Berita Terbaru
Rabiul Awal Momentum Meneladani Dakwah Nabi dengan Berinfak Melalui BAZNAS
Bulan Rabiul Awal selalu menjadi pengingat bagi umat Islam akan kelahiran manusia agung, Nabi Muhammad SAW, yang diutus sebagai rahmatan lil ‘alamin. Kehadirannya bukan hanya membawa risalah tauhid, tetapi juga menghadirkan teladan hidup yang penuh kasih sayang, kepedulian, dan semangat berbagi kepada sesama.
Salah satu ajaran yang ditekankan Rasulullah ? adalah berinfak, yakni wujud nyata dari iman seseorang yang bukan hanya diucapkan, tetapi diwujudkan dengan kepedulian sosial.
Di masa awal kenabian, masyarakat Arab hidup dalam jurang ketimpangan. Golongan kaya hidup berlimpah, sementara kaum miskin, yatim, dan budak hidup dalam penderitaan. Rasulullah datang tidak hanya untuk menyerukan kalimat tauhid, tetapi juga membangkitkan kesadaran sosial.
Para sahabat Nabi meneladani ajaran ini. Abu Bakar Ash-Shiddiq RA mendermakan seluruh hartanya, Umar bin Khattab RA menyerahkan separuh kekayaannya, dan Utsman bin Affan RA membiayai pasukan perang dengan hartanya. Bahkan, sahabat yang miskin pun tetap berinfak sesuai kemampuan mereka, menunjukkan bahwa infak bukan soal jumlah, tetapi soal ketulusan hati.
Pesan mulia Nabi Muhammad SAW tentang berinfak tetap sangat relevan di era modern. Meski zaman berubah, masalah kemiskinan, kesenjangan sosial, dan minimnya solidaritas masih nyata di sekitar kita.
Di tengah derasnya arus globalisasi yang sering menumbuhkan sikap individualis, infak, zakat, dan sedekah (ZIS) hadir sebagai solusi untuk menumbuhkan kepedulian dan menegakkan keadilan sosial.
Melalui ZIS, harta yang kita miliki tidak hanya berputar di kalangan orang kaya, tetapi mengalir kepada mereka yang membutuhkan: untuk pendidikan anak yatim, kesehatan kaum dhuafa, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga bantuan darurat saat bencana.
Di Indonesia, Allah telah mudahkan umat Islam untuk menyalurkan ZIS melalui lembaga resmi, yaitu BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional).
BAZNAS hadir sebagai pengelola zakat yang terpercaya, transparan, dan profesional. Setiap rupiah yang kita titipkan tidak hanya tersalurkan dengan aman, tetapi juga tepat sasaran—menjadi manfaat nyata bagi umat, sesuai dengan nilai-nilai dakwah Nabi Muhammad ?.
Dengan berinfak melalui BAZNAS, kita bukan hanya mengikuti ajaran Rasulullah, tetapi juga turut membangun keadilan sosial dan kesejahteraan umat di era modern.
Bulan Rabiul Awal adalah saat terbaik untuk mempertegas cinta kita kepada Nabi Muhammad ?. Mari wujudkan kecintaan itu dengan menghidupkan kembali ajaran beliau: berzakat, berinfak, dan bersedekah.
Titipkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Karena dengan itu, kita tidak hanya menolong sesama, tetapi juga menegakkan dakwah Nabi Muhammad ? di bumi Nusantara.
“Barang siapa yang bersedekah seberat biji kurma dari hasil usaha yang halal—dan Allah tidak menerima kecuali yang halal—maka Allah akan menerimanya dengan tangan kanan-Nya dan melipatgandakannya.” (HR. Bukhari-Muslim)
BERITA19/09/2025 | Bram
Sedekah Jum’at BAZNAS Mateng Ringankan Perjalanan Penyintas ke Bogor
Topoyo, 30 Agustus 2025 – Kebaikan kecil yang kita sisihkan ternyata mampu mengubah perjalanan hidup orang lain. Itulah yang kembali dibuktikan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mamuju Tengah. Melalui dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dipercayakan masyarakat, BAZNAS Mateng menyalurkan bantuan biaya perjalanan bagi Sainal, seorang penyintas yang mengalami gangguan mental sejak lahir, bersama ibunya, Hartati.
Perjalanan mereka menuju Bogor bukanlah perjalanan biasa. Sainal akan mendapatkan pendampingan di sebuah rumah keluarga yang memiliki fasilitas khusus bagi anak-anak dengan kondisi serupa. Langkah ini menjadi ikhtiar bersama agar ia mendapatkan perhatian, kasih sayang, dan perawatan yang lebih layak.
Bantuan yang disalurkan ini adalah wujud nyata bagaimana zakat, infak, dan sedekah mampu menghadirkan senyum, harapan, dan peluang hidup yang lebih baik bagi mereka yang membutuhkan.
Setiap rupiah yang ditunaikan melalui BAZNAS bukan sekadar angka, melainkan doa dan energi kebaikan yang sampai kepada penerima manfaat. Allah ? sendiri telah berjanji dalam Al-Qur’an:
“Perumpamaan orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh bulir; pada tiap-tiap bulir terdapat seratus biji...” (QS. Al-Baqarah: 261)
Kebaikan tidak menunggu kaya. Sedekah tidak menunggu berlebih. Cukup sisihkan sebagian rezeki kita, karena sekecil apa pun bantuan kita, insyaAllah akan menjadi cahaya dan harapan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan.
Melalui BAZNAS, zakat, infak, dan sedekah kita disalurkan secara amanah, tepat sasaran, dan membawa dampak nyata.
Mari bersama-sama dukung program-program kemanusiaan BAZNAS Mamuju Tengah. Tunas kebaikan dari kita, menjadi pohon harapan bagi mereka.
Titipkan zakat, infak, dan sedekah Anda melalui BAZNAS Mateng. Semoga Allah melipatgandakan pahala dan memberkahi setiap langkah kebaikan kita.
BERITA19/09/2025 | Nini Karmila
Belajar dari Ciamis Inovasi Zakat, Infak, dan Sedekah yang Menginspirasi Indonesia
Ciamis, 30 Agustus 2025 – Suasana penuh semangat terasa di Kantor BAZNAS Kabupaten Ciamis saat menerima kunjungan studi tiru dari lima kabupaten yang berasal dari Sulawesi Selatan dan Kalimantan Timur: Kabupaten Barru, Pangkep, Sopeng, Bone, dan Kutai Kartanegara.
Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan langkah nyata untuk mencari inspirasi bagaimana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) bisa dikelola lebih optimal demi kesejahteraan umat.
Ciamis Jadi Role Model Pengelolaan ZIS
Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Ciamis, H. Iif Taufiq El Haque, memaparkan bahwa strategi penghimpunan ZIS di Ciamis tidak hanya mengandalkan Aparatur Sipil Negara (ASN), melainkan juga memberdayakan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat desa.
“Inilah yang membuat Ciamis berbeda. Kami ingin zakat tidak hanya berhenti di kalangan ASN, tapi hadir di tengah masyarakat, menyentuh desa-desa, dan memberi manfaat nyata bagi yang membutuhkan,” jelasnya.
Ketua BAZNAS Kabupaten Barru, H. Minu Kalibu, mengaku kagum dengan inovasi yang dijalankan Ciamis.
“Di Barru, UPZ Desa sudah ada sejak 2017, namun kegiatannya masih belum maksimal. Melihat langsung praktik di Ciamis membuat kami semakin yakin bahwa ZIS bisa menjadi kekuatan besar jika dikelola dengan baik,” ungkapnya.
Ia berharap inovasi di Ciamis dapat menjadi inspirasi dan diterapkan di Kabupaten Barru.
Kegiatan ini membuktikan bahwa ZIS bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga alat pemberdayaan umat. Melalui ZIS, banyak saudara kita yang terbantu dalam pendidikan, kesehatan, maupun kesejahteraan ekonomi.
Allah ? berfirman:
“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka…” (QS. At-Taubah: 103)
Sedekah juga menjadi penolak bala, pembuka rezeki, dan penghapus dosa, sebagaimana sabda Rasulullah ?:
“Sedekah itu memadamkan dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidzi)
Belajar dari Ciamis, kita diajak untuk lebih peduli pada pengelolaan ZIS. Jangan ragu menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS, karena lembaga ini dipercaya secara nasional untuk mengelola dana umat dengan amanah, transparan, dan tepat sasaran.
Setiap rupiah yang kita keluarkan bukanlah berkurang, tetapi justru bertambah dengan keberkahan yang Allah limpahkan.
Saatnya jadikan hari Jum’at ini sebagai momentum terbaik untuk berzakat, berinfak, dan bersedekah melalui BAZNAS.
BERITA19/09/2025 | Humas Baznas
Sedekah Jumat Amalan Kecil, Pahala Besar
Hari Jum’at dikenal sebagai sayyidul ayyam (penghulu segala hari). Pada hari ini, Rasulullah ? mengajarkan banyak amalan yang membawa keberkahan, salah satunya adalah sedekah Jum’at. Bersedekah di hari Jum’at bukan hanya bernilai ibadah, tapi juga menjadi pintu datangnya rezeki, keberkahan, dan doa yang diijabah oleh Allah ?.
Allah ? berfirman:
“Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir biji yang menumbuhkan tujuh bulir; pada tiap-tiap bulir ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 261)
Sedangkan Rasulullah ? bersabda:
“Sedekah itu dapat memadamkan murka Allah dan menolak cara kematian yang buruk.” (HR. Tirmidzi)
Dan khusus pada hari Jum’at, Imam Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan: “Sedekah pada hari Jum’at dibandingkan dengan sedekah di hari-hari lain seperti sedekah di bulan Ramadhan dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya.”
Manfaat Sedekah Jum’at
1. Mendatangkan keberkahan rezeki – Allah akan mengganti apa yang dikeluarkan dengan yang lebih baik.
2. Meningkatkan pahala berlipat ganda – karena Jum’at adalah hari terbaik.
3. Menenangkan hati dan melapangkan urusan – orang yang gemar bersedekah hatinya lebih tenang.
4. Doa lebih cepat diijabah – terutama di waktu mustajab Jum’at.
5. Menghapus dosa dan kesalahan – sedekah menjadi penebus atas dosa-dosa kecil.
Dikisahkan seorang pedagang kecil di sebuah pasar selalu menyisihkan sebagian penghasilannya setiap hari Jum’at untuk sedekah, meski hanya uang receh. Suatu ketika, dagangannya sepi berhari-hari hingga ia hampir putus asa. Namun, ia tetap melanjutkan sedekah Jum’atnya dengan penuh keyakinan.
Beberapa minggu kemudian, seorang pembeli datang dan membeli dagangannya dalam jumlah besar. Dari situlah rezekinya mengalir lancar. Saat ditanya apa rahasianya, ia hanya tersenyum dan berkata, “Saya hanya berpegang pada janji Allah, bahwa sedekah tidak akan mengurangi harta.”
Kisah ini menjadi bukti nyata, bahwa keberkahan sedekah Jum’at bukan hanya janji di akhirat, tapi juga bisa dirasakan langsung di dunia.
Sedekah Jum’at bukan soal seberapa besar yang kita berikan, melainkan seberapa ikhlas hati kita saat memberi. Bahkan uang seribu rupiah, sebutir kurma, atau sebotol air pun bisa menjadi sedekah yang mendatangkan keberkahan jika dilakukan dengan ikhlas.
Mari kita biasakan sedekah setiap Jum’at, agar hidup kita penuh rahmat, rezeki semakin berkah, dan langkah kita semakin ringan menuju surga-Nya.
BERITA19/09/2025 | Samsul
BAZNAS Tubaba Salurkan Bantuan untuk Korban Tersengat Listrik di Tiyuh Makarti
Tumijajar, 18 September 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat bersama Kecamatan Tumijajar, Puskesmas, dan Pemerintah Tiyuh Makarti menyalurkan bantuan kepada Handoko (43), korban tersengat listrik saat bekerja di Pasar Daya Murni beberapa waktu lalu.
Bantuan yang diberikan berupa santunan senilai Rp 2.000.000 sebagai wujud kepedulian dan dukungan kepada keluarga korban. Penyerahan dilakukan oleh Ketua BAZNAS Tubaba, H. Purwanto, kepada ibunda Handoko, dengan disaksikan oleh Komisioner BAZNAS lainnya (H. Jumantoro dan H. Suprianto Hadi), perwakilan Camat Tumijajar (Suroso, Kasubag Umum dan Kepegawaian), Kepalo Tiyuh Makarti Edi Ismanto, serta Pimpinan Puskesmas setempat.
Dalam sambutannya, H. Purwanto menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan bantuan yang diberikan. “Informasi dan proposal yang masuk ke BAZNAS baru kami terima, sehingga bantuan baru bisa disalurkan hari ini. Bantuan ini berasal dari zakat dan infaq para ASN yang dititipkan melalui BAZNAS. InsyaAllah ini barokah dan semoga dapat sedikit meringankan beban yang dirasakan korban dan keluarganya,” ujarnya.
Sementara itu, Edi Ismanto, Kepalo Tiyuh Makarti, menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Tubaba. “Atas nama pemerintah tiyuh, kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS yang sudah merespon cepat proposal kami dan memberikan bantuan kepada warga kami yang mengalami musibah tersengat listrik,” ucapnya.
Pimpinan Puskesmas Margodadi, Ibu Malik, juga menyampaikan pesannya agar masyarakat lebih aktif berkoordinasi dengan pihak puskesmas. “Jika ada masalah terkait kesehatan masyarakat, kami berharap segera dilaporkan ke puskesmas agar kami bisa cepat memberikan bantuan yang diperlukan,” jelasnya.
BAZNAS Tubaba menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat yang membutuhkan melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan para muzaki.
BERITA18/09/2025 | irfan efendi
Baznas Tubaba Salurkan Bantuan Pangan untuk Warga Gunung Katun Tanjungan
Gunung Katun Tanjungan, Rabu (17/09/2025) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan kali ini disalurkan kepada Bambang Irawan, warga Tiyuh Gunung Katun Tanjungan.
Sebelumnya, Bambang Irawan mengajukan permohonan bantuan pengobatan. Namun setelah dilakukan verifikasi oleh tim BAZNAS bersama dokter Puskesmas, diketahui bahwa penyakit yang diderita, yakni febris (demam), tidak termasuk dalam kategori penyakit kronis yang dapat dibantu melalui program kesehatan BAZNAS.
Dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi keluarga yang tergolong tidak mampu, BAZNAS kemudian mengalihkan bentuk bantuan melalui paket sembako senilai Rp300.000 dan uang tunai sebesar Rp200.000.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS Tubaba, H. Purwanto, didampingi para Komisioner BAZNAS H. Jumantoro, dan H. Suprianto Hadi. Acara tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Camat Tulang Bawang Udik serta pimpinan Puskesmas setempat.
Kepalo Tiyuh Gunung Katun Tanjungan, Laily, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS. “Kami sangat mendukung program BAZNAS, karena ini sangat dibutuhkan oleh warga. Atas nama pemerintah tiyuh, kami mengucapkan terima kasih banyak kepada BAZNAS yang sudah memberikan bantuan ini,” ujarnya.
Sementara itu, Bambang Irawan mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterima. “Terima kasih kepada BAZNAS dan seluruh muzaki yang sudah mengeluarkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Semoga selalu diberikan keberkahan,” ucapnya
BERITA18/09/2025 | irfan efendi
Baznas Tubaba Salurkan Bantuan Sembako Lansia di Dua Kecamatan : Tumijajar dan TBT
Tulang Bawang Barat, Senin (15/09/2025) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat kembali menyalurkan bantuan sosial triwulan kepada para lansia mustahik. Bantuan kali ini menyasar dua kecamatan, yakni Kecamatan Tumijajar dan Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT).
Total penerima manfaat berjumlah 31 orang, terdiri dari 21 lansia di Kecamatan TBT dan 10 lansia di Kecamatan Tumijajar. Masing-masing penerima mendapatkan paket sembako senilai Rp300.000 serta uang tunai sebesar Rp150.000.
Penyaluran berlangsung di kantor kecamatan masing-masing, yaitu Kecamatan Tumijajar dan Kecamatan TBT. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua I Baznas Tubaba H. Jumantoro, Camat Tumijajar beserta staf kesra, Camat TBT beserta staf kesra, serta perwakilan dari aparatur tiyuh. Bantuan diserahkan secara langsung oleh pihak kecamatan kepada para penerima manfaat.
Camat Tumijajar, Ashari, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepedulian Baznas.
“Atas nama Kecamatan Tumijajar kami ucapkan terima kasih. Semoga program ini membawa keberkahan. Harapannya ke depan kuota penerima bisa bertambah. Mari kita manfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya dan kita syukuri,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Tulang Bawang Tengah menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian nyata bagi masyarakat.
“Kegiatan ini bertujuan untuk membantu para mustahik dalam memenuhi kebutuhannya. Terima kasih kepada Baznas yang sudah terus istiqomah memberi bantuan dalam berbagai program di Kecamatan TBT,” ungkapnya.
Program penyaluran bantuan sembako lansia ini merupakan agenda rutin triwulan Baznas Tubaba, kali ini mencakup periode Juli–September 2025.
BERITA18/09/2025 | irfan efendi
BAZNAS Tubaba Bantu Ibu Sainun, Penderita Peradangan Jantung di Gunung Katun Tanjungan
Tulang Bawang Udik, Rabu (17/09/2025) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, bantuan diberikan kepada Ibu Sainun (70), warga Tiyuh Gunung Katun Tanjungan, yang menderita sakit peradangan jantung.
Kegiatan penyerahan bantuan ini dihadiri oleh Komisioner BAZNAS Tubaba, Sekcam Tulang Bawang Udik, Kepalo Tiyuh Gunung Katun Tanjungan, serta Pimpinan Puskesmas setempat.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Tubaba H. Purwanto menjelaskan tentang peran BAZNAS dalam menghimpun dan mendistribusikan zakat, infak, dan sedekah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. “Bantuan yang kami berikan sebesar Rp2.000.000 ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pengobatan Ibu Sainun. Semoga Allah memberikan kesembuhan dan kesehatan kembali,” ujarnya.
Sementara itu, Kepalo Tiyuh Gunung Katun Tanjungan Laily menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap program BAZNAS. “Kami tetap mendukung program BAZNAS, karena ini sangat bermanfaat bagi warga kami. Terima kasih kepada BAZNAS yang sudah memberikan bantuan kepada masyarakat kami,” ungkapnya.
Pimpinan Puskesmas Gunung Katun Tanjungan menambahkan bahwa bantuan ini diberikan setelah dilakukan verifikasi medis oleh dokter terkait kondisi pasien. “Kami memastikan bahwa penerima bantuan benar-benar memenuhi kriteria, yaitu menderita penyakit kronis serta tergolong masyarakat tidak mampu. Dengan demikian, bantuan yang diberikan BAZNAS tepat sasaran,” jelasnya.
Melalui bantuan ini, BAZNAS Tubaba berharap dapat meringankan beban keluarga dan terus menguatkan sinergi bersama pemerintah tiyuh, kecamatan, serta stakeholder lainnya dalam mewujudkan kepedulian sosial di Kabupaten Tulang Bawang Barat.
BERITA17/09/2025 | irfan efendi
BAZNAS Tubaba Lakukan Verifikasi Korban Tersengat Listrik di Tiyuh Makarti
Makarti, 15 September 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat melakukan verifikasi terhadap korban tersengat listrik yang terjadi di Pasar Daya Murni, Kecamatan Tumijajar, Selasa (19/8/2025).
Korban bernama Handoko (43 tahun), seorang buruh bangunan sekaligus teknisi listrik asal Tiyuh Makarti. Saat kejadian, Handoko tengah memperbaiki jaringan listrik di atap bangunan Pasar Daya Murni. Naas, ia tersengat arus listrik hingga mengalami luka bakar serius mencapai 70 persen.
Korban sempat dievakuasi dan dibawa ke RS Asyifa sebelum akhirnya dirujuk ke RS Mitra Mulia Husada, Bandar Jaya untuk mendapatkan penanganan operasi dan perawatan intensif. Seluruh biaya pengobatan ditanggung oleh Kartu Indonesia Sehat (KIS), mengingat Handoko merupakan warga kurang mampu.
Kegiatan verifikasi ini bertujuan untuk memastikan kondisi korban serta kebutuhan yang diperlukan selama masa perawatan. Hadir dalam verifikasi tersebut, Wakil Ketua I BAZNAS Tubaba, H. Jumantoro, didampingi perwakilan tiyuh Makarti, Pak RK, serta tenaga medis dari Puskesmas Margodadi.
Pihak keluarga menyampaikan harapan besar agar Handoko dapat pulih dan kembali menjalani aktivitas seperti sedia kala. Sementara itu, BAZNAS Tubaba menegaskan komitmennya untuk hadir membantu masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
“Melalui zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan para muzaki di BAZNAS Tubaba, insyaAllah akan menjadi jalan kebaikan untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang diuji, termasuk saudara Handoko,” ujar perwakilan BAZNAS.
BERITA15/09/2025 | irfan efendi
Air Mata Haru Ivan Gunawan di Mesir Bersama BAZNAS RI Salurkan Bantuan Rp2 Miliar untuk Palestina
Kairo, Mesir – 10/9/2025 Di tengah hiruk pikuk Kairo, Mesir, sebuah pemandangan penuh haru terpancar saat desainer dan figur publik Ivan Gunawan berdiri di hadapan para pengungsi Palestina. Matanya berkaca-kaca, suaranya bergetar. “Ketika saya melihat langsung kondisi mereka, hati saya benar-benar hancur. Saya ingin berbagi lewat karya, lewat apa yang saya bisa,” ucap Ivan dengan penuh rasa iba.
Ivan datang bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI untuk meninjau langsung distribusi bantuan kemanusiaan bagi Palestina. Bantuan senilai Rp2 miliar yang berhasil terkumpul melalui gerakan Love, Hope for Humanity—lahir dari brand Mandjha miliknya—disalurkan untuk meringankan beban rakyat Palestina yang terus dirundung penderitaan.
Bantuan itu bukan sekadar angka. Ada doa dan cinta di setiap kotaknya. Ivan bahkan ikut membantu packing logistik, merasakan sendiri bagaimana tiap paket berisi harapan untuk satu keluarga di Gaza. “Saya berharap kotak ini bukan hanya makanan, tapi juga secercah cahaya bagi mereka yang hampir putus asa,” ujarnya.
Tidak berhenti di situ, Ivan mengunjungi rumah sakit tempat pengungsi Palestina dirawat. Ia menggenggam tangan mereka, menatap penuh empati, seakan ingin mengatakan bahwa mereka tidak sendirian. “Saya berdiri di sini atas nama kemanusiaan,” tegas Ivan.
Sementara itu, Direktur Pengumpulan BAZNAS RI, Faisal Qosim, menegaskan bahwa kehadiran mereka di Mesir adalah bentuk amanah dari rakyat Indonesia. “Setiap rupiah donasi adalah titipan yang harus kami sampaikan tepat sasaran. Doakan agar semua ini membawa keberkahan,” katanya penuh harap.
Kolaborasi BAZNAS RI dan Ivan Gunawan menjadi bukti nyata bahwa cinta dan kepedulian tidak mengenal batas negara. Palestina mungkin jauh, tetapi dengan zakat, infak, dan sedekah, tangan-tangan masyarakat Indonesia bisa tetap menyentuh hati mereka.
BERITA12/09/2025 | Samsul
BAZNAS Tulang Bawang Barat Bantah Tuduhan Penyelewengan Dana Zakat
Menanggapi adanya surat dan pernyataan dari LSM TRINUSA terkait kinerja BAZNAS, Ketua BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat, Purwanto, menegaskan bahwa seluruh kegiatan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di Tulang Bawang Barat telah dijalankan sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, serta peraturan BAZNAS RI.
Menurutnya, BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat bekerja berdasarkan ketentuan hukum yang jelas dan tidak keluar dari aturan yang berlaku. Salah satunya terkait Dana Hibah dari Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat sebesar Rp50 juta, yang digunakan untuk kegiatan operasional dalam membantu masyarakat.
Pertanggungjawaban penggunaan dana tersebut pun telah dilaporkan kepada Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), dan telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Tjahjo Machdjud Modopuro Registered Public Accountants dengan hasil Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
“Kami di BAZNAS Tulang Bawang Barat bekerja sesuai ketentuan perundang-undangan. Seluruh proses pengumpulan hingga penyaluran zakat dilakukan secara transparan, akuntabel, dan diaudit. Tidak benar jika ada pihak yang menyebut BAZNAS bekerja di luar aturan,” tegas Purwanto.
Lebih lanjut, Purwanto menjelaskan bahwa tudingan-tudingan yang disampaikan LSM TRINUSA tidak berdasar. BAZNAS Tulang Bawang Barat tetap berkomitmen menjaga integritas, kepercayaan umat, dan memastikan dana zakat benar-benar sampai kepada mustahik yang berhak.
“Kami menghormati setiap masukan dari masyarakat maupun organisasi. Namun, penting untuk dipahami bahwa informasi yang tidak sesuai fakta dapat menimbulkan kesalahpahaman dan merugikan umat. Karena itu kami merasa perlu menyampaikan klarifikasi ini,” tambah Purwanto.
BAZNAS Tulang Bawang Barat juga membuka diri untuk berdialog dengan semua pihak, termasuk organisasi masyarakat, guna memperkuat kolaborasi dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan mustahik melalui zakat.
Dengan adanya klarifikasi ini, Purwanto berharap masyarakat tetap percaya kepada BAZNAS dan terus mendukung program-program pemberdayaan yang telah dijalankan.
“InsyaAllah, dengan dukungan semua pihak, zakat dapat menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Tulang Bawang Barat,” ujar Purwanto.
BERITA12/09/2025 | Humas BAZNAS
BAZNAS Tubaba Bantu Warga Lumpuh Syaraf di Gunung Katun Malai
Tulang Bawang Udik, Jum’at (12/09/2025) – Kepedulian dan kasih sayang kembali ditunjukkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat. Kali ini, bantuan pengobatan diberikan kepada Saudara Johan, warga Gunung Katun Malai yang mengalami sakit lumpuh syaraf.
BAZNAS Tubaba menyerahkan bantuan sebesar Rp2.000.000 untuk meringankan biaya pengobatan dan kebutuhan pasien selama menjalani perawatan.
Bantuan tersebut disambut penuh haru oleh keluarga dan masyarakat setempat. Pemerintah tiyuh menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS Tubaba dan semua pihak yang telah peduli.
“Terima kasih kepada BAZNAS yang sudah hadir membantu warga kami. Bantuan ini sangat berarti. Kami dari pihak tiyuh juga siap mendukung agar saudara Johan bisa segera dibawa ke rumah sakit,” ujar keplo tiyuh.
Dukungan juga datang dari pihak puskesmas dan puskes pembantu. Mereka berharap agar proses pengobatan ini bisa berjalan lancar dengan pendampingan yang baik.
“Kami berharap dari pihak tiyuh dan puskes pembantu bisa terus mengawal pasien. Semoga ikhtiar ini membawa manfaat dan keberkahan untuk kita semua,” sambut pimpinan puskesmas Marga Kencana.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Tubaba, Purwanto, dalam sambutannya menjelaskan bahwa BAZNAS adalah lembaga resmi yang dibentuk oleh pemerintah untuk mengelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari umat. Dana tersebut kemudian disalurkan kembali kepada masyarakat melalui berbagai program, baik di bidang ekonomi, pendidikan, sosial, maupun kesehatan.
“BAZNAS hadir untuk memastikan amanah zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki bisa sampai kepada mereka yang berhak. Bantuan ini adalah bagian dari program Kesehatan, agar masyarakat yang membutuhkan bisa mendapatkan perhatian dan pengobatan yang layak. Kami berharap Saudara Johan segera mendapatkan kesembuhan dan keluarganya diberi kekuatan serta kesabaran,” ujar Purwanto.
Bantuan ini menjadi bukti nyata bahwa zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dititipkan masyarakat melalui BAZNAS tidak hanya meringankan beban ekonomi, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi mereka yang sedang berjuang melawan sakit.
BAZNAS Tubaba mengajak seluruh masyarakat untuk terus menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Karena setiap rupiah yang dititipkan bukan hanya sampai kepada mereka yang membutuhkan, tetapi juga menjadi amal jariyah bagi para donatur.
Mari jadikan hari-hari kita, khususnya di Jum’at yang penuh berkah ini, sebagai momentum untuk berbagi. Klik donasi ZIS melalui BAZNAS, niatkan sebagai ladang pahala dan keberkahan untuk hidup kita.
BERITA12/09/2025 | Samsul
Keutamaan Hari Jum’at & Dahsyatnya Bersedekah Bersama BAZNAS
Hari Jum’at adalah hari istimewa bagi umat Islam. Dalam Islam, hari ini disebut sebagai sayyidul ayyam atau penghulu segala hari. Banyak keutamaan yang Allah ? berikan pada hari ini, sehingga sangat rugi kalau dilewatkan tanpa beramal.
Allah ? berfirman:
“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila diseru untuk melaksanakan shalat pada hari Jum’at, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkan jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (QS. Al-Jumu’ah: 9)
Ayat ini menegaskan bahwa hari Jum’at adalah hari penuh keberkahan.
Rasulullah ? bersabda:
“Sebaik-baik hari yang matahari terbit padanya adalah hari Jum’at. Pada hari itu Adam diciptakan, dimasukkan ke surga, dan dikeluarkan darinya. Dan tidak akan terjadi kiamat kecuali pada hari Jum’at.” (HR. Muslim)
Artinya, hari Jum’at bukan hari biasa, tapi hari penuh sejarah dan kemuliaan.
Mengapa Bersedekah di Hari Jum’at Istimewa?
1. Pahala berlipat ganda Hari Jum’at adalah waktu terbaik untuk memperbanyak amal. Bersedekah di hari ini insyaAllah pahalanya lebih besar.
2. Ada waktu mustajab untuk doa Rasulullah ? menyebutkan bahwa di hari Jum’at ada waktu istimewa di mana doa seorang Muslim pasti dikabulkan. Sedekah bisa menjadi penguat doa tersebut.
3. Harta tidak akan berkurang Rasulullah ? bersabda: “Harta tidak akan berkurang karena sedekah.” (HR. Muslim) Justru Allah akan mengganti dengan yang lebih baik.
Sekarang, bersedekah di hari Jum’at semakin mudah. Melalui BAZNAS, sedekah Anda akan:Tepat sasaranAmanah dan transparanBermanfaat untuk fakir miskin, anak yatim, dan program pemberdayaan umat
Dengan klik donasi ZIS ke BAZNAS, Anda bisa menjadikan setiap Jum’at sebagai ladang pahala dan amal jariyah.
Allah ? berfirman:
“Perumpamaan orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai; pada tiap-tiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas karunia-Nya lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 261)
Sahabat, jangan biarkan hari Jum’at hanya lewat begitu saja. Jadikan ia hari yang selalu dikenang dengan kebaikan. Mari kita isi dengan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS.
BERITA12/09/2025 | Samsul
BAZNAS Raih Dua Penghargaan Nasional, Bukti Zakat Anda Dikelola dengan Amanah dan Transparan
Jakarta – Kabar membanggakan datang dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Lembaga zakat resmi milik negara ini sukses meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang TOP GRC Awards 2025, yakni TOP GRC Awards 2025 #3 Star dan Special Appreciation: The High Commites GRC on Public Institution 2025.
Ajang ini merupakan salah satu penghargaan paling prestisius di Indonesia di bidang Governance, Risk, and Compliance (GRC). Dari lebih dari 900 perusahaan dan institusi nasional, BAZNAS berhasil masuk jajaran penerima penghargaan, menegaskan bahwa pengelolaan zakat di Indonesia sudah diakui kredibilitas dan tata kelolanya di tingkat nasional.
Wakil Ketua BAZNAS RI, H. Mokhamad Mahdum atau akrab disapa Haji Mo, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasinya.
“Alhamdulillah, penghargaan ini adalah pengakuan publik bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan melalui BAZNAS benar-benar dikelola dengan penuh amanah, transparansi, dan profesionalisme,” ujarnya setelah menerima penghargaan, Senin (8/9/2025).
Menurut Haji Mo, prestasi ini bukan hanya milik BAZNAS, tetapi juga milik seluruh masyarakat yang telah mempercayakan hartanya untuk dikelola demi membantu sesama.
Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa setiap rupiah zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan melalui BAZNAS telah membawa manfaat luas: membantu fakir miskin, mendukung pendidikan anak-anak, menyediakan layanan kesehatan, hingga memberdayakan ekonomi umat.
“Kami dedikasikan penghargaan ini untuk seluruh masyarakat Indonesia. Tanpa kepercayaan dan doa Anda semua, capaian ini tak mungkin terwujud. Setiap donasi yang Anda salurkan adalah bagian dari keberhasilan ini,” tambah Haji Mo.
BAZNAS meyakini bahwa kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat akan membuat zakat semakin berdampak dalam mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat.
Penghargaan bergengsi ini sekaligus menjadi ajakan kepada seluruh umat Islam untuk semakin yakin menunaikan ZIS melalui BAZNAS.
“Mari kita jadikan momen ini sebagai penyemangat untuk mendukung kebangkitan zakat di Indonesia. Bersama, kita bisa membuat perubahan besar,” ajak Haji Mo.
Setiap zakat, infak, dan sedekah yang Anda titipkan ke BAZNAS adalah investasi abadi untuk keberkahan hidup dan kebangkitan umat.Yuk, salurkan ZIS Anda melalui BAZNAS – lembaga resmi, kredibel, dan diakui nasional.
BERITA11/09/2025 | Samsul
Maulid Nabi Waktunya Nggak Cuma Pesta, Tapi Juga Berbagi Lewat BAZNAS!
Setiap 12 Rabiul Awal, umat Islam di seluruh dunia merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW. Nah, biasanya nih, Maulid identik sama acara meriah—mulai dari pengajian, sholawatan, sampe makan bareng. Tapi, tau nggak sih? Maulid itu nggak cuma soal seremonial doang, tapi juga momen buat ngasah kepedulian kita.
Kalau kita flashback, Nabi Muhammad SAW tuh the real role model dalam urusan berbagi. Beliau nggak pernah pelit, bahkan suka ngasih walau beliau sendiri lagi nggak berlebih. Nah, ini nih yang bisa kita contek di zaman sekarang.
Zakat, Infak, Sedekah Cara Kekinian Cinta Nabi
Anak muda tuh suka yang praktis tapi impactful. Nah, salah satu cara ngejalanin sunnah Nabi adalah Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Sekarang, nggak perlu ribet—tinggal salurin lewat BAZNAS, beres! Kenapa harus BAZNAS?
· Lembaga resmi negara, jadi aman dan terpercaya
· Transparan, bisa dicek ke mana aja dananya
· Impact-nya nyata, dari bantuin yang sakit, nyekolahin anak yatim, sampe bantu UMKM
Jadi, ZIS itu bukan sekadar kewajiban, tapi juga aksi nyata nunjukin kita cinta sama Nabi.
Dari Maulid ke Aksi Nyata
Daripada cuma bikin status di medsos “Selamat Maulid Nabi”, mending sekalian action! Bayangin kalau semua orang nyisihin sedikit rezekinya lewat ZIS di BAZNAS, banyak banget orang yang bakal kebantu. Yang sakit bisa berobat, yang nggak sekolah bisa lanjut belajar, dan yang usahanya seret bisa bangkit lagi.
Intinya, Maulid Nabi itu harusnya bikin kita makin semangat buat jadi pribadi yang bermanfaat. Nggak usah nunggu kaya dulu buat berbagi, karena yang penting itu niat dan konsistensinya. Yuk, mulai sekarang, salurin ZIS kamu lewat BAZNAS, biar keberkahan Nabi Muhammad SAW nyampe juga ke kehidupan kita.
BERITA10/09/2025 | Samsul
ZIS Menyentuh Kesehatan BAZNAS Tubaba Salurkan Manfaat Lewat Program Tubaba Qu Sehat
Tulang Bawang Barat, 10/09/2025 – Zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang ditunaikan masyarakat melalui BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat kembali membuktikan manfaatnya. Dalam program Tubaba Qu Sehat, layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis yang digelar di Tiyuh Panaragan Jaya Indah, Rabu (10/9), ZIS yang terkumpul diamanahkan untuk menunjang kesehatan warga.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Daerah, Puskesmas, dan BAZNAS Tubaba. Tujuannya jelas: memastikan setiap warga, tanpa terkecuali, mendapatkan hak atas pelayanan kesehatan yang layak.
Sambutan Bupati Tubaba disampaikan oleh Mirza Irawan Dwi A., Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah. Ia menegaskan bahwa Tubaba Qu Sehat adalah salah satu program prioritas Bupati Tubaba untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.
“Kami ingin memastikan tidak ada satu pun warga yang terabaikan dalam pelayanan kesehatan. Inilah bentuk nyata perhatian pemerintah dan dukungan lembaga seperti BAZNAS,” ujarnya.
Melalui program ini, BAZNAS Tubaba menyalurkan bantuan berupa stik reagen kolesterol dan asam urat yang dibeli dari dana ZIS yang dihimpun masyarakat. Bantuan ini membantu tenaga medis memperoleh hasil pemeriksaan yang akurat, sehingga manfaatnya langsung dirasakan warga.
Ketua BAZNAS Tubaba H.Purwanto menyampaikan komitmen untuk terus mengelola ZIS secara profesional dan amanah.
“Setiap rupiah zakat, infak, dan sedekah yang Anda tunaikan, kami salurkan tepat sasaran. Hari ini, manfaatnya hadir dalam bentuk kesehatan. Besok, bisa jadi untuk pendidikan, bantuan usaha, atau program sosial lainnya. Mari terus percayakan ZIS Anda kepada BAZNAS, karena manfaatnya nyata untuk masyarakat kita,” tegasnya.
Melalui Tubaba Qu Sehat, BAZNAS mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berperan menghapus kesenjangan sosial dan kesehatan di Tubaba. Caranya sederhana: tunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Tubaba, agar semakin banyak saudara kita yang terbantu.
“ZIS Anda bukan hanya angka di laporan, tapi doa yang terus mengalir dari setiap penerima manfaat. Mari kita jadikan kebaikan ini terus hidup dan berkembang,” pungkas Ketua BAZNAS Tubaba.
Dengan semangat kebersamaan, ZIS melalui BAZNAS akan terus menjadi cahaya yang menuntun pada masyarakat yang lebih sehat, kuat, dan berdaya.
BERITA10/09/2025 | Admin
Jadilah Amil Zakat yang Dicatat Sejarah Profesional, Amanah, dan Berdampak
Bogor, 9/9/2025 – Bukan sekadar rapat, Rakernas UPZ BAZNAS 2025 menjadi panggung semangat perubahan. Di hadapan para amil zakat dari berbagai daerah, Prof. Dr. H. Waryono Abdul Ghofur, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI, mengajak seluruh amil untuk naik level: mengelola zakat dengan profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas tinggi.
“Kerja kita bukan sekadar jemput zakat. Kita ini pembawa harapan bagi jutaan fakir miskin yang masih ada di negeri ini. Saat ini, sekitar 24 juta jiwa menunggu uluran tangan kita. Itulah PR besar kita bersama,” tegas Waryono.
Baginya, zakat bukan hanya kewajiban agama, tapi juga instrumen strategis menghapus kemiskinan. Jika dikelola dengan benar, zakat bisa menjadi kekuatan ekonomi umat yang luar biasa.
“Potensi zakat kita sangat besar. Tapi kalau tidak dikelola secara profesional, manfaatnya tidak akan optimal. Kepercayaan publik adalah kuncinya,” tambahnya.
Waryono juga mengingatkan arahan Presiden Prabowo bahwa kemerdekaan sejati adalah ketika kemiskinan lenyap dari bumi Indonesia. Instrumen itu, kata dia, sudah ada di tangan amil: zakat, wakaf, infak, dan sedekah.
“Ketika pengumpulan dana ini maksimal, manfaatnya akan dirasakan lebih luas. Itulah tujuan kita,” ucapnya.
Dengan suara yang mantap, ia memberikan pesan penting untuk seluruh amil:
“Yang kaya tidak sombong, yang miskin tidak minder, dan kita lah jembatan yang mempersatukan keduanya.”
Rakernas ini bukan sekadar forum formalitas, melainkan ajang pembuktian bahwa zakat mampu menurunkan angka kemiskinan. Waryono berharap setiap rekomendasi yang dihasilkan akan berdampak langsung di lapangan, bukan hanya tertulis di dokumen.
“Indikator kesuksesan kita adalah ketika angka kemiskinan menurun, ketika anak-anak dari keluarga miskin bisa sekolah, ketika masyarakat punya penghasilan yang layak. Itulah target kita,” pungkasnya.
Di akhir acara, para amil pulang membawa satu keyakinan: zakat bukan hanya amanah, tapi juga senjata untuk mengubah nasib bangsa. Dan perubahan itu dimulai dari mereka, hari ini.
BERITA10/09/2025 | Samsul
Jejak Cinta Abadi Ibu Rinanta Wakafkan Al-Qur’an untuk Orang Tercinta Lewat BAZNAS Tubaba
Tulang Bawang Barat, 5/092025 – Cinta sejati tak pernah mati, ia hanya berganti wujud. Bagi Ibu Rinanta, cinta untuk orang tua dan mertua yang telah berpulang diwujudkan dalam bentuk wakaf Al-Qur’an. Sebuah amal yang tak hanya mengalirkan doa, tetapi juga pahala yang akan terus hidup hingga akhir zaman.
Di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Tahfidh Qur'anic Center, Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, suasana haru terasa begitu kental saat Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat menyalurkan amanah wakaf tersebut.
Wakaf ini dipersembahkan untuk mengabadikan nama-nama yang begitu berarti bagi beliau:
Almarhumah R. Ade Sudaryati Kusumaatmadja binti R. Taslim Kusumaatmadja
Almarhum Wan Yuzhar Tayang bin Wan Tayang Bendan
Almarhum Sumarmo bin Madjasa
Almarhumah Wurningdah binti Sidjo Durgodimedjo
“Sodaqoh Al-Qur’an ini atas nama orang tua dan mertua kami. Semoga pahalanya mengalir tanpa henti untuk beliau-beliau di atas,” ujar Ibu Rinanta dengan mata berkaca-kaca.
Penyerahan ini turut disaksikan oleh Ketua BAZNAS Tubaba, H. Purwanto, beserta jajaran pimpinan H. Supriyanto Hadi, KH. Jumantoro, M.Pd.I, dan KH. Nur Hadi, S.Pd.I. Kehadiran mereka menjadi simbol bahwa wakaf adalah amanah suci yang dijaga bersama.
Dalam sambutannya, H. Purwanto mengingatkan:
“Kita semua akan meninggalkan dunia ini. Namun pahala dari setiap ayat yang dibaca dari mushaf wakaf akan terus mengalir hingga hari kiamat. Inilah warisan yang tak pernah habis.”
Kita semua memiliki orang-orang yang kita cintai. Mereka mungkin telah tiada, tetapi bukan berarti kita berhenti mencintai dan mendoakan mereka. Dengan wakaf Al-Qur’an, cinta itu menjelma menjadi pelita yang tak pernah padam—memberi cahaya bagi yang masih hidup dan pahala bagi yang telah pergi.
BAZNAS Tubaba siap memfasilitasi wakaf Anda, memastikan amanah sampai ke tempat terbaik—di tangan para penghafal dan pembaca Al-Qur’an yang akan terus mengalirkan pahala bagi yang Anda cintai.
Datang langsung ke Kantor BAZNAS Tubaba atau kunjungi : https://baznastubaba.my.id/ Karena saat tangan kita tak lagi bisa memberi, wakaf akan terus memberi untuk kita.
BERITA09/09/2025 | Samsul
Pimpinan BAZNAS RI Ungkap 7 Pola Pikir Kunci untuk Pengelolaan Zakat Efektif
Jakarta – Bagaimana pola pikir memengaruhi keberhasilan pengelolaan zakat? Pertanyaan ini terjawab dalam Forum Management Upgrade bertema "Tujuh Gaya Berpikir" yang diselenggarakan oleh Pusdiklat BAZNAS RI di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Rabu (3/9/2025). Acara ini juga disiarkan langsung melalui YouTube BAZNAS TV dan diikuti oleh para amil BAZNAS dari provinsi, kabupaten, dan kota di seluruh Indonesia.
Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec., Ph.D., selaku Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, menegaskan bahwa pola pikir adalah fondasi utama dalam menentukan strategi, kebijakan, hingga dampak nyata zakat bagi masyarakat.
“Pola pikir memengaruhi perilaku dan keputusan, termasuk merespons situasi ekonomi, strategi penghimpunan zakat, hingga prioritas pendistribusian. Tanpa pola pikir yang tepat, strategi terbaik pun tidak akan berjalan efektif,” ujarnya.
Dalam pemaparannya, Prof. Nadratuzzaman menjelaskan 7 pola pikir yang harus dimiliki pengelola zakat:
1. Critical Thinking (Berpikir Kritis) – Sesuai anjuran Al-Qur’an, mempertanyakan dan mencari bukti sebelum mengambil keputusan.
2. Analytical Thinking (Berpikir Analitis) – Mengurai masalah kompleks menjadi solusi berbasis data.
3. Abstract Thinking (Berpikir Abstrak) – Membaca tren dan merancang program zakat jangka panjang.
4. Creative Thinking (Berpikir Kreatif) – Melahirkan inovasi dan terobosan nyata.
5. Concrete Thinking (Berpikir Konkret) – Fokus pada target terukur, seperti penyaluran minimal 80% dana zakat setiap tahun.
6. Convergent Thinking (Berpikir Konvergen) – Memilih opsi terbaik dari berbagai alternatif strategi.
7. Divergent Thinking (Berpikir Divergen) – Menghasilkan ide kreatif yang kaya terobosan.
Menurutnya, kombinasi ketujuh gaya berpikir ini dapat membantu BAZNAS meningkatkan efektivitas penghimpunan zakat, memperkuat kepercayaan publik, dan memperluas dampak distribusi zakat.
Selain tujuh pola pikir tersebut, ia mengaitkan pengelolaan zakat dengan istilah ilmiah seperti postulat, aksioma, dalil, teori, asumsi, paradigma, dan mindset.
“Jika cara berpikir ilmiah dipadukan dengan nilai-nilai syariah, zakat akan menjadi instrumen strategis pembangunan nasional, bukan sekadar kewajiban ibadah,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa perbedaan cara berpikir di antara individu adalah kekayaan. Tantangannya adalah memanfaatkan perbedaan itu secara tepat untuk memperkuat pengelolaan zakat.
BERITA08/09/2025 | Samsul
BAZNAS Tubaba Lakukan Verifikasi Bayi Penderita Jantung Bocor di Gunung Katun Tanjungan
Gunung Katun Tanjungan, 8 September 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat bersama Puskesmas Marga Kencana dan aparatur Tiyuh Gunung Katun Tanjungan melakukan verifikasi terhadap bayi penderita jantung bocor, Senin (8/9/2025).
Bayi bernama Marcelina, yang masih berusia belum genap satu bulan, merupakan anak ke-4 dari pasangan Misrin dan Artini, warga Gunung Katun Tanjungan. Marcelina didiagnosa mengalami kelainan jantung bocor dan rencananya akan dilakukan tindakan operasi di Jakarta setelah berat badannya mencapai 5 kilogram. Saat ini keluarga tengah berupaya mendaftarkan Marcelina ke program BPJS Kesehatan.
Verifikasi ini bertujuan untuk memastikan kondisi keluarga serta kebutuhan yang diperlukan, khususnya terkait bantuan akomodasi guna mendukung proses pengobatan Marcelina. Hadir dalam kegiatan ini Komisioner BAZNAS Tubaba, H. Purwanto dan H. Jumantoro, serta Pimpinan dan dokter Puskesmas Marga Kencana beserta jajaran. Turut hadir pula Kepalo Tiyuh Gunung Katun Tanjungan beserta perangkatnya.
Orang tua Marcelina, Misrin dan Artini, menyampaikan harapan besar agar putri mereka dapat segera menjalani operasi sehingga bisa sembuh dari sakitnya.
Komisioner BAZNAS Tubaba menyampaikan bahwa hasil verifikasi ini akan ditindaklanjuti dengan pemberian bantuan untuk meringankan beban keluarga. “Kami mengajak para muzaki dan munfiq untuk terus menyalurkan zakat dan infak melalui BAZNAS Tubaba, agar semakin banyak masyarakat yang membutuhkan dapat terbantu, termasuk adik Marcelina,” ungkapnya.
BERITA08/09/2025 | irfan efendi

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Tulang Bawang Barat.
Lihat Daftar Rekening →