. Dengan terbentuknya tim ini, BAZNAS Tulang Bawang Barat menegaskan kembali perannya bukan sekadar lembaga zakat, melainkan mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam menjawab tantangan sosial dan kebencanaan di daerah.
BERITA25/07/2025 | Samsul
Perbedaan antara Zakat, Infak, dan Sedekah serta Penjelasannya
Perbedaan antara Zakat, Infak, dan Sedekah serta Penjelasannya
Berikut adalah penjelasan tentang perbedaan antara zakat, infak, dan sedekah dalam Islam: Zakat: Kewajiban bagi yang Memenuhi Syarat Zakat adalah kewajiban bagi setiap Muslim yang telah memenuhi syarat-syarat tertentu, seperti nishab dan haul. Zakat harus diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya, yang disebut mustahik. Aturan zakat sangat rinci dalam hal jumlah, jenis harta, dan waktu pengeluaran. Terdapat dua jenis zakat: zakat fitrah dan zakat mal. Infak: Memberi dari Harta tanpa Batas Waktu dan Jumlah Infak adalah pengeluaran sebagian harta untuk kebaikan tanpa batasan waktu atau jumlah tertentu. Infak tidak wajib dan bisa diberikan kepada siapa saja untuk berbagai tujuan baik, seperti pembangunan masjid, biaya pendidikan, atau bantuan korban bencana. Sedekah: Tak Selalu Soal Uang Sedekah memiliki makna yang lebih luas daripada zakat dan infak. Selain berupa harta, sedekah juga dapat berupa amal perbuatan baik, seperti memberi senyum, memberi nasihat, atau menolong orang lain. Sedekah adalah amalan sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Kesimpulan: Mana yang Harus Didahulukan? - Zakat wajib dan memiliki syarat tertentu. - Infak sunnah, tanpa batasan jumlah atau waktu. - Sedekah lebih umum, bisa berupa harta maupun non-materi. Berpahala baik dalam Islam dapat dicapai melalui berbagai cara, dengan memahami perbedaan antara ketiganya, umat Muslim diharapkan dapat lebih bijak dalam menunaikan kewajiban dan memperluas kebaikan. Sumber: baznas.go.id , kemenag.go.id
BERITA22/07/2025 | AYW./
BAZNAS Kota Banjar Berbagi Santunan untuk Yatim pada Acara Sedekah Bumi di Kecamatan Langensari
BAZNAS Kota Banjar Berbagi Santunan untuk Yatim pada Acara Sedekah Bumi di Kecamatan Langensari
BAZNAS Kota Banjar Menyalurkan Santunan Yatim di Kecamatan Langensari Pada tanggal 19 Juli 2025, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Banjar kembali menunjukkan komitmennya dalam pelayanan sosial dengan mendistribusikan santunan kepada anak yatim dalam kegiatan Sedekah Bumi dan Tabligh Akbar yang diadakan di Alun-Alun Langensari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, unsur pemerintah, TNI-Polri, dan relawan. Para anak yatim menerima santunan langsung di atas panggung utama acara, disertai dengan bingkisan sebagai bentuk kepedulian. Dengan tema "Jalin Silaturahmi, Majukan Langensari dengan Budaya Islami", kegiatan ini mempererat hubungan sosial dan keagamaan masyarakat Langensari. Ketua BAZNAS Kota Banjar menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bukti nyata peran BAZNAS dalam meningkatkan solidaritas dan kepedulian terhadap anak yatim di wilayah Kota Banjar, sambil berharap agar kegiatan semacam itu terus berlangsung secara berkelanjutan. BAZNAS Kota Banjar juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menunjukkan kepedulian sosial melalui Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui BAZNAS Kota Banjar, sebagai upaya untuk membangun kesejahteraan umat dan membantu yang membutuhkan. Sumber: https://kotabanjar.baznas.go.id/santunan-yatim-baznas-kota-banjar/
BERITA22/07/2025 | Humas - SDM
Mbah Suti Menerima Bantuan Biaya Hidup dari BAZNAS untuk Menjalani Hidupnya Sendiri
Mbah Suti Menerima Bantuan Biaya Hidup dari BAZNAS untuk Menjalani Hidupnya Sendiri
```html Tulungagung - Di tengah kehidupan modern yang penuh dengan kesibukan, masih ada contoh teladan sederhana dalam kedirian dan semangat hidup. Dialah Mbah Suti, seorang lansia yang tinggal seorang diri di Dusun Jabon, Desa Jatimulyo, Kecamatan Kauman. Meskipun usianya telah lanjut dan pendengarannya mulai berkurang, semangatnya tetap terjaga. Setiap pagi, Mbah Suti masih terlihat berjalan-jalan di sekitar kampung, bahkan kadang-kadang masih mengayuh sepeda tua miliknya, meskipun langkahnya tidak segesit dulu. Mbah Suti merupakan salah satu penerima bantuan biaya hidup dari BAZNAS Kabupaten Tulungagung. Bantuan tersebut diberikan secara teratur setiap tiga bulan sekali, dengan jumlah sebesar Rp900.000 per penerima. "Terima kasih, saya sangat menghargainya... bantuan ini sangat membantu dalam membeli makanan, obat, dan kebutuhan sehari-hari," kata Mbah Suti dengan suara lembut namun tulus. Kehadiran tetangga yang penuh perhatian menjadi penopang penting dalam kehidupan sehari-hari Mbah Suti. Mereka selalu siap membantu dan memastikan kebutuhan dasarnya tercukupi, dengan berbicara lebih keras dan jelas agar Mbah Suti bisa mendengar dengan lebih baik. Semangat gotong royong yang masih kuat di Dusun Jabon semakin terasa. Hukma Sobiya, salah satu petugas BAZNAS Tulungagung yang ikut menyerahkan bantuan, menjelaskan bahwa program ini adalah bentuk kepedulian terhadap kaum dhuafa dan lansia yang membutuhkan. "Bantuan biaya hidup ini kami salurkan setiap tiga bulan sekali, dan diperuntukkan bagi fakir miskin yang betul-betul membutuhkan. Kami berharap, meskipun tidak sebesar itu, bantuan ini bisa meringankan beban dan memperkuat semangat hidup mereka," ujarnya. Kisah Mbah Suti bukan hanya menginspirasi karena keteguhannya, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua bahwa nilai-nilai kemanusiaan, empati, dan gotong royong masih sangat relevan dan penting dalam kehidupan berkelompok. BAZNAS Tulungagung tetap bersikukuh dalam membantu yang membutuhkan, mempertemukan kepedulian umat kepada sesama. ```
BERITA22/07/2025 | Humas BAZNAS Tulungagung
BAZNAS Jawa Timur Memantau Program di Ngawi untuk Memastikan Bantuan Mencapai Sasaran yang Tepat
BAZNAS Jawa Timur Memantau Program di Ngawi untuk Memastikan Bantuan Mencapai Sasaran yang Tepat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur, melalui Satuan Audit Internal (SAI), melakukan pemantauan menyeluruh terhadap pelaksanaan sejumlah program distribusi yang disalurkan ke BAZNAS Kabupaten Ngawi. Tujuannya adalah memastikan akuntabilitas, transparansi, dan efektivitas program untuk memberikan manfaat maksimal kepada para mustahik. Program yang diperiksa meliputi Beasiswa Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS), Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Bantuan Fakir, dan Bantuan Ternak Kambing. SAI menelaah seluruh tahap dari proses pelaksanaan program, mulai dari pendataan, distribusi, hingga dampak pada penerima manfaat. Kepala SAI BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Drs. H. Slamet Hariyono, M.Si., menegaskan bahwa kegiatan pemantauan ini bertujuan untuk memastikan bahwa bantuan disalurkan dengan tepat sasaran. "Kami melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap proses pendataan, distribusi, dan dampak dari program-program tersebut. Tujuannya adalah memastikan bahwa dana ZIS yang dikelola BAZNAS memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Ngawi," jelasnya. Program SKSS yang bertujuan agar satu keluarga tidak mampu memiliki setidaknya satu sarjana menjadi fokus utama. Pada tahun 2024, BAZNAS Kabupaten Ngawi telah menyalurkan beasiswa kepada 41 mahasiswa. Tim SAI mengevaluasi kepatuhan terhadap kriteria penerima seperti status ekonomi keluarga, IPK minimum, dan ketiadaan tumpang tindih dengan beasiswa lain. Evaluasi juga difokuskan pada efektivitas program dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi keluarga mustahik. Selain itu, Program RTLH yang mencakup renovasi rumah milik Ibu Ninik Sumarni di Desa Klampisan, Kecamatan Geneng juga turut dimonitor. Bantuan Fakir dan Bantuan Ternak Kambing juga dipantau untuk memastikan distribusi yang transparan dan tepat sasaran. Program Bantuan Ternak Kambing sebanyak 30 ekor kepada kelompok mustahik juga menjadi perhatian penting. Peninjauan difokuskan pada kesesuaian penerima dengan kriteria, yaitu kelompok yang sudah memiliki usaha peternakan yang berjalan. Selain itu, SAI mengevaluasi pelatihan teknis yang diberikan untuk meningkatkan kapasitas penerima. "Kami ingin memastikan bahwa bantuan ternak ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak ekonomi bagi penerima," tambah Slamet. Ketua BAZNAS Kabupaten Ngawi, Samsul Hadi, mengapresiasi kerja sama antara BAZNAS Jatim dan BAZNAS Ngawi dalam meningkatkan kualitas program. "Program seperti SKSS, RTLH, dan bantuan ternak kambing merupakan upaya nyata untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami berharap pemantauan ini dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat."
BERITA22/07/2025 | Humas BAZNAS Jatim
Sosialisasi Program Microfinance Masjid oleh BAZNAS di Desa Karya Bhakti
Sosialisasi Program Microfinance Masjid oleh BAZNAS di Desa Karya Bhakti
Sebuah program layanan keuangan mikro berbasis masjid kembali diperkenalkan di Kalimantan Tengah. Baznas Kabupaten Gunung Mas mengadakan sosialisasi di Masjid Jami Baiturrohman, Desa Karya Bhakti, Kecamatan Rungan, Kabupaten Gunung Mas. Program ini bertujuan untuk memberdayakan ekonomi umat dan jemaah masjid melalui pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah dalam bentuk pembiayaan mikro berbasis masjid. Ketua BAZNAS Provinsi Kalimantan Tengah, Mustain Khaitami, hadir pada acara sosialisasi tersebut dan menyatakan harapannya agar program ini bisa mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masjid. Ahmad Fandi, Ketua Takmir Masjid Jami Baiturrohman, juga mengapresiasi program BMM karena bermanfaat bagi warga setempat. Program ini menerapkan sistem pendayagunaan tanpa margin dan bunga dengan skema dana bergulir, diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam pembentukan koperasi syariah di tingkat masjid untuk pengembangan ekonomi umat secara berkelanjutan. Selain itu, Fandi menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Baznas dalam menghadirkan program BMM di Masjid Baiturrohman. Pada acara tersebut, dilakukan penyerahan simbolis bantuan pembiayaan kepada 50 mitra dengan nilai manfaat sebesar Rp3 juta untuk setiap penerima manfaat.
BERITA22/07/2025 | @humasbaznas
Program Kolaborasi untuk Kebahagiaan Anak Yatim dengan Baznas, LAZ, dan Pemerintah Wonogiri
Program Kolaborasi untuk Kebahagiaan Anak Yatim dengan Baznas, LAZ, dan Pemerintah Wonogiri
Program Yatim Bahagia di Kabupaten Wonogiri memberikan santunan tunai sebesar Rp. 500.000 kepada 150 anak yatim dari 25 Kecamatan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Acara Pentasarufan ini diselenggarakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri pada 17 Juli 2025 dalam rangka menyambut bulan Muharam 1447 Hijriah, bulan yang dikenal sebagai bulan anak yatim. Sejumlah dana sebesar Rp75 juta telah disalurkan kepada para anak yatim melalui program ini, sebagai wujud kepedulian masyarakat terhadap mereka. Ketua BAZNAS Wonogiri, Drs. H .Yazid, MSI, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk memastikan anak yatim merasakan kebahagiaan di bulan yang penuh kemuliaan tersebut. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Wonogiri Peduli, kolaborasi antara BAZNAS, Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Wonogiri, BUMD, dan stakeholder terkait. Program ini bukan berdiri sendiri, tetapi merupakan salah satu dari lima program unggulan BAZNAS Kabupaten Wonogiri, yaitu: Wonogiri Sehat, Wonogiri Peduli, Wonogiri Taqwa, Wonogiri Cerdas, dan Wonogiri Sejahtera. Dalam acara tersebut, dilakukan foto bersama serta penyampaian bantuan oleh Sekda, Ketua BAZNAS, dan wakil ketua.
BERITA21/07/2025 | Drs. Rizza Sitok Setiawan
Program Kesenangan Bersama BAZNAS dan LAZ Wonogiri untuk Anak Yatim: Pendampingan yang Menggembirakan
Program Kesenangan Bersama BAZNAS dan LAZ Wonogiri untuk Anak Yatim: Pendampingan yang Menggembirakan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Wonogiri Membagikan Santunan untuk Anak Yatim Sebanyak 150 anak yatim dari 25 Kecamatan di Kabupaten Wonogiri menerima dana santunan sebesar Rp. 500.000,- melalui program Yatim Bahagia yang diselenggarakan oleh BAZNAS Kabupaten Wonogiri. Acara pembagian santunan tersebut berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri pada Kamis, 17 Juli 2025. Program ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menyambut bulan Muharam 1447 Hijriah, yang dikenal sebagai bulan yang didedikasikan untuk anak yatim. Ketua BAZNAS Wonogiri, Drs. H. Yazid, MSI, beserta Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan ZIS, Ikhwanudin, S.Pd.I, M.Pd, menyampaikan bahwa total dana yang disalurkan mencapai Rp75 juta. "Dengan program ini, kita ingin menunjukkan kepedulian dan kebahagiaan bagi anak-anak yatim selama bulan yang penuh keberkahan ini," ujar Bapak Yazid. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Wonogiri Peduli yang merupakan kolaborasi antara BAZNAS, Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Wonogiri, BUMD, dan seluruh pihak terkait. Program ini merupakan salah satu dari lima program unggulan BAZNAS Kabupaten Wonogiri, yaitu: Wonogiri Sehat, Wonogiri Peduli, Wonogiri Taqwa, Wonogiri Cerdas, dan Wonogiri Sejahtera. Program tersebut merupakan wujud kepedulian masyarakat terhadap anak-anak yatim dan menjadi bagian dari upaya untuk menjaga kebahagiaan mereka selama bulan yang sakral ini.
BERITA21/07/2025 | Drs. Rizza Sitok Setiawan
Inovasi Zakat Baznas Ciamis Memikat Perhatian Studi Banding, Membangun Diplomasi antar Daerah untuk Pemberdayaan Umat
Inovasi Zakat Baznas Ciamis Memikat Perhatian Studi Banding, Membangun Diplomasi antar Daerah untuk Pemberdayaan Umat
BAZNAS CIAMIS,- Inovasi pengelolaan zakat dan infak yang diprakarsai oleh Baznas Kabupaten Ciamis tidak hanya berdampak lokal, namun sekarang juga menarik perhatian daerah lain yang ingin meningkatkan sistem pengelolaan zakat mereka. Baru-baru ini, Baznas Kota Padang melakukan kunjungan studi banding ke Baznas Ciamis untuk mempelajari langsung praktik yang baik dalam mengembangkan program infak berbasis desa, pada Rabu (16/07/2025). Kunjungan ini menggarisbawahi posisi Baznas Ciamis sebagai pusat pembelajaran nasional dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang inovatif dan memberikan dampak. Delegasi dari Baznas Kota Padang yang dipimpin oleh Ketua Baznas Kota Padang, Yuspardi, diterima oleh Ketua Baznas Ciamis, H. Lili Miftah, bersama dengan timnya.Menurut H. Lili Miftah, program Infak Desa yang dikembangkan oleh Baznas Ciamis bukan hanya inovasi dalam pengumpulan dana, tetapi juga merupakan pendekatan strategis untuk membangun kemandirian sosial dan ekonomi di desa. Program ini bahkan telah dicatat dalam buku panduan zakat nasional yang disusun oleh Baznas RI dan disebarluaskan ke berbagai daerah di Indonesia sebagai contoh praktik yang unggul. Kunjungan Baznas Padang menekankan pentingnya diplomasi zakat antardaerah. Bagi Baznas Ciamis, kunjungan ini merupakan kesempatan untuk memperkuat sinergi, berbagi praktik yang baik, dan memperkuat jaringan lembaga zakat di tingkat nasional. Pembicaraan yang produktif meliputi berbagai aspek, mulai dari pelaporan, strategi edukasi masyarakat, hingga kerjasama dengan pemerintah desa dalam pengelolaan dan pendistribusian dana umat. Sejak tahun 2005, Baznas Ciamis telah menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dalam pengumpulan zakat dan infak. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir, peningkatan mencapai lebih dari 100 persen. Prestasi ini menjadi landasan kuat dalam pendistribusian bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan dengan lebih luas dan lebih tepat sasaran. Dengan inovasi yang konsisten dan semangat berbagi praktik yang baik, Baznas Ciamis membuktikan bahwa pengelolaan zakat yang profesional dan berorientasi pada pemberdayaan mampu mengatasi tantangan dalam pembangunan daerah. Ketua Baznas Padang, Yuspardi, menyatakan kagum terhadap sistem yang diterapkan oleh Baznas Ciamis, terutama dalam membangun struktur pengumpulan infak hingga ke tingkat desa. Ia juga menekankan pentingnya memperluas basis donatur dari masyarakat umum dan mendorong keterlibatan aktif tokoh-tokoh lokal hingga tingkat kelurahan. Kunjungan ini ditutup dengan penyerahan buku panduan Infak Desa dari Baznas Ciamis kepada Baznas Padang. Dokumen ini diharapkan dapat menjadi pedoman awal dalam membangun skema pengumpulan infak yang lebih luas dan terstruktur di daerah asal. Yuspardi menyatakan bahwa kunjungan ini bukanlah akhir, tetapi merupakan awal dari kerjasama jangka panjang antara dua Baznas daerah untuk memperkuat pemberdayaan umat di wilayah masing-masing. Baznas Ciamis saat ini bukan hanya merupakan lembaga pengelola zakat di tingkat kabupaten, namun telah berkembang sebagai pusat inspirasi nasional dalam diplomasi zakat dan pemberdayaan ekonomi umat berbasis desa.
BERITA21/07/2025 | lokacita.com
Baznas Ciamis Menjadi Teladan Nasional dalam Inovasi Infak Desa
Baznas Ciamis Menjadi Teladan Nasional dalam Inovasi Infak Desa
BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis terus mencatat prestasi sebagai pelopor inspirasi inovasi infak desa. Pada Rabu (16/7/2025), Baznas Kota Padang melakukan kunjungan studi banding untuk mempelajari model pengelolaan zakat dan infak berbasis desa yang telah menjadikan Ciamis sebagai panutan nasional. Program inspirasi inovasi infak desa yang dikembangkan oleh Baznas Ciamis bukan hanya sekadar mengumpulkan dana, tetapi juga merupakan strategi pemberdayaan yang bertujuan untuk mendorong kemandirian desa guna menciptakan keadilan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan. Pendekatan inovasi infak desa ini diterapkan melalui gotong royong yang transparan dan akuntabel, telah terbukti memberikan dampak positif dalam aspek sosial dan ekonomi masyarakat desa. Sejak tahun 2005, Baznas Ciamis berhasil mencatatkan pertumbuhan signifikan dalam penghimpunan zakat dan infak, dengan tren kenaikan lebih dari 100% dalam beberapa tahun terakhir. Keberhasilan ini tidak lepas dari pendekatan inspirasi inovasi infak desa yang membangun jejaring kuat hingga ke tingkat desa, didukung oleh struktur pengelolaan yang terorganisir dengan baik dan dukungan penuh dari masyarakat. Kesuksesan ini telah menginspirasi daerah lain, seperti Baznas Kota Padang, yang mengakui keunggulan pendekatan yang diterapkan di Ciamis. Wakil Ketua Baznas Padang, Yuspardi, menyampaikan kekagumannya terhadap inspirasi inovasi infak desa yang diterapkan di Ciamis. Meskipun Baznas Padang telah berhasil menghimpun zakat sebesar Rp18–19 miliar per tahun dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masjid, mereka menyadari potensi besar yang dimiliki desa dalam pengelolaan zakat yang belum tergarap sepenuhnya. Yuspardi menilai bahwa model pengelolaan zakat di desa Ciamis sangat luar biasa dengan pengelolaan yang baik dan dukungan penuh dari masyarakat. Selama kunjungan studi banding, diskusi antara Baznas Kota Padang dan Baznas Ciamis mencakup strategi pelaporan keuangan, kerjasama dengan pemerintah desa, serta upaya edukasi masyarakat untuk meningkatkan kesadaran berinfak. Baznas Padang berencana mengadopsi pendekatan penggalangan dana dari sumber non-ASN dan memperluas jaringan zakat hingga ke tingkat kelurahan. Sebagai tanda kerjasama, Baznas Ciamis menyerahkan buku panduan inspirasi inovasi infak desa kepada Baznas Kota Padang untuk dijadikan acuan dalam mengembangkan program serupa. Keberhasilan Baznas Ciamis membuktikan bahwa inovasi infak desa memiliki potensi sebagai kekuatan baru dalam pembangunan daerah. Dengan pengelolaan yang transparan dan berbasis kemandirian lokal, program ini tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat tetapi juga memperkuat solidaritas sosial. Peran Baznas Ciamis sebagai panutan nasional menginspirasi daerah lain untuk mengadopsi pendekatan serupa, dan dengan semakin banyak yang mengikuti, inovasi infak desa berpotensi mengubah paradigma pengelolaan zakat di Indonesia.
BERITA21/07/2025 | jabarupdate.id
20 Warga Kurang Mampu di Desa Saptamarga Dapat Bantuan dari BAZNAS Luwu Utara
20 Warga Kurang Mampu di Desa Saptamarga Dapat Bantuan dari BAZNAS Luwu Utara
Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Luwu Utara telah menyalurkan Dana ZIS kepada mustahik di Desa Saptamarga Kecamatan Sukamaju. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Luwu Utara, Drs. Baso Rahmat dan aparat desa Saptamarga. Semangat untuk berbagi kebahagian dan keberkahan bersama BAZNAS Luwu Utara dapat dilakukan melalui rekening berikut: - BRI: 0641-01-001016-30-5 - Bank SULSELBAR: 091-002-000000216-1 - MANDIRI: 170-00-3344889-9 - BSI: 1902202008 (infaq) - 7219211478 (zakat) atas nama BAZNAS LUWU UTARA Pembayaran juga dapat dilakukan melalui tautan berikut: [https://kabluwuutara.baznas.go.id/bayarzakat](https://kabluwuutara.baznas.go.id/bayarzakat) Untuk konfirmasi transfer, silakan hubungi via WhatsApp ke 0821-9335-8836 (Admin Baznas Luwu Utara). Layanan jemput zakat juga tersedia dengan menghubungi/WA ke 0821-9335-8836. Alamat Sekretariat BAZNAS Kabupaten Luwu Utara: Jln. Ir. Soekarno, Dusun Katokkoan, Kelurahan Kappuna Kecamatan Masamba. Menariknya, kegiatan ini dapat diikuti melalui tagar: #baznasluwuutara #cahayazakat #zis #luwuutaraberzakat #keajaibanmuzakkidanmustahik.
BERITA21/07/2025 | Humas BAZNAS Luwu Utara
BAZNAS Kabupaten Bandung Mengedukasi tentang Zakat Infak Sedekah di SMPN 2 Margahayu
BAZNAS Kabupaten Bandung Mengedukasi tentang Zakat Infak Sedekah di SMPN 2 Margahayu
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bandung tengah memperkuat peran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di sektor pendidikan. Upaya tersebut terlihat dari kegiatan sosialisasi yang digelar di SMPN 2 Margahayu pada Senin, 21 Juli 2025, yang dihadiri oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bandung, H. Jamjam Erawan. Dalam acara tersebut, H. Jamjam menyoroti potensi besar ZIS dari Aparatur Sipil Negara (ASN), terutama di Kabupaten Bandung. "ASN Kab. Bandung ada 22 ribu. Jika setiap orang berinfak Rp100 ribu, total dana yang terkumpul setiap bulan bisa mencapai Rp2,2 miliar," ungkapnya. Ia mengajak seluruh komponen, termasuk tenaga pendidik dan siswa, untuk bersama-sama mengoptimalkan pengelolaan ZIS melalui BAZNAS Kabupaten Bandung. "Mari bersama-sama, manfaatkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kab. Bandung," ajaknya. H. Jamjam menjelaskan bahwa sektor pendidikan masih merupakan tantangan dalam pemanfaatan ZIS. Namun, ia memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung yang mulai aktif dalam menggalang ZIS di lingkupnya. Beliau juga menekankan pentingnya tata kelola yang aman dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. "Kami berpegang pada prinsip: aman syar'i, aman regulasi, aman NKRI," tegasnya. Sebagai langkah nyata, BAZNAS Kabupaten Bandung mendorong pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di sekolah-sekolah. "Kami berharap UPZ dapat dibentuk di sekolah dengan kepala sekolah sebagai pengawas," tutupnya. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal sinergi antara BAZNAS dan dunia pendidikan dalam menanamkan spirit berbagi dan kepedulian sosial di kalangan generasi muda dan pendidik.
BERITA21/07/2025 | Humas BAZNAS Kab. Bandung
Baznas Kota Padang Terkesan dengan Inovasi Infak Berbasis Desa di Ciamis
Baznas Kota Padang Terkesan dengan Inovasi Infak Berbasis Desa di Ciamis
BAZNAS CIAMIS,-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ciamis kembali mendapat apresiasi di tingkat nasional atas kinerjanya dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah. Kali ini, Baznas Kota Padang melakukan kunjungan studi ke Ciamis pada Rabu (16/7/2025) untuk mempelajari strategi infak berbasis desa yang telah terbukti efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ketua Baznas Kota Padang, Yuspardi, menyampaikan kekagumannya terhadap pendekatan Baznas Ciamis dalam memanfaatkan potensi infak secara langsung dari tingkat masyarakat. Menurutnya, pengelolaan infak di Ciamis sangat luar biasa dan memberikan manfaat yang dirasakan secara luas terutama bagi anak-anak dan masyarakat desa. Yuspardi mengungkapkan keinginannya untuk menerapkan pola yang sama di Padang, di mana sebagian besar infak saat ini masih berasal dari masjid dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan jumlah sekitar Rp18-19 miliar per tahun. Strategi infak desa Baznas Ciamis yang terstruktur dan didukung penuh oleh pemerintah daerah disebutkan Yuspardi memberikan dampak sosial yang merata. Dia berharap agar kerjasama antar-Baznas dapat ditingkatkan untuk memperkuat tata kelola zakat di berbagai daerah. Ketua Baznas Ciamis, KH. Lili Miftah, menyambut baik kunjungan tersebut dan menjelaskan bahwa keberhasilan program infak berbasis desa di Ciamis merupakan hasil kerja sama yang sistematis dan konsisten, yang telah menjadi inspirasi bagi tingkat nasional. Melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang efektif, desa dapat mandiri secara ekonomi tanpa harus terus bergantung pada bantuan luar. Pendekatan infak desa Baznas Ciamis sudah diakui sebagai model nasional dan terdokumentasi dalam buku bersama Baznas Pusat dan Baznas DKI Jakarta. Baznas Ciamis telah menjadi tujuan pembelajaran banyak daerah, menunjukkan bahwa sistem yang dibangun bukan hanya sekedar konsep namun telah terbukti nyata. Sejak tahun 2005, pengumpulan dana di Baznas Ciamis terus meningkat pesat, bahkan pertumbuhannya mencapai lebih dari 100 persen dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini memberikan peluang lebih besar bagi Baznas Ciamis untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dengan lebih luas. Semangat Baznas Ciamis adalah untuk memaksimalkan potensi lokal guna meningkatkan kesejahteraan umat.
BERITA21/07/2025 | fokusjabar.id
BAZNAS Sidoarjo Bantu Kesehatan untuk Korban Kecelakaan dengan Cidera Punggung Patah
BAZNAS Sidoarjo Bantu Kesehatan untuk Korban Kecelakaan dengan Cidera Punggung Patah
BAZNAS Sidoarjo Salurkan Bantuan Kesehatan untuk Korban Kecelakaan Patah Tulang Belakang BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) Kabupaten Sidoarjo kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap sesama dengan menyediakan bantuan biaya kesehatan untuk Ibu Machfuriah, korban kecelakaan lalu lintas yang mengalami patah tulang belakang. Kejadian tragis menimpa Ibu Machfuriah ketika mengendarai sepeda motor di Alun-alun Sidoarjo, tepat di depan Toko Hartono Electronic. Akibat tabrakan dari belakang, Ibu Machfuriah mengalami cedera serius berupa patah tulang belakang. "Kami sangat bersyukur ada BAZNAS yang peduli dan membantu meringankan beban biaya pengobatan," ungkap salah seorang anggota keluarga yang mendampingi saat penyerahan bantuan. Pada Ahad, 20 Juli 2025, bantuan kesehatan disalurkan di kediaman penerima bantuan di Candi Sayang RT 09 RW 02, melibatkan Drs. Achmad Saleh selaku Wakil Ketua BAZNAS Sidoarjo dan tokoh masyarakat setempat. BAZNAS menilai bahwa Ibu Machfuriah membutuhkan perawatan jangka panjang, dan berkomitmen untuk membantu selama proses pemulihannya. "Ini adalah bentuk kepedulian kita semua kepada saudara yang sedang mengalami kesulitan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga dan mempercepat proses pemulihan Ibu Machfuriah," tutup Drs. Achmad Saleh. Kehadiran BAZNAS dalam memberikan bantuan kesehatan ini sekali lagi menegaskan bahwa zakat bukan hanya ibadah, tetapi juga instrumen pemberdayaan dan kepedulian sosial bagi sesama.
BERITA21/07/2025 | sudrab
BAZNAS TULANG BAWANG BARAT DUKUNG PROGRAM “TUBABA Q SEHAT” DENGAN 128 POT REAGEN PEMERIKSAAN KOLESTEROL DAN ASAM URAT
BAZNAS TULANG BAWANG BARAT DUKUNG PROGRAM “TUBABA Q SEHAT” DENGAN 128 POT REAGEN PEMERIKSAAN KOLESTEROL DAN ASAM URAT
Tulang Bawang Barat, 14 Juli 2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat turut berkontribusi dalam mendukung pelaksanaan Program Tubaba Q Sehat yang digelar serentak di Tiyuh Mekar Asri dan Tiyuh Candra Mukti, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Senin (14/07/2025). Sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, BAZNAS Tubaba menyerahkan sebanyak 128 pot reagen untuk pemeriksaan kolesterol dan asam urat, yang digunakan dalam pelayanan pengobatan gratis keliling tersebut. Bantuan ini diharapkan dapat membantu mendeteksi penyakit sejak dini, sehingga masyarakat dapat segera mendapatkan penanganan medis yang tepat. Program Tubaba Q Sehat merupakan inisiatif prioritas Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat di bawah kepemimpinan Bupati Ir. Novriwan Jaya, S.P., yang menargetkan pelayanan kesehatan keliling di seluruh tiyuh secara berkelanjutan selama lima tahun ke depan. Ketua BAZNAS Tubaba, dalam keterangannya, menyampaikan bahwa partisipasi lembaganya dalam program ini adalah bentuk nyata sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan dalam membangun masyarakat yang sehat dan sejahtera. “Kesehatan merupakan bagian penting dalam peningkatan kesejahteraan. Kami di BAZNAS mendukung penuh upaya pencegahan penyakit melalui deteksi dini, salah satunya dengan penyediaan alat reagen ini,” ungkapnya. Bupati Novriwan Jaya juga menegaskan bahwa penyakit berat sering kali berawal dari masalah ringan seperti kolesterol tinggi, asam urat, dan gangguan lambung yang kerap diabaikan. Oleh karena itu, masyarakat diminta aktif memeriksakan kondisi kesehatannya, bahkan tim medis akan melakukan kunjungan ke rumah-rumah bagi warga yang tidak bisa datang ke lokasi. Program ini tidak hanya menyentuh aspek kesehatan umum, tetapi juga memberi perhatian pada remaja putri untuk pencegahan stunting dengan pemberian vitamin zat besi. Ini selaras dengan program nasional dalam menciptakan generasi sehat dan berkualitas. Dukungan BAZNAS dalam sektor kesehatan ini menjadi bagian dari misi besarnya dalam membangun kesejahteraan masyarakat, tak hanya lewat bantuan sosial dan ekonomi, tetapi juga intervensi langsung di bidang kesehatan. BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat akan terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk mendukung program-program pemerintah daerah yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.
BERITA16/07/2025 | irfan efendi
Bupati Tubaba Pimpin Rakor Penurunan Stunting dan Launching Sekolah Lansia, BAZNAS Siap Dukung Upaya Pemerintah
Bupati Tubaba Pimpin Rakor Penurunan Stunting dan Launching Sekolah Lansia, BAZNAS Siap Dukung Upaya Pemerintah
Baznas Kabupaten Tulang Bawang Barat – Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Ir. Novriwan Jaya, S.P., didampingi Ketua TP-PKK Ny. Novianti Novriwan, memimpin Rapat Koordinasi Tim Penurunan Stunting dalam rangka Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-32 dan Launching Sekolah Lansia, Selasa (15/07/2025) di Balai Tiyuh Margo Mulyo, Kecamatan Tumijajar. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pihak lintas sektor, termasuk Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tulang Bawang Barat. Kehadiran Baznas sebagai bentuk komitmen untuk turut serta mendukung dan berkontribusi dalam percepatan penurunan stunting di wilayah Tubaba, khususnya melalui program-program kesehatan dan pemberdayaan masyarakat berbasis keluarga. Dalam sambutannya, Bupati Ir. Novriwan Jaya, S.P. menekankan pentingnya peran keluarga dalam pembangunan daerah. “Peran keluarga ini sangat penting. Majunya suatu wilayah, majunya tiyuh, majunya kecamatan, majunya kabupaten, bahkan majunya negara, itu dimulai dari keluarga,” ungkap Bupati. Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk Baznas, dalam upaya penurunan stunting sebagai bagian dari peningkatan kualitas hidup masyarakat. Launching Sekolah Lansia juga menjadi bagian dari rangkaian program untuk memperkuat ketahanan keluarga lintas usia. Baznas Tubaba menyatakan siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam berbagai program sosial dan kemanusiaan, termasuk mendukung keluarga-keluarga prasejahtera agar memiliki akses yang lebih baik terhadap gizi, pendidikan, dan kesehatan.
BERITA15/07/2025 | irfan efendi
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Berbagi: Baznas dan Muslimat NU Santuni Warga Tubaba
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Berbagi: Baznas dan Muslimat NU Santuni Warga Tubaba
Panaragan Jaya, 12 Juli 2025 – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1446 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tulang Bawang Barat berkolaborasi dengan PC Muslimat NU Tubaba menggelar peringatan akbar di Islamic Center Masjid Baitus Shobur, Kelurahan Panaragan Jaya, Sabtu (12/7). Acara yang penuh kekhidmatan ini dihadiri oleh Ketua Muslimat NU Provinsi Lampung, Kasi Pendidikan Islam Kemenag Tubaba, Ketua PC Muslimat NU Tubaba Hj. Ida Nurwida Ningsih, serta Wakil Ketua I Baznas KH. Jumantoro yang mewakili Ketua Baznas Tubaba. Ribuan jamaah Muslimat dari berbagai kecamatan se-Kabupaten Tulang Bawang Barat turut memadati lokasi acara. Sebagai bentuk kepedulian dan berbagi keberkahan di momentum tahun baru Islam, Baznas Tubaba menyerahkan santunan kepada 42 anak yatim dan 10 lansia dhuafa dari perwakilan setiap kecamatan. Dalam sambutannya, KH. Jumantoro menjelaskan peran dan fungsi Baznas sebagai lembaga non-struktural yang dibentuk oleh pemerintah, dengan tugas utama mengumpulkan dan mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di wilayah Kabupaten Tulang Bawang Barat. "Semoga apa yang kami berikan hari ini bisa bermanfaat, dan menjadi bentuk kepedulian kita bersama terhadap anak-anak yatim dan para dhuafa. Inilah wujud nyata dari zakat yang dikelola dengan amanah dan profesional," ujarnya. Sementara itu, Ketua PC Muslimat NU Tubaba, Hj. Ida Nurwida Ningsih, mengucapkan terima kasih kepada Baznas atas dukungannya dalam kegiatan tersebut. "Kami sangat mengapresiasi peran Baznas yang telah memberikan santunan dan mendukung penuh kegiatan Muslimat NU dalam rangka menyambut tahun baru Islam ini. Semoga sinergi ini terus berlanjut," ungkapnya. Kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan dan semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, tidak hanya secara spiritual tetapi juga sosial, dengan memperkuat solidaritas dan kepedulian antar sesama.
BERITA12/07/2025 | Irfan Efendi
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat