Berita Terbaru
Nilai Kemanusiaan Zakat Pesan Mendalam Wadir Binmas Polda Lampung
Bandar Lampung, 27/10/2025 — Nilai kemanusiaan dalam ajaran Islam kembali ditegaskan dalam kegiatan Pengisian Indeks Zakat Nasional (IZN) Tahun 2025 dan Pelatihan Laporan Keuangan BAZNAS se-Provinsi Lampung. Dalam paparannya, Wadir Binmas Polda Lampung menyampaikan pentingnya peran zakat sebagai instrumen sosial untuk menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi umat.
Mengutip pendapat ulama terkemuka Dr. Syekh Yusuf Qaradhawi dalam buku Musykilah Al Faqr Wa Kaifa ‘Alajaha Al Islam (Kiat Islam Mengentaskan Kemiskinan, 1995), beliau menegaskan:
“Pandangan Islam bahwa setiap individu harus dapat menikmati hidup yang layak di tengah masyarakat sebagai manusia.”
Pesan ini menjadi pengingat bahwa zakat bukan sekadar kewajiban ibadah, melainkan solusi nyata dalam menghapus kesenjangan dan mengangkat martabat manusia. Melalui penguatan tata kelola zakat, peningkatan IZN, dan laporan keuangan yang transparan, diharapkan BAZNAS mampu semakin efektif dalam menyalurkan manfaat zakat kepada mustahik dan mendorong transformasi sosial-ekonomi umat.
Kegiatan ini menjadi ruang penguatan komitmen seluruh BAZNAS kabupaten/kota di Lampung untuk menjalankan amanah pengelolaan zakat secara profesional, akuntabel, dan berdampak luas bagi masyarakat.
BERITA29/10/2025 | Samsul
BAZNAS Tulang Bawang Barat Ikuti Rapat Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi 2025
Tulang Bawang Barat, 29 Oktober 2025 — BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menunjukkan komitmennya dalam penguatan respons kebencanaan dengan berpartisipasi pada Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Mengantisipasi Bencana Hidrometeorologi Tahun 2025 yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting, Rabu (29/10) pukul 09.00 WIB.
Rapat koordinasi ini menghadirkan Pimpinan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota serta para Komandan dan PIC BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dari seluruh daerah. Pertemuan ini menjadi ruang strategis untuk menyatukan langkah antisipatif menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, angin puting beliung, cuaca ekstrem, dan tanah longsor yang kerap terjadi pada akhir dan awal tahun.
Keterlibatan BAZNAS Tubaba dalam agenda ini menegaskan peran aktif lembaga dalam kesiapsiagaan dan mitigasi bencana untuk memastikan penanganan cepat, tepat, dan terkoordinasi jika terjadi kondisi darurat di wilayah Tulang Bawang Barat.
Melalui sinergi nasional ini, BAZNAS berharap langkah antisipatif semakin kuat, sehingga layanan kemanusiaan dapat diberikan dengan lebih efektif dan penuh ketanggapan bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA29/10/2025 | Samsul
Utusan BAZNAS Tubaba Raih Doorprize di Sosialisasi IZN Lampung
Bandar Lampung, 28/10/2025 — BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) mencatat momen membanggakan dalam Sosialisasi Pengisian Indeks Zakat Nasional (IZN) serta Pengendalian dan Audit Internal BAZNAS se-Provinsi Lampung yang digelar di Hotel Emersia. Salah satu delegasinya berhasil memperoleh doorprize dari Bank BSI Syariah, menambah semangat bagi peserta.
Kegiatan dibuka oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, yang menegaskan pentingnya optimalisasi zakat untuk pemberdayaan ekonomi umat dan penanggulangan kemiskinan. Ia menyoroti potensi zakat di Lampung yang sangat besar, namun belum tergarap maksimal. Dengan digitalisasi dan tata kelola transparan, zakat diharapkan mampu membantu keluarga miskin ekstrem serta mencegah angka putus sekolah.
Acara dihadiri tokoh nasional dan daerah, di antaranya Iwan Ginda Harahap (BAZNAS RI), Dr. Muhammad Hasbi Zaenal (BAZNAS RI), H. Erwinto (Kanwil Kemenag Lampung), Rosy Wediawati (Bappenas), dan Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Drs. H. Iskandar Zulkarnain beserta pimpinan BAZNAS kabupaten/kota se-Lampung.
BAZNAS Tubaba hadir melalui Ketua H. Purwanto dan mengirimkan dua peserta delegasi: Ely Muna dan Irvan. Dalam laporan, BAZNAS Provinsi Lampung memaparkan peningkatan signifikan pengumpulan zakat, dari Rp70 juta tahun lalu menjadi rata-rata Rp500 juta per bulan atau Rp1,5 miliar pada 2025. Selain itu, BAZNAS RI menyalurkan Rp479 juta untuk program lumbung pangan dan balai ternak di beberapa kabupaten. Pada Desember 2025 mendatang, akan digelar Rakorda sekaligus mendorong pembentukan Unit BAZNAS Desa (UBD).
Kegiatan ditutup dengan ajakan Gubernur untuk memperkuat kolaborasi agar zakat menjadi gerakan sosial-ekonomi yang menghadirkan keadilan, kesejahteraan, dan kemandirian umat.
BERITA29/10/2025 | Samsul
BAZNAS Tubaba Perkuat Tata Kelola Zakat, Gubernur Lampung Ajak Jadikan Zakat Kekuatan Ekonomi Umat
Bandar Lampung, 28/10/2025 — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mengajak seluruh pihak mengoptimalkan pengelolaan zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat dan pengentasan kemiskinan. Hal ini disampaikannya pada Sosialisasi Pengisian Indeks Zakat Nasional (IZN) serta Pengendalian dan Audit Internal BAZNAS se-Provinsi Lampung yang digelar di Hotel Emersia.
Acara dihadiri Koordinator Jabatan Fungsional Audit BAZNAS RI Iwan Ginda Harahap, Direktur Kajian dan Pengembangan BAZNAS RI Dr. Muhammad Hasbi Zaenal, Plt. Kepala Kanwil Kemenag Lampung H. Erwinto, S.Ag., M.Kom., Direktur Ekonomi Syariah dan BUMN Bappenas Rosy Wediawati, SE., M.Sc., M.Si., Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Drs. H. Iskandar Zulkarnain, M.H., serta pimpinan BAZNAS kabupaten/kota se-Lampung. BAZNAS Tubaba turut hadir melalui Ketua H. Purwanto, dan mengirimkan dua peserta delegasi, yakni Ely Muna dan Irvan.
Gubernur menegaskan zakat dapat menjadi kekuatan besar bagi kesejahteraan Lampung, terlebih dengan mayoritas penduduk muslim. Ia menyoroti potensi ekonomi umat yang belum tergarap optimal, di mana perputaran uang di Lampung mencapai Rp483 triliun per tahun, namun pengumpulan zakat sebelumnya baru sekitar Rp70 juta per tahun. Melalui tata kelola transparan dan digitalisasi, zakat diharapkan tepat sasaran, termasuk membantu keluarga miskin ekstrem dan mencegah 80.000 anak SMP per tahun di Lampung putus sekolah karena faktor ekonomi.
Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Iskandar Zulkarnain, melaporkan peningkatan signifikan penghimpunan zakat. Jika tahun lalu hanya Rp70 juta, kini rata-rata mencapai Rp500 juta per bulan atau Rp1,5 miliar sejak awal 2025. Ia juga menyampaikan penyaluran dana BAZNAS RI sebesar Rp479 juta untuk program lumbung pangan dan balai ternak di Lampung Utara, Pesawaran, Tulang Bawang, dan Lampung Timur. Pada Desember 2025, BAZNAS Lampung akan menggelar Rakorda dan mendorong pembentukan Unit BAZNAS Desa (UBD).
Gubernur menutup dengan ajakan kolaborasi seluruh elemen untuk menjadikan zakat sebagai gerakan sosial-ekonomi yang menghadirkan keadilan, kesejahteraan, dan kemandirian umat.
BERITA29/10/2025 | Samsul
Gubernur Lampung Dorong Optimalisasi Zakat untuk Pemberdayaan Umat dan Pengentasan Kemiskinan
BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat sinergi dalam pengumpulan dan pengelolaan zakat. Menurutnya, zakat bukan hanya kewajiban keagamaan, melainkan juga sarana efektif untuk pemberdayaan ekonomi umat dan pengentasan kemiskinan di daerah.
“Keberkahan dan kesejahteraan suatu bangsa sangat ditentukan oleh sejauh mana umatnya menaati ajaran agama, termasuk dalam menunaikan zakat,” ujar Gubernur Mirza saat membuka Sosialisasi Pengisian Indeks Zakat Nasional (IZN) serta Pelatihan Pengendalian dan Audit Internal bagi Satuan Audit Internal (SAI) BAZNAS se-Provinsi Lampung, yang berlangsung di Hotel Emersia, Bandar Lampung, Selasa (28/10/2025).
Kegiatan ini turut dihadiri Koordinator Jabatan Fungsional Audit BAZNAS RI, Iwan Ginda Harahap, Direktur Kajian dan Pengembangan BAZNAS RI, Dr. Muhammad Hasbi Zaenal, Plt. Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, H. Erwinto, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Dr. H. Iskandar Zulkarnain, serta para pimpinan BAZNAS kabupaten/kota se-Lampung.
Dalam sambutannya, Gubernur Mirza mencontohkan masa pemerintahan Khalifah Umar bin Abdul Aziz, ketika seluruh rakyat hidup berkecukupan hingga tidak ada lagi penerima zakat. Kondisi tersebut, kata dia, terwujud karena tata kelola zakat yang baik dan berkeadilan. “Jika umat Islam sungguh-sungguh melaksanakan perintah Allah, termasuk menunaikan zakat dengan benar, maka Allah akan memberikan keberkahan berupa ketenangan, kecukupan, dan rahmat dalam kehidupan,” ujarnya.
Mirza menambahkan, potensi ekonomi umat di Lampung sebenarnya sangat besar namun belum tergarap maksimal. Dari perputaran uang sekitar Rp483 triliun per tahun, zakat yang terkumpul baru sekitar Rp600 juta dari kalangan ASN. “Padahal lebih dari 90 persen penduduk Lampung beragama Islam. Jika potensi zakat ini dioptimalkan, dampaknya akan luar biasa terhadap pengurangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya transparansi dan digitalisasi sistem pengelolaan zakat agar penyaluran tepat sasaran. “Zakat harus benar-benar sampai kepada yang berhak, seperti keluarga miskin ekstrem, janda tidak produktif, hingga masyarakat desa yang membutuhkan modal usaha,” kata Gubernur.
Selain untuk membantu masyarakat miskin, Mirza berharap dana zakat juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung sektor pendidikan. Ia mengungkapkan, setiap tahun terdapat sekitar 80.000 siswa SMP di Lampung yang tidak melanjutkan ke SMA, salah satunya karena faktor ekonomi. “Dengan tata kelola zakat yang optimal, kita dapat membantu anak-anak agar tidak putus sekolah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Gubernur menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS, dan masyarakat dalam memperkuat gerakan zakat. “Keberhasilan pengelolaan zakat bukan hanya tugas BAZNAS, tapi tanggung jawab bersama seluruh elemen umat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Dr. H. Iskandar Zulkarnain, dalam laporannya menyampaikan bahwa sejak kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, pengumpulan zakat di Lampung mengalami peningkatan signifikan. Jika tahun lalu hanya mencapai sekitar Rp70 juta, kini rata-rata pengumpulan per bulan mencapai Rp500 juta, atau sekitar Rp2,5 miliar sejak awal tahun 2025.
Iskandar menyampaikan apresiasi kepada Gubernur atas dukungannya terhadap gerakan zakat di daerah. Ia juga mengucapkan selamat atas penghargaan yang diterima Gubernur Mirza sebagai Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia dari BAZNAS RI. “Melalui Gerakan Sadar Zakat yang beliau canangkan, pengumpulan zakat di lingkungan Pemprov Lampung meningkat hingga 500 persen,” ujarnya.
Selain itu, Iskandar melaporkan bahwa BAZNAS Provinsi Lampung telah menyalurkan bantuan dari BAZNAS RI senilai Rp479 juta untuk program Lumbung Pangan dan Balai Ternak di beberapa kabupaten, seperti Lampung Utara, Pesawaran, Tulang Bawang, dan Lampung Timur. “Kami terus berupaya membangun kepercayaan publik melalui tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel. Karena itu, kegiatan audit internal dan pengendalian ini menjadi sangat penting,” jelasnya.
Dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), lanjut Iskandar, BAZNAS bekerja sama dengan bank syariah, Kementerian Agama, MUI, Kantor Akuntan Publik (KAP), serta melibatkan Satuan Audit Internal (SAI) dan pendampingan aparat penegak hukum, agar distribusi dana benar-benar tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi umat.
Ia juga mengungkapkan bahwa pada Desember 2025, BAZNAS Provinsi Lampung bersama BAZNAS kabupaten/kota akan menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) untuk memperkuat sinergi pengelolaan zakat hingga tingkat desa. Salah satu fokusnya adalah pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa, sebagai langkah strategis memperluas jangkauan zakat.
Di akhir acara, Gubernur Mirza kembali menegaskan bahwa zakat tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga berperan besar sebagai instrumen sosial ekonomi dalam menciptakan keadilan, kesejahteraan, dan kemandirian umat. “Semakin baik pengelolaan zakat, semakin besar manfaatnya bagi masyarakat dan semakin tinggi pula kepercayaan publik terhadap BAZNAS,” pungkasnya.
BERITA28/10/2025 | irfan efendi
Baznas Tubaba Dukung Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) 2025 di Tiyuh Sumber Rejo
Tulang Bawang Barat — Minggu, 26 Oktober 2025, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tulang Bawang Barat berpartisipasi dalam kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) yang berlangsung di Tiyuh Sumber Rejo, Kecamatan Lambu Kibang. Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Baznas Tubaba dengan Pemerintah Daerah dalam upaya menekan angka stunting di wilayah kabupaten.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten Tubaba yang diwakili Kabid PPKB, Plt. Kepala Dinas PPKB, Komisioner Baznas Tubaba, Kepalo Tiyuh Sumber Rejo serta dr. Gigi Devan selaku tenaga kesehatan yang memberikan edukasi mengenai pentingnya gizi seimbang bagi anak-anak dan ibu hamil.
Baznas Tubaba memberikan bantuan beras dan telur untuk keluarga yang beresiko stunting. Selain itu, juga dilakukan sosialisasi inovatif terkait pemanfaatan cangkang telur sebagai bahan baku makanan bergizi oleh dokter Devan, seperti Biskuit Cangkang Telur. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi solusi lokal dalam meningkatkan asupan kalsium masyarakat serta mengurangi limbah rumah tangga.Melalui kolaborasi ini, Baznas Tubaba terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan yang kreatif dan berkelanjutan.
BERITA26/10/2025 | irfan efendi
Gerakan Orang Tua Asuh Pencegah Stunting, Kolaborasi Baznas Tulang Bawang Barat dan Pemerintah Daerah Sentuh Dua Tiyuh
Tulang Bawang Barat, 25 Oktober 2025 — Dalam upaya mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Tulang Bawang Barat, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Tulang Bawang Barat berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah meluncurkan Program Gerakan Orang Tua Asuh Pencegah Stunting. Kegiatan ini dilaksanakan di dua lokasi, yaitu Tiyuh Kagungan Ratu, Kecamatan Tulang Bawang Udik, dan Tiyuh Candra Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah.
Program ini dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat, di antaranya Ketua 1 TP PKK Kabupaten Tulang Bawang Barat, Ibu Novianti, PLT Kepala Dinas PPKB, dr. Wita, Camat Tulang Bawang Udik, Camat Tulang Bawang Tengah, serta jajaran aparat tiyuh Kagungan Ratu dan Candra Jaya.
Ketua Baznas Tulang Bawang Barat dalam sambutannya menyampaikan bahwa gerakan ini merupakan bentuk kepedulian sosial dan sinergi antar lembaga dalam rangka menekan angka stunting melalui pemberdayaan masyarakat dan pemanfaatan dana zakat, infak, serta sedekah.
“Melalui program orang tua asuh ini, kita ingin memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu mendapatkan asupan gizi yang baik serta pendampingan berkelanjutan, sehingga tumbuh kembang mereka optimal,” ujar Ketua Baznas Tulang Bawang Barat.
Sementara itu, Ibu Novianti, selaku Ketua 1 TP PKK Kabupaten Tulang Bawang Barat, mengapresiasi langkah kolaboratif antara Baznas dan pemerintah daerah. Menurutnya, pencegahan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi juga membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.
“Program ini sejalan dengan gerakan PKK dalam memperkuat ketahanan keluarga dan gizi anak. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus diperluas ke tiyuh-tiyuh lainnya,” ungkapnya.
PLT Kadis PPKB, dr. Wita, turut menambahkan bahwa pihaknya akan terus memberikan pendampingan teknis dan monitoring terhadap keluarga penerima manfaat, agar program berjalan efektif dan tepat sasaran.
Pelaksanaan kegiatan di dua tiyuh tersebut juga diisi dengan penyerahan bantuan gizi untuk anak-anak penerima manfaat, serta sosialisasi pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam pencegahan stunting.
Melalui sinergi antara Baznas, TP PKK, Dinas PPKB, pemerintah kecamatan, dan aparat tiyuh, diharapkan Program Gerakan Orang Tua Asuh Pencegah Stunting dapat menjadi model kolaborasi sosial yang efektif dalam menekan angka stunting di Kabupaten Tulang Bawang Barat, sekaligus memperkuat komitmen daerah menuju generasi yang sehat dan berkualitas
BERITA25/10/2025 | Irfan Efendi
BAZNAS RI Fasilitasi Mustahik Bekerja di Jepang Lewat Program Magang, Ini Tanggapan Yamasaki Pakuan Nusantara
KILAS CIMAHi — Kabar gembira bagi para pemuda Indonesia yang bercita-cita bekerja di Jepang. Kini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI membuka Program Fasilitasi Magang ke Jepang khusus bagi penerima zakat (mustahik) yang ingin meningkatkan kesejahteraannya melalui kerja dan pengalaman internasional.
Program ini memberikan kesempatan bagi mustahik yang memiliki potensi dan semangat tinggi untuk mengikuti pelatihan dan magang kerja di Jepang, dengan pembiayaan tahap pertama difasilitasi langsung oleh BAZNAS RI.
Sementara itu, pelatihan tahap kedua serta proses keberangkatan ke Jepang akan difasilitasi oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bekerja sama dengan International Manpower Development Organization Japan (IM Japan).
Langkah kolaboratif ini diharapkan menjadi solusi nyata dalam memperluas lapangan kerja, meningkatkan keterampilan tenaga kerja muda Indonesia, dan mentransformasi mustahik menjadi muzakki — dari penerima zakat menjadi pembayar zakat.
Program ini dirancang untuk membantu para pemuda yang memiliki keinginan kuat bekerja di Jepang tetapi terkendala biaya. Melalui skema fasilitasi zakat produktif, peserta akan mendapatkan dukungan finansial, pelatihan bahasa dan etika kerja Jepang, serta pendampingan selama proses seleksi dan pemberangkatan.
Dengan mengikuti program ini, mustahik diharapkan mampu:
· Mendapatkan pengalaman kerja profesional di Jepang.
· Meningkatkan kemampuan dan etos kerja internasional.
· Menabung modal usaha setelah kembali ke Indonesia.
· Meningkatkan taraf hidup keluarga dan masyarakat sekitar.
Syarat Mengikuti Program Magang ke Jepang BAZNAS RI
Untuk dapat mengikuti program fasilitasi ini, peserta harus memenuhi beberapa ketentuan berikut:
1. Lolos seleksi daerah yang diselenggarakan Kemnaker dan IM Japan melalui situs resmi https://jepang.magangln.id/
2. Diutamakan dari keluarga tidak mampu (mustahik).
3. Membuat proposal permohonan sesuai format yang telah disediakan.
4. Mengisi formulir pendaftaran sesuai format program.
5. Pengajuan dilakukan melalui Kementerian Ketenagakerjaan.
Link Penting:
· Petunjuk Teknis Program: https://bazn.as/FAQJuknisMagangJepang
· Format Proposal Permohonan: https://bazn.as/ProposalMagangJepang
· Formulir Pendaftaran: https://bazn.as/DaftarMagangJepangBAZNAS
Tanggapan LPK Yamasaki Pakuan Nusantara
Direktur LPK Yamasaki Pakuan Nusantara, Sarip Hasanudin, menyambut baik inisiatif BAZNAS RI ini. Menurutnya, banyak pemuda Indonesia memiliki keinginan kuat bekerja ke Jepang namun terkendala biaya dan akses pelatihan.
“Dengan adanya program fasilitasi dari BAZNAS RI ini, semoga para pemuda Indonesia yang termasuk kategori mustahik bisa mewujudkan mimpinya bekerja di Jepang dan mengubah hidup keluarga mereka menjadi lebih baik,” pungkas Sarip Hasanudin.
Dari Mustahik Menjadi Muzakki
Program ini merupakan langkah nyata BAZNAS RI dalam mendorong kemandirian ekonomi umat. Melalui pemberdayaan berbasis zakat produktif, para penerima manfaat tidak hanya dibantu secara konsumtif, tetapi juga dibina agar mampu mandiri, bekerja, dan menyejahterakan keluarga.
“Zakat bukan hanya tentang memberi, tapi tentang memberdayakan.” Dengan bekerja di Jepang, para peserta diharapkan kelak dapat menjadi muzakki baru yang turut berkontribusi dalam rantai kebaikan BAZNAS.
Informasi selengkapnya dapat diakses melalui situs resmi: https://baznas.go.id atau hubungi layanan informasi BAZNAS RI untuk pendaftaran dan pembinaan program.
BERITA24/10/2025 | Samsul
Baznas Tubaba Beri Rekomendasi Bantuan Kesehatan untuk Bayi Penderita Jantung Bocor di Gunung Katun Tanjungan
Tulang Bawang Barat, 24/10/2025 — Kepedulian sosial kembali diwujudkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat melalui penanganan kasus kemanusiaan yang menyentuh hati. Kali ini, BAZNAS Tubaba memberikan rekomendasi bantuan kesehatan untuk seorang bayi bernama Marselina, berusia 1,5 bulan, yang menderita penyakit jantung bocor dan memerlukan perawatan lanjutan di Jakarta.
Marselina adalah putri pasangan Misrin dan Artini, warga Tiyuh Gunung Katun Tanjungan, Kecamatan Tulang Bawang Udik. Sang ayah bekerja sebagai wiraswasta dengan penghasilan terbatas, sementara ibunya adalah ibu rumah tangga. Kondisi ekonomi keluarga yang tergolong mustahik membuat mereka kesulitan membiayai pengobatan sang buah hati.
Setelah menerima laporan dari masyarakat dan pihak tiyuh, tim BAZNAS Tubaba bergerak cepat melakukan verifikasi lapangan bersama tenaga medis setempat. Dari hasil asesmen tersebut, diketahui bahwa kondisi Marselina membutuhkan tindakan medis segera di rumah sakit rujukan nasional di Jakarta, dengan biaya yang tidak sedikit.
“Bayi ini masih sangat kecil dan membutuhkan perhatian serius. Berdasarkan hasil verifikasi, keluarga ini layak menerima bantuan karena benar-benar tergolong mustahik,” ujar perwakilan tim verifikasi BAZNAS Tubaba.
Sebagai tindak lanjut, BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat telah mengirimkan surat rekomendasi resmi kepada BAZNAS RI di Jakarta agar dapat menindaklanjuti bantuan biaya pengobatan serta kebutuhan hidup selama masa perawatan. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa BAZNAS Tubaba selalu siap hadir di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang sedang berjuang melawan penyakit berat dan keterbatasan ekonomi.
Melalui surat rekomendasi tersebut, BAZNAS Tubaba berharap agar bayi Marselina segera mendapatkan penanganan medis terbaik dan dapat tumbuh sehat seperti anak-anak lainnya.
“Semoga Allah SWT memberikan kesembuhan untuk ananda Marselina, serta menggandakan pahala bagi para muzakki dan donatur yang senantiasa mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS,” tutup Ketua BAZNAS Tubaba, H. Purwanto.
Ajakan Kepedulian
Kasus Marselina menjadi pengingat bahwa setiap rupiah zakat, infak, dan sedekah memiliki kekuatan besar untuk menyelamatkan nyawa dan menebar harapan. Mari terus berbagi kebaikan melalui BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat agar lebih banyak mustahik yang terbantu dan tersenyum kembali.
Kantor Digital BAZNAS Tubaba: https://kabtubaba.baznas.go.id/sedekah “Karena satu tindakan kecil kepedulian bisa menjadi penyelamat bagi yang lemah.”
BERITA24/10/2025 | Samsul
BAZNAS Tubaba Hadiri Jalan Sehat Hari Santri 2025 Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia
Tulang Bawang Barat, 21 Oktober 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2025, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat turut berpartisipasi dalam kegiatan Jalan Sehat Santri yang berlangsung meriah dengan tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia.”
Kegiatan yang diikuti oleh ribuan santri, pelajar, dan masyarakat ini menjadi momentum kebersamaan sekaligus refleksi semangat perjuangan santri dalam menjaga keutuhan bangsa dan mengisi kemerdekaan dengan nilai-nilai keislaman.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat, H. Purwanto, dan Wakil Ketua III, H. Supriyanto Hadi, yang bersama para peserta berjalan santai menyusuri rute jalan sehat dengan penuh semangat dan keceriaan.
Menariknya, dalam rangkaian acara juga dilakukan pembagian doorprize bagi peserta jalan sehat, termasuk voucher Umroh dari Assa Tour yang menambah antusiasme peserta.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS H. Purwanto menyampaikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan peringatan Hari Santri di Kabupaten Tulang Bawang Barat.
“Hari Santri bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk meneguhkan peran santri dalam membangun peradaban bangsa. Semangat santri adalah semangat cinta tanah air, kerja nyata, dan kepedulian sosial. BAZNAS siap terus berkolaborasi dalam menumbuhkan semangat kepedulian dan kesejahteraan umat,” ungkapnya.
Melalui kehadirannya di kegiatan ini, BAZNAS Tubaba menunjukkan komitmen dalam memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan pesantren, santri, dan lembaga keagamaan, guna memperkokoh semangat Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) sebagai pilar kemandirian umat.
BERITA21/10/2025 | Samsul
Baznas Tubaba Salurkan Bantuan Modal Usaha untuk Disabilitas di Karta Sari
Tulang Bawang Barat, 16 Oktober 2025 — Baznas Kabupaten Tulang Bawang Barat berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah menyalurkan bantuan modal usaha kepada penyandang disabilitas di Tiyuh Karta Sari, Kecamatan Tulang Bawang Udik.
Bantuan senilai Rp2 juta tersebut diberikan kepada Almuzaki Adit Pratama (17 tahun), warga setempat yang memiliki keahlian dalam memperbaiki alat elektronik. Kegiatan berlangsung di rumah penerima bantuan dengan suasana sederhana namun penuh rasa syukur.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Ketua Baznas H. Purwanto, Waka I H. Jumantoro, Waka II KH. Nurhadi, dan Waka III H. Suprianto Hadi. Hadir pula Sekcam Tulang Bawang Udik, Kepala Tiyuh Karta Sari Rita Utari, SK.M., MM, serta Bhabinkamtibmas setempat.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Ekonomi (Bantuan Modal Usaha) yang digagas Baznas Tubaba, bertujuan untuk mendukung kemandirian ekonomi para mustahik, khususnya penyandang disabilitas.
Dalam sambutannya, H. Purwanto menjelaskan bahwa dana bantuan bersumber dari zakat, infak, dan sedekah para ASN se-Kabupaten Tulang Bawang Barat. “Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik untuk membeli perlengkapan dan kebutuhan dalam menunjang usaha yang dijalankan,” ujarnya.
Kepala Tiyuh Rita Utari, turut menyampaikan apresiasi kepada Baznas atas perhatian dan kepeduliannya terhadap warganya. “Kami ucapkan terima kasih kepada Baznas Kabupaten Tulang Bawang Barat yang sudah memberikan perhatian khusus pada warga kami adinda Adit, yang memang sakit sejak kecil” ungkapnya.
Sementara itu, ibu dari Adit juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada Baznas. “Terima kasih kepada Baznas atas bantuannya, semoga membawa keberkahan bagi semuanya,” ucapnya penuh haru.
Melalui program bantuan modal usaha ini, Baznas Tubaba berharap dapat menumbuhkan semangat kemandirian dan kepercayaan diri bagi para penerima manfaat. Keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya, melainkan jalan menuju keberkahan dan kemuliaan.
BERITA16/10/2025 | irfan efendi
Ketika Zakat Menyentuh Hati Baznas Tubaba Hadirkan Harapan untuk Adit di Karta Sari
Tulang Bawang Barat, 16/10/2025 — Di sebuah rumah sederhana di Tiyuh Karta Sari, Kecamatan Tulang Bawang Udik, hidup seorang pemuda bernama Almuzaki Adit Pratama (17 tahun). Sejak kecil, ia tumbuh dengan keterbatasan fisik. Namun di balik tubuh yang lemah, tersimpan semangat besar untuk mandiri dan membantu orang lain lewat kemampuan yang ia miliki — memperbaiki alat elektronik.
Hari itu, suasana di rumah Adit berbeda. Air mata bahagia mengalir pelan ketika Baznas Kabupaten Tulang Bawang Barat datang membawa kabar gembira: bantuan modal usaha senilai Rp2 juta untuk mendukung usaha kecilnya. Bantuan ini merupakan bagian dari Program Ekonomi Baznas Tubaba, hasil dari zakat, infak, dan sedekah (ZIS) para ASN se-Kabupaten Tulang Bawang Barat.
Penyerahan bantuan berlangsung hangat dan penuh haru. Hadir dalam kesempatan itu Ketua Baznas H. Purwanto, Waka I H. Jumantoro, Waka II KH. Nurhadi, Waka III H. Suprianto Hadi, serta jajaran pemerintah daerah seperti Sekcam Tulang Bawang Udik, Kepala Tiyuh Karta Sari Rita Utari, SK.M., MM, dan Bhabinkamtibmas setempat.
Dalam sambutannya, H. Purwanto menyampaikan bahwa zakat yang ditunaikan oleh para ASN kini benar-benar kembali kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kami ingin zakat ini menjadi jembatan antara kebaikan dan harapan. Semoga Adit bisa terus berkarya dan menjadi inspirasi bagi kita semua,” ungkapnya lembut.
Sementara itu, Kepala Tiyuh Rita Utari tampak terharu menyaksikan momen tersebut.
“Adit ini luar biasa. Di balik kekurangannya, dia tidak pernah berhenti berusaha. Terima kasih Baznas sudah hadir untuk memberi semangat baru bagi warganya,” katanya penuh rasa bangga.
Di sampingnya, ibu Adit menggenggam tangan putranya dengan mata berkaca-kaca.
“Saya tidak menyangka ada yang peduli seperti ini. Terima kasih Baznas, semoga bantuan ini menjadi jalan keberkahan bagi semuanya,” ucapnya lirih.
Kini, Adit tak lagi sendiri menatap hari-harinya. Modal kecil yang ia terima menjadi awal bagi langkah besar menuju kemandirian. Dengan obeng dan alat solder di tangannya, ia bukan hanya memperbaiki barang elektronik, tapi juga menyambung harapan dan harga diri.
Baznas Tubaba terus berkomitmen menghadirkan program kemanusiaan yang nyata — menyalakan cahaya di rumah-rumah sederhana yang mungkin selama ini terabaikan.
Karena setiap zakat yang ditunaikan bukan sekadar angka, tapi doa yang menjelma menjadi kehidupan baru. Mari terus berbagi, agar lebih banyak Adit lain yang bisa bangkit dan tersenyum bersama Baznas Tubaba.
BERITA16/10/2025 | Samsul
BAZNAS Tulang Bawang Barat dan UPZ Bersatu Wujudkan Transparansi dan Gerakkan Semangat Zakat untuk Kesejahteraan Umat
Tulang Bawang Barat, 15/10/2025 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat menggelar Rapat Koordinasi bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dari berbagai instansi, di antaranya UPZ Kementerian Agama, UPZ Pemerintah Daerah, UPZ Dinas Pendidikan, dan UPZ Dinas Kesehatan, pada Rabu (15/10/2025).
Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen BAZNAS Tubaba untuk menjaga transparansi, memperkuat sinergi, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam pengelolaan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).
Dalam arahannya, Ketua BAZNAS Tulang Bawang Barat menegaskan bahwa zakat bukan hanya kewajiban pribadi, melainkan gerakan sosial bersama untuk menumbuhkan kepedulian dan memberdayakan sesama.
“Zakat adalah ibadah yang memiliki kekuatan sosial luar biasa. Melalui zakat, kita tidak hanya membersihkan harta, tapi juga menyalakan harapan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Karena itu, BAZNAS Tubaba terus berupaya agar setiap rupiah yang dititipkan masyarakat dikelola dengan amanah, transparan, dan berdampak nyata,” ujarnya.
Melalui kolaborasi dengan seluruh UPZ, BAZNAS Tubaba bertekad memperluas jangkauan penerima manfaat, meningkatkan penghimpunan zakat di lingkungan ASN, sekolah, dan masyarakat umum, serta menghadirkan program-program kemanusiaan yang langsung dirasakan masyarakat, seperti sedekah sehat, sedekah pendidikan, dan zakat produktif.
BAZNAS Tulang Bawang Barat mengajak seluruh masyarakat untuk bersama menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui BAZNAS Tubaba, sebagai bentuk nyata kepedulian dan solidaritas untuk membangun kehidupan yang lebih sejahtera dan berkeadilan di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai.
BERITA15/10/2025 | Samsul
Menyatukan Suara dalam Isyarat BAZNAS RI dan Yayasan Al-Kamil Latih 30 Pengajar Qur’an Isyarat untuk Difabel Rungu Wicara
Tangerang selatan - 03/10/2025 | Humas BAZNAS RI Al-Qur’an adalah cahaya bagi semua umat, tanpa terkecuali. Inilah semangat yang mendorong Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bekerja sama dengan Yayasan Al-Kamil menyelenggarakan kegiatan Training of Trainers (ToT) Al-Qur’an Isyarat untuk penyandang disabilitas sensorik rungu wicara.
Kegiatan yang berlangsung pada 1–2 Oktober 2025 di Pusat Pengembangan dan Pelatihan SDM Kementerian Agama RI, Ciputat, Tangerang Selatan, dibuka oleh Farid Septian, Kepala Divisi Pendidikan Dakwah BAZNAS RI, mewakili Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA.
Turut hadir tokoh penting dalam pengembangan Qur’an Isyarat, di antaranya Ketua Tim Penyusun Qur’an Isyarat LPMQ, Deni Hudani, perwakilan PUSBANGKOM SDM Kemenag RI, Dr. Muhtadin, dan SO Divisi Pendidikan Dakwah BAZNAS RI, Tri W. Yuwono.
Sebanyak 30 peserta dari beragam latar belakang ikut serta, mulai dari komunitas ojek tunarungu, guru SLB, penyuluh agama, hingga penghulu. Mereka dibekali dengan metode pembelajaran Qur’an Isyarat yang inklusif, dipandu oleh fasilitator berpengalaman, termasuk Izzatul Wafa, alumni ToT BAZNAS.
“Melalui kegiatan ini, BAZNAS ingin menekankan pentingnya pendidikan inklusif. Hak untuk belajar agama harus dirasakan pula oleh teman-teman disabilitas rungu wicara,” ujar Saidah Sakwan, Kamis (2/10/2025).
Tidak hanya sekadar pengajaran Al-Qur’an, kegiatan ini juga memperkenalkan pemahaman dasar tentang disabilitas rungu, praktik micro teaching, hingga metode kitabah dan tilawah dalam bahasa isyarat.
Saidah menegaskan, hadirnya alumni ToT sebagai fasilitator adalah bukti nyata keberlanjutan program pengimbasan. Ia berharap program ini melahirkan banyak pengajar Qur’an isyarat baru dari kalangan difabel, sehingga ekosistem dakwah inklusif di Indonesia semakin kuat.
“Kami mendorong lahirnya agen-agen pengimbasan di berbagai daerah, agar semakin banyak saudara kita penyandang disabilitas rungu bisa merasakan cahaya Al-Qur’an,” tegasnya.
Ketua Panitia sekaligus Pengurus Yayasan Al-Kamil, Hj. Ida Zulfiya, M.Ag., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BAZNAS RI.
“Kami berharap kerjasama ini berlanjut agar semakin banyak masyarakat peduli dan ikut mensosialisasikan Qur’an berbahasa isyarat,” ungkapnya.
Kegiatan ToT ini bukan sekadar pelatihan, tetapi sebuah gerakan dakwah kemanusiaan. Bahwa setiap muslim, tanpa terkecuali, berhak merasakan nikmatnya membaca dan memahami Al-Qur’an, meski dengan cara berbeda: melalui isyarat yang bermakna.
BERITA03/10/2025 | Samsul
Musala Runtuh di Tengah Salat Ashar, BAZNAS Hadir Membawa Obat, Air, dan Harapan
Sidoarjo, Jawa Timur – Jumat (3/10/2025). Suasana khusyuk ratusan santri Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, mendadak berubah jadi kepanikan. Saat lantunan doa masih terdengar, musala yang menjadi tempat bernaung mereka runtuh seketika.
Di saat bersamaan, proses pengecoran lantai atas tengah berlangsung. Diduga karena beban berlebih, konstruksi tak mampu menahan tekanan. Teriakan, kepulan debu, dan runtuhan bangunan menyisakan duka mendalam bagi para santri dan pengasuh pesantren.
Namun, di tengah kepedihan itu, hadir cahaya kepedulian. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bergerak cepat menurunkan tim tanggap darurat. Layanan kesehatan, dapur umum, dan dapur air segera didirikan di lokasi untuk memastikan para korban dan santri tidak kekurangan bantuan darurat.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menyampaikan rasa duka yang mendalam.
“Kami hadir untuk memastikan para korban mendapatkan pelayanan kesehatan dan kebutuhan darurat secara cepat dan terkoordinasi,” ungkapnya.
Tenaga medis dari Rumah Sehat BAZNAS Sidoarjo dan Sragen diturunkan, memberikan penanganan medis bagi korban luka dan juga pemeriksaan rutin bagi para santri yang mengalami syok.
Selain layanan medis, dapur umum dan dapur air disiapkan agar kebutuhan makan dan minum ratusan santri serta masyarakat sekitar tetap terpenuhi.
“Kami ingin memastikan tidak ada yang merasa sendirian menghadapi musibah ini,” tambah Saidah.
Misi kemanusiaan ini juga melibatkan kekuatan besar: personel gabungan dari BAZNAS Jawa Timur, BTB Sidoarjo, BTB Jombang, BTB Madiun, dan BTB Trenggalek. Semua turun tangan, bahu-membahu mengulurkan kepedulian.
Musibah runtuhnya musala ini menjadi pengingat bahwa hidup penuh ujian, namun di balik setiap duka selalu ada ruang untuk kebaikan. Melalui zakat, infak, dan sedekah umat, BAZNAS hadir bukan sekadar memberi bantuan, tapi juga membawa harapan.
Mari kita lanjutkan estafet kepedulian ini. Titipkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS, agar lebih banyak saudara kita yang terselamatkan.
BERITA03/10/2025 | Samsul
Senyum di Tengah Derita BAZNAS dan Pemda Tubaba Bantu Rifai, Pejuang Kecil Melawan Gagal Ginjal
Tulang Bawang Barat – Kamis (2/10/2025). Di balik senyum polosnya, tersimpan kisah perjuangan berat seorang anak bernama Muhammad Rifai, warga Tiyuh Jaya Murni, RT 11 RW 4, Kecamatan Gunung Agung. Usia yang seharusnya ia isi dengan belajar di sekolah dan bermain bersama teman sebaya, justru harus ia habiskan berjuang melawan penyakit gagal ginjal.
Setiap minggu, Rifai harus menjalani cuci darah dua kali agar tetap bertahan hidup. Proses panjang dan melelahkan ini menjadi beban besar, tidak hanya bagi tubuh kecilnya, tetapi juga bagi keluarga yang berjuang keras mencari biaya pengobatan.
Melihat penderitaan itu, BAZNAS Tulang Bawang Barat (Tubaba) berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Tubaba hadir memberikan santunan senilai Rp 2 juta melalui program kesehatan. Bantuan ini menjadi wujud kepedulian nyata sekaligus dukungan moral bagi Rifai dan keluarganya.
Ketua BAZNAS Tubaba, H. Purwanto, yang hadir langsung menyampaikan santunan, tak kuasa menyembunyikan rasa haru.
“Kami turut prihatin atas cobaan yang menimpa ananda Rifai. Semoga Allah memberikan kesembuhan dan kekuatan. Kami ingin keluarga tetap semangat, karena BAZNAS bersama Pemda akan berusaha hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan,” ucapnya dengan penuh empati.
Tak hanya memberikan bantuan, H. Purwanto juga menyampaikan edukasi kepada masyarakat sekitar tentang pentingnya zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebagai bentuk kepedulian sosial.
“Setiap rupiah zakat dan sedekah yang dititipkan ke BAZNAS Tubaba adalah wujud nyata kepedulian kita bersama. Mari bergandeng tangan, membantu sesama, dan memberikan harapan bagi mereka yang tengah diuji,” tambahnya.
Santunan ini bukan sekadar angka, tetapi simbol solidaritas dan kasih sayang. Harapannya, bantuan ini mampu meringankan beban keluarga Rifai, sekaligus menjadi pengingat bahwa kebaikan yang kita sisihkan akan selalu tumbuh menjadi cahaya harapan bagi mereka yang tengah berjuang melawan sakit dan kesulitan hidup.
Mari sisihkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Tubaba. Satu kebaikan kecil dari kita, bisa menjadi harapan besar bagi saudara-saudara yang sedang berjuang.
BERITA03/10/2025 | Samsul
Dari Reruntuhan Hadir Harapan BAZNAS dan Pemda Tubaba Bantu Keluarga Pak Munawir Bangkit Kembali
Tulang Bawang Barat – Kamis (2/10/2025). Musibah angin puting beliung yang melanda Tiyuh Mekar Jaya, Kecamatan Gunung Agung, meninggalkan luka mendalam bagi keluarga Pak Munawir (RT 02 RW 06). Rumah sederhana yang selama ini menjadi tempat berteduh keluarganya kini rusak parah.
Atap rumah mereng, genteng hancur berserakan, kayu-kayu lapuk penyangga dinding tidak lagi kokoh, bahkan bagian dapur terpaksa dirobohkan karena tak bisa diperbaiki. Reruntuhan itu seakan menjadi saksi betapa berat ujian yang harus dihadapi keluarga Pak Munawir.
Namun, di tengah cobaan tersebut, hadir cahaya kepedulian. BAZNAS Tulang Bawang Barat (Tubaba) bersama Pemerintah Daerah Tubaba bergerak cepat memberikan santunan. Bantuan senilai Rp 4 juta disalurkan melalui Program Ekonomi Produktif berupa pengembangan ternak kambing, agar keluarga Pak Munawir tidak hanya mendapat bantuan sementara, tetapi juga peluang untuk bangkit secara berkelanjutan.
Ketua BAZNAS Tubaba, H. Purwanto, hadir langsung menyerahkan bantuan sambil menyampaikan motivasi penuh empati.
“Musibah ini adalah ujian. Kami berharap Pak Munawir sekeluarga bisa tabah dan bangkit kembali. InsyaAllah, BAZNAS Tubaba bersama Pemda selalu berusaha hadir untuk masyarakat yang tertimpa musibah,” ucapnya.
Selain itu, H. Purwanto juga mengingatkan masyarakat sekitar tentang pentingnya zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebagai wujud solidaritas umat.
“Setiap rupiah ZIS yang dititipkan ke BAZNAS Tubaba, InsyaAllah akan kembali dalam bentuk manfaat nyata untuk masyarakat. Mari kita bersama-sama bergotong royong dalam kebaikan,” tambahnya.
Kehadiran BAZNAS dan Pemda di tengah masyarakat terdampak bencana menjadi bukti bahwa di balik duka selalu ada harapan. Bantuan ini tidak hanya meringankan beban keluarga Pak Munawir, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kebaikan akan terus tumbuh jika masyarakat bersatu dalam aksi sosial dan kepedulian.
Mari ikut serta menebar kebaikan. Titipkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Tubaba agar semakin banyak keluarga terdampak musibah yang dapat bangkit kembali.
BERITA03/10/2025 | Samsul
Saat Rumah Runtuh, Harapan Tumbuh: BAZNAS dan Pemda Tubaba Ulurkan Kasih untuk Keluarga Pak Samuji
Tulang Bawang Barat – Kamis (2/10/2025). Hidup adalah rangkaian ujian, dan kini ujian berat itu tengah dirasakan oleh keluarga Pak Samuji, warga RT 04 RW 07, Sido Mulyo Barat, Tiyuh Mekar Jaya, Kecamatan Gunung Agung. Rumah sederhana yang selama ini menjadi tempat berteduh keluarga kecilnya luluh lantak diterjang angin puting beliung.
Atap esbes beterbangan, dinding gribik bambu yang sudah rapuh roboh tak berdaya, dan kayu penyangga yang renta patah satu per satu. Kini, rumah itu tak lagi layak disebut tempat tinggal, melainkan tinggal reruntuhan yang menyisakan duka.
Derita semakin dalam ketika sang istri harus berjuang melawan sakit diabetes pasca operasi, sementara anaknya yang seharusnya masih duduk di bangku SMP terpaksa putus sekolah karena himpitan ekonomi. Di sisi lain, Pak Samuji sendiri harus merantau ke Palembang mencari nafkah, meninggalkan keluarganya dalam kondisi penuh keterbatasan.
Melihat pilu yang dialami keluarga ini, BAZNAS Tulang Bawang Barat (Tubaba) bersama Pemerintah Daerah Tubaba hadir memberikan santunan senilai Rp 4 juta melalui program Ekonimi Produktif ( pengembangan Ternak Kambing). Bantuan ini bukan sekadar materi, tetapi wujud kepedulian nyata di tengah ujian hidup yang begitu berat.
Ketua BAZNAS Tubaba, H. Purwanto, hadir langsung menyampaikan dukungan moral kepada keluarga Pak Samuji.
“Musibah ini bukan akhir segalanya, justru bisa menjadi jalan datangnya pertolongan Allah. Kami dari BAZNAS Tubaba bersama Pemda hadir bukan hanya dengan bantuan, tetapi juga doa dan semangat agar keluarga Pak Samuji bisa bangkit kembali,” ujarnya penuh empati.
Tak hanya menyerahkan santunan, H. Purwanto juga mengingatkan masyarakat sekitar tentang pentingnya zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola BAZNAS.
“Setiap zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan ke BAZNAS bukan hanya angka, tetapi wujud nyata kepedulian yang bisa menyelamatkan banyak keluarga seperti Pak Samuji. Mari bersama kita ringankan beban saudara-saudara kita,” tambahnya.
Kehadiran BAZNAS dan Pemda di Tiyuh Mekar Jaya ini menjadi bukti bahwa di balik reruntuhan selalu ada cahaya harapan. Gotong royong dan kepedulian bersama diyakini mampu menguatkan langkah keluarga Pak Samuji untuk bangkit dari keterpurukan.
Setiap kebaikan yang kita sisihkan akan menjadi cahaya bagi mereka yang tengah diuji. Mari titipkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Tubaba, agar lebih banyak keluarga yang terselamatkan
BERITA03/10/2025 | Samsul
Dari Luka Jadi Cahaya BAZNAS dan Pemda Tubaba Ulurkan Tangan untuk Pesantren Terdampak Puting Beliung
Tulang Bawang Barat, Kamis (2/10/2025) – Suasana haru menyelimuti Pondok Pesantren Nurul Huda Al Kirom di Tiyuh Mekar Jaya, Kecamatan Gunung Agung. Asrama santri yang biasanya menjadi tempat menimba ilmu dan beristirahat, luluh lantak diterjang angin puting beliung. Atap bangunan beterbangan, dinding retak, dan kamar yang dahulu dipenuhi lantunan doa kini menyisakan pemandangan memilukan.
Namun di balik duka itu, hadir cahaya kebaikan. BAZNAS Tulang Bawang Barat (Tubaba) bersama Pemerintah Daerah Tubaba bergerak cepat menyalurkan bantuan senilai Rp 2 juta melalui Program Tanggap Bencana. Bantuan ini menjadi nafas baru bagi para santri yang tengah berjuang bertahan dalam keterbatasan.
Pimpinan Pesantren, Kiai Warkadi Muslih, dengan mata berkaca-kaca menyampaikan rasa syukurnya.
“Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS dan Pemda Tubaba yang telah peduli terhadap pondok kami. Semoga Allah membalas kebaikan ini dengan pahala berlipat ganda,” ucapnya penuh haru.
Ketua BAZNAS Tubaba, H. Purwanto, turut hadir langsung menyerahkan bantuan. Ia menegaskan bahwa musibah bukan akhir, melainkan awal dari kebangkitan.
“Kami berharap bantuan ini bisa menjadi penyemangat untuk bangkit kembali. Musibah memang berat, tetapi selalu ada hikmah dan pertolongan di baliknya,” ungkapnya.
Lebih jauh, ia mengingatkan masyarakat bahwa setiap rupiah zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dititipkan ke BAZNAS akan kembali ke umat dalam bentuk manfaat nyata.
“Mari kita saling peduli. Bersama ZIS, kita bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang diuji musibah,” tegasnya.
Bantuan ini bukan sekadar santunan, tetapi simbol kepedulian, kebersamaan, dan semangat gotong royong. Harapannya, kehadiran BAZNAS dan Pemda Tubaba menjadi penguat bagi para santri untuk bangkit menata kembali harapan.
Kebaikan tidak menunggu kaya, cukup dimulai dari peduli. Mari titipkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Tubaba, agar semakin banyak saudara kita yang merasakan manfaatnya.
BERITA03/10/2025 | Samsul
Baznas Tubaba Salurkan Bantuan Pengobatan untuk Wiji Muji Asih, Pasien Kanker Payudara
Panaragan Jaya, 01 Oktober 2025 — Baznas Kabupaten Tulang Bawang Barat menyalurkan bantuan pengobatan kepada Ibu Wiji Muji Asih (43), warga Kelurahan Panaragan Jaya yang tengah berjuang melawan penyakit kanker payudara. Bantuan sebesar Rp 2 juta ini diharapkan dapat meringankan beban biaya pengobatan yang harus dijalani oleh pasien.
Kegiatan penyerahan bantuan ini dihadiri oleh Komisioner Baznas Tubaba H. Jumantoro, M.Pd.I (Wakil Ketua I) dan H. Supriyanto Hadi (Wakil Ketua III). Turut hadir pula perwakilan Camat Tulang Bawang Tengah, Isrofi, perwakilan Lurah Panaragan Jaya, Bapak RK, serta perwakilan Puskesmas Panaragan Jaya, dr. Ayuni.
Dalam sambutannya, H. Jumantoro menjelaskan peran dan fungsi Baznas sebagai lembaga resmi pengelola zakat, infaq, dan sedekah di Kabupaten Tubaba. Dana yang terkumpul dari para muzaki kemudian disalurkan melalui berbagai program, salah satunya bantuan pengobatan bagi warga kurang mampu yang menderita penyakit kronis.
“Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan biaya pengobatan Ibu Wiji, dan menjadi manfaat bagi kesehatan beliau. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung program-program Baznas dengan menyalurkan zakat melalui lembaga resmi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Panaragan Jaya yang diwakili oleh dr. Ayuni menyampaikan, pihak puskesmas berkomitmen membantu masyarakat, khususnya dalam proses pemeriksaan, verifikasi, hingga rujukan ke rumah sakit.
“Mungkin dari Puskesmas bisa membantu dalam proses verifikasi dan proses rujukan untuk ke rumah sakit. karena kedepannya keluarga dan bu Wiji yang menjalani, tetap semangat.” ungkapnya.
Sebelumnya, Baznas Tubaba bersama Puskesmas Panaragan Jaya memang telah melakukan verifikasi langsung terhadap kondisi kesehatan Ibu Wiji Muji Asih. Proses ini merupakan bagian dari SOP Baznas, agar bantuan benar-benar diberikan kepada pasien yang membutuhkan, khususnya kategori penyakit kronis.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan Ibu Wiji dapat lebih terbantu dalam menjalani proses pengobatan, serta menjadi bukti nyata kepedulian Baznas Tubaba terhadap warga yang sedang sakit dan membutuhkan uluran tangan
BERITA01/10/2025 | irfan efendi

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Tulang Bawang Barat.
Lihat Daftar Rekening →