WhatsApp Icon
BAZNAS Tubaba Salurkan Bantuan Akomodasi Pengobatan untuk Warga Penumangan Baru

 

Tulang Bawang Tengah, 25 September 2026 — Kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi ujian kesehatan kembali diwujudkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) melalui penyaluran bantuan akomodasi pengobatan kepada warga Tiyuh Penumangan Baru, Kecamatan Tulang Bawang Tengah.

Bantuan tersebut diberikan kepada Bapak Juliadi (50 tahun), warga Tiyuh Penumangan Baru yang sedang menjalani proses pemulihan setelah mengalami sumbatan pembuluh darah di otak.

Juliadi sebelumnya telah menjalani tindakan operasi di RS Harapan Bunda, Lampung Tengah. Namun, perjuangan untuk kembali pulih belum selesai. Ia masih harus menjalani rawat jalan dan kontrol secara rutin setiap bulan. Kondisi tersebut tentu membutuhkan biaya, tidak hanya untuk pengobatan, tetapi juga untuk kebutuhan perjalanan dan akomodasi selama menjalani proses kontrol.

Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Tubaba menyalurkan bantuan uang tunai sebesar Rp2 juta yang diperuntukkan sebagai biaya akomodasi pengobatan.

Penyaluran bantuan dilaksanakan pada Jumat (25/9/2026) di Tiyuh Penumangan Baru dan dihadiri oleh Ketua BAZNAS Tubaba H. Purwanto didampingi Waka I KH. Jumantoro, perwakilan Kecamatan Tulang Bawang Tengah, perwakilan Pemerintah Tiyuh Penumangan Baru, Kepala Puskesmas Panaragan Jaya Septiana Sari, serta dokter Puskesmas.

Sebelum bantuan diberikan, BAZNAS Tubaba bersama dokter Puskesmas setempat telah melakukan proses verifikasi untuk memastikan kondisi kesehatan dan kebutuhan bantuan yang diperlukan oleh Juliadi.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Tubaba H. Purwanto menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam menghadapi persoalan kesehatan.

Ia menyampaikan bahwa dana yang dikelola BAZNAS bersumber dari zakat, infak, dan sedekah (ZIS) para pegawai negeri serta masyarakat, yang kemudian disalurkan kembali kepada masyarakat melalui berbagai program kemaslahatan.

“Dana zakat, infak dan sedekah yang dititipkan melalui BAZNAS kami kelola dan salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, salah satunya melalui program bantuan akomodasi pengobatan bagi masyarakat kurang mampu,” jelasnya.

Menurutnya, bantuan tersebut mungkin tidak dapat menanggung seluruh kebutuhan pengobatan, namun diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga dan menjadi penyemangat bagi penerima bantuan untuk terus menjalani proses pengobatan.

Sementara itu, Ahmad Nawawi, yang mewakili Camat Tulang Bawang Tengah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Tubaba atas kepedulian yang diberikan kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Tulang Bawang Tengah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Tubaba yang telah memberikan perhatian dan bantuan kepada warga kami. Mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan beban Bapak Juliadi dan keluarga,” ujarnya.

Dukungan juga disampaikan Kepala Puskesmas Panaragan Jaya, Septiana Sari. Ia memastikan pihak Puskesmas akan terus membantu dan mengawal proses pengobatan Juliadi sesuai dengan kebutuhan medisnya.

“Puskesmas siap membantu dan terus mengawal proses pengobatan pasien,” katanya.

Bagi Juliadi dan keluarganya, bantuan tersebut bukan sekadar sejumlah uang. Di tengah perjalanan panjang menghadapi sakit dan proses pemulihan, kepedulian yang hadir menjadi penguat bahwa mereka tidak berjalan sendirian.

Melalui program bantuan pengobatan, BAZNAS Tubaba terus berupaya menghadirkan manfaat zakat secara nyata, agar dana yang dititipkan masyarakat dapat kembali dirasakan oleh mereka yang membutuhkan, termasuk mereka yang sedang berjuang mendapatkan kesembuhan.

BAZNAS Tubaba — Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI.

25/09/2026 | Kontributor: irfan efendi
BAZNAS Tubaba Salurkan Bantuan Pendidikan bagi Mustahik Putus Sekolah melalui 9 PKBM

 

Tulang Bawang Barat, 23 September 2026 - kabtubaba.baznas.go.id — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menyalurkan bantuan biaya pendidikan bagi mustahik yang mengalami putus sekolah melalui 9 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang tersebar di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Penyerahan bantuan berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tulang Bawang Barat, Rabu (23/9/2026), dan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tubaba, Wakil Ketua I BAZNAS Tubaba KH. Jumantoro, M.Pd.I., serta perwakilan dari 9 PKBM se-Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Pada tahap pertama periode Juli, Agustus, dan September 2026, bantuan diberikan kepada 72 orang mustahik berusia di atas 24 tahun yang sedang menempuh pendidikan kesetaraan melalui program Paket A, Paket B, dan Paket C.

Total bantuan yang disalurkan pada triwulan pertama tersebut mencapai Rp20.383.000.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tulang Bawang Barat, M. Cheri Sopian, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas kontribusi BAZNAS Tubaba dalam mendukung peningkatan akses pendidikan masyarakat.

Ia mengatakan, kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat dan BAZNAS merupakan salah satu langkah strategis dalam upaya menekan angka putus sekolah sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk kembali melanjutkan pendidikan.

“Program ini menjadi langkah strategis dalam membantu masyarakat yang sebelumnya mengalami putus sekolah agar dapat kembali memperoleh hak pendidikannya melalui pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C,” ujarnya.

Menurutnya, dukungan pembiayaan pendidikan menjadi penting karena masih terdapat masyarakat yang memiliki kemauan untuk melanjutkan pendidikan, namun terkendala kemampuan ekonomi.

Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Tubaba KH. Jumantoro, M.Pd.I., menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari program pendistribusian dan pendayagunaan dana zakat yang dihimpun BAZNAS dari para muzaki.

Ia menegaskan bahwa dana yang dikelola BAZNAS berasal dari zakat, infak, dan sedekah yang kemudian disalurkan melalui berbagai program untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk dalam bidang pendidikan.

“Dana yang dihimpun BAZNAS merupakan amanah dari para muzaki. Kami berupaya menyalurkannya secara tepat sasaran kepada mustahik melalui berbagai program, salah satunya bantuan pendidikan,” jelasnya.

Melalui program ini, BAZNAS Tubaba bersama Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat terus mendorong agar keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi masyarakat untuk memperoleh pendidikan.

Bantuan pendidikan melalui 9 PKBM tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada para mustahik untuk menyelesaikan pendidikan kesetaraan, meningkatkan kapasitas diri, serta membuka peluang yang lebih baik bagi kehidupan mereka dan keluarga.

Program ini sekaligus menjadi wujud nyata pemanfaatan dana zakat untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

23/09/2026 | Kontributor: irfan efendi
BAZNAS Tubaba Salurkan Santunan Rp2,5 Juta untuk 25 Lansia melalui Kolaborasi RAPI Peduli

 

Mulya Jaya, 22 September 2026 — kabtubaba.baznas.go.id - Kepedulian terhadap masyarakat lanjut usia terus menjadi perhatian Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat. Melalui kolaborasi bersama Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam program RAPI Peduli, BAZNAS Tubaba menyalurkan santunan kepada 25 mustahik lanjut usia (lansia).

Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp2,5 juta, atau masing-masing Rp100 ribu untuk setiap penerima manfaat. Bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Tubaba dalam menghadirkan manfaat dana zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya kelompok rentan dan lanjut usia.

Penyaluran santunan tersebut berlangsung bersamaan dengan acara Pengukuhan Pengurus, Dewan Penasehat dan Pengawas Organisasi Wilayah (DPPOW) RAPI Kabupaten Tulang Bawang Barat masa bakti 2026–2030, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Tulang Bawang Barat, Untung Budiono, S.Sos., M.H., serta jajaran RAPI dan sejumlah unsur terkait. Dalam kesempatan tersebut, RAPI menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan di tengah masyarakat.

Bagi BAZNAS Tubaba, kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan manfaat zakat sekaligus memastikan kepedulian sosial dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat, H. Purwanto, menyampaikan bahwa santunan kepada lansia merupakan salah satu bentuk nyata amanah pengelolaan dana umat.

“Melalui santunan ini, kami berharap para lansia penerima manfaat dapat merasakan perhatian dan kepedulian dari para muzaki serta masyarakat yang telah menunaikan zakat, infak dan sedekah melalui BAZNAS.”

Ia menambahkan, sinergi dengan berbagai organisasi dan elemen masyarakat akan terus didorong agar manfaat zakat dapat menjangkau lebih banyak mustahik di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Program ini sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial antara BAZNAS, RAPI, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam memberikan perhatian kepada kelompok yang membutuhkan.

Melalui kolaborasi RAPI Peduli–BAZNAS Tubaba, diharapkan semakin banyak lansia dan masyarakat rentan yang memperoleh manfaat dari program sosial kemanusiaan.

BAZNAS Tubaba — Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI.

22/09/2026 | Kontributor: irfan efendi
BAZNAS Tubaba Hadir dalam Pencanangan Desa TAPIS, Salurkan Bantuan Jamban Sehat dan Sembako untuk Keluarga Berisiko Stunting

 

Tulang Bawang Barat — Pencanangan dan Pembinaan Desa TAPIS (Kesejahteraan Keluarga untuk Lampung Maju, Indonesia Emas) di Tiyuh Marga Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Jumat (18/9/2026), turut menjadi momentum penguatan kolaborasi berbagai pihak dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan yang dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, Wakil Bupati Tulang Bawang Barat Nadirsyah, Ketua TP PKK Tubaba Novianti Novriwan, Ketua I TP PKK Tubaba Ana Nadirsyah, serta unsur pemerintah dan masyarakat tersebut, juga dihadiri oleh BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Kehadiran BAZNAS Tubaba menjadi bagian dari komitmen dalam mendukung upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya melalui program kesehatan lingkungan dan pemenuhan kebutuhan dasar keluarga yang berisiko stunting.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Tubaba menyalurkan bantuan dengan total nilai Rp90 juta untuk pembangunan 30 jamban sehat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Program jamban sehat ini merupakan salah satu bentuk intervensi BAZNAS dalam mendukung terciptanya lingkungan yang sehat dan layak bagi masyarakat. Ketersediaan sanitasi yang baik diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas kesehatan keluarga sekaligus mencegah berbagai penyakit yang berkaitan dengan sanitasi dan lingkungan.

Selain bantuan jamban sehat, BAZNAS Tubaba juga menyalurkan 800 paket sembako kepada keluarga berisiko stunting. Masing-masing paket memiliki nilai Rp150 ribu, sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan pangan keluarga.

Bantuan tersebut tidak hanya dipusatkan di satu wilayah, tetapi penerimanya tersebar di setiap kecamatan se-Kabupaten Tulang Bawang Barat, sehingga manfaat program dapat dirasakan oleh keluarga yang membutuhkan di berbagai wilayah.

Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Tubaba dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya mustahik dan keluarga yang membutuhkan perhatian dalam aspek kesehatan, sanitasi dan ketahanan pangan.

Program tersebut juga sejalan dengan semangat kolaborasi yang terus dibangun antara pemerintah daerah, TP PKK, pemerintah tiyuh, BAZNAS, dunia usaha dan masyarakat dalam memperkuat pemberdayaan keluarga di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Dalam pencanangan Desa TAPIS, berbagai program pemberdayaan turut diperkenalkan, mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, UMKM, lingkungan hingga peningkatan kesejahteraan keluarga. Pemerintah daerah juga terus mendorong berbagai intervensi untuk menangani persoalan stunting dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Melalui sinergi tersebut, BAZNAS Tubaba berkomitmen untuk terus menghadirkan program yang tepat sasaran, tepat waktu dan tepat manfaat, dengan mengedepankan prinsip aman syar'i, aman regulasi dan aman NKRI.

Kehadiran BAZNAS dalam momentum pencanangan Desa TAPIS menjadi wujud nyata bahwa zakat tidak hanya hadir sebagai bantuan sosial, tetapi juga dapat menjadi instrumen pemberdayaan untuk membantu masyarakat memperoleh kehidupan yang lebih sehat, layak dan sejahtera.

18/09/2026 | Kontributor: irfan efendi
BAZNAS Tubaba Bersama Pemda dan Yayasan Kanker Indonesia Salurkan Bantuan untuk Penderita Kanker di Way Kenanga

WAY KENANGA, 17 September 2026 — Kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi ujian kesehatan terus diwujudkan melalui kolaborasi berbagai pihak. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat dan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) menyalurkan bantuan kepada salah satu penerima manfaat yang sedang berjuang melawan penyakit kanker.

Bantuan tersebut diberikan kepada Supranto, warga Idraloka II, Kecamatan Way Kenanga, Kabupaten Tulang Bawang Barat, dengan nilai bantuan sebesar Rp2.000.000.

Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk meringankan beban penerima manfaat dan keluarga. Di tengah perjuangan menghadapi penyakit, dukungan sosial dan kepedulian menjadi penguat agar keluarga tidak merasa sendiri dalam menghadapi masa sulit.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Yayasan Kanker Indonesia, Ana Nadirsyah, turut memberikan sambutan serta penguatan kepada Supranto dan keluarga. Ia mengajak penerima manfaat dan keluarga untuk tetap bersabar, kuat, dan tidak kehilangan harapan dalam menjalani proses pengobatan.

“Kesabaran dan keteguhan hati menjadi kekuatan dalam menghadapi setiap ujian. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan kebutuhan keluarga,” demikian pesan penguatan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Kolaborasi antara BAZNAS Tubaba, Pemerintah Daerah, dan Yayasan Kanker Indonesia menunjukkan bahwa kepedulian terhadap masyarakat membutuhkan kebersamaan. Bantuan yang disalurkan bukan sekadar nilai materi, tetapi juga membawa pesan bahwa masih ada tangan-tangan yang peduli dan masih ada harapan yang harus terus dijaga.

BAZNAS Tubaba terus berkomitmen untuk menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui berbagai program kepedulian, zakat diharapkan tidak hanya menjadi ibadah bagi para muzaki, tetapi juga menjadi jalan hadirnya kebaikan dan penguatan bagi para mustahik.

Semoga bantuan yang diberikan kepada Supranto dan keluarga menjadi keberkahan, memberikan kekuatan dalam menjalani pengobatan, serta menjadi wasilah menuju kesembuhan.

Karena di tengah ujian, kepedulian adalah kekuatan. Dan melalui zakat, kebaikan terus mengalir untuk menghadirkan harapan.

17/09/2026 | Kontributor: Samsul

Berita Terbaru

BAZNAS Tubaba Salurkan Bantuan Akomodasi Pengobatan untuk Warga Penumangan Baru
BAZNAS Tubaba Salurkan Bantuan Akomodasi Pengobatan untuk Warga Penumangan Baru
Tulang Bawang Tengah, 25 September 2026 — Kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi ujian kesehatan kembali diwujudkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) melalui penyaluran bantuan akomodasi pengobatan kepada warga Tiyuh Penumangan Baru, Kecamatan Tulang Bawang Tengah. Bantuan tersebut diberikan kepada Bapak Juliadi (50 tahun), warga Tiyuh Penumangan Baru yang sedang menjalani proses pemulihan setelah mengalami sumbatan pembuluh darah di otak. Juliadi sebelumnya telah menjalani tindakan operasi di RS Harapan Bunda, Lampung Tengah. Namun, perjuangan untuk kembali pulih belum selesai. Ia masih harus menjalani rawat jalan dan kontrol secara rutin setiap bulan. Kondisi tersebut tentu membutuhkan biaya, tidak hanya untuk pengobatan, tetapi juga untuk kebutuhan perjalanan dan akomodasi selama menjalani proses kontrol. Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Tubaba menyalurkan bantuan uang tunai sebesar Rp2 juta yang diperuntukkan sebagai biaya akomodasi pengobatan. Penyaluran bantuan dilaksanakan pada Jumat (25/9/2026) di Tiyuh Penumangan Baru dan dihadiri oleh Ketua BAZNAS Tubaba H. Purwanto didampingi Waka I KH. Jumantoro, perwakilan Kecamatan Tulang Bawang Tengah, perwakilan Pemerintah Tiyuh Penumangan Baru, Kepala Puskesmas Panaragan Jaya Septiana Sari, serta dokter Puskesmas. Sebelum bantuan diberikan, BAZNAS Tubaba bersama dokter Puskesmas setempat telah melakukan proses verifikasi untuk memastikan kondisi kesehatan dan kebutuhan bantuan yang diperlukan oleh Juliadi. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Tubaba H. Purwanto menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam menghadapi persoalan kesehatan. Ia menyampaikan bahwa dana yang dikelola BAZNAS bersumber dari zakat, infak, dan sedekah (ZIS) para pegawai negeri serta masyarakat, yang kemudian disalurkan kembali kepada masyarakat melalui berbagai program kemaslahatan. “Dana zakat, infak dan sedekah yang dititipkan melalui BAZNAS kami kelola dan salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan, salah satunya melalui program bantuan akomodasi pengobatan bagi masyarakat kurang mampu,” jelasnya. Menurutnya, bantuan tersebut mungkin tidak dapat menanggung seluruh kebutuhan pengobatan, namun diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga dan menjadi penyemangat bagi penerima bantuan untuk terus menjalani proses pengobatan. Sementara itu, Ahmad Nawawi, yang mewakili Camat Tulang Bawang Tengah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Tubaba atas kepedulian yang diberikan kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Tulang Bawang Tengah. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Tubaba yang telah memberikan perhatian dan bantuan kepada warga kami. Mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan beban Bapak Juliadi dan keluarga,” ujarnya. Dukungan juga disampaikan Kepala Puskesmas Panaragan Jaya, Septiana Sari. Ia memastikan pihak Puskesmas akan terus membantu dan mengawal proses pengobatan Juliadi sesuai dengan kebutuhan medisnya. “Puskesmas siap membantu dan terus mengawal proses pengobatan pasien,” katanya. Bagi Juliadi dan keluarganya, bantuan tersebut bukan sekadar sejumlah uang. Di tengah perjalanan panjang menghadapi sakit dan proses pemulihan, kepedulian yang hadir menjadi penguat bahwa mereka tidak berjalan sendirian. Melalui program bantuan pengobatan, BAZNAS Tubaba terus berupaya menghadirkan manfaat zakat secara nyata, agar dana yang dititipkan masyarakat dapat kembali dirasakan oleh mereka yang membutuhkan, termasuk mereka yang sedang berjuang mendapatkan kesembuhan. BAZNAS Tubaba — Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI.
BERITA25/09/2026 | irfan efendi
BAZNAS Tubaba Salurkan Bantuan Pendidikan bagi Mustahik Putus Sekolah melalui 9 PKBM
BAZNAS Tubaba Salurkan Bantuan Pendidikan bagi Mustahik Putus Sekolah melalui 9 PKBM
Tulang Bawang Barat, 23 September 2026 - kabtubaba.baznas.go.id — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menyalurkan bantuan biaya pendidikan bagi mustahik yang mengalami putus sekolah melalui 9 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang tersebar di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Penyerahan bantuan berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tulang Bawang Barat, Rabu (23/9/2026), dan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tubaba, Wakil Ketua I BAZNAS Tubaba KH. Jumantoro, M.Pd.I., serta perwakilan dari 9 PKBM se-Kabupaten Tulang Bawang Barat. Pada tahap pertama periode Juli, Agustus, dan September 2026, bantuan diberikan kepada 72 orang mustahik berusia di atas 24 tahun yang sedang menempuh pendidikan kesetaraan melalui program Paket A, Paket B, dan Paket C. Total bantuan yang disalurkan pada triwulan pertama tersebut mencapai Rp20.383.000. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tulang Bawang Barat, M. Cheri Sopian, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas kontribusi BAZNAS Tubaba dalam mendukung peningkatan akses pendidikan masyarakat. Ia mengatakan, kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat dan BAZNAS merupakan salah satu langkah strategis dalam upaya menekan angka putus sekolah sekaligus memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk kembali melanjutkan pendidikan. “Program ini menjadi langkah strategis dalam membantu masyarakat yang sebelumnya mengalami putus sekolah agar dapat kembali memperoleh hak pendidikannya melalui pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C,” ujarnya. Menurutnya, dukungan pembiayaan pendidikan menjadi penting karena masih terdapat masyarakat yang memiliki kemauan untuk melanjutkan pendidikan, namun terkendala kemampuan ekonomi. Sementara itu, Wakil Ketua I BAZNAS Tubaba KH. Jumantoro, M.Pd.I., menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari program pendistribusian dan pendayagunaan dana zakat yang dihimpun BAZNAS dari para muzaki. Ia menegaskan bahwa dana yang dikelola BAZNAS berasal dari zakat, infak, dan sedekah yang kemudian disalurkan melalui berbagai program untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk dalam bidang pendidikan. “Dana yang dihimpun BAZNAS merupakan amanah dari para muzaki. Kami berupaya menyalurkannya secara tepat sasaran kepada mustahik melalui berbagai program, salah satunya bantuan pendidikan,” jelasnya. Melalui program ini, BAZNAS Tubaba bersama Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat terus mendorong agar keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi masyarakat untuk memperoleh pendidikan. Bantuan pendidikan melalui 9 PKBM tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada para mustahik untuk menyelesaikan pendidikan kesetaraan, meningkatkan kapasitas diri, serta membuka peluang yang lebih baik bagi kehidupan mereka dan keluarga. Program ini sekaligus menjadi wujud nyata pemanfaatan dana zakat untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Tulang Bawang Barat.
BERITA23/09/2026 | irfan efendi
BAZNAS Tubaba Salurkan Santunan Rp2,5 Juta untuk 25 Lansia melalui Kolaborasi RAPI Peduli
BAZNAS Tubaba Salurkan Santunan Rp2,5 Juta untuk 25 Lansia melalui Kolaborasi RAPI Peduli
Mulya Jaya, 22 September 2026 — kabtubaba.baznas.go.id - Kepedulian terhadap masyarakat lanjut usia terus menjadi perhatian Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat. Melalui kolaborasi bersama Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam program RAPI Peduli, BAZNAS Tubaba menyalurkan santunan kepada 25 mustahik lanjut usia (lansia). Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp2,5 juta, atau masing-masing Rp100 ribu untuk setiap penerima manfaat. Bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS Tubaba dalam menghadirkan manfaat dana zakat, infak, dan sedekah bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya kelompok rentan dan lanjut usia. Penyaluran santunan tersebut berlangsung bersamaan dengan acara Pengukuhan Pengurus, Dewan Penasehat dan Pengawas Organisasi Wilayah (DPPOW) RAPI Kabupaten Tulang Bawang Barat masa bakti 2026–2030, Selasa (22/9/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Tulang Bawang Barat, Untung Budiono, S.Sos., M.H., serta jajaran RAPI dan sejumlah unsur terkait. Dalam kesempatan tersebut, RAPI menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan di tengah masyarakat. Bagi BAZNAS Tubaba, kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan manfaat zakat sekaligus memastikan kepedulian sosial dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkan. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat, H. Purwanto, menyampaikan bahwa santunan kepada lansia merupakan salah satu bentuk nyata amanah pengelolaan dana umat. “Melalui santunan ini, kami berharap para lansia penerima manfaat dapat merasakan perhatian dan kepedulian dari para muzaki serta masyarakat yang telah menunaikan zakat, infak dan sedekah melalui BAZNAS.” Ia menambahkan, sinergi dengan berbagai organisasi dan elemen masyarakat akan terus didorong agar manfaat zakat dapat menjangkau lebih banyak mustahik di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Program ini sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial antara BAZNAS, RAPI, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam memberikan perhatian kepada kelompok yang membutuhkan. Melalui kolaborasi RAPI Peduli–BAZNAS Tubaba, diharapkan semakin banyak lansia dan masyarakat rentan yang memperoleh manfaat dari program sosial kemanusiaan. BAZNAS Tubaba — Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI.
BERITA22/09/2026 | irfan efendi
BAZNAS Tubaba Hadir dalam Pencanangan Desa TAPIS, Salurkan Bantuan Jamban Sehat dan Sembako untuk Keluarga Berisiko Stunting
BAZNAS Tubaba Hadir dalam Pencanangan Desa TAPIS, Salurkan Bantuan Jamban Sehat dan Sembako untuk Keluarga Berisiko Stunting
Tulang Bawang Barat — Pencanangan dan Pembinaan Desa TAPIS (Kesejahteraan Keluarga untuk Lampung Maju, Indonesia Emas) di Tiyuh Marga Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Jumat (18/9/2026), turut menjadi momentum penguatan kolaborasi berbagai pihak dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan yang dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza, Wakil Bupati Tulang Bawang Barat Nadirsyah, Ketua TP PKK Tubaba Novianti Novriwan, Ketua I TP PKK Tubaba Ana Nadirsyah, serta unsur pemerintah dan masyarakat tersebut, juga dihadiri oleh BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat. Kehadiran BAZNAS Tubaba menjadi bagian dari komitmen dalam mendukung upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya melalui program kesehatan lingkungan dan pemenuhan kebutuhan dasar keluarga yang berisiko stunting. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Tubaba menyalurkan bantuan dengan total nilai Rp90 juta untuk pembangunan 30 jamban sehat bagi masyarakat yang membutuhkan. Program jamban sehat ini merupakan salah satu bentuk intervensi BAZNAS dalam mendukung terciptanya lingkungan yang sehat dan layak bagi masyarakat. Ketersediaan sanitasi yang baik diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas kesehatan keluarga sekaligus mencegah berbagai penyakit yang berkaitan dengan sanitasi dan lingkungan. Selain bantuan jamban sehat, BAZNAS Tubaba juga menyalurkan 800 paket sembako kepada keluarga berisiko stunting. Masing-masing paket memiliki nilai Rp150 ribu, sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan pangan keluarga. Bantuan tersebut tidak hanya dipusatkan di satu wilayah, tetapi penerimanya tersebar di setiap kecamatan se-Kabupaten Tulang Bawang Barat, sehingga manfaat program dapat dirasakan oleh keluarga yang membutuhkan di berbagai wilayah. Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS Tubaba dalam mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya mustahik dan keluarga yang membutuhkan perhatian dalam aspek kesehatan, sanitasi dan ketahanan pangan. Program tersebut juga sejalan dengan semangat kolaborasi yang terus dibangun antara pemerintah daerah, TP PKK, pemerintah tiyuh, BAZNAS, dunia usaha dan masyarakat dalam memperkuat pemberdayaan keluarga di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Dalam pencanangan Desa TAPIS, berbagai program pemberdayaan turut diperkenalkan, mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, UMKM, lingkungan hingga peningkatan kesejahteraan keluarga. Pemerintah daerah juga terus mendorong berbagai intervensi untuk menangani persoalan stunting dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Melalui sinergi tersebut, BAZNAS Tubaba berkomitmen untuk terus menghadirkan program yang tepat sasaran, tepat waktu dan tepat manfaat, dengan mengedepankan prinsip aman syar'i, aman regulasi dan aman NKRI. Kehadiran BAZNAS dalam momentum pencanangan Desa TAPIS menjadi wujud nyata bahwa zakat tidak hanya hadir sebagai bantuan sosial, tetapi juga dapat menjadi instrumen pemberdayaan untuk membantu masyarakat memperoleh kehidupan yang lebih sehat, layak dan sejahtera.
BERITA18/09/2026 | irfan efendi
BAZNAS Tubaba Bersama Pemda dan Yayasan Kanker Indonesia Salurkan Bantuan untuk Penderita Kanker di Way Kenanga
BAZNAS Tubaba Bersama Pemda dan Yayasan Kanker Indonesia Salurkan Bantuan untuk Penderita Kanker di Way Kenanga
WAY KENANGA, 17 September 2026 — Kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi ujian kesehatan terus diwujudkan melalui kolaborasi berbagai pihak. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat dan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) menyalurkan bantuan kepada salah satu penerima manfaat yang sedang berjuang melawan penyakit kanker. Bantuan tersebut diberikan kepada Supranto, warga Idraloka II, Kecamatan Way Kenanga, Kabupaten Tulang Bawang Barat, dengan nilai bantuan sebesar Rp2.000.000. Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk meringankan beban penerima manfaat dan keluarga. Di tengah perjuangan menghadapi penyakit, dukungan sosial dan kepedulian menjadi penguat agar keluarga tidak merasa sendiri dalam menghadapi masa sulit. Dalam kegiatan tersebut, Ketua Yayasan Kanker Indonesia, Ana Nadirsyah, turut memberikan sambutan serta penguatan kepada Supranto dan keluarga. Ia mengajak penerima manfaat dan keluarga untuk tetap bersabar, kuat, dan tidak kehilangan harapan dalam menjalani proses pengobatan. “Kesabaran dan keteguhan hati menjadi kekuatan dalam menghadapi setiap ujian. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan kebutuhan keluarga,” demikian pesan penguatan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. Kolaborasi antara BAZNAS Tubaba, Pemerintah Daerah, dan Yayasan Kanker Indonesia menunjukkan bahwa kepedulian terhadap masyarakat membutuhkan kebersamaan. Bantuan yang disalurkan bukan sekadar nilai materi, tetapi juga membawa pesan bahwa masih ada tangan-tangan yang peduli dan masih ada harapan yang harus terus dijaga. BAZNAS Tubaba terus berkomitmen untuk menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah (ZIS) secara nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui berbagai program kepedulian, zakat diharapkan tidak hanya menjadi ibadah bagi para muzaki, tetapi juga menjadi jalan hadirnya kebaikan dan penguatan bagi para mustahik. Semoga bantuan yang diberikan kepada Supranto dan keluarga menjadi keberkahan, memberikan kekuatan dalam menjalani pengobatan, serta menjadi wasilah menuju kesembuhan. Karena di tengah ujian, kepedulian adalah kekuatan. Dan melalui zakat, kebaikan terus mengalir untuk menghadirkan harapan.
BERITA17/09/2026 | Samsul
BAZNAS Tubaba Ikuti BAZNAS Strategic Development, Perkuat Transformasi Pengelolaan ZIS di Era Digital
BAZNAS Tubaba Ikuti BAZNAS Strategic Development, Perkuat Transformasi Pengelolaan ZIS di Era Digital
Bandar Lampung, 17 September 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat terus memperkuat komitmennya untuk menghadirkan tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang semakin profesional, terukur, transparan, sesuai regulasi dan prinsip syariah, serta mampu menjawab tantangan perkembangan zaman. Komitmen tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam kegiatan BAZNAS Strategic Development yang dilaksanakan di Hotel Emersia Bandar Lampung, 17–19 September 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi BAZNAS Tubaba untuk melakukan penguatan strategi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta membangun tata kelola pengelolaan ZIS yang semakin efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dalam kegiatan tersebut hadir Ketua BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat, H. Purwanto, Wakil Ketua II, H. Jumantoro, M.Pd.I, dan Wakil Ketua III, H. Supriyanto Hadi. BAZNAS Strategic Development tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan pengembangan kelembagaan, tetapi juga sebagai bagian dari ikhtiar untuk mempersiapkan BAZNAS Tubaba menghadapi perubahan dan perkembangan teknologi di era digital. Transformasi digital menjadi salah satu kebutuhan penting dalam pengelolaan ZIS. Dengan pemanfaatan teknologi yang tepat, proses penghimpunan, pendataan, pelayanan, pendistribusian, pelaporan, hingga evaluasi program diharapkan dapat dilakukan secara lebih cepat, akurat, terukur, dan mudah dipertanggungjawabkan. Bagi BAZNAS Tubaba, kemajuan teknologi bukan sekadar mengikuti tren, tetapi menjadi sarana untuk memperkuat amanah, transparansi, akuntabilitas, dan kualitas pelayanan kepada muzaki, munfik, mustahik, serta masyarakat secara luas. Semangat pengembangan ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan pengelolaan ZIS yang tidak hanya berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi mampu menciptakan program-program yang berkelanjutan dan memberikan perubahan nyata bagi kehidupan mustahik. Melalui penguatan strategi dan tata kelola, BAZNAS Tubaba terus berikhtiar agar setiap rupiah ZIS yang dipercayakan masyarakat dapat dikelola dengan penuh amanah dan disalurkan kepada mereka yang berhak secara tepat sasaran. “Zakat bukan sekadar angka yang dihimpun, tetapi amanah yang harus dikelola dengan ilmu, profesionalitas, dan hati. Teknologi boleh terus berubah, zaman boleh terus berkembang, tetapi nilai amanah dan syariah harus tetap menjadi fondasi.” Keikutsertaan pimpinan BAZNAS Tubaba dalam kegiatan BAZNAS Strategic Development diharapkan menjadi energi baru untuk terus melakukan pembenahan dan inovasi. Dari ruang pengembangan strategi, lahir gagasan; dari gagasan lahir perubahan; dan dari perubahan diharapkan tumbuh manfaat yang semakin luas bagi masyarakat Tulang Bawang Barat. Dengan semangat profesional, transparan, digital, sesuai regulasi dan syariah, BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat terus melangkah membangun lembaga zakat yang semakin dipercaya dan menghadirkan kebermanfaatan yang nyata. BAZNAS Tubaba — Mengelola Amanah, Menebar Manfaat, Menguatkan Umat.
BERITA17/09/2026 | Samsul
BAZNAS Tubaba dan Pemerintah Daerah Hadirkan Kepedulian untuk Warga Terdampak Kebakaran di Panaragan Jaya
BAZNAS Tubaba dan Pemerintah Daerah Hadirkan Kepedulian untuk Warga Terdampak Kebakaran di Panaragan Jaya
Panaragan Jaya, Selasa, 15 September 2026 — Musibah dapat datang tanpa mengenal waktu. Ketika rumah dan harta benda harus kehilangan akibat kobaran api, kepedulian dan uluran tangan menjadi penguat bagi mereka yang sedang berusaha bangkit. Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah mengalami musibah, BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat memberikan bantuan kepada warga terdampak kebakaran di wilayah Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah. Musibah kebakaran tersebut menimpa rumah semi permanen milik Bapak Asep, yang berlokasi di Panaragan Jaya, RK 1, RW 5, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat. Rumah berbahan papan tersebut mengalami kebakaran dan mengakibatkan kerugian serta berdampak pada kondisi kehidupan keluarga yang terdampak. Dalam kunjungan tersebut, BAZNAS Tubaba menyerahkan bantuan sebesar Rp1.500.000 sebagai bentuk kepedulian dan dukungan untuk membantu meringankan beban keluarga Bapak Asep pascamusibah. Bantuan diserahkan langsung oleh Wakil Ketua III BAZNAS Tubaba, H. Supriyanto Hadi, didampingi Wakil Ketua II, H. Jumantoro, M.Pd.I. Kehadiran BAZNAS Tubaba bersama Pemerintah Daerah bukan sekadar menyerahkan bantuan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat untuk hadir di tengah masyarakat, terutama ketika mereka sedang menghadapi ujian dan membutuhkan dukungan. H. Supriyanto Hadi menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS kepada masyarakat yang sedang mengalami musibah. Meskipun nilainya tidak sebanding dengan kerugian yang dialami, diharapkan bantuan tersebut dapat memberikan sedikit ruang untuk meringankan kebutuhan keluarga dan menjadi penyemangat untuk kembali menata kehidupan. “Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga yang terkena musibah. BAZNAS akan terus berupaya hadir bersama masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan,” ungkapnya. Sementara itu, H. Jumantoro, M.Pd.I. menegaskan bahwa kepedulian terhadap sesama merupakan bagian penting dari semangat zakat, infak, dan sedekah. Dana ZIS yang dihimpun melalui BAZNAS pada hakikatnya merupakan amanah dari para muzaki dan munfik untuk disalurkan kepada mereka yang berhak dan membutuhkan. Musibah memang meninggalkan luka dan kehilangan. Namun, dari kepedulian yang hadir, tumbuh harapan bahwa tidak ada masyarakat yang harus menghadapi kesulitan seorang diri. Melalui kolaborasi dengan Pemerintah Daerah, BAZNAS Tubaba berkomitmen untuk terus memperkuat gerakan kepedulian sosial serta memastikan manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. Karena bagi BAZNAS Tubaba, membantu bukan hanya tentang memberikan materi, tetapi juga tentang menghadirkan harapan, menguatkan hati, dan membersamai masyarakat untuk bangkit kembali. Semoga keluarga Bapak Asep diberikan ketabahan, kekuatan, serta kemudahan untuk kembali membangun kehidupan yang lebih baik setelah musibah yang terjadi. Aamiin.
BERITA15/09/2026 | Samsul
BAZNAS Tubaba dan Pemda Hadir Menguatkan Keluarga di Tengah Duka, Salurkan Bantuan Pemulasaran Jenazah
BAZNAS Tubaba dan Pemda Hadir Menguatkan Keluarga di Tengah Duka, Salurkan Bantuan Pemulasaran Jenazah
Gunung Katun Malay, Selasa, 15/9/2026 — Di tengah suasana duka yang menyelimuti sebuah keluarga, kehadiran dan kepedulian menjadi penguat yang begitu berarti. Tidak hanya melalui kata-kata, tetapi juga melalui uluran tangan yang hadir untuk meringankan beban keluarga yang sedang berduka. Sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat, BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat menyalurkan bantuan untuk kebutuhan pemulasaran jenazah kepada keluarga penerima manfaat di Tiyuh Gunung Katun Malay, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Selasa (15/9/2026). Bantuan sebesar Rp1.000.000,- tersebut diserahkan secara langsung kepada keluarga penerima manfaat sebagai bentuk kepedulian dan ikhtiar bersama untuk membantu meringankan kebutuhan keluarga dalam proses pemulasaran jenazah. Penyerahan bantuan dilakukan oleh Wakil Ketua III BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat, H. Supriyanto Hadi, didampingi Wakil Ketua II, H. Jumantoro, M.Pd.I. Keduanya hadir langsung untuk menyampaikan bantuan sekaligus memberikan dukungan moril kepada keluarga yang tengah menghadapi kehilangan. Bagi BAZNAS Tubaba, bantuan tersebut mungkin tidak mampu menghapus kesedihan akibat kehilangan orang tercinta. Namun, kehadiran di tengah keluarga yang sedang berduka menjadi pesan bahwa mereka tidak sendiri. “Ketika duka datang, terkadang yang paling dibutuhkan bukan hanya bantuan materi, tetapi juga kehadiran orang-orang yang peduli. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga dan menjadi bagian dari amal kebaikan yang terus mengalir,” demikian semangat kepedulian yang terus dibangun BAZNAS Tubaba. Kolaborasi antara BAZNAS dan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat ini menjadi bukti bahwa kepedulian kepada masyarakat dapat tumbuh kuat ketika dilakukan bersama. Zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat kemudian kembali hadir dalam berbagai bentuk kebaikan bagi mereka yang membutuhkan. Dari tangan para muzaki dan munfik, hadir harapan bagi mustahik. Dari kepedulian, lahir kekuatan. Dan dari kebersamaan, duka terasa sedikit lebih ringan. BAZNAS Tubaba akan terus berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat, menjalankan amanah zakat, infak, dan sedekah secara amanah, transparan, dan tepat sasaran, sehingga setiap kebaikan yang dititipkan dapat memberikan manfaat bagi sesama. BAZNAS Tubaba — Menebar Kebaikan, Menguatkan Sesama, Menghadirkan Harapan.
BERITA15/09/2026 | Samsul
BAZNAS Tubaba Verifikasi Permohonan Bantuan Akomodasi Pengobatan Mustahik di Gunung Katun Malay
BAZNAS Tubaba Verifikasi Permohonan Bantuan Akomodasi Pengobatan Mustahik di Gunung Katun Malay
Gunung Katun Malay, 14 September 2026 — Di tengah perjuangan seseorang untuk kembali pulih dari sakit, dukungan dan kepedulian menjadi bagian penting yang dapat menguatkan langkah. Hal itulah yang menjadi perhatian BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) dalam melakukan verifikasi permohonan bantuan akomodasi pengobatan bagi salah seorang mustahik, Ibu Sudar (50), warga Tiyuh Gunung Katun Malay. Ibu Sudar saat ini masih menjalani proses pemulihan setelah menjalani operasi akibat tumor pada hati dan pankreas. Meski telah melewati tahapan operasi, perjuangannya belum sepenuhnya berakhir. Ia masih membutuhkan pemeriksaan dan kontrol lanjutan untuk memantau perkembangan kondisi kesehatannya. Menindaklanjuti permohonan bantuan yang diajukan, BAZNAS Tubaba turun langsung ke lapangan untuk melakukan verifikasi kondisi mustahik. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua I BAZNAS Tubaba, KH. Jumantoro, M.Pd.I, dan Wakil Ketua III, H. Suprianto Hadi. Verifikasi turut melibatkan Kepala Puskesmas Marga Kencana beserta dokter, serta Kepala Tiyuh Gunung Katun Malay. Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi bagian penting untuk memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai kondisi kesehatan, kebutuhan pengobatan, serta keadaan mustahik secara langsung. Bagi BAZNAS Tubaba, verifikasi lapangan bukan sekadar tahapan administratif. Setiap permohonan bantuan perlu dikaji secara cermat agar bantuan yang nantinya disalurkan benar-benar diberikan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria dan membutuhkan. Dengan melihat kondisi mustahik secara langsung, BAZNAS dapat memperoleh informasi yang lebih akurat sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan penyaluran bantuan. “Setiap permohonan bantuan yang datang kepada BAZNAS adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Karena itu, kami perlu memastikan kondisi mustahik secara langsung agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhannya,” demikian semangat yang menjadi landasan proses verifikasi BAZNAS Tubaba. Hasil verifikasi selanjutnya akan menjadi bahan pertimbangan bagi BAZNAS Tubaba untuk menentukan proses berikutnya, termasuk kemungkinan pemberian bantuan akomodasi pengobatan bagi Ibu Sudar. Di balik sebuah permohonan bantuan, ada perjuangan yang mungkin tidak selalu terlihat. Ada keluarga yang berusaha bertahan, ada harapan untuk sembuh, dan ada ikhtiar untuk melanjutkan kehidupan dengan lebih baik. Karena itu, BAZNAS Tubaba berkomitmen menjalankan setiap proses dengan amanah, profesional, transparan, dan penuh kepedulian. Dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dititipkan masyarakat bukan sekadar angka dalam laporan, tetapi merupakan amanah yang diharapkan dapat menjadi jalan hadirnya manfaat bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Semoga ikhtiar Ibu Sudar dalam menjalani proses pemulihan diberikan kelancaran, kekuatan, dan kesembuhan. Dan semoga setiap rupiah ZIS yang dititipkan melalui BAZNAS Tubaba senantiasa menjadi keberkahan bagi para muzaki, munfik, serta menghadirkan manfaat nyata bagi para mustahik.
BERITA14/09/2026 | Samsul
BAZNAS Tubaba Raih Predikat WTP atas Laporan Keuangan Tahun 2025, Bukti Komitmen Pengelolaan ZIS yang Profesional
BAZNAS Tubaba Raih Predikat WTP atas Laporan Keuangan Tahun 2025, Bukti Komitmen Pengelolaan ZIS yang Profesional
Tulang Bawang Barat, Senin, 14 September 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) kembali menorehkan capaian penting dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Atas Laporan Keuangan Tahun 2025, BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat memperoleh predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik (KAP) Aisyah Terry Perdan. Predikat WTP tersebut menjadi salah satu bentuk pengakuan atas komitmen BAZNAS Tubaba dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, serta profesionalitas dalam pengelolaan dana ZIS yang diamanahkan oleh masyarakat. Capaian ini bukan sekadar predikat, tetapi menjadi bukti bahwa setiap amanah dari para muzaki, munfik, dan masyarakat terus diupayakan untuk dikelola dengan prinsip kehati-hatian, profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat, H. Purwanto, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran tim manajemen BAZNAS Tubaba yang telah bekerja dengan penuh semangat, dedikasi, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas pengelolaan ZIS. “Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh tim manajemen BAZNAS Tubaba yang telah bekerja dengan penuh semangat dan sungguh-sungguh dalam mengelola ZIS secara profesional. Predikat WTP atas Laporan Keuangan Tahun 2025 ini merupakan hasil kerja bersama dan menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan zakat,” ujar H. Purwanto. Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan amanah besar yang harus terus dijaga. Karena itu, BAZNAS Tubaba akan terus berkomitmen meningkatkan tata kelola kelembagaan, memperkuat transparansi dan akuntabilitas, serta memastikan dana ZIS dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi para mustahik. Predikat WTP juga menjadi momentum untuk terus berbenah dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. BAZNAS Tubaba menyadari bahwa profesionalitas dalam pengelolaan ZIS tidak hanya tercermin dari tertibnya administrasi dan laporan keuangan, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. H. Purwanto berharap capaian tersebut semakin memperkuat kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS Tubaba dan mendorong semakin banyak masyarakat untuk menunaikan zakat serta menyalurkan infak dan sedekah melalui lembaga resmi. “Semoga capaian ini menjadi penyemangat bagi seluruh keluarga besar BAZNAS Tubaba untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Kami ingin amanah masyarakat benar-benar dikelola dengan baik dan kembali kepada masyarakat dalam bentuk program-program yang memberikan manfaat,” lanjutnya. Dengan diraihnya Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Tahun 2025, BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan tata kelola zakat yang amanah, transparan, akuntabel, dan profesional, demi mewujudkan pengelolaan ZIS yang semakin berkualitas dan memberikan kebermanfaatan bagi umat. Dari amanah yang dikelola dengan profesional, lahir kepercayaan. Dari kepercayaan, tumbuh kebermanfaatan. Dan dari kebermanfaatan, hadir harapan bagi mereka yang membutuhkan.
BERITA14/09/2026 | Samsul
BAZNAS Tubaba Dukung Tubaba Q Sehat, Hadirkan Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis di Kagungan Ratu
BAZNAS Tubaba Dukung Tubaba Q Sehat, Hadirkan Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis di Kagungan Ratu
Tulang Bawang Udik, 10 September 2026 — Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat terus diwujudkan melalui kolaborasi dan pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Melalui program Tubaba Q Sehat, masyarakat Tiyuh Kagungan Ratu, Kecamatan Tulang Bawang Udik, mendapatkan pelayanan pemeriksaan dan pengobatan kesehatan secara gratis, sekaligus skrining Tuberkulosis (TBC) tanpa biaya. Kegiatan tersebut berlangsung di Posyandu ILP Melati, Tiyuh Kagungan Ratu, Kamis (10/9/2026), dengan menghadirkan pelayanan kesehatan yang terbuka bagi masyarakat. Selain pemeriksaan dan pengobatan gratis, warga juga mendapatkan layanan skrining TBC sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan penyakit di tengah masyarakat. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulang Bawang Barat, Kepala dinas Koperindag, Camat Tulang Bawang Udik, Kepalo Tiyuh Kagungan Ratu, Kepala Puskesmas Marga Kencana, serta Ketua BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat H. Purwanto. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat turut mengambil bagian dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat melalui bantuan pengadaan obat-obatan serta stick pemeriksaan kolesterol dan asam urat. Dukungan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian BAZNAS dalam menghadirkan manfaat dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) bagi masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS berkomitmen agar dana umat yang dihimpun dapat terus memberikan manfaat secara nyata, termasuk dalam bidang kesehatan. Melalui program Tubaba Q Sehat, masyarakat tidak hanya mendapatkan pengobatan ketika mengalami keluhan kesehatan, tetapi juga didorong untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan melalui pemeriksaan dan deteksi dini. Pada kesempatan tersebut, Achmad Nazarudin, S.IP., M.IP., turut memberikan sosialisasi mengenai lima program unggulan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat. Sosialisasi ini menjadi bagian penting dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai berbagai program pemerintah yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas kehidupan dan kesejahteraan masyarakat Tubaba. Pelayanan kesehatan gratis ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kehadiran tenaga kesehatan, pemerintah daerah, pemerintah tiyuh, dan BAZNAS menjadi bukti bahwa pelayanan kepada masyarakat akan semakin kuat ketika dibangun melalui semangat kebersamaan dan kolaborasi. Ketua BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat menegaskan bahwa BAZNAS akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program kemaslahatan, termasuk bidang kesehatan. “Kesehatan adalah bagian penting dari kesejahteraan. Ketika masyarakat sehat, mereka memiliki kekuatan untuk bekerja, beribadah, berkarya, dan membangun kehidupan yang lebih baik. Karena itu, BAZNAS akan terus berusaha menghadirkan manfaat ZIS agar benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” demikian semangat yang terus dibawa dalam pelaksanaan program Tubaba Q Sehat. Program ini sekaligus menjadi pengingat bahwa zakat, infak, dan sedekah bukan sekadar kewajiban dan ibadah individual, tetapi juga memiliki kekuatan besar untuk menghadirkan kebermanfaatan sosial. Dari kepedulian, lahir kesehatan. Dari ZIS, tumbuh kebermanfaatan. Dari kebersamaan, hadir harapan bagi masyarakat Tubaba. BAZNAS Tubaba berkomitmen untuk terus menebar manfaat, menguatkan kepedulian, dan menghadirkan pelayanan yang menyentuh masyarakat, sebagai bagian dari ikhtiar bersama menuju Tubaba yang lebih sehat, sejahtera, dan berdaya.
BERITA10/09/2026 | Samsul
BAZNAS Tubaba Salurkan Subsidi Rp72 Juta untuk 60 Pelaku UMKM
BAZNAS Tubaba Salurkan Subsidi Rp72 Juta untuk 60 Pelaku UMKM
Tulang Bawang Barat, 8 September 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) terus memperkuat peran zakat dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Salah satunya melalui Program Pembiayaan Ekonomi Kerakyatan “Subsidi BAZNAS” yang memberikan subsidi angsuran kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui program tersebut, BAZNAS Tubaba mengalokasikan subsidi sebesar Rp72 juta untuk 60 pelaku UMKM yang berada di Kecamatan Tulang Bawang Udik (TBU), Tulang Bawang Tengah (TBT), dan Tumijajar. Program ini merupakan bentuk kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat, PT BPRS Tani Tubaba, dan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat. Peluncuran program dilaksanakan di Balai Tiyuh Tirta Makmur, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Selasa (08/09/2026), dan diresmikan langsung oleh Wakil Bupati Tulang Bawang Barat, Nadirsyah. BAZNAS Tubaba Ringankan Angsuran Pelaku UMKM Ketua BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat, H. Purwanto, mengatakan Program Pembiayaan Ekonomi Kerakyatan tersebut dirancang untuk membantu pelaku UMKM mendapatkan akses permodalan dengan beban angsuran yang lebih ringan. Setiap penerima manfaat memperoleh pembiayaan modal usaha sebesar Rp5 juta dari PT BPRS Tani Tubaba. Dari angsuran yang seharusnya sekitar Rp467 ribu per bulan, BAZNAS memberikan subsidi sebesar Rp100 ribu per bulan selama 12 bulan. Dengan adanya subsidi tersebut, penerima manfaat hanya perlu membayar angsuran sekitar Rp367 ribu per bulan. “Dari pinjaman modal Rp5 juta itu, per bulan seharusnya peserta membayar angsuran Rp467 ribu. Kemudian kita subsidi Rp100 ribu, sehingga peserta hanya membayar Rp367 ribu,” jelas H. Purwanto. Dengan jumlah penerima sebanyak 60 pelaku UMKM, total subsidi yang diberikan BAZNAS Tubaba mencapai Rp72 juta selama 12 bulan. Menurutnya, program tersebut diharapkan tidak hanya membantu pelaku UMKM memperoleh tambahan modal, tetapi juga menjadi salah satu solusi untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pinjaman rentenir maupun pinjaman ilegal yang dapat membebani pelaku usaha. ZIS BAZNAS Tubaba untuk Pemberdayaan Ekonomi H. Purwanto menjelaskan, salah satu nilai strategis dari program ini adalah pemanfaatan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) untuk memberikan manfaat produktif bagi masyarakat. Dana subsidi yang digunakan dalam program tersebut bersumber dari ZIS para ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat. “Pemanfaatan dana ZIS diarahkan agar zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga memberikan manfaat produktif melalui penguatan usaha masyarakat,” tuturnya. Program ini menjadi salah satu bentuk ikhtiar BAZNAS Tubaba dalam mengembangkan pemberdayaan ekonomi masyarakat, sehingga dana ZIS dapat memberikan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan. Selain mendapatkan subsidi angsuran, pembiayaan kepada penerima manfaat juga diberikan tanpa agunan, dengan dukungan penjaminan dari Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat. Skema tersebut diharapkan semakin membuka akses permodalan bagi pelaku UMKM yang memiliki keterbatasan dalam memperoleh pembiayaan usaha. Pemkab Tubaba Apresiasi Kolaborasi BAZNAS dan BPRS Tani Wakil Bupati Tulang Bawang Barat, Nadirsyah, mengapresiasi kolaborasi yang dibangun antara Pemerintah Kabupaten Tubaba, BAZNAS Tubaba, dan PT BPRS Tani Tubaba. Menurutnya, Program Pembiayaan Ekonomi Kerakyatan merupakan bentuk nyata sinergi berbagai pihak dalam memperkuat perekonomian masyarakat. “Program Pembiayaan Ekonomi Kerakyatan ini merupakan wujud kolaborasi nyata antara Pemerintah Daerah, BPRS Tani, dan BAZNAS,” ujar Nadirsyah. Ia menegaskan bahwa pembangunan ekonomi daerah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah maupun lembaga perbankan. Pelaku UMKM juga memiliki peranan penting dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Karena itu, Nadirsyah meminta seluruh penerima manfaat untuk menggunakan pembiayaan sesuai peruntukannya dan menjalankan usaha dengan sungguh-sungguh, kerja keras, serta pantang menyerah. Ia juga mengingatkan penerima manfaat untuk memegang filosofi NENEMO, yaitu Nemen, Nedes, dan Nerimo, sebagai salah satu semangat masyarakat Tubaba dalam menjalankan kehidupan dan membangun perekonomian. “Membangun perekonomian daerah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah atau perbankan saja. Kunci utamanya ada pada semangat dan komitmen masyarakat pelaku usaha,” tegasnya. Dorong UMKM Tubaba Semakin Mandiri Nadirsyah berharap pembiayaan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan produktivitas usaha dan memperkuat kemandirian ekonomi keluarga penerima manfaat. “Diharapkan pinjaman modal ini dimanfaatkan secara optimal sesuai peruntukannya sehingga usaha para penerima dapat berkembang pesat, sukses, dan mandiri secara ekonomi,” pungkasnya. Melalui Program Pembiayaan Ekonomi Kerakyatan “Subsidi BAZNAS”, BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat bersama Pemerintah Kabupaten Tubaba dan PT BPRS Tani Tubaba berkomitmen menghadirkan akses pembiayaan yang lebih aman dan terjangkau bagi masyarakat. Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya BAZNAS Tubaba mengoptimalkan manfaat ZIS untuk pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam mendorong pelaku UMKM agar mampu mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan keluarga, dan membangun kemandirian ekonomi. Dengan semangat kolaborasi dan pemanfaatan dana ZIS secara produktif, diharapkan semakin banyak masyarakat Tubaba yang mampu mengembangkan usahanya dan naik kelas secara ekonomi. Dari ZIS, tumbuh usaha. Dari usaha, tumbuh kemandirian. Dari kemandirian, tumbuh kesejahteraan masyarakat Tubaba.
BERITA09/09/2026 | Samsul
BAZNAS Tubaba dan YKI Hadir Menguatkan Perjuangan Ibu Bikem Melawan Kanker Payudara
BAZNAS Tubaba dan YKI Hadir Menguatkan Perjuangan Ibu Bikem Melawan Kanker Payudara
Panaragan Jaya, 9 September 2026 — Tidak semua perjuangan terlihat oleh mata. Ada yang dijalani dalam diam, dengan rasa sakit, kekhawatiran, dan harapan yang terus dipanjatkan setiap hari. Di tengah perjuangannya melawan kanker payudara, Ibu Bikem, warga Kelurahan Panaragan Jaya, mendapat suntikan semangat dari kepedulian BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) bersama Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Tubaba, Rabu (9/9/2026). Kunjungan tersebut bukan sekadar tentang menyerahkan bantuan. Lebih dari itu, kehadiran rombongan menjadi pesan bahwa Ibu Bikem tidak sendiri dalam menghadapi ujian kesehatan yang sedang dijalaninya. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Tubaba menyerahkan bantuan akomodasi pengobatan sebesar Rp2 juta kepada Ibu Bikem. Bantuan tersebut disalurkan melalui program Tubaba Qu Sehat, sebagai bentuk kepedulian kepada mustahik yang membutuhkan dukungan dalam menghadapi persoalan kesehatan dan menjalani proses pengobatan. Bantuan mungkin tidak mampu menghapus seluruh rasa sakit yang dirasakan. Namun, di tengah perjalanan pengobatan yang tidak mudah, bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban sekaligus menjadi penguat untuk terus melangkah. Hadir Membawa Kepedulian Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata kolaborasi antara BAZNAS Tubaba dan YKI Tubaba dalam memberikan perhatian kepada masyarakat yang sedang menghadapi penyakit kanker. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Tubaba H. Purwanto, Ketua YKI Tubaba Ibu Ana Nadirsyah, jajaran Dinas Kesehatan, perwakilan Camat Tulang Bawang Tengah, serta Sekretaris Kelurahan Panaragan Jaya. Ketua YKI Tubaba, Ibu Ana Nadirsyah, menyampaikan bahwa kehadiran mereka bukan semata-mata untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga membawa kasih sayang dan kepedulian dari berbagai pihak. “Kami hadir di sini memberikan tanda sayang dari Pemerintah Daerah dan juga BAZNAS, yang bersumber dari zakat, infak, dan sedekah dari ASN se-Tulang Bawang Barat. Bantuan ini memang tidak banyak, tapi paling tidak ada yang bisa Ibu rasakan dari perhatian ini.” Pesan tersebut menjadi begitu berarti karena bagi seseorang yang sedang berjuang melawan penyakit, terkadang bukan hanya bantuan materi yang dibutuhkan. Sapaan, perhatian, doa, dan kehadiran orang lain dapat menjadi kekuatan untuk bertahan. Amanah Zakat yang Menjadi Harapan Ketua BAZNAS Tubaba, H. Purwanto, menegaskan bahwa setiap zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun BAZNAS merupakan amanah masyarakat yang harus disampaikan kepada mereka yang berhak menerimanya. Melalui program Tubaba Qu Sehat, amanah tersebut diwujudkan dalam bentuk dukungan bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk mereka yang sedang menjalani pengobatan. “BAZNAS mengumpulkan zakat, infak, dan sedekah, kemudian disalurkan melalui program Tubaba Qu Sehat sebagai tali asih untuk membantu akomodasi pengobatan Ibu Bikem.” Di balik bantuan tersebut, ada kebaikan dari para muzaki dan munfiq yang mungkin tidak pernah bertemu langsung dengan penerima manfaat. Namun melalui zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan, kebaikan itu akhirnya sampai kepada mereka yang membutuhkan. “Terima Kasih, Semoga Mereka Diberi Kesehatan dan Keberkahan” Bagi Ibu Bikem, bantuan yang diterimanya bukan sekadar angka. Di tengah perjuangan menjalani pengobatan kanker payudara, perhatian yang diberikan BAZNAS, YKI, pemerintah daerah, dan para donatur menjadi pengingat bahwa masih banyak orang yang peduli dan mendoakan kesembuhannya. Dengan penuh haru, Ibu Bikem menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan dan perhatian yang diberikan kepadanya. “Terima kasih atas bantuan yang diberikan. Mudah-mudahan para muzaki dan munfiq selalu diberikan kesehatan dan keberkahan oleh Allah SWT.” Doa sederhana itu menjadi penutup yang penuh makna. Sebab di saat dirinya sedang menghadapi ujian, Ibu Bikem justru masih mengingat dan mendoakan orang-orang yang telah berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah. Karena Kepedulian Bisa Menjadi Kekuatan Kisah Ibu Bikem menjadi pengingat bahwa zakat, infak, dan sedekah bukan sekadar tentang memberikan sebagian harta. Di dalamnya ada kepedulian, ada doa, dan ada harapan yang dititipkan kepada sesama. Bagi sebagian orang, Rp2 juta mungkin terlihat sebagai sebuah angka. Namun bagi seseorang yang sedang berjuang menjalani pengobatan, bantuan tersebut dapat berarti biaya perjalanan menuju tempat pengobatan, kebutuhan selama menjalani perawatan, sekaligus sebuah pesan bahwa masih ada tangan-tangan yang ingin membantu. Inilah makna zakat ketika hadir di tengah masyarakat: menguatkan yang lemah, meringankan yang berat, dan menghadirkan harapan di tengah ujian. Semoga Ibu Bikem diberikan kekuatan, kesabaran, kelancaran dalam menjalani pengobatan, serta kesembuhan yang sempurna oleh Allah SWT. Dan semoga setiap zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan para muzaki dan munfiq menjadi amal jariyah yang menghadirkan keberkahan bagi diri, keluarga, dan masyarakat. BAZNAS Tubaba Menunaikan Amanah, Menebar Manfaat, Menguatkan Sesama.
BERITA09/09/2026 | Samsul
Baznas Tubaba Salurkan Paket Sembako dan Bantuan Tunai untuk 36 Lansia di Empat Kecamatan
Baznas Tubaba Salurkan Paket Sembako dan Bantuan Tunai untuk 36 Lansia di Empat Kecamatan
Baznas Tulang Bawang Barat — Kepedulian terhadap masyarakat lanjut usia terus diwujudkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba). Pada Rabu, 2 September 2026, Baznas Tubaba kembali menyalurkan bantuan sosial melalui program Paket Sembako Lansia Triwulan III kepada 36 lansia yang merupakan perwakilan dari tiyuh-tiyuh di empat kecamatan. Penyaluran bantuan tersebut mencakup wilayah Kecamatan Pagar Dewa, Lambu Kibang, Gunung Terang, dan Batu Putih. Untuk Kecamatan Pagar Dewa dan Lambu Kibang, penyaluran dilaksanakan di Tiyuh Marga Jaya Indah, Kecamatan Pagar Dewa, sementara untuk Kecamatan Gunung Terang dan Batu Putih dilaksanakan di Kantor Kecamatan Batu Putih. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan berupa paket sembako senilai Rp300.000 serta uang tunai sebesar Rp150.000. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus meringankan beban para lansia. Kegiatan tersebut dihadiri Staf Bidang Pendistribusian dan Pemberdayaan Baznas Tubaba, Irfan Efendi, S.M., yang mewakili Ketua Baznas Tubaba, perwakilan dari masing-masing kecamatan, Kepala Tiyuh Marga Jaya Indah Haryono, serta Penyuluh KUA Kecamatan Gunung Terang. Dalam sambutannya, Irfan Efendi menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan Baznas merupakan bagian dari upaya mengelola dan mendistribusikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dihimpun dari masyarakat serta para ASN di Kabupaten Tulang Bawang Barat. “Zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat dan para ASN dikelola Baznas untuk kemudian disalurkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program,” ujar Irfan. Ia juga menjelaskan sejumlah program yang dijalankan Baznas Tubaba, mulai dari bidang sosial, kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan keagamaan. Tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan, Irfan turut mengajak jajaran kecamatan dan para Kepala Tiyuh untuk bersama-sama mendampingi dan menguatkan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Tiyuh yang telah dibentuk. Menurutnya, keberadaan UPZ di tingkat tiyuh memiliki peran penting dalam menggali dan mengoptimalkan potensi ZIS di tengah masyarakat. “Potensi ZIS di setiap tiyuh sangat besar. Karena itu, kami berharap jajaran kecamatan dan Kepala Tiyuh dapat mendampingi UPZ yang sudah terbentuk agar dapat berjalan optimal. Dengan demikian, semakin banyak potensi ZIS yang dapat dihimpun dan manfaatnya bisa kembali dirasakan oleh masyarakat di tiyuh itu sendiri,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Tiyuh Marga Jaya Indah, Haryono, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Baznas Tubaba atas bantuan yang diberikan kepada para lansia. Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat dan membantu memenuhi kebutuhan para penerima. “Atas nama pemerintah dan masyarakat Tiyuh Marga Jaya Indah, kami mengucapkan terima kasih kepada Baznas Tubaba atas bantuan yang diberikan. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi para penerima,” ungkap Haryono. Melalui program ini, Baznas Tubaba tidak hanya menghadirkan bantuan dalam bentuk materi, tetapi juga terus membangun semangat kepedulian dan gotong royong melalui optimalisasi ZIS. Sebab, dari zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat, tumbuh harapan dan manfaat yang dapat kembali dirasakan oleh mereka yang membutuhkan.
BERITA03/09/2026 | irfan efendi
BAZNAS Tubaba Hadiri Tasyakuran Maulid Nabi Muhammad SAW dan HUT Shiddiqiyyah ke-26, Dorong Masyarakat Semakin Peduli ZIS
BAZNAS Tubaba Hadiri Tasyakuran Maulid Nabi Muhammad SAW dan HUT Shiddiqiyyah ke-26, Dorong Masyarakat Semakin Peduli ZIS
kegiatan Tasyakuran Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Hari Ulang Tahun Shiddiqiyyah ke-26, yang dirangkaikan dengan Santunan Nasional dalam rangka memperingati Maulidin Nabi Muhammad SAW dan HUT DHIBRA ke-26, serta Ceremonial Penyerahan Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin, 31 Agustus 2026, bertempat di kediaman Bapak Yassin, Pulung Kencana RT 003/RW 006, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat. Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat, penuh keakraban dan kepedulian sosial. Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya menjadi kesempatan untuk mengenang dan meneladani akhlak Rasulullah SAW, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian nyata kepada sesama. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat turut hadir melalui Wakil Ketua I, H. Jumantoro, M.Pd.I. Kehadiran BAZNAS menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dengan masyarakat dan berbagai elemen dalam membangun kepedulian sosial serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya zakat, infak dan sedekah (ZIS). Dalam kesempatan tersebut, H. Jumantoro, M.Pd.I. menyampaikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menunaikan ZIS melalui lembaga resmi, khususnya BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat. Menurutnya, zakat, infak dan sedekah bukan hanya bentuk ibadah kepada Allah SWT, tetapi juga memiliki peran besar dalam membantu masyarakat yang membutuhkan dan mendorong terwujudnya kesejahteraan bersama. “Mari kita bersama-sama meningkatkan kepedulian melalui zakat, infak dan sedekah. Dengan menunaikan ZIS melalui BAZNAS, insyaallah dana yang terkumpul dapat dikelola secara amanah, profesional dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan sesuai dengan ketentuan,” ujar H. Jumantoro. Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu menunaikan zakat dan bersedekah melalui BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat sebagai lembaga resmi pengelola zakat. Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi dalam gerakan ZIS, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan oleh para mustahik di wilayah Tulang Bawang Barat. Momentum santunan dan penyerahan Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah juga menjadi bukti bahwa semangat berbagi dan gotong royong dapat menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW idealnya tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat diwujudkan melalui tindakan nyata dengan memperkuat kepedulian, membantu sesama dan membangun kehidupan sosial yang lebih baik. BAZNAS Tubaba berharap sinergi bersama masyarakat, organisasi keagamaan dan berbagai elemen lainnya dapat terus diperkuat. Dengan kolaborasi dan semangat berbagi, gerakan zakat, infak dan sedekah di Kabupaten Tulang Bawang Barat diharapkan semakin tumbuh dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Dari Maulid Nabi, kita belajar keteladanan. Dari ZIS, kita wujudkan kepedulian. Dari kebersamaan, kita hadirkan kebermanfaatan bagi sesama.
BERITA31/08/2026 | Samsul
BAZNAS Tubaba Bantu Pelunasan Tunggakan BPJS Kesehatan melalui Program Baznas Sehat
BAZNAS Tubaba Bantu Pelunasan Tunggakan BPJS Kesehatan melalui Program Baznas Sehat
Pulung Kencana, 31 Agustus 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui Program Baznas Sehat. Bantuan disalurkan pada Senin, 31 Agustus 2026, bertempat di Kantor BAZNAS Tubaba, Pulung Kencana, kepada Erik Noveri untuk membantu melunasi tunggakan iuran BPJS Kesehatan selama 23 bulan. Adapun bantuan yang diberikan sebesar Rp815.000, yang diperuntukkan bagi pembayaran tunggakan BPJS Kesehatan sehingga kepesertaan dapat kembali digunakan untuk mendapatkan layanan kesehatan. Bantuan tersebut menjadi sangat berarti bagi keluarga Erik Noveri. Pasalnya, anak beliau dalam waktu dekat akan menjalani operasi amandel. Pelunasan tunggakan BPJS Kesehatan diperlukan agar proses pengobatan dan tindakan medis yang akan dijalani tidak mengalami kendala. Erik Noveri menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS Tubaba atas bantuan yang telah diberikan. Ia berharap bantuan tersebut dapat menjadi jalan kemudahan bagi keluarganya, khususnya dalam proses pengobatan sang anak. Melalui Program Baznas Sehat, BAZNAS Tubaba terus berupaya menghadirkan manfaat zakat bagi masyarakat, khususnya dalam membantu kebutuhan kesehatan para mustahik yang membutuhkan. Bantuan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian BAZNAS Tubaba dalam meringankan beban masyarakat sekaligus membantu membuka akses terhadap pelayanan kesehatan. Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi keluarga penerima dan menjadi amal kebaikan serta keberkahan bagi para muzaki yang telah menunaikan zakat melalui BAZNAS Tubaba.
BERITA31/08/2026 | irfan efendi
Perkuat Gerakan Zakat di Tiyuh, BAZNAS Tubaba Gelar Bimtek UPZ Bersama Pemda, MUI dan Kemenag
Perkuat Gerakan Zakat di Tiyuh, BAZNAS Tubaba Gelar Bimtek UPZ Bersama Pemda, MUI dan Kemenag
Tulang Bawang Barat, 26 Agustus 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) terus mendorong penguatan gerakan zakat hingga tingkat tiyuh. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Tiyuh) yang digelar pada Rabu (26/8/2026) di Balai Tiyuh Tunas Jaya, Kecamatan Gunung Agung. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS Tubaba, Pemerintah Daerah Tubaba, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tubaba, dan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tubaba. Kolaborasi lintas lembaga tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas para pengurus UPZ Tiyuh sekaligus memperkuat dakwah zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di tengah masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi yang berkaitan dengan pengelolaan UPZ, regulasi, serta strategi membangun kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat. Dari unsur Pemerintah Daerah Tubaba, yang diwakili oleh Asisten I, disampaikan materi mengenai regulasi dan penguatan kelembagaan UPZ Tiyuh. Pemahaman terhadap regulasi dinilai penting agar para pengurus memiliki landasan yang kuat dalam menjalankan tugas, sekaligus mampu meningkatkan literasi zakat sebagai bagian dari dakwah di masing-masing tiyuh. Sementara itu, MUI Tubaba memberikan pemahaman mengenai syariat zakat, infak, dan sedekah. Materi tersebut diharapkan menjadi bekal bagi para pengurus UPZ dalam menyampaikan dakwah ZIS kepada masyarakat, khususnya kepada para calon muzaki agar semakin memahami kewajiban dan manfaat menunaikan zakat. Dari Kementerian Agama Tubaba, peserta mendapatkan materi mengenai regulasi yang berkaitan dengan pengelolaan zakat, termasuk ketentuan dalam Peraturan Menteri Agama (PMA). Pemahaman terhadap regulasi tersebut diharapkan dapat membantu UPZ Tiyuh menjalankan pengelolaan zakat secara tertib, sesuai ketentuan, dan memiliki tata kelola yang baik. Adapun BAZNAS Tubaba memberikan materi yang lebih teknis terkait pengelolaan UPZ Tiyuh. Materi mencakup strategi dakwah ZIS, pengelolaan kelembagaan UPZ, hingga bagaimana membangun komunikasi dengan masyarakat dan calon muzaki. Melalui kegiatan ini, para pengurus UPZ Tiyuh diharapkan tidak hanya memahami aspek teknis pengumpulan dan pengelolaan zakat, tetapi juga mampu menjadi penggerak dakwah zakat di lingkungan masing-masing. Ketua BAZNAS Tubaba dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya sinergi seluruh pihak dalam membangun ekosistem zakat yang kuat hingga ke tingkat tiyuh. UPZ Tiyuh memiliki posisi strategis karena berada paling dekat dengan masyarakat dan menjadi ujung tombak dalam mengedukasi sekaligus mengajak masyarakat untuk menunaikan ZIS. “Harapannya, setelah mengikuti Bimtek ini, UPZ Tiyuh mampu bergerak aktif melakukan dakwah zakat di wilayah masing-masing. Bukan hanya mengumpulkan zakat, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat bahwa zakat merupakan bagian penting dalam mewujudkan kemaslahatan umat,” demikian semangat yang dibangun dalam kegiatan tersebut. Kolaborasi antara BAZNAS, pemerintah daerah, MUI, dan Kemenag ini diharapkan menjadi fondasi bagi semakin kuatnya gerakan zakat di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Dengan UPZ Tiyuh yang semakin profesional, aktif, dan dekat dengan masyarakat, potensi ZIS diharapkan dapat dikelola secara optimal dan memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan serta kemaslahatan umat.
BERITA27/08/2026 | Samsul
Perkuat Literasi ZIS, BAZNAS, MUI dan Kemenag Tubaba Susun Buku Khutbah Jumat untuk UPZ Tiyuh
Perkuat Literasi ZIS, BAZNAS, MUI dan Kemenag Tubaba Susun Buku Khutbah Jumat untuk UPZ Tiyuh
Tulang Bawang Barat, 26 Agustus 2026 — Upaya memperkuat gerakan zakat hingga ke tingkat tiyuh terus dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tubaba dan Kementerian Agama (Kemenag) Tubaba. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menghadirkan buku khutbah Jumat bertema Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) sebagai panduan dakwah bagi masyarakat melalui para khatib di setiap tiyuh. Buku khutbah tersebut disiapkan sebagai bagian dari dukungan terhadap penguatan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Tiyuh). Materi di dalamnya diharapkan dapat menjadi referensi bagi para khatib dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan, khususnya mengenai pentingnya zakat, infak, dan sedekah dalam kehidupan umat. Program ini menjadi bagian dari upaya membangun gerakan literasi zakat yang dilakukan secara masif dan terarah. Pesan mengenai ZIS tidak hanya disampaikan melalui kegiatan sosialisasi, tetapi juga dihadirkan dalam ruang dakwah yang rutin diikuti masyarakat, yakni khutbah Jumat. Dengan adanya buku panduan tersebut, diharapkan materi tentang ZIS dapat menjadi salah satu konsen dakwah dalam khutbah Jumat di berbagai tiyuh di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Lebih dari sekadar membagikan buku, program ini diarahkan untuk membangun gerakan dakwah zakat yang dilakukan secara serentak. Pada waktu yang sama dan di tempat yang sama, yakni masjid-masjid di setiap tiyuh, masyarakat mendapatkan pesan yang sama tentang pentingnya menunaikan zakat, memperbanyak infak, dan membiasakan sedekah. Sinergi BAZNAS, MUI, dan Kemenag Tubaba tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata terhadap UPZ Tiyuh agar memiliki lebih banyak ruang untuk membangun komunikasi dan edukasi zakat di tengah masyarakat. UPZ Tiyuh diharapkan dapat bersinergi dengan para khatib dan pengurus masjid dalam mengoptimalkan buku khutbah tersebut sebagai media dakwah. Dengan demikian, khutbah Jumat tidak hanya menjadi sarana penguatan nilai-nilai keagamaan, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kewajiban zakat dan manfaat ZIS bagi kemaslahatan umat. Gerakan ini diharapkan mampu melahirkan kesadaran kolektif tentang zakat di tingkat masyarakat paling bawah. Ketika literasi zakat semakin kuat, masyarakat diharapkan semakin memahami siapa yang wajib berzakat, bagaimana menunaikannya, serta bagaimana zakat yang dikelola dengan baik dapat memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem zakat di Tubaba. BAZNAS berperan dalam penguatan teknis dan pengelolaan ZIS, MUI memberikan penguatan dari aspek keagamaan dan syariat, sementara Kemenag mendukung dari sisi regulasi dan pembinaan. Melalui buku khutbah Jumat bertema ZIS ini, ketiga lembaga berharap dakwah zakat dapat semakin dekat dengan masyarakat dan bergerak dari masjid ke masjid, dari tiyuh ke tiyuh, sehingga zakat, infak, dan sedekah benar-benar menjadi bagian dari budaya kehidupan masyarakat Tubaba dan pada akhirnya memberikan dampak nyata bagi kemaslahatan umat.
BERITA27/08/2026 | Samsul
BAZNAS Tubaba Salurkan Bantuan Sembako dan Uang Tunai untuk 21 Lansia di Kecamatan Tulang Bawang Tengah
BAZNAS Tubaba Salurkan Bantuan Sembako dan Uang Tunai untuk 21 Lansia di Kecamatan Tulang Bawang Tengah
Tulang Bawang Tengah, 24 Agustus 2026 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat melalui program kepedulian sosial bagi kelompok lanjut usia (lansia). Bertempat di Aula Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Senin (24/8/2026), dilaksanakan kegiatan pendistribusian bantuan kepada 21 lansia yang berasal dari seluruh tiyuh di Kecamatan Tulang Bawang Tengah. Masing-masing penerima mendapatkan bantuan senilai Rp450.000, yang terdiri atas paket sembako senilai Rp300.000 dan uang tunai sebesar Rp150.000. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya para lansia yang membutuhkan perhatian dan dukungan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat, H. Jumantoro, M.Pd.I., menyampaikan sambutan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Ia juga memperkenalkan peran dan fungsi BAZNAS kepada masyarakat sebagai lembaga yang mengelola zakat, infak, dan sedekah untuk kemudian disalurkan kembali kepada masyarakat yang berhak menerima. Menurutnya, zakat tidak hanya merupakan kewajiban bagi umat Islam yang telah memenuhi syarat, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun kepedulian sosial dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Melalui zakat, infak, dan sedekah yang dikelola dengan baik, kita dapat bersama-sama membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan. Karena itu, mari kita tingkatkan kesadaran untuk menunaikan zakat dan memperbanyak infak serta sedekah melalui lembaga yang amanah,” pesan H. Jumantoro dalam kegiatan tersebut. Sementara itu, Camat Tulang Bawang Tengah, Mardianto Rohman, SE., MM., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat yang terus menghadirkan berbagai program sosial bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Tulang Bawang Tengah. Ia mengungkapkan bahwa bantuan tersebut sangat berarti bagi para lansia penerima manfaat, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa zakat yang dihimpun dan dikelola melalui BAZNAS dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. “Kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat yang melalui berbagai programnya telah membantu masyarakat, khususnya para lansia yang ada di Kecamatan Tulang Bawang Tengah. Semoga program-program seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ujar Mardianto Rohman. Kegiatan pendistribusian tersebut berlangsung dengan tertib dan penuh rasa syukur. Para lansia penerima bantuan menyambut baik program tersebut dan berharap kepedulian BAZNAS dapat terus dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat menegaskan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi juga merupakan kekuatan untuk berbagi, peduli, dan membangun kesejahteraan umat. BAZNAS Tubaba — Dari Muzaki untuk Mustahik, Bersama Menguatkan Kepedulian dan Kesejahteraan Masyarakat.
BERITA24/08/2026 | Samsul
BAZNAS Tubaba dan YJI Kolaborasi Bantu Pengobatan Jantung Bawaan Anak di Tiyuh Karta
BAZNAS Tubaba dan YJI Kolaborasi Bantu Pengobatan Jantung Bawaan Anak di Tiyuh Karta
Tiyuh Karta, 21 Agustus 2026 — Kepedulian terhadap anak dengan penyakit jantung bawaan kembali diwujudkan melalui kolaborasi antara Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Tulang Bawang Barat bersama BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui pemberian bantuan akomodasi pengobatan kepada Annasya Putri (5 tahun), warga Tiyuh Karta yang membutuhkan penanganan medis lanjutan. Bantuan diserahkan pada Jumat, 21 Agustus 2026, berupa uang tunai sebesar Rp2,5 juta untuk mendukung kebutuhan akomodasi selama proses pengobatan. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat H. Purwanto, Ketua YJI Tulang Bawang Barat Novianti Novriwan, Kepala Dinas Kesehatan, Camat Tulang Bawang Udik, Sekretaris Tiyuh Karta, serta jajaran Puskesmas setempat. Dalam sambutannya, Ketua YJI Tulang Bawang Barat, Novianti Novriwan, menyampaikan bahwa YJI bersama Pemerintah Daerah dan BAZNAS akan terus memperkuat kolaborasi dalam membantu anak-anak yang memiliki penyakit jantung bawaan. “YJI bersama Pemerintah Daerah dan BAZNAS terus berkolaborasi membantu anak-anak yang memiliki penyakit jantung bawaan agar mendapatkan penanganan terbaik, termasuk hingga proses pengobatan ke Jakarta,” ujar Novianti. Menurutnya, dukungan bersama dari berbagai pihak sangat penting agar anak-anak dengan penyakit jantung bawaan dapat memperoleh akses pengobatan dan pendampingan yang dibutuhkan. Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat H. Purwanto menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam bidang kesehatan. H. Purwanto menyampaikan bahwa total bantuan yang disiapkan untuk Annasya Putri sebesar Rp5 juta. Namun, penyalurannya dilakukan dalam dua tahap, menyesuaikan dengan kebutuhan proses pengobatan. “Total bantuan yang diberikan sebesar Rp5 juta. Untuk tahap pertama kita berikan Rp2,5 juta, kemudian tahap kedua sebesar Rp2,5 juta akan diberikan untuk kebutuhan kontrol berikutnya,” jelas H. Purwanto. Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban keluarga Annasya, terutama dalam memenuhi kebutuhan akomodasi selama menjalani proses pengobatan dan kontrol. Kolaborasi antara YJI, BAZNAS, Pemerintah Daerah, tenaga kesehatan, pemerintah tiyuh, dan Puskesmas ini menjadi bentuk nyata kepedulian bersama terhadap kesehatan anak-anak di Tulang Bawang Barat. Melalui sinergi tersebut, diharapkan anak-anak dengan penyakit jantung bawaan dapat memperoleh penanganan yang tepat dan berkesinambungan hingga proses pengobatan selesai.
BERITA21/08/2026 | irfan efendi
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Tulang Bawang Barat.

Lihat Daftar Rekening →