WhatsApp Icon
BAZNAS Tubaba Salurkan Beasiswa untuk 48 Siswa SD–SMP di Lambu Kibang

Lambu Kibang, Selasa (13/01/2026) – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui pendistribusian beasiswa kepada para pelajar. Sebanyak 48 siswa tingkat SD dan SMP menerima bantuan beasiswa dengan nilai masing-masing Rp500.000 per siswa.

Kegiatan penyaluran beasiswa tersebut dilaksanakan di SD Negeri 13 Lambu Kibang dan berlangsung dengan penuh khidmat. Beasiswa diserahkan secara langsung oleh Ketua BAZNAS Tulang Bawang Barat H. Purwanto, didampingi oleh H. Jumantoro, M.Pd.I dan H. Supriyanto Hadi kepada para siswa penerima manfaat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Tulang Bawang Barat, yang kehadirannya menjadi simbol nyata sinergi dan kolaborasi yang kuat antara Pemerintah Daerah dan BAZNAS dalam meningkatkan kesejahteraan dan masa depan generasi muda.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Tubaba, H. Purwanto, menyampaikan bahwa program beasiswa ini merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS dalam membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap semangat menempuh pendidikan.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban orang tua dan menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita. Pendidikan adalah kunci untuk memutus mata rantai kemiskinan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Tulang Bawang Barat mengapresiasi langkah BAZNAS yang terus berkontribusi nyata dalam pembangunan sumber daya manusia di daerah. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan lembaga zakat seperti BAZNAS sangat penting untuk memperluas jangkauan manfaat kepada masyarakat.

 

Program beasiswa ini bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun BAZNAS dari para muzaki. Melalui program ini, BAZNAS Tubaba berharap semakin banyak anak-anak di Tulang Bawang Barat yang dapat melanjutkan pendidikan dengan lebih baik dan penuh harapan.

13/01/2026 | Kontributor: Samsul
Kios Sembako Hangus Terbakar, Baznas Tubaba Ulurkan Bantuan untuk Edi Sauti

Tulang Bawang Tengah — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran kios sembako yang terjadi di Panaragan Jaya. Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Jum’at, 9 Januari 2026.

Bantuan tersebut diberikan kepada Edi Sauti, seorang pedagang sembako yang kios usahanya hangus terbakar. Meski lokasi kios berada di Panaragan Jaya, korban merupakan warga RT 001 RW 001, Tiyuh Bandar Dewa, Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT).

Ketua Baznas Tubaba, H. Purwanto, secara langsung menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp3.000.000 kepada korban. Bantuan ini disalurkan melalui Program Baznas Tanggap Bencana.

Selain Baznas, Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulang Bawang Barat juga turut menyalurkan bantuan kepada korban berupa logistik dan sembako guna memenuhi kebutuhan dasar pascakejadian.

Kebakaran kios tersebut terjadi pada Rabu, 7 Januari 2026, sekitar pukul 10.00 WIB. Berdasarkan keterangan di lapangan, api berasal dari korsleting listrik yang menyambar bahan bakar minyak, sehingga dengan cepat menghanguskan kios beserta seluruh dagangan milik korban.

Dalam sambutannya, Ketua Baznas Tubaba H. Purwanto menjelaskan bahwa Baznas merupakan lembaga resmi pengelola zakat yang menghimpun dana dari zakat, infak, dan sedekah (ZIS) ASN se-Tubaba serta masyarakat. Dana tersebut kemudian disalurkan kepada para mustahik melalui berbagai program, termasuk program tanggap bencana.

Sementara itu, Camat Tulang Bawang Tengah yang diwakili oleh Achmad Nawawi selaku Kasi Kesejahteraan Rakyat, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Baznas Tubaba serta seluruh pihak yang telah hadir dan memberikan bantuan kepada korban.

Hal senada disampaikan oleh Kepalo Tiyuh Bandar Dewa, Anwar, yang mengucapkan terima kasih atas kepedulian semua pihak terhadap warganya yang tertimpa musibah. Pemerintah Tiyuh Bandar Dewa juga turut memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp1.500.000 untuk membantu meringankan beban korban.

Dengan adanya sinergi antara Baznas Tubaba, pemerintah daerah, dan instansi terkait, penyaluran bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban korban kebakaran. Kehadiran berbagai pihak menjadi wujud kepedulian bersama, sekaligus harapan bagi korban untuk bangkit dan kembali melanjutkan kehidupan serta usahanya.

09/01/2026 | Kontributor: irfan efendi
BAZNAS Pringsewu Lakukan Studi Tiru ke BAZNAS Tulang Bawang Barat, Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat

Tulang Bawang Barat, 8 Januari 2026 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menerima kunjungan studi tiru dari BAZNAS Kabupaten Pringsewu dalam rangka memperkuat tata kelola kelembagaan, inovasi program, serta optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Kegiatan ini berlangsung di Aula Pertemuan Asisten I Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat dan dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Pringsewu, H. Untung Suhendro, yang didampingi seluruh komisioner BAZNAS Pringsewu. Turut hadir pula Asisten I Pemerintah Kabupaten Pringsewu, Kepala Dinas Pemerintahan Pekon, serta unsur Kesejahteraan Rakyat (Kesra).

Rombongan BAZNAS Pringsewu disambut hangat oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat, H. Purwanto, bersama para komisioner BAZNAS Tubaba. Hadir pula Asisten I Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat.

Dalam sambutannya, H. Purwanto menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas kepercayaan BAZNAS Pringsewu yang menjadikan BAZNAS Tubaba sebagai tujuan studi tiru. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan momentum strategis untuk saling berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat.

“Studi tiru ini bukan sekadar meniru, tetapi menjadi ruang untuk saling belajar, memperkuat sinergi, dan bersama-sama meningkatkan peran BAZNAS sebagai lembaga yang amanah dan solutif bagi umat,” ujar H. Purwanto.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Pringsewu, H. Untung Suhendro, menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan menggali berbagai inovasi program serta strategi pengelolaan zakat yang telah dijalankan BAZNAS Tubaba, khususnya dalam aspek pendistribusian, pendayagunaan, serta kolaborasi dengan pemerintah daerah.

“Kami melihat BAZNAS Tubaba memiliki banyak praktik baik yang dapat menjadi inspirasi bagi kami di Pringsewu, terutama dalam memperkuat program-program pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan studi tiru ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin erat antar BAZNAS kabupaten/kota di Provinsi Lampung, sehingga pengelolaan zakat dapat semakin optimal, terintegrasi, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi para mustahik.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, diwarnai dialog terbuka serta diskusi mendalam terkait penguatan kelembagaan BAZNAS sebagai langkah nyata dalam mewujudkan kesejahteraan umat yang berkelanjutan.

08/01/2026 | Kontributor: Samsul
BAZNAS Tubaba Salurkan Beasiswa dan Program Cegah Stunting di Kecamatan Gunung Agung, 64 Warga Terima Manfaat

Gunung Agung — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) kembali menunjukkan peran strategisnya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat. Pada Selasa, 7 Januari 2026, BAZNAS Tubaba menyalurkan program beasiswa pendidikan dan program pencegahan stunting melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting.

Kegiatan yang berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat ini dilaksanakan di Aula Tiyuh Tunas Jaya, Kecamatan Gunung Agung, dan dihadiri oleh penerima manfaat, perangkat tiyuh, serta unsur pemerintah daerah terkait.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Ketua BAZNAS Tubaba, H. Purwanto, didampingi Wakil Ketua BAZNAS Tubaba, H. Supriyanto Hadi, serta turut dihadiri Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Dalam program tersebut, BAZNAS Tubaba menyalurkan beasiswa pendidikan kepada 26 anak tingkat SD dan SMP yang berada di wilayah Kecamatan Gunung Agung. Selain itu, sebanyak 38 penerima manfaat menerima bantuan melalui program pencegahan stunting sebagai upaya konkret menekan angka stunting di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Ketua BAZNAS Tubaba, H. Purwanto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola secara amanah dan tepat sasaran.

“BAZNAS hadir untuk memastikan dana ZIS benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Melalui beasiswa dan program cegah stunting ini, kita ingin menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, H. Purwanto juga memberikan edukasi literasi ZIS kepada masyarakat, khususnya kepada para penerima manfaat dan peserta yang hadir. Edukasi tersebut bertujuan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen pemberdayaan dan solusi permasalahan sosial.

 

Melalui sinergi antara BAZNAS Tubaba dan Pemerintah Daerah, program ini diharapkan dapat terus berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak masyarakat, khususnya dalam mendukung pendidikan anak-anak dan percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

07/01/2026 | Kontributor: Samsul
BAZNAS Tulang Bawang Barat Salurkan Beasiswa Rp10 Juta untuk Mahasiswa UNILA dan UIN Raden Intan Lampung

Tulang Bawang Barat, Senin (05/01/2026) — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan dengan menyalurkan beasiswa pendidikan senilai Rp10 juta kepada mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan di Universitas Lampung (UNILA) dan UIN Raden Intan Lampung.

Penyaluran beasiswa tersebut dilaksanakan di Kantor BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat dan diserahkan secara langsung oleh Wakil Ketua BAZNAS Tubaba, H. Supriyanto Hadi, kepada para mahasiswa penerima manfaat.

Dalam sambutannya, H. Supriyanto Hadi menjelaskan bahwa beasiswa ini bersumber dari dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzaki di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Ia menegaskan bahwa bantuan ini tidak hanya bertujuan meringankan beban biaya pendidikan, tetapi juga sebagai bentuk investasi jangka panjang untuk mencetak generasi muda yang berdaya saing dan berakhlak.

Lebih lanjut, H. Supriyanto Hadi memberikan motivasi kepada para penerima beasiswa agar menjadi duta BAZNAS yang mampu menyebarkan nilai-nilai kebaikan dan dakwah ZIS, baik secara offline maupun online. Ia berharap para mahasiswa dapat turut mengedukasi masyarakat sehingga semakin banyak pihak yang tergerak untuk menunaikan ZIS melalui BAZNAS Tulang Bawang Barat.

“Mahasiswa penerima beasiswa ini kami harapkan menjadi perpanjangan tangan BAZNAS dalam menyebarkan semangat kebaikan. Dengan semakin banyak muzaki yang menyalurkan ZIS ke BAZNAS Tubaba, manfaat yang dirasakan masyarakat pun akan semakin luas,” ujarnya.

 

Melalui program beasiswa ini, BAZNAS Tulang Bawang Barat menegaskan perannya sebagai lembaga pengelola zakat yang tidak hanya fokus pada bantuan konsumtif, tetapi juga pada pemberdayaan pendidikan sebagai pondasi utama peningkatan kesejahteraan umat.

06/01/2026 | Kontributor: Samsul

Berita Terbaru

BAZNAS Tubaba Berikan Bantuan Kursi Roda dan Biaya Pengobatan kepada Lansia di Tiyuh Candra Jaya
BAZNAS Tubaba Berikan Bantuan Kursi Roda dan Biaya Pengobatan kepada Lansia di Tiyuh Candra Jaya
Tulang Bawang Barat - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat kembali menunjukkan kepedulian kepada masyarakat kurang mampu melalui penyaluran kursi roda dan bantuan biaya pengobatan senilai Rp1.000.000,-. Bantuan ini diserahkan pada Jumat (07/11/2025) pukul 09.00 WIB di Tiyuh Candra Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah. Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Tubaba, H. Purwanto, didampingi Wakil Ketua, KH. Jumantoro, M.Pd.I. Turut hadir Bapak Asyrofi sebagai perwakilan kecamatan, aparatur tiyuh, serta perwakilan Puskesmas Mulya Asri, Ibu Sefriana yang menyampaikan apresiasi atas kepedulian BAZNAS kepada warga yang membutuhkan. “BAZNAS hadir untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan, terutama dalam hal pengobatan dan kebutuhan alat kesehatan. Bantuan ini kami harapkan dapat membantu akomodasi penerima manfaat dalam beraktivitas sehari-hari sehingga dapat meringankan beban keluarga.” — H. Purwanto, Ketua BAZNAS Tubaba Dua lansia yang menerima bantuan tersebut adalah: • Mbah Susman (71) • Mbah Jasmi (67) Keduanya mengalami keterbatasan fisik dan harus terbaring di rumah karena sakit, sehingga membutuhkan alat bantu mobilitas serta dukungan biaya kesehatan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Perwakilan Tiyuh, Bapak Eko, menyampaikan rasa terima kasih: “Kami berterima kasih kepada BAZNAS Tubaba yang telah memberikan perhatian kepada warga kami. Semoga bantuan ini menjadi manfaat besar bagi keluarga penerima.” Sementara itu, KH. Jumantoro, M.Pd.I menegaskan bahwa BAZNAS Tubaba terus berkomitmen menyalurkan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) secara tepat sasaran: “Amanah dari para muzakki akan terus kami salurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama dalam aspek kesehatan dan kemanusiaan.” Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara BAZNAS, Pemerintah Daerah, dan Puskesmas dalam menghadirkan pelayanan sosial terbaik bagi masyarakat Tubaba. Kontribusi Anda akan memperluas jangkauan manfaat bagi mereka yang membutuhkan bantuan kesehatan. Salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah terbaik Anda melalui: BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat Agar lebih banyak warga merasakan pertolongan dan kebahagiaan yang sama.
BERITA07/11/2025 | Samsul
BAZNAS Tubaba dan Pemkab Bersinergi Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung di Tiyuh Gilang Tunggal Makarta
BAZNAS Tubaba dan Pemkab Bersinergi Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung di Tiyuh Gilang Tunggal Makarta
Tulang Bawang Barat — Musibah puting beliung yang menerjang Tiyuh Gilang Tunggal Makarta, Kecamatan Lambu Kibang pada Rabu (05/11/2025), menyisakan duka mendalam bagi puluhan keluarga. Rumah warga rusak, aktivitas terganggu, dan kebutuhan pokok mendesak untuk segera dipenuhi. Sebagai wujud hadirnya pemerintah dalam setiap kesulitan masyarakat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat bersama Pemerintah Daerah bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi warga terdampak bencana tersebut. Ketua BAZNAS Tubaba, H. Purwanto, memimpin langsung penyaluran bantuan didampingi Wakil Ketua 3 H. Supriyanto Hadi, serta turut hadir unsur Kapolsek Lambu Kibang, Pemerintah Kecamatan, Penyuluh Agama, Dinas Sosial, dan BPBD. Total 31 kepala keluarga menerima manfaat dari bantuan yang disalurkan BAZNAS Tubaba, dengan rincian: 12 warga menerima bantuan perbaikan rumah masing-masing senilai Rp1.000.000,- dengan total Rp12.000.000,- 19 warga menerima paket sembako untuk mencukupi kebutuhan pangan setelah bencana Tak hanya dari BAZNAS, dukungan juga diberikan oleh Pemerintah Daerah melalui BPBD dan Dinas Sosial. BPBD menyalurkan paket sembako serta buffer stock Dinas Sosial menyalurkan paket logistik makanan siap saji dan family kit untuk membantu pemulihan kebutuhan dasar warga Dalam sambutannya, H. Purwanto menegaskan bahwa bantuan ini merupakan amanah dari para muzakki yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah kepada BAZNAS Tubaba. “Kami hadir untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Semoga bantuan ini memberi harapan dan kekuatan untuk bangkit kembali. Kami juga mengajak masyarakat agar mempercayakan ZIS-nya kepada BAZNAS Tubaba, karena dana ini akan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya. Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Lambu Kibang mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem yang kerap datang tak terduga. “Musibah ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk menjaga keselamatan. Pemerintah bersama BAZNAS akan terus bersinergi untuk memberikan dukungan terbaik bagi masyarakat,” tegasnya. Warga penerima bantuan menyambut dengan haru. Bantuan ini memberikan angin segar untuk memperbaiki rumah serta memenuhi kebutuhan hidup setelah masa sulit yang mereka hadapi. Sinergi antara BAZNAS Tubaba dan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat kembali menegaskan komitmen kuat dalam memberikan layanan kemanusiaan serta memastikan amanah muzakki tersampaikan tepat sasaran kepada mereka yang membutuhkan.
BERITA05/11/2025 | Samsul
Saat Usia Senja Menjadi Ujian Baznas Tubaba Verifikasi Lansia Sakit yang Terbaring Tak Berdaya
Saat Usia Senja Menjadi Ujian Baznas Tubaba Verifikasi Lansia Sakit yang Terbaring Tak Berdaya
Tulang Bawang Barat — Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah berjuang melawan sakit, Baznas Kabupaten Tulang Bawang Barat menggandeng tim kesehatan Puskesmas melakukan verifikasi langsung ke rumah warga di Tiyuh Candra Jaya, Selasa (04/11/2025). Kunjungan ini menindaklanjuti laporan aparat tiyuh mengenai pasangan lansia yang membutuhkan uluran tangan. Mereka adalah Mbah Susman (71) dan Mbah Jasmi (67), pasangan suami istri yang kini hanya bisa terbaring di rumahnya yang sederhana. Mbah Susman diketahui mengalami stroke, sementara sang istri tengah berjuang melawan komplikasi ginjal. Kondisi fisik keduanya semakin memburuk, sehingga aktivitas sehari-hari hampir tidak lagi dapat dilakukan. Sebelumnya, Mbah Susman dikenal bekerja membuat pagar dari anyaman bambu sebagai sumber penghidupan. Dalam verifikasi tersebut, Ketua Baznas Tubaba H. Purwanto melihat langsung keadaan keduanya dan mendengar keterangan keluarga terkait kebutuhan yang paling mendesak bagi mereka. “Hasil dari verifikasi ini diharapkan dapat mengetahui kebutuhan yang diperlukan oleh mustahik. Kami akan turun kembali memberikan bantuan bersama pihak puskesmas dan kecamatan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran,” ujar H. Purwanto. Baznas Tubaba menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, terutama para lansia dan warga yang mengalami sakit berat, sebagai wujud nyata kepedulian dan keberpihakan terhadap kaum mustahik. Melalui gerakan kemanusiaan ini, Baznas Tubaba mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memperkuat empati dan kepedulian. Dukungan dan semangat dari berbagai pihak menjadi harapan besar untuk meringankan beban mereka yang sedang diuji kesehatan dan kehidupan.
BERITA04/11/2025 | Samsul
Santri SEKOLAH CENDIKIA BAZNAS Raih Beasiswa Penuh Kedokteran Buah Manis dari Doa dan Zakat Umat
Santri SEKOLAH CENDIKIA BAZNAS Raih Beasiswa Penuh Kedokteran Buah Manis dari Doa dan Zakat Umat
Jakarta — 30/11/2025 Siapa bilang anak mustahik tidak bisa menjadi dokter? Prestasi menginspirasi kembali ditorehkan oleh dua alumni Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB), Qian Santang dan Muhammad Dzikri. Mereka berhasil menembus Fakultas Kedokteran Universitas Internasional Batam (UIB) dengan beasiswa penuh 100%. Dari keluarga sederhana, mereka berjuang keras hingga terpilih sebagai bagian dari 18 mahasiswa terbaik dari total 150 pendaftar, dan hanya tiga orang yang mendapat beasiswa penuh — salah satunya adalah Qian dan Dzikri. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa zakat bukan hanya sekadar bantuan sesaat, melainkan jembatan masa depan bagi anak-anak bangsa yang memiliki tekad kuat untuk maju. Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, KH. Imdadun Rahmat, menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah hasil kepercayaan masyarakat yang menyalurkan zakat lewat BAZNAS. “Kami sangat bangga. Mereka unggul bukan hanya secara akademik, tetapi juga akhlaknya. Ini menunjukkan zakat mampu membangun peradaban dengan melahirkan generasi yang cerdas, berdaya saing, dan siap mengabdi,” ujar Imdadun. Dirinya menegaskan bahwa setiap rupiah zakat yang dititipkan para muzakki benar-benar memberikan perubahan yang konkret, terukur, dan membanggakan. Sebelum memilih UIB, Qian sempat diterima di Politeknik Negeri Bandung dan UIN Banten. Dzikri lolos seleksi di UIN Cirebon. Namun keduanya memutuskan untuk mengejar mimpi mereka menjadi dokter yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Qian dikenal sebagai hafidz 30 juz Al-Qur’an, serta aktif meraih prestasi di bidang akademik dan kepemimpinan selama menempuh pendidikan di SCB. Sedangkan Dzikri merupakan sosok teladan yang gigih, disiplin, dan berprestasi sejak awal masuk SCB. “Kami yakin Qian dan Dzikri akan menjadi dokter yang mengutamakan kebermanfaatan umat. Prestasi ini kami harap menjadi motivasi bagi santri BAZNAS lainnya,” lanjut Imdadun. SCB adalah sekolah berasrama di bawah BAZNAS RI dengan beasiswa penuh untuk siswa berprestasi dari keluarga mustahik di seluruh Indonesia. Di sinilah bibit unggul ditempa melalui pendidikan holistik: ilmu, karakter, dan Al-Qur’an. BAZNAS terus berkomitmen menghadirkan akses pendidikan berkualitas tinggi hingga ke anak-anak yang selama ini sulit menjangkaunya. Keberhasilan Qian dan Dzikri menjadi cermin kekuatan zakat dalam membuka harapan baru bagi masa depan generasi bangsa. Apa yang hari ini mereka raih bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi juga kemenangan umat — bukti bahwa ketika zakat dikelola amanah dan profesional, maka lahirlah pemimpin masa depan.
BERITA04/11/2025 | Samsul
BAZNAS Tubaba Perkuat Sinergi Zakat dengan MUI TUBABA
BAZNAS Tubaba Perkuat Sinergi Zakat dengan MUI TUBABA
Panaragan Jaya — Senin, 03/11/2025 Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) terus memperkuat tata kelola dan kemitraan strategis guna memastikan penyaluran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) berjalan sesuai prinsip syariah dan tepat sasaran. Salah satunya dilakukan melalui konsolidasi bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tubaba yang berlangsung di Panaragan Jaya. Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua BAZNAS Tubaba, KH. Jumantoro, M.Pd.I, bersama unsur pimpinan MUI Tubaba. Fokus diskusi meliputi peningkatan kualitas layanan pengumpulan dan pendistribusian zakat, termasuk mekanisme verifikasi mustahik yang lebih jelas dan berbasis data lapangan. “Kolaborasi ini penting untuk memastikan seluruh bantuan yang disalurkan benar-benar memenuhi ketentuan syar’i, sekaligus memberikan dampak yang semakin signifikan bagi mustahik di Tubaba,” tegas KH. Jumantoro, M.Pd.I. Dalam kesempatan tersebut, kedua lembaga juga membicarakan rencana pelaksanaan program literasi zakat, infak, dan sedekah yang dirancang untuk mengedukasi masyarakat agar semakin memahami kewajiban zakat dan manfaatnya bagi pemberdayaan ekonomi umat. Program literasi ini akan dilaksanakan dengan menggandeng Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai mitra perbankan syariah untuk mendukung ketersediaan kanal pengumpulan ZIS yang lebih modern, mudah, dan terpercaya. Sinergi tiga lembaga ini diharapkan dapat: meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menyalurkan ZIS melalui lembaga resmi, memperkuat pengawasan syariah dalam pendistribusian dana, memperluas pemberdayaan mustahik melalui program ekonomi produktif. “Kami menyambut baik kerja sama ini karena menjadi bagian dari ikhtiar kita bersama dalam menegakkan syariat sekaligus mengurangi angka kemiskinan,” ujar KH. Makrus Ali, S.Pd.I Ketua MUI Tubaba dalam pertemuan tersebut. BAZNAS Tubaba menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan dana ZIS. Dukungan dari MUI Tubaba diyakini akan memperkuat landasan syariah dalam setiap kebijakan dan program pendistribusian yang dijalankan. Melalui kolaborasi berkelanjutan, diharapkan pelayanan BAZNAS Tubaba semakin profesional dan memberikan manfaat yang luas dan berkelanjutan bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya di Kabupaten Tulang Bawang Barat.
BERITA04/11/2025 | Samsul
Baznas Tubaba Kucurkan Rp120 Juta bagi 400 Keluarga Berisiko Stunting
Baznas Tubaba Kucurkan Rp120 Juta bagi 400 Keluarga Berisiko Stunting
Tulang Bawang Barat - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tulang Bawang Barat menyatakan dukungan penuh terhadap upaya Pemda Tubaba dalam menekan angka stunting. Dukungan tersebut diwujudkan melalui bantuan Rp120 juta untuk memperkuat pelaksanaan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) yang menyasar 400 keluarga berisiko stunting pada ibu hamil dan balita. Ketua Baznas Tubaba, H. Purwanto, menjelaskan bahwa bantuan tersebut akan disalurkan dalam tiga tahap selama Oktober hingga Desember 2025. “Kami ingin memastikan intervensi pencegahan stunting tidak hanya berupa edukasi, tetapi juga bantuan langsung yang berdampak pada kesehatan keluarga sasaran,” ujarnya. Program GENTING merupakan gerakan kolaboratif yang melibatkan tokoh masyarakat, lembaga, hingga individu yang bersedia menjadi orang tua asuh bagi keluarga berisiko stunting. Mereka memberikan pendampingan gizi, pemantauan tumbuh kembang, dan edukasi pola asuh sehat. Sementara itu, Pemerintah Daerah Tubaba melalui berbagai programnya termasuk Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) terus menguatkan layanan pemenuhan gizi dan kesehatan ibu serta balita. Kolaborasi antara GENTING dan DASHAT diharapkan dapat memberikan intervensi yang lebih komprehensif dalam mencegah stunting mulai dari dapur keluarga hingga pendampingan yang berkelanjutan. Ketua TP PKK Kabupaten Tulang Bawang Barat, Ibu Novianti, menyampaikan bahwa persoalan stunting tidak bisa dianggap sepele, karena menyangkut kualitas sumber daya manusia di masa depan. > “Stunting bukan hanya persoalan tinggi badan, tapi juga mencerminkan kualitas gizi, kesehatan, bahkan masa depan generasi penerus bangsa. Karena itu, penanganan stunting tidak hanya dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor,” ujar beliau. Baznas Tubaba menargetkan kontribusi ini mampu mengakselerasi penurunan stunting di tingkat tiyuh hingga keluarga. Dengan dukungan ini, gerakan pencegahan stunting di Tubaba semakin solid dan terarah, membawa harapan besar bagi terciptanya generasi unggul bebas stunting di masa depan.
BERITA03/11/2025 | irfan efendi
Perkuat Literasi Zakat, BAZNAS Tubaba Sambangi Masjid Jami’ Al-Munawaroh
Perkuat Literasi Zakat, BAZNAS Tubaba Sambangi Masjid Jami’ Al-Munawaroh
Tulang Bawang Barat, Jum’at 31/10/2025 — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat terus meningkatkan upaya edukasi Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) kepada masyarakat. Melalui program roadshow dakwah, BAZNAS Tubaba menghadirkan khutbah Jumat bertema “Zakat, Infak dan Sedekah” di Masjid Jami’ Al-Munawaroh, Kelurahan Mulya Asri, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Jumat (31/10/2025). Khutbah tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Tubaba, KH. Jumantoro, M.Pd.I, sebagai bentuk pendekatan dakwah yang lebih dekat dengan jamaah di tingkat kelurahan maupun desa. Dalam pesannya, KH. Jumantoro menegaskan pentingnya kesadaran umat dalam menunaikan kewajiban zakat sebagai wujud kepedulian sosial. “Roadshow ini adalah ikhtiar dakwah. Kami ingin memastikan literasi zakat semakin merata, sehingga masyarakat memahami bahwa zakat bukan sekadar kewajiban pribadi, tetapi kekuatan membangun kemandirian umat,” ujar KH. Jumantoro di hadapan jamaah. “Ketika zakat terhimpun dengan baik, maka tidak ada alasan bagi saudara kita hidup dalam kesulitan. Inilah tujuan hadirnya BAZNAS: menjaga amanah dan menebar manfaat.” Sementara itu, Ketua BAZNAS Tubaba H. Purwanto menyampaikan komitmen lembaganya untuk terus hadir dalam pelayanan pengumpulan zakat di tengah masyarakat. “BAZNAS Tubaba berkomitmen menjaga amanah pengelolaan ZIS secara profesional. Kami terus hadir di tengah masyarakat agar semakin banyak yang bersemangat berzakat untuk membantu mustahik di daerah kita sendiri,” ungkapnya. “Kami mengajak seluruh muzakki menunaikan zakat melalui BAZNAS, agar pendistribusiannya tepat sasaran dan memberikan dampak yang berkelanjutan.” Program roadshow khutbah Jumat merupakan strategi BAZNAS Tubaba untuk memperkuat literasi keagamaan dan kesadaran berzakat secara serentak di seluruh kecamatan, sekaligus membuka konsultasi zakat bagi masyarakat. Dengan edukasi yang berkesinambungan, BAZNAS Tubaba berharap gerakan kebaikan melalui zakat, infak, dan sedekah terus tumbuh dan memberikan kesejahteraan bagi umat di Kabupaten Tulang Bawang Barat.
BERITA31/10/2025 | Samsul
Satu Hari, Tiga Harapan BAZNAS Tubaba Gulirkan Bantuan Rp76 Juta untuk Warga Gunung Agung
Satu Hari, Tiga Harapan BAZNAS Tubaba Gulirkan Bantuan Rp76 Juta untuk Warga Gunung Agung
Tulang Bawang Barat — Balai Tiyuh Mekar Jaya menjadi saksi lahirnya banyak harapan baru pada Kamis (30/10/2025). BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat menghadirkan program kemanusiaan dan pemberdayaan ekonomi secara terpadu dengan total bantuan mencapai Rp76.000.000,- yang disalurkan kepada warga kurang mampu di Kecamatan Gunung Agung. Bantuan itu meliputi: Bantuan Ekonomi Produktif untuk 10 mustahik — total Rp40.000.000,- Bantuan 2 kaki palsu bagi penyandang disabilitas — total Rp28.000.000,- Bantuan ekonomi produktif bagi 2 warga terdampak puting beliung — total Rp8.000.000,- Tujuan besar dari program ini jelas: mendorong kemandirian ekonomi dan mengembalikan martabat para penerima manfaat. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Tulang Bawang Barat, Ir. H. Novriwan Jaya, S.P., bersama Ketua BAZNAS Tubaba H. Purwanto, disaksikan Waka 1 KH. Jumantoro, M.Pd.I, Waka 3 H. Supriyanto Hadi, Camat Gunung Agung, Kapolsek Gunung Agung, serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat. Program Bantuan Ekonomi Produktif berupa pembelian kambing diyakini dapat menjadi penghidupan yang tumbuh bersama waktu. Sementara bantuan kaki palsu, bukan hanya menyokong tubuh—melainkan mengembalikan keberanian untuk kembali melangkah. Dukungan bagi warga terdampak bencana pun menjadi penguat agar mereka bisa bangkit dari keterpurukan. Ketua BAZNAS Tubaba H. Purwanto menegaskan bahwa lembaganya ingin hadir sebagai mitra hidup masyarakat yang tengah berjuang. “Kami tidak hanya ingin membantu hari ini, tetapi memastikan mereka dapat bangkit, mandiri, dan memiliki masa depan yang lebih baik,” ujarnya. Bupati Novriwan Jaya menyampaikan apresiasi atas sinergi yang dibangun antara pemerintah daerah dan BAZNAS. “Bantuan ini adalah bukti nyata kepedulian bersama. Semoga menjadi langkah awal bagi saudara-saudara kita menuju kehidupan yang lebih sejahtera,” ungkapnya. Dengan hadirnya bantuan hari itu, Gunung Agung menyimpan tiga kisah baru tentang harapan: Harapan untuk hidup mandiri. Harapan untuk kembali melangkah. Dan harapan untuk bangkit setelah diterpa musibah. Karena bagi BAZNAS Tubaba, membantu bukan hanya tentang memberi—tetapi menguatkan umat untuk terus melanjutkan kehidupan dengan penuh keyakinan.
BERITA30/10/2025 | Samsul
Bukan Bantuan Biasa BAZNAS Tubaba Hadirkan Aset Penghidupan untuk Mustahik
Bukan Bantuan Biasa BAZNAS Tubaba Hadirkan Aset Penghidupan untuk Mustahik
Tulang Bawang Barat — Harapan baru menyapa 10 mustahik di Tiyuh Mekar Jaya, Kecamatan Gunung Agung. Melalui program Bantuan Ekonomi Produktif, BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian masyarakat. Kamis (30/10/2025), para penerima manfaat resmi mendapatkan bantuan berupa modal senilai Rp4 juta per mustahik yang diperuntukkan untuk pembelian kambing sebagai aset penghasil. Penyerahan bantuan berlangsung di Balai Tiyuh Mekar Jaya dan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Tulang Bawang Barat, Ir. H. Novriwan Jaya, S.P., bersama Ketua BAZNAS Tubaba H. Purwanto. Turut hadir mendampingi Waka 1 KH. Jumantoro, M.Pd.I, Waka 3 H. Supriyanto Hadi, Camat Gunung Agung, Kapolsek Gunung Agung serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat. Ketua BAZNAS Tubaba H. Purwanto menjelaskan bahwa program ini dirancang bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi menyediakan peluang ekonomi yang berkelanjutan. “Kambing yang diberikan insyaAllah akan berkembang biak, dan dari sanalah pendapatan mustahik dapat bertambah. Kami ingin mereka bukan hanya terbantu hari ini, tetapi mandiri di masa depan,” ujar Purwanto. Bupati Novriwan Jaya mengapresiasi langkah progresif BAZNAS yang dinilai berperan langsung dalam mengangkat kesejahteraan masyarakat. “Kemandirian ekonomi adalah kunci. Semoga bantuan ini dapat menjadi titik balik kehidupan para penerima manfaat,” ucapnya. BAZNAS Tubaba memastikan program pemberdayaan ekonomi akan terus diperluas, terutama bagi keluarga kurang mampu dan penyandang disabilitas agar mereka dapat keluar dari lingkaran kemiskinan secara bertahap. Kini, sepuluh keluarga memiliki harapan baru. Dari kambing, masa depan lebih baik sedang ditumbuhkan—pelan tapi pasti, menuju kehidupan yang lebih sejahtera.
BERITA30/10/2025 | Samsul
BAZNAS Tubaba Salurkan Bantuan Kaki Palsu, Cahaya Harapan Baru untuk Dua Pejuang Kehidupan
BAZNAS Tubaba Salurkan Bantuan Kaki Palsu, Cahaya Harapan Baru untuk Dua Pejuang Kehidupan
Tulang Bawang Barat — Di balik senyum yang mulai merekah, tersimpan kisah perjuangan panjang dua mustahik penyandang disabilitas dari Tiyuh Mekar Jaya, Kecamatan Gunung Agung. Kamis (30/10/2025), menjadi hari yang tak akan mudah mereka lupakan. Hari di mana langkah mereka yang dulu terhenti, kini kembali menemukan harapan. Di Balai Tiyuh Mekar Jaya, suasana haru menyelimuti prosesi penyerahan bantuan kaki palsu yang dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat. Bantuan diserahkan langsung secara simbolis oleh Bupati Tulang Bawang Barat, Ir. H. Novriwan Jaya, S.P., didampingi Ketua BAZNAS Tubaba H. Purwanto, Waka 1 KH. Jumantoro, M.Pd.I, dan Waka 3 H. Supriyanto Hadi. Hadir pula Camat Gunung Agung, Kapolsek Gunung Agung beserta Babinsa dan Bhabinkamtibmas sebagai bentuk dukungan penuh kepada warganya. Sebagian hidup kedua mustahik ini berjalan dalam keterbatasan. Kehilangan kaki bukan hanya tentang kehilangan bagian tubuh, melainkan hilangnya kesempatan, mata pencaharian, hingga rasa percaya diri. Namun hari itu, cerita hidup mereka berubah. Kaki palsu yang mereka terima bukan sekadar alat bantu, melainkan simbol bahwa mereka masih berhak bermimpi. Ketua BAZNAS Tubaba H. Purwanto menyampaikan bahwa hadirnya bantuan ini menjadi komitmen nyata lembaganya untuk hadir dan membersamai mereka yang membutuhkan. “Kami ingin memastikan, tidak ada satu pun saudara kita yang merasa sendirian dalam perjuangannya. Bantuan kaki palsu ini menjadi penyemangat agar mereka bisa kembali beraktivitas dan menatap masa depan dengan optimis,” tegasnya. Bupati Tubaba Ir. H. Novriwan Jaya, S.P. turut menyampaikan apresiasi mendalam atas upaya BAZNAS yang sejalan dengan tujuan pemerintah daerah dalam membangun kesejahteraan sosial yang merata. “Mereka adalah pejuang. Tugas kita adalah memastikan mereka tetap kuat melangkah. BAZNAS telah menunjukkan kepedulian dan keberpihakan kepada masyarakat yang rentan,” ujarnya penuh empati. Bagi dua mustahik penerima, hari itu menjadi awal perjalanan baru. Mereka kini melangkah kembali, membawa harapan untuk bisa bekerja, menghidupi keluarga, dan menghapus rasa minder yang selama ini menghambat. Program dukungan bagi masyarakat rentan ini akan terus berlanjut. BAZNAS Tubaba berkomitmen memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam arus pembangunan menuju kemandirian dan kesejahteraan. Karena setiap langkah—sekecil apa pun itu—adalah kemenangan.
BERITA30/10/2025 | Samsul
Optimasikan Zakat untuk Umat, Gubernur dan BAZNAS Lampung Satu Suara
Optimasikan Zakat untuk Umat, Gubernur dan BAZNAS Lampung Satu Suara
Bandar Lampung, 28/10/2025 — Pengelolaan zakat kembali ditegaskan sebagai instrumen penting dalam pemberdayaan ekonomi umat dan penanggulangan kemiskinan. Hal ini disampaikan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dalam kegiatan Sosialisasi Pengisian Indeks Zakat Nasional (IZN) serta Pengendalian dan Audit Internal BAZNAS se-Provinsi Lampung yang berlangsung di Hotel Emersia. Gubernur menekankan pentingnya memperkuat tata kelola zakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat. Menurutnya, zakat memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan jika dikelola secara optimal, transparan, dan tepat sasaran. Pernyataan Gubernur tersebut disambut dengan antusias oleh Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Drs. H. Iskandar Zulkarnain, M.H. Ia menegaskan bahwa tujuan utama zakat, infak, dan sedekah (ZIS) adalah untuk kemaslahatan umat. Melalui penguatan sinergi dan komitmen bersama, ia yakin peran zakat dapat semakin dirasakan oleh mustahik di seluruh Lampung. Iskandar menutup sambutannya dengan mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan ZIS melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi negara pengelola zakat agar distribusi manfaat lebih terarah, berkelanjutan, dan tepat sasaran. Gerakan optimalisasi zakat ini diharapkan mampu menghadirkan perubahan sosial yang nyata dan memperkuat kemandirian ekonomi umat di Bumi Lampung.
BERITA29/10/2025 | Samsul
Amil Berdaya, Zakat Makin Berdampak BAZNAS Tubaba Bagikan Literasi SIMBA di Sosialisasi IZN Lampung
Amil Berdaya, Zakat Makin Berdampak BAZNAS Tubaba Bagikan Literasi SIMBA di Sosialisasi IZN Lampung
Bandar Lampung, 27/10/2025 — Semangat berbagi ilmu menjadi salah satu warna positif dalam kegiatan Sosialisasi Pengisian Indeks Zakat Nasional (IZN) serta Pengendalian dan Audit Internal BAZNAS se-Provinsi Lampung yang digelar di Hotel Emersia. Tidak hanya menyerap materi, utusan BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) justru ikut berkontribusi dengan memberikan literasi SIMBA kepada staf BAZNAS dari kabupaten/kota lain. Perwakilan dari bagian admin SIMBA BAZNAS Tubaba berbagi pengalaman, tips, serta praktik baik dalam pengelolaan Sistem Informasi Manajemen BAZNAS (SIMBA), sebagai bentuk kontribusi nyata untuk meningkatkan kapasitas amil se-Lampung. Upaya ini menjadi bagian dari semangat kolaboratif agar kualitas tata kelola zakat semakin kuat dan berdampak. Momen berbagi ini tidak hanya memperkaya pengetahuan teknis, tetapi juga mempererat hubungan emosional antaramil. Sharing knowledge antar staf memperkuat rasa kebersamaan, saling mendukung, dan meneguhkan komitmen untuk menjadi amil yang berkualitas, kompeten, dan berintegritas. Dengan meningkatnya literasi dan kemampuan pengelolaan SIMBA, diharapkan tata kelola Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Provinsi Lampung semakin transparan, akuntabel, dan profesional. Hal ini pada akhirnya akan berdampak langsung pada perluasan manfaat zakat bagi mustahik dan peningkatan kepercayaan muzaki. Semangat berbagi ilmu yang dilakukan BAZNAS Tubaba menjadi inspirasi bahwa setiap amil memiliki peran strategis dalam memajukan ekosistem zakat—dimulai dari saling menguatkan dan bertumbuh bersama.
BERITA29/10/2025 | Samsul
Fondasi Hukum Diperkuat, Tata Kelola Zakat di Lampung Kian Terjamin
Fondasi Hukum Diperkuat, Tata Kelola Zakat di Lampung Kian Terjamin
Bandar Lampung, 28/10/2025 — Pelaksanaan Sosialisasi Pengisian Indeks Zakat Nasional (IZN) serta Pengendalian dan Audit Internal BAZNAS se-Provinsi Lampung di Hotel Emersia menghadirkan pemahaman penting mengenai penguatan aspek hukum dalam tata kelola zakat. Kejaksaan Negeri Lampung melalui Imam Yudha Nugraha, S.H., M.H. menyampaikan materi bertajuk “Penguatan Aman Regulasi dalam Tata Kelola Zakat Mewujudkan Akuntabilitas dan Kepastian Hukum bagi BAZNAS.” Dalam paparannya, Imam Yudha menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan zakat tidak hanya ditentukan oleh optimalnya penghimpunan dan pendistribusian, tetapi juga oleh kepatuhan terhadap regulasi serta prinsip akuntabilitas. Ia menekankan bahwa BAZNAS sebagai lembaga resmi negara perlu memastikan setiap proses pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) berjalan sesuai peraturan perundang-undangan, sehingga kepercayaan masyarakat terus meningkat. Penguatan dari sisi hukum menjadi sangat penting untuk memberikan perlindungan kelembagaan, kepastian hukum, dan mencegah potensi penyimpangan. Dengan demikian, BAZNAS mampu menjalankan fungsi sosialnya secara profesional, transparan, dan berintegritas, sekaligus menjaga amanah publik. Materi ini menjadi pengingat bagi seluruh peserta bahwa tata kelola zakat bukan hanya soal teknis pengumpulan dan penyaluran, tetapi juga membutuhkan kerangka regulasi yang kuat agar manfaat zakat dapat dirasakan secara lebih luas, berkelanjutan, dan mampu menjadi instrumen solusi sosial-ekonomi umat. Kegiatan ini semakin memperkaya perspektif amil BAZNAS se-Provinsi Lampung untuk terus memperkuat sistem tata kelola zakat di daerah masing-masing—berbasis aturan, integritas, dan akuntabilitas.
BERITA29/10/2025 | Samsul
BAZNAS Tubaba Bangun Sinergi Penguatan Zakat di Pelatihan IZN dan Pengelolaan Keuangan
BAZNAS Tubaba Bangun Sinergi Penguatan Zakat di Pelatihan IZN dan Pengelolaan Keuangan
Bandar Lampung, 27/10/2025 — Delegasi BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) memanfaatkan momentum Pelatihan Indeks Zakat Nasional (IZN) dan Pengelolaan Keuangan BAZNAS se-Provinsi Lampung untuk memperkuat jaringan kolaborasi antar daerah. Kehadiran utusan Tubaba tidak hanya fokus pada peningkatan kapasitas, tetapi juga aktif membangun sinergisitas strategis dengan Pimpinan BAZNAS Mesuji dan BAZNAS Lampung Utara. Sinergi ini diarahkan pada penguatan dua sektor utama BAZNAS, yaitu pengumpulan dan pendistribusian Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) agar semakin efektif, transparan, dan berdaya guna bagi masyarakat. Melalui diskusi, bertukar strategi, dan penjajakan kolaborasi program, ketiga daerah bertekad menciptakan inovasi yang mampu memperluas jangkauan penerima manfaat. BAZNAS Tubaba menegaskan bahwa konsolidasi dan kemitraan adalah kunci dalam menghadirkan layanan zakat yang modern dan adaptif. Dengan membuka ruang kolaborasi bersama berbagai pihak—baik lembaga daerah, pemerintah, komunitas, maupun mitra filantropi—diharapkan masyarakat dapat menunaikan ZIS dan donasi dengan lebih mudah, cepat, dan optimal. Langkah ini sejalan dengan misi BAZNAS untuk memperkuat ekosistem zakat yang berdampak luas. Semakin kuat sinergi dan tata kelola, semakin besar pula manfaat yang dapat dirasakan mustahik, khususnya di wilayah Tulang Bawang Barat.
BERITA29/10/2025 | Samsul
Nilai Kemanusiaan Zakat Pesan Mendalam Wadir Binmas Polda Lampung
Nilai Kemanusiaan Zakat Pesan Mendalam Wadir Binmas Polda Lampung
Bandar Lampung, 27/10/2025 — Nilai kemanusiaan dalam ajaran Islam kembali ditegaskan dalam kegiatan Pengisian Indeks Zakat Nasional (IZN) Tahun 2025 dan Pelatihan Laporan Keuangan BAZNAS se-Provinsi Lampung. Dalam paparannya, Wadir Binmas Polda Lampung menyampaikan pentingnya peran zakat sebagai instrumen sosial untuk menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi umat. Mengutip pendapat ulama terkemuka Dr. Syekh Yusuf Qaradhawi dalam buku Musykilah Al Faqr Wa Kaifa ‘Alajaha Al Islam (Kiat Islam Mengentaskan Kemiskinan, 1995), beliau menegaskan: “Pandangan Islam bahwa setiap individu harus dapat menikmati hidup yang layak di tengah masyarakat sebagai manusia.” Pesan ini menjadi pengingat bahwa zakat bukan sekadar kewajiban ibadah, melainkan solusi nyata dalam menghapus kesenjangan dan mengangkat martabat manusia. Melalui penguatan tata kelola zakat, peningkatan IZN, dan laporan keuangan yang transparan, diharapkan BAZNAS mampu semakin efektif dalam menyalurkan manfaat zakat kepada mustahik dan mendorong transformasi sosial-ekonomi umat. Kegiatan ini menjadi ruang penguatan komitmen seluruh BAZNAS kabupaten/kota di Lampung untuk menjalankan amanah pengelolaan zakat secara profesional, akuntabel, dan berdampak luas bagi masyarakat.
BERITA29/10/2025 | Samsul
BAZNAS Tulang Bawang Barat Ikuti Rapat Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi 2025
BAZNAS Tulang Bawang Barat Ikuti Rapat Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi 2025
Tulang Bawang Barat, 29 Oktober 2025 — BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menunjukkan komitmennya dalam penguatan respons kebencanaan dengan berpartisipasi pada Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Mengantisipasi Bencana Hidrometeorologi Tahun 2025 yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting, Rabu (29/10) pukul 09.00 WIB. Rapat koordinasi ini menghadirkan Pimpinan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota serta para Komandan dan PIC BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dari seluruh daerah. Pertemuan ini menjadi ruang strategis untuk menyatukan langkah antisipatif menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, angin puting beliung, cuaca ekstrem, dan tanah longsor yang kerap terjadi pada akhir dan awal tahun. Keterlibatan BAZNAS Tubaba dalam agenda ini menegaskan peran aktif lembaga dalam kesiapsiagaan dan mitigasi bencana untuk memastikan penanganan cepat, tepat, dan terkoordinasi jika terjadi kondisi darurat di wilayah Tulang Bawang Barat. Melalui sinergi nasional ini, BAZNAS berharap langkah antisipatif semakin kuat, sehingga layanan kemanusiaan dapat diberikan dengan lebih efektif dan penuh ketanggapan bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA29/10/2025 | Samsul
Utusan BAZNAS Tubaba Raih Doorprize di Sosialisasi IZN Lampung
Utusan BAZNAS Tubaba Raih Doorprize di Sosialisasi IZN Lampung
Bandar Lampung, 28/10/2025 — BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) mencatat momen membanggakan dalam Sosialisasi Pengisian Indeks Zakat Nasional (IZN) serta Pengendalian dan Audit Internal BAZNAS se-Provinsi Lampung yang digelar di Hotel Emersia. Salah satu delegasinya berhasil memperoleh doorprize dari Bank BSI Syariah, menambah semangat bagi peserta. Kegiatan dibuka oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, yang menegaskan pentingnya optimalisasi zakat untuk pemberdayaan ekonomi umat dan penanggulangan kemiskinan. Ia menyoroti potensi zakat di Lampung yang sangat besar, namun belum tergarap maksimal. Dengan digitalisasi dan tata kelola transparan, zakat diharapkan mampu membantu keluarga miskin ekstrem serta mencegah angka putus sekolah. Acara dihadiri tokoh nasional dan daerah, di antaranya Iwan Ginda Harahap (BAZNAS RI), Dr. Muhammad Hasbi Zaenal (BAZNAS RI), H. Erwinto (Kanwil Kemenag Lampung), Rosy Wediawati (Bappenas), dan Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Drs. H. Iskandar Zulkarnain beserta pimpinan BAZNAS kabupaten/kota se-Lampung. BAZNAS Tubaba hadir melalui Ketua H. Purwanto dan mengirimkan dua peserta delegasi: Ely Muna dan Irvan. Dalam laporan, BAZNAS Provinsi Lampung memaparkan peningkatan signifikan pengumpulan zakat, dari Rp70 juta tahun lalu menjadi rata-rata Rp500 juta per bulan atau Rp1,5 miliar pada 2025. Selain itu, BAZNAS RI menyalurkan Rp479 juta untuk program lumbung pangan dan balai ternak di beberapa kabupaten. Pada Desember 2025 mendatang, akan digelar Rakorda sekaligus mendorong pembentukan Unit BAZNAS Desa (UBD). Kegiatan ditutup dengan ajakan Gubernur untuk memperkuat kolaborasi agar zakat menjadi gerakan sosial-ekonomi yang menghadirkan keadilan, kesejahteraan, dan kemandirian umat.
BERITA29/10/2025 | Samsul
BAZNAS Tubaba Perkuat Tata Kelola Zakat, Gubernur Lampung Ajak Jadikan Zakat Kekuatan Ekonomi Umat
BAZNAS Tubaba Perkuat Tata Kelola Zakat, Gubernur Lampung Ajak Jadikan Zakat Kekuatan Ekonomi Umat
Bandar Lampung, 28/10/2025 — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mengajak seluruh pihak mengoptimalkan pengelolaan zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi umat dan pengentasan kemiskinan. Hal ini disampaikannya pada Sosialisasi Pengisian Indeks Zakat Nasional (IZN) serta Pengendalian dan Audit Internal BAZNAS se-Provinsi Lampung yang digelar di Hotel Emersia. Acara dihadiri Koordinator Jabatan Fungsional Audit BAZNAS RI Iwan Ginda Harahap, Direktur Kajian dan Pengembangan BAZNAS RI Dr. Muhammad Hasbi Zaenal, Plt. Kepala Kanwil Kemenag Lampung H. Erwinto, S.Ag., M.Kom., Direktur Ekonomi Syariah dan BUMN Bappenas Rosy Wediawati, SE., M.Sc., M.Si., Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Drs. H. Iskandar Zulkarnain, M.H., serta pimpinan BAZNAS kabupaten/kota se-Lampung. BAZNAS Tubaba turut hadir melalui Ketua H. Purwanto, dan mengirimkan dua peserta delegasi, yakni Ely Muna dan Irvan. Gubernur menegaskan zakat dapat menjadi kekuatan besar bagi kesejahteraan Lampung, terlebih dengan mayoritas penduduk muslim. Ia menyoroti potensi ekonomi umat yang belum tergarap optimal, di mana perputaran uang di Lampung mencapai Rp483 triliun per tahun, namun pengumpulan zakat sebelumnya baru sekitar Rp70 juta per tahun. Melalui tata kelola transparan dan digitalisasi, zakat diharapkan tepat sasaran, termasuk membantu keluarga miskin ekstrem dan mencegah 80.000 anak SMP per tahun di Lampung putus sekolah karena faktor ekonomi. Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Iskandar Zulkarnain, melaporkan peningkatan signifikan penghimpunan zakat. Jika tahun lalu hanya Rp70 juta, kini rata-rata mencapai Rp500 juta per bulan atau Rp1,5 miliar sejak awal 2025. Ia juga menyampaikan penyaluran dana BAZNAS RI sebesar Rp479 juta untuk program lumbung pangan dan balai ternak di Lampung Utara, Pesawaran, Tulang Bawang, dan Lampung Timur. Pada Desember 2025, BAZNAS Lampung akan menggelar Rakorda dan mendorong pembentukan Unit BAZNAS Desa (UBD). Gubernur menutup dengan ajakan kolaborasi seluruh elemen untuk menjadikan zakat sebagai gerakan sosial-ekonomi yang menghadirkan keadilan, kesejahteraan, dan kemandirian umat.
BERITA29/10/2025 | Samsul
Gubernur Lampung Dorong Optimalisasi Zakat untuk Pemberdayaan Umat dan Pengentasan Kemiskinan
Gubernur Lampung Dorong Optimalisasi Zakat untuk Pemberdayaan Umat dan Pengentasan Kemiskinan
BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat sinergi dalam pengumpulan dan pengelolaan zakat. Menurutnya, zakat bukan hanya kewajiban keagamaan, melainkan juga sarana efektif untuk pemberdayaan ekonomi umat dan pengentasan kemiskinan di daerah. “Keberkahan dan kesejahteraan suatu bangsa sangat ditentukan oleh sejauh mana umatnya menaati ajaran agama, termasuk dalam menunaikan zakat,” ujar Gubernur Mirza saat membuka Sosialisasi Pengisian Indeks Zakat Nasional (IZN) serta Pelatihan Pengendalian dan Audit Internal bagi Satuan Audit Internal (SAI) BAZNAS se-Provinsi Lampung, yang berlangsung di Hotel Emersia, Bandar Lampung, Selasa (28/10/2025). Kegiatan ini turut dihadiri Koordinator Jabatan Fungsional Audit BAZNAS RI, Iwan Ginda Harahap, Direktur Kajian dan Pengembangan BAZNAS RI, Dr. Muhammad Hasbi Zaenal, Plt. Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, H. Erwinto, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Dr. H. Iskandar Zulkarnain, serta para pimpinan BAZNAS kabupaten/kota se-Lampung. Dalam sambutannya, Gubernur Mirza mencontohkan masa pemerintahan Khalifah Umar bin Abdul Aziz, ketika seluruh rakyat hidup berkecukupan hingga tidak ada lagi penerima zakat. Kondisi tersebut, kata dia, terwujud karena tata kelola zakat yang baik dan berkeadilan. “Jika umat Islam sungguh-sungguh melaksanakan perintah Allah, termasuk menunaikan zakat dengan benar, maka Allah akan memberikan keberkahan berupa ketenangan, kecukupan, dan rahmat dalam kehidupan,” ujarnya. Mirza menambahkan, potensi ekonomi umat di Lampung sebenarnya sangat besar namun belum tergarap maksimal. Dari perputaran uang sekitar Rp483 triliun per tahun, zakat yang terkumpul baru sekitar Rp600 juta dari kalangan ASN. “Padahal lebih dari 90 persen penduduk Lampung beragama Islam. Jika potensi zakat ini dioptimalkan, dampaknya akan luar biasa terhadap pengurangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya. Ia juga menyoroti pentingnya transparansi dan digitalisasi sistem pengelolaan zakat agar penyaluran tepat sasaran. “Zakat harus benar-benar sampai kepada yang berhak, seperti keluarga miskin ekstrem, janda tidak produktif, hingga masyarakat desa yang membutuhkan modal usaha,” kata Gubernur. Selain untuk membantu masyarakat miskin, Mirza berharap dana zakat juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung sektor pendidikan. Ia mengungkapkan, setiap tahun terdapat sekitar 80.000 siswa SMP di Lampung yang tidak melanjutkan ke SMA, salah satunya karena faktor ekonomi. “Dengan tata kelola zakat yang optimal, kita dapat membantu anak-anak agar tidak putus sekolah,” ujarnya. Lebih lanjut, Gubernur menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, BAZNAS, dan masyarakat dalam memperkuat gerakan zakat. “Keberhasilan pengelolaan zakat bukan hanya tugas BAZNAS, tapi tanggung jawab bersama seluruh elemen umat,” tegasnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Dr. H. Iskandar Zulkarnain, dalam laporannya menyampaikan bahwa sejak kepemimpinan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, pengumpulan zakat di Lampung mengalami peningkatan signifikan. Jika tahun lalu hanya mencapai sekitar Rp70 juta, kini rata-rata pengumpulan per bulan mencapai Rp500 juta, atau sekitar Rp2,5 miliar sejak awal tahun 2025. Iskandar menyampaikan apresiasi kepada Gubernur atas dukungannya terhadap gerakan zakat di daerah. Ia juga mengucapkan selamat atas penghargaan yang diterima Gubernur Mirza sebagai Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia dari BAZNAS RI. “Melalui Gerakan Sadar Zakat yang beliau canangkan, pengumpulan zakat di lingkungan Pemprov Lampung meningkat hingga 500 persen,” ujarnya. Selain itu, Iskandar melaporkan bahwa BAZNAS Provinsi Lampung telah menyalurkan bantuan dari BAZNAS RI senilai Rp479 juta untuk program Lumbung Pangan dan Balai Ternak di beberapa kabupaten, seperti Lampung Utara, Pesawaran, Tulang Bawang, dan Lampung Timur. “Kami terus berupaya membangun kepercayaan publik melalui tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel. Karena itu, kegiatan audit internal dan pengendalian ini menjadi sangat penting,” jelasnya. Dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS), lanjut Iskandar, BAZNAS bekerja sama dengan bank syariah, Kementerian Agama, MUI, Kantor Akuntan Publik (KAP), serta melibatkan Satuan Audit Internal (SAI) dan pendampingan aparat penegak hukum, agar distribusi dana benar-benar tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi umat. Ia juga mengungkapkan bahwa pada Desember 2025, BAZNAS Provinsi Lampung bersama BAZNAS kabupaten/kota akan menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) untuk memperkuat sinergi pengelolaan zakat hingga tingkat desa. Salah satu fokusnya adalah pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa, sebagai langkah strategis memperluas jangkauan zakat. Di akhir acara, Gubernur Mirza kembali menegaskan bahwa zakat tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga berperan besar sebagai instrumen sosial ekonomi dalam menciptakan keadilan, kesejahteraan, dan kemandirian umat. “Semakin baik pengelolaan zakat, semakin besar manfaatnya bagi masyarakat dan semakin tinggi pula kepercayaan publik terhadap BAZNAS,” pungkasnya.
BERITA28/10/2025 | irfan efendi
Baznas Tubaba Dukung Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) 2025 di Tiyuh Sumber Rejo
Baznas Tubaba Dukung Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) 2025 di Tiyuh Sumber Rejo
Tulang Bawang Barat — Minggu, 26 Oktober 2025, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tulang Bawang Barat berpartisipasi dalam kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) yang berlangsung di Tiyuh Sumber Rejo, Kecamatan Lambu Kibang. Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Baznas Tubaba dengan Pemerintah Daerah dalam upaya menekan angka stunting di wilayah kabupaten. Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten Tubaba yang diwakili Kabid PPKB, Plt. Kepala Dinas PPKB, Komisioner Baznas Tubaba, Kepalo Tiyuh Sumber Rejo serta dr. Gigi Devan selaku tenaga kesehatan yang memberikan edukasi mengenai pentingnya gizi seimbang bagi anak-anak dan ibu hamil. Baznas Tubaba memberikan bantuan beras dan telur untuk keluarga yang beresiko stunting. Selain itu, juga dilakukan sosialisasi inovatif terkait pemanfaatan cangkang telur sebagai bahan baku makanan bergizi oleh dokter Devan, seperti Biskuit Cangkang Telur. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi solusi lokal dalam meningkatkan asupan kalsium masyarakat serta mengurangi limbah rumah tangga.Melalui kolaborasi ini, Baznas Tubaba terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya dalam peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan yang kreatif dan berkelanjutan.
BERITA26/10/2025 | irfan efendi
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat