WhatsApp Icon
Gotong Royong Pembongkaran Rumah Mustahik Program RTLH Baznas Digelar di Tiyuh Gunung Timbul

Tiyuh Gunung Timbul, Kecamatan Tumijajar — Sabtu, 20 Juni 2026

Semangat gotong royong dan kepedulian sosial masyarakat kembali terlihat dalam pelaksanaan pembongkaran rumah milik Waginem (56 tahun), seorang mustahik penerima bantuan Program Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Tiyuh Gunung Timbul, Kecamatan Tumijajar, sebagai langkah awal pembangunan rumah yang lebih layak bagi penerima manfaat.

Program RTLH ini merupakan hasil kolaborasi antara BAZNAS Provinsi Lampung, BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat, dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Tiyuh Gunung Timbul dalam rangka membantu masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal yang aman dan nyaman.

Kegiatan gotong royong tersebut dihadiri oleh Komisioner BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat, Kepalo Tiyuh Gunung Timbul, Babinsa, serta masyarakat Tiyuh Gunung Timbul yang turut berpartisipasi dalam proses pembongkaran rumah.

Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat, H. Purwanto, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Tiyuh Gunung Timbul yang telah memberikan dukungan melalui infaq untuk membantu kelancaran program RTLH tersebut.

"Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat Tiyuh Gunung Timbul yang telah ikut berkontribusi melalui infaq. Ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan dalam membantu saudara kita yang membutuhkan," ujar H. Purwanto.

Dalam pelaksanaan program ini, BAZNAS Provinsi Lampung memberikan bantuan sebesar Rp15 juta, sedangkan BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat memberikan bantuan sebesar Rp8 juta, yang terdiri dari Rp4 juta untuk program Rumah Tinggal Layak Huni dan Rp4 juta untuk program pembelian ternak kambing sebagai upaya pemberdayaan ekonomi penerima manfaat.

Sementara itu, Kepalo Tiyuh Gunung Timbul, Nur Kamid, menyampaikan bahwa dukungan masyarakat melalui UPZ Tiyuh Gunung Timbul telah berhasil menghimpun infaq sementara sebesar Rp23.787.000,- untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.

Sinergi antara BAZNAS, UPZ, pemerintah tiyuh, dan masyarakat menjadi wujud nyata kepedulian bersama dalam menghadirkan manfaat zakat. Melalui program RTLH ini, diharapkan Waginem dapat segera memiliki rumah yang lebih layak, nyaman, dan memberikan kehidupan yang lebih baik.

BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat terus berkomitmen menghadirkan program-program kemanusiaan dan pemberdayaan melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

20/06/2026 | Kontributor: Irfan Efendi
Baznas Tubaba dan YJI Kunjungi Lima Anak dengan Penyakit Jantung Bawaan, Hadirkan Harapan untuk Kesembuhan

BAZNAS Kab. Tulang Bawang Barat, Kamis 18 Juni 2026 — Kepedulian terhadap kesehatan anak-anak terus diwujudkan melalui kolaborasi antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat bersama Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Kabupaten Tulang Bawang Barat. Pada Kamis (18/6), kedua lembaga tersebut melakukan kunjungan langsung kepada lima anak penderita penyakit jantung bawaan yang tersebar di beberapa tiyuh dan kelurahan di Kecamatan Tumijajar.

Kunjungan ini menjadi bentuk nyata kepedulian dan dukungan kepada keluarga pasien, khususnya dalam menghadapi proses pengobatan yang membutuhkan perhatian, pendampingan, serta biaya yang tidak sedikit.

Lima pasien anak yang dikunjungi yaitu:

  1. Davina Cristi Agatha (Kelurahan Daya Murni)
  2. Viki Ahmad Dhani (Kelurahan Daya Murni)
  3. Fitri Andriyani (Tiyuh Margodadi)
  4. Veliyana (Tiyuh Gunung Menanti)
  5. Rayan Wijaya (Tiyuh Gunung Menanti)

Dalam kegiatan tersebut, Baznas Tubaba memberikan bantuan berupa paket makanan yang berisi kebutuhan pokok seperti beras, telur, susu, dan biskuit kepada seluruh pasien. Khusus untuk Veliyana, bayi berusia 6 bulan asal Tiyuh Gunung Menanti yang mengalami penyakit jantung bawaan dan akan menjalani rujukan pengobatan lanjutan ke Jakarta, Baznas Tubaba memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp2.500.000 untuk membantu kebutuhan akomodasi selama proses pengobatan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua YJI Kabupaten Tulang Bawang Barat sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tulang Bawang Barat, Ibu Novianti Novriwan, bersama tim medis dari puskesmas setempat. Hadir pula perwakilan Baznas Kabupaten Tulang Bawang Barat, yaitu KH. Jumantoro dan H. Suprianto Hadi, perwakilan Kecamatan Tumijajar, serta para lurah dan kepalo tiyuh dari wilayah penerima bantuan.

Dalam sambutannya, Ibu Novianti Novriwan menyampaikan bahwa YJI bersama Pemerintah Daerah dan Baznas Tubaba terus berkomitmen untuk berkolaborasi membantu anak-anak dengan penyakit jantung bawaan, mulai dari pendampingan hingga proses pengobatan lanjutan di Jakarta.

“YJI bersama Pemerintah Daerah dan Baznas terus berkolaborasi membantu anak-anak yang memiliki penyakit jantung bawaan agar mendapatkan penanganan terbaik hingga proses pengobatan ke Jakarta. Ini juga menjadi salah satu program prioritas Bapak Bupati di bidang kesehatan, yaitu Tubaba Qu Sehat,” ujarnya.

Sementara itu, KH. Jumantoro menjelaskan bahwa Baznas merupakan lembaga yang memiliki amanah untuk menghimpun zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat, khususnya para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Tulang Bawang Barat, kemudian menyalurkannya melalui berbagai program kemanfaatan bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Bantuan yang diberikan hari ini merupakan salah satu bentuk penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui program kesehatan, khususnya membantu akomodasi pengobatan bagi masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.

Baznas Tubaba berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban keluarga pasien dan memberikan dukungan moral agar anak-anak penderita penyakit jantung bawaan dapat menjalani proses pengobatan dengan lebih baik.

Salah satu penerima manfaat, Sri Maryani, orang tua dari Veliyana, menyampaikan rasa terima kasih kepada Baznas Tubaba, YJI Kabupaten Tubaba, serta Ibu Bupati atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada anaknya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan perhatian yang diberikan kepada anak kami. Semoga menjadi amal kebaikan bagi semua pihak yang membantu, dan kami berharap anak kami diberikan kesembuhan serta dapat menjalani pengobatan dengan lancar,” ungkapnya.

Diketahui, Veliyana yang masih berusia enam bulan telah menjalani beberapa proses pemeriksaan medis dan akan dirujuk ke Jakarta untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut terkait penyakit jantung bawaan yang dialaminya.

 

Melalui sinergi antara Baznas Tubaba, YJI, Pemerintah Daerah, tenaga kesehatan, serta masyarakat, diharapkan semakin banyak anak-anak yang membutuhkan dapat memperoleh akses pengobatan dan kesempatan untuk tumbuh sehat di masa depan.

18/06/2026 | Kontributor: irfan efendi
Saat Kepedulian Menjadi Aksi BAZNAS dan Pemda Tubaba Wujudkan Masyarakat Sehat

Tiyuh Karta, 11 Juni 2026 – Komitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat dan bermanfaat bagi masyarakat kembali diwujudkan melalui Program Tubaba Sehat, hasil kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat dan Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Kegiatan yang berlangsung di Tiyuh Karta, Kecamatan Tulang Bawang Udik, ini dihadiri langsung oleh Bupati Tubaba, Novriwan Jaya, Ketua BAZNAS Tubaba, H. Purwanto, serta jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Dalam pelaksanaannya, BAZNAS Tubaba dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Tubaba dan didampingi oleh Wakil Ketua I, H. Jumantoro, sebagai bentuk keseriusan dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Melalui Program Tubaba Sehat, sinergi antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan tenaga kesehatan diwujudkan dalam pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Program ini menjadi bukti bahwa zakat tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga berperan dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan warga.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tubaba mengapresiasi peran aktif BAZNAS Tubaba yang terus hadir bersama pemerintah daerah dalam berbagai program kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat. Kehadiran Program Tubaba Sehat di Tiyuh Karta diharapkan mampu memberikan manfaat nyata sekaligus menumbuhkan semangat hidup sehat di tengah masyarakat.

Kolaborasi ini menjadi inspirasi bahwa kepedulian yang dibangun bersama dapat menghadirkan perubahan besar. Ketika pemerintah, BAZNAS, dan masyarakat bergandengan tangan, maka harapan untuk mewujudkan Tubaba yang sehat, kuat, dan sejahtera bukanlah sekadar cita-cita, melainkan kenyataan yang terus diwujudkan langkah demi langkah.

11/06/2026 | Kontributor: Samsul
BAZNAS Tubaba dan Pemkab Tubaba Bersinergi Ringankan Beban Korban Kebakaran Pasar Mulya Kencana

Tulang Bawang Barat, Senin (08/06/2026) Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah, BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tubaba menyalurkan bantuan kepada 20 korban kebakaran kios di Pasar Mulya Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah.

Penyaluran bantuan yang berlangsung di Balai Tiyuh Mulya Kencana tersebut dihadiri oleh Bupati Tubaba Novriwan Jaya, Asisten I, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Nazarudin, Ketua BAZNAS Tubaba H. Purwanto, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Melalui sinergi antara BAZNAS Tubaba dan Pemerintah Daerah, bantuan senilai total Rp32,5 juta disalurkan kepada para korban sesuai tingkat kerugian yang dialami. Selain bantuan tunai yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS, para korban juga menerima bantuan paket sembako dari BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Tubaba.

Berdasarkan hasil pendataan, terdapat 20 pedagang yang terdampak musibah kebakaran dengan kategori kerugian ringan, sedang, dan berat. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu meringankan beban para korban sekaligus menjadi dukungan awal untuk kembali menjalankan usaha mereka.

Dalam sambutannya, Bupati Tubaba Novriwan Jaya menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah bersama BAZNAS merupakan bentuk nyata kepedulian kepada masyarakat yang sedang menghadapi cobaan. Ia mengajak seluruh korban untuk tetap sabar, kuat, dan optimis dalam menghadapi ujian kehidupan.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Tubaba H. Purwanto menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan amanah dari para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS Tubaba.

"Kolaborasi antara BAZNAS dan Pemerintah Daerah ini merupakan bentuk ikhtiar bersama untuk memastikan masyarakat yang tertimpa musibah mendapatkan perhatian dan bantuan. Dana yang disalurkan hari ini berasal dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat yang kembali diberikan kepada mereka yang membutuhkan," ujarnya.

Melalui kolaborasi yang kuat antara BAZNAS Tubaba dan Pemerintah Kabupaten Tubaba, diharapkan para korban kebakaran dapat segera bangkit, memulai kembali aktivitas usahanya, serta memperoleh semangat baru untuk menata masa depan yang lebih baik.

Sinergi ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial akan semakin kuat ketika pemerintah, BAZNAS, dan masyarakat bergandengan tangan dalam membantu sesama yang sedang menghadapi kesulitan.

09/06/2026 | Kontributor: Samsul
BAZNAS Tubaba dan Pemda Bantu Anak Penderita Jantung Bawaan

Tirta Makmur, 8 Juni 2026 – Di balik senyum polos seorang anak, tersimpan perjuangan besar yang harus dihadapi setiap hari. Perjuangan itulah yang menjadi perhatian bersama ketika BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah Tubaba dan Yayasan Jantung Indonesia (YJI) menyalurkan bantuan akomodasi pengobatan bagi pasien anak penderita Sakit Jantung Bawaan (SJB) di Tiyuh Tirta Makmur, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Senin (08/06/2026).

Kegiatan kemanusiaan ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian dan gotong royong dapat menghadirkan harapan bagi keluarga yang sedang berjuang menghadapi cobaan berat. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban biaya perjalanan dan kebutuhan pendamping selama proses pengobatan, sehingga pasien dapat memperoleh penanganan medis secara optimal.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua III BAZNAS Tubaba, H. Supriyanto Had, Kepala PPA dr. Wita, Sekretaris Dinas Kesehatan Eka Riana, Kepala Puskesmas Candra Mukti dan Panaragan Jaya, serta Ketua Yayasan Jantung Indonesia Tubaba yang juga merupakan Ibu Bupati Tulang Bawang Barat.

Dalam sambutannya, perwakilan BAZNAS Tubaba menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan amanah dari para muzaki yang dititipkan melalui BAZNAS untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam bidang kesehatan. BAZNAS berkomitmen untuk terus hadir sebagai jembatan kebaikan bagi masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.

Sementara itu, Ketua Yayasan Jantung Indonesia Tubaba sekaligus Ibu Bupati Tubaba mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap anak-anak penderita penyakit jantung bawaan. Menurutnya, dukungan moral, perhatian, dan bantuan nyata sangat berarti bagi keluarga pasien dalam menjalani proses pengobatan yang panjang.

Suasana haru menyelimuti kegiatan tersebut ketika keluarga penerima manfaat menyampaikan rasa syukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Di tengah keterbatasan yang mereka hadapi, hadirnya pemerintah, BAZNAS, dan Yayasan Jantung Indonesia menjadi secercah harapan untuk masa depan sang buah hati.

Kolaborasi ini menjadi pengingat bahwa setiap uluran tangan dan setiap rupiah yang ditunaikan melalui zakat, infak, dan sedekah dapat menjadi penyambung harapan bagi mereka yang sedang berjuang. Semoga langkah kecil yang dilakukan hari ini menjadi jalan bagi kesembuhan, kebahagiaan, dan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak penerima manfaat serta keluarganya. 

08/06/2026 | Kontributor: Samsul

Berita Terbaru

BAZNAS Tubaba Jemput Kemandirian Umat, UMKM Mustahik Dibina Menjadi Munfik
BAZNAS Tubaba Jemput Kemandirian Umat, UMKM Mustahik Dibina Menjadi Munfik
Tulang Bawang Barat — BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat terus memperkuat komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui Program Peningkatan UMKM dari Mustahik Menjadi Munfik. Pada Rabu, 20 Mei 2026, bertempat di Panaragan, jajaran BAZNAS Tulang Bawang Barat yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, KH. Jumantoro, melaksanakan kegiatan kunjungan sekaligus pembinaan kepada para pelaku UMKM penerima bantuan usaha dari BAZNAS Tulang Bawang Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BAZNAS dalam memastikan bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat konsumtif, namun mampu menjadi stimulus pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat penerima manfaat. Dalam kunjungan tersebut, BAZNAS memberikan pendampingan serta motivasi kepada para pelaku usaha agar terus semangat mengembangkan usahanya. Pembinaan dilakukan untuk melihat perkembangan usaha, memberikan arahan pengelolaan usaha yang lebih baik, serta memperkuat mental kewirausahaan para mustahik. KH. Jumantoro menyampaikan bahwa program ini menjadi salah satu langkah nyata BAZNAS dalam menciptakan perubahan sosial ekonomi di tengah masyarakat. “Harapan kami, bantuan usaha yang diberikan dapat berkembang dan membawa keberkahan, sehingga para penerima manfaat nantinya tidak lagi menjadi mustahik, tetapi dapat tumbuh menjadi munfik yang ikut membantu sesama,” ujarnya. Program transformasi mustahik menjadi munfik sendiri merupakan visi besar BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam membangun kemandirian umat melalui penguatan sektor usaha mikro masyarakat. Dengan adanya pendampingan rutin, diharapkan usaha para penerima bantuan semakin berkembang dan mampu meningkatkan taraf hidup keluarga mereka. Kegiatan pembinaan berlangsung hangat dan penuh semangat. Para pelaku UMKM menyampaikan rasa syukur atas perhatian dan dukungan yang terus diberikan oleh BAZNAS Tulang Bawang Barat, tidak hanya melalui bantuan modal usaha, tetapi juga melalui pendampingan secara langsung di lapangan. Melalui Program . ini, BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat kembali menegaskan perannya sebagai lembaga yang hadir untuk memberdayakan masyarakat serta membangun ekonomi umat yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
BERITA20/05/2026 | Samsul
Haru di Gunung Timbul BAZNAS Tubaba Hadir Menguatkan Kakak Beradik ODGJ dan Ibunya yang Hidup dalam Keterbatasan
Haru di Gunung Timbul BAZNAS Tubaba Hadir Menguatkan Kakak Beradik ODGJ dan Ibunya yang Hidup dalam Keterbatasan
Kisah pilu namun penuh harapan datang dari Tiyuh Gunung Timbul, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat. Di sebuah rumah sederhana dengan kondisi yang memprihatinkan, dua kakak beradik penyandang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) bertahan hidup bersama sang ibu yang telah lanjut usia. Pada Senin, 11 Mei 2026, BAZNAS Tulang Bawang Barat hadir memberikan bantuan dan kepedulian kepada keluarga tersebut sebagai bentuk nyata hadirnya zakat untuk masyarakat yang membutuhkan. Kedua penerima bantuan itu adalah Gunawan (47) dan adiknya Rukati (38). Selama bertahun-tahun keduanya mengalami gangguan kejiwaan dan hidup bersama ibu mereka, Rukinem, seorang janda lansia yang tetap setia merawat anak-anaknya dalam segala keterbatasan. Menurut informasi yang dihimpun, kondisi yang dialami keduanya dipengaruhi persoalan ekonomi dan tekanan hidup yang berat. Rukati diketahui pernah menempuh pendidikan di pondok pesantren. Namun, keterbatasan ekonomi keluarga serta wafatnya sang ayah membuat dirinya mengalami depresi hingga akhirnya mengalami gangguan kejiwaan. Sementara itu, sang kakak, Gunawan, mengalami tekanan batin setelah ditinggal istri dan anaknya. Sejak saat itu kondisi mentalnya terus menurun dan membutuhkan pendampingan keluarga serta pengobatan rutin. Ketua BAZNAS Tulang Bawang Barat, H. Purwanto, menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan berupa sembako dan santunan tunai diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga tersebut. “Selain bantuan sembako dan santunan, BAZNAS Tubaba juga sedang mengusulkan bantuan rumah kepada BAZNAS Provinsi Lampung agar keluarga ini dapat memiliki tempat tinggal yang lebih layak,” ujar beliau. Kehadiran berbagai pihak dalam kunjungan tersebut menjadi bukti nyata kepedulian bersama terhadap warga yang membutuhkan perhatian dan dukungan. Turut hadir dalam kegiatan itu Fetha Rio selaku Camat Tumijajar, jajaran BAZNAS Tubaba, Kepala Puskesmas Daya Murni, perwakilan Dinas Sosial, serta Sekretaris Tiyuh Gunung Timbul. Dalam keterangannya, Fetha Rio menjelaskan bahwa kedua warga tersebut selama ini telah mendapatkan layanan pengobatan gratis dan bantuan sosial pemerintah berupa BPNT. Namun, keluarga mengalami kesulitan untuk melakukan perawatan intensif karena tidak ada anggota keluarga lain yang dapat menjaga mereka di rumah. “Mereka tidak mau dirawat secara intensif karena kedua kakak beradik ini sama-sama mengalami gangguan jiwa, sementara ibunya kesulitan apabila harus meninggalkan rumah dan tidak ada yang menjaga. Namun untuk pemberian obat tetap rutin dilakukan oleh Puskesmas Daya Murni,” jelasnya. Kisah keluarga ini menjadi pengingat bahwa di tengah keterbatasan masih ada harapan, kepedulian, dan tangan-tangan yang terus berusaha membantu. Melalui zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan masyarakat, BAZNAS Tulang Bawang Barat terus berupaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong dan kemanusiaan di Kabupaten Tulang Bawang Barat.
BERITA11/05/2026 | Samsul
BAZNAS Tubaba Perkuat Tata Kelola UPZ Tiyuh Marga Asri, Wujudkan Pengelolaan Zakat yang Amanah dan Profesional
BAZNAS Tubaba Perkuat Tata Kelola UPZ Tiyuh Marga Asri, Wujudkan Pengelolaan Zakat yang Amanah dan Profesional
BAZNAS Tulang Bawang Barat terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat tata kelola zakat hingga tingkat tiyuh. Pada Selasa, 12 Mei 2026, BAZNAS Tulang Bawang Barat menggelar kegiatan Sosialisasi Penguatan Tata Kelola UPZ Tiyuh di Tiyuh Marga Asri, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat. Kegiatan yang berlangsung di Aula Balai Tiyuh Marga Asri tersebut dihadiri oleh seluruh pengurus UPZ Tiyuh, UPZ masjid, dan mushola yang berada di wilayah Tiyuh Marga Asri. Suasana penuh semangat dan kebersamaan tampak mewarnai jalannya kegiatan sebagai bentuk keseriusan dalam membangun pengelolaan zakat yang lebih tertib, transparan, dan profesional. Dalam kegiatan tersebut, Ketua BAZNAS Tulang Bawang Barat, H. Purwanto, bersama Wakil Ketua I, H. Jumantoro, M.Pd, hadir langsung untuk memberikan materi terkait penguatan tata kelola Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Dalam sambutannya, H. Purwanto menegaskan bahwa pengelolaan zakat harus dilakukan secara amanah dan sesuai regulasi yang berlaku, sebagaimana diatur dalam Perbaznas Nomor 2 Tahun 2016. Ia menyampaikan bahwa UPZ memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pelayanan zakat di tengah masyarakat. “UPZ bukan hanya tempat pengumpulan zakat, tetapi juga menjadi jembatan kepercayaan antara masyarakat dan BAZNAS. Karena itu, tata kelola yang baik, administrasi yang tertib, serta pelayanan yang amanah harus terus diperkuat,” ujar beliau. Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh pengurus UPZ di Tiyuh Marga Asri dapat semakin memahami tugas dan tanggung jawabnya, sekaligus mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya bersama antara BAZNAS dan masyarakat dalam membangun budaya gotong royong dan kepedulian sosial melalui pengelolaan zakat, Indak dan sedekah yang profesional. Dengan tata kelola yang semakin baik, zakat diharapkan mampu menjadi kekuatan besar dalam membantu masyarakat yang membutuhkan serta meningkatkan kesejahteraan umat di Kabupaten Tulang Bawang Barat.
BERITA11/05/2026 | Samsul
Menguatkan yang Lemah, Menghidupkan Harapan BAZNAS Tubaba Salurkan Amanah ZIS untuk Umat
Menguatkan yang Lemah, Menghidupkan Harapan BAZNAS Tubaba Salurkan Amanah ZIS untuk Umat
Tulang Bawang Barat, Kamis, 07 Mei 2026 — Tangis haru, senyum syukur, dan doa-doa tulus dari masyarakat mewarnai kegiatan kolaborasi antara BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat bersama Pemerintah Daerah yang digelar di Balai Tiyuh Candra Mukti. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa zakat, infak, dan sedekah bukan sekadar angka dan bantuan, tetapi tentang menghadirkan harapan bagi mereka yang sedang berjuang menjalani kehidupan. Ratusan penerima manfaat dari tiga kecamatan, yakni Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kecamatan Tumijajar, dan Kecamatan Tulang Bawang Udik, hadir dengan penuh antusias. Di balik setiap bantuan yang disalurkan, tersimpan kisah perjuangan masyarakat kecil yang membutuhkan uluran tangan dan kepedulian bersama. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Tubaba menyampaikan bahwa setiap rupiah zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan masyarakat melalui BAZNAS akan kembali kepada umat dalam bentuk program-program nyata yang menyentuh kehidupan masyarakat secara langsung. “Ketika masyarakat menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS, sejatinya mereka sedang membantu menghidupkan harapan orang-orang yang sedang kesulitan. Ada anak yang terbantu pendidikannya, ada pelaku usaha kecil yang kembali bangkit, ada keluarga yang mendapatkan sanitasi layak, dan ada para pekerja sosial yang diperhatikan,” ungkapnya. Ia juga menekankan pentingnya penguatan literasi dan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat tiyuh agar pengelolaan zakat semakin amanah, profesional, transparan, dan tepat sasaran. Menurutnya, semakin kuat gerakan zakat di masyarakat, maka semakin banyak pula warga yang dapat dibantu. Pada kegiatan tersebut, BAZNAS Tubaba menyalurkan berbagai bantuan di antaranya: Program UMKM Super Mikro untuk membantu masyarakat kecil mengembangkan usaha dan meningkatkan penghasilan keluarga, Bantuan bagi penggali kubur sebagai bentuk penghormatan kepada profesi sosial yang mulia namun sering terlupakan, Bantuan pembangunan jamban demi meningkatkan kesehatan dan kualitas lingkungan masyarakat, Beasiswa non-akademik guna mendukung potensi generasi muda di bidang nonformal dan keterampilan. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat juga terus memperkuat sinergi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui lima program prioritas daerah, meliputi sektor kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, lingkungan hidup, serta pembangunan infrastruktur yang merata. Kegiatan ini turut diisi dengan sosialisasi dari berbagai pihak, termasuk sektor perbankan. Bank Lampung memperkenalkan program “Tubabaq Berdaya” sebagai upaya memperluas akses layanan keuangan dan memperkuat ekonomi masyarakat. Suasana paling menyentuh terlihat ketika para penerima manfaat menyampaikan rasa syukur dan doa kepada para muzaki, munfiq, dan masyarakat yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Tubaba. Bagi mereka, bantuan tersebut bukan hanya sekadar materi, melainkan bukti bahwa masih banyak kepedulian di tengah masyarakat. BAZNAS Tubaba mengajak seluruh masyarakat untuk terus menebarkan kebaikan melalui zakat, infak, dan sedekah. Karena setiap bantuan yang diberikan hari ini dapat menjadi cahaya harapan bagi saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan. “Dari zakat kita tumbuhkan kepedulian, dari infak kita hadirkan kebersamaan, dan dari sedekah kita kuatkan harapan.”
BERITA07/05/2026 | Samsul
BAZNAS Tulang Bawang Barat Dorong UMKM Naik Kelas Dari Mustahik Menuju Munfik
BAZNAS Tulang Bawang Barat Dorong UMKM Naik Kelas Dari Mustahik Menuju Munfik
Tulang Bawang Barat, Rabu 6 Mei 2026 — Komitmen dalam menguatkan ekonomi umat kembali ditunjukkan oleh BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat melalui pendistribusian bantuan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I, H. Jumantoro, M.Pd.I, bersama perwakilan Camat dari Kecamatan Gunung Terang dan Kecamatan Batu Putih. Sebanyak 14 pelaku UMKM menerima bantuan dengan total nilai Rp7.000.000. Bantuan ini bukan sekadar dukungan modal usaha, tetapi juga menjadi bagian dari upaya strategis BAZNAS dalam mendorong kemandirian ekonomi mustahik agar mampu berkembang dan naik kelas. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Tubaba juga memperkenalkan peran dan fungsi lembaga kepada masyarakat, sekaligus memberikan motivasi kepada para penerima manfaat. Para pelaku UMKM yang saat ini masih berstatus sebagai mustahik didorong untuk memiliki semangat perubahan, dengan harapan ke depan dapat bertransformasi menjadi munfik. Sebagai langkah konkret, BAZNAS turut memfasilitasi setiap UMKM penerima bantuan dengan kaleng infak. Program ini menjadi simbol sekaligus sarana edukasi bahwa setiap usaha, sekecil apapun, memiliki potensi untuk berbagi dan berkontribusi bagi sesama. “Harapan kami, bantuan ini bukan hanya meringankan, tetapi juga menjadi titik awal kebangkitan ekonomi para pelaku UMKM. Dari yang sebelumnya menerima, ke depan mereka bisa menjadi pemberi,” ujar H. Jumantoro dalam sambutannya. Melalui program ini, BAZNAS Tulang Bawang Barat terus menegaskan perannya sebagai penggerak ekonomi umat yang tidak hanya berorientasi pada bantuan, tetapi juga pada pemberdayaan berkelanjutan. Semangat gotong royong dan kepedulian diharapkan tumbuh, sehingga tercipta siklus kebaikan yang terus berputar di tengah masyarakat.
BERITA06/05/2026 | Samsul
BAZNAS Tubaba Hadir Air Mata Bayi 7 Bulan yang Menguatkan Kepedulian Umat
BAZNAS Tubaba Hadir Air Mata Bayi 7 Bulan yang Menguatkan Kepedulian Umat
Tulang Bawang Udik, Selasa 5 Mei 2026 — Di balik agenda verifikasi yang tampak sederhana, tersimpan kisah yang menggugah nurani. BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat (BAZNAS Tubaba) kembali menegaskan bahwa setiap langkahnya bukan sekadar administrasi, melainkan wujud nyata kepedulian terhadap sesama. Di sebuah tiyuh yang tenang, suasana berubah haru saat tim verifikasi mendatangi rumah seorang balita yang tengah berjuang melawan penyakit serius. Erland Wardana, bayi berusia 7 bulan, harus menghadapi ujian berat berupa penyumbatan usus—kondisi yang menuntut tindakan medis berulang. Operasi pertama telah ia jalani. Namun perjuangan belum berakhir. Pada bulan Juni mendatang, Erland dijadwalkan menjalani operasi kedua di Rumah Sakit Urip urip Sumoharjo, Bandar Lampung. Di usia yang begitu belia, Erland menunjukkan ketegaran yang tak terucap, sementara kedua orang tuanya setia mendampingi dengan penuh harap dan doa. Kehadiran tim BAZNAS Tubaba dalam proses verifikasi ini menjadi bukti kesungguhan untuk memastikan bahwa setiap bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran. Turut hadir dalam kegiatan tersebut pimpinan BAZNAS, KH. Jumantoro, H. Purwanto, dan H. Supriyanto Hadi, yang menyaksikan langsung kondisi Erland dan keluarganya. Tak sedikit mata yang berkaca-kaca menyaksikan perjuangan kecil ini. Namun di balik haru, tumbuh tekad yang semakin kuat—bahwa Erland tidak boleh berjuang sendiri. Ada kepedulian yang harus dihadirkan, ada beban yang harus diringankan bersama. Kisah ini kembali mengingatkan bahwa zakat, infak, dan sedekah bukan sekadar angka dalam laporan, tetapi tentang menyentuh kehidupan, menguatkan harapan, dan menghadirkan cahaya di tengah kesulitan. Semoga setiap ikhtiar yang dilakukan menjadi jalan kesembuhan bagi Erland Wardana. Dan semoga kisah ini menggerakkan hati kita semua untuk terus peduli, berbagi, serta bergandeng tangan dalam menghadirkan kebaikan yang lebih luas.
BERITA05/05/2026 | Samsul
BAZNAS dan Pemda Tubaba Bersinergi Perkuat Peran UPZ untuk Kesejahteraan Umat
BAZNAS dan Pemda Tubaba Bersinergi Perkuat Peran UPZ untuk Kesejahteraan Umat
Tulang Bawang Barat — Semangat membangun kepedulian umat kembali ditegaskan dalam Rapat Optimalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Tiyuh yang digelar pada Senin, 04 Mei 2026, bertempat di Ruang Asisten I Pemerintah Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat. Rapat strategis ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran UPZ sebagai garda terdepan pengelolaan zakat di tingkat tiyuh (desa). Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan BAZNAS Tulang Bawang Barat, di antaranya Ketua H. Purwanto, H. Jumantoro, dan H. Supriyantohadi. Turut hadir pula Untung Budiono ( Asisten 1 ), para camat se-Kabupaten Tubaba, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Tiyuh, Kabag Hukum, Kabag Kesra, serta Wakil Bupati Nadirsyah yang memberikan dukungan penuh terhadap penguatan kelembagaan UPZ. Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa UPZ memiliki peran strategis dalam membangun kemandirian umat melalui optimalisasi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS agar UPZ tidak hanya terbentuk secara administratif, tetapi benar-benar berjalan aktif dan berdampak nyata di tengah masyarakat. Ketua BAZNAS Tubaba, H. Purwanto, menyampaikan bahwa masih banyak UPZ yang belum berjalan optimal karena minimnya perencanaan dan koordinasi. Oleh karena itu, melalui rapat ini diharapkan lahir langkah-langkah konkret, mulai dari penguatan legalitas, pelaksanaan rapat kerja UPZ, hingga sistem pelaporan yang transparan dan akuntabel. Suasana rapat berlangsung penuh semangat dan komitmen. Seluruh peserta sepakat bahwa optimalisasi UPZ tiyuh bukan sekadar program, melainkan gerakan bersama untuk menghadirkan keadilan sosial dan kesejahteraan umat melalui pengelolaan zakat yang profesional. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan BAZNAS, diharapkan UPZ tiyuh di Tulang Bawang Barat dapat menjadi contoh pengelolaan zakat berbasis desa yang aktif, produktif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. “Dari Tiyuh untuk Umat, Zakat Menguatkan Kebersamaan.”
BERITA04/05/2026 | Samsul
Pemkab Tubaba dan BAZNAS Hadirkan Harapan di Hari Pendidikan Nasional, 235 Beasiswa untuk Anak Berprestasi
Pemkab Tubaba dan BAZNAS Hadirkan Harapan di Hari Pendidikan Nasional, 235 Beasiswa untuk Anak Berprestasi
Panaragan, Senin 4 Mei 2026 — Momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kabupaten Tulang Bawang Barat tahun ini terasa lebih bermakna. Tidak hanya menjadi ajang refleksi pentingnya pendidikan, namun juga menjadi bukti nyata kepedulian bersama terhadap masa depan generasi bangsa. Bertempat di Lapangan Merdeka Pemerintah Daerah Tulang Bawang Barat, upacara peringatan Hardiknas berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran pemerintah daerah, tenaga pendidik, pelajar, serta berbagai unsur masyarakat. Dalam suasana penuh semangat pendidikan, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat berkolaborasi dengan BAZNAS untuk menyalurkan bantuan beasiswa kepada peserta didik berprestasi. Sebanyak 3 siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) dan 3 siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) menerima bantuan beasiswa secara simbolis sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mereka dalam menempuh pendidikan. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh pimpinan BAZNAS, H. Purwanto, kepada para penerima beasiswa di hadapan peserta upacara. Penyerahan secara simbolis ini merupakan representasi dari total keseluruhan penerima beasiswa yang mencapai 235 siswa, dengan rincian 177 siswa tingkat SD dan 58 siswa tingkat SMP yang tersebar di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Momen penyerahan beasiswa menjadi bagian yang menyentuh hati. Di tengah keterbatasan ekonomi yang masih dihadapi sebagian keluarga, hadirnya beasiswa ini menjadi secercah harapan bagi anak-anak untuk terus melangkah mengejar cita-cita. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS ini menunjukkan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan oleh para muzaki dan munfik tidak hanya membantu kebutuhan sesaat, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam membangun generasi unggul. Setiap rupiah yang dititipkan melalui BAZNAS telah berubah menjadi semangat baru bagi anak-anak untuk tetap bersekolah, berprestasi, dan memiliki keyakinan bahwa masa depan mereka tidak berjalan sendiri. Melalui momentum Hardiknas ini, BAZNAS mengajak seluruh muzaki dan munfik untuk terus memperkuat kepedulian terhadap pendidikan. Sebab di balik setiap bantuan yang diberikan, ada mimpi anak bangsa yang sedang diperjuangkan, ada harapan orang tua yang sedang dijaga, dan ada masa depan daerah yang sedang dibangun bersama. Pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah dan pemerintah, tetapi juga panggilan kemanusiaan bagi seluruh elemen masyarakat. Dari tangan para dermawan, lahir senyum dan harapan baru bagi generasi penerus bangsa.
BERITA04/05/2026 | Samsul
BAZNAS Tubaba Salurkan Beasiswa pada Lomba Cepat Tepat Hardiknas 2026
BAZNAS Tubaba Salurkan Beasiswa pada Lomba Cepat Tepat Hardiknas 2026
Tulang Bawang Tengah — Kamis, 30 April 2026, suasana semangat pendidikan terasa kental di SMKN 1 Pertanian Tulang Bawang Tengah, Pulung Kencana, saat digelarnya Lomba Cepat Tepat jenjang SD dan SMP tingkat Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Tulang Bawang Barat, Novriwan Jaya, S.P., yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya membangun generasi muda yang cerdas, kompetitif, dan berkarakter sebagai pondasi masa depan daerah. Lomba Cepat Tepat ini diikuti oleh para pelajar terbaik dari berbagai sekolah tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Tulang Bawang Barat, sebagai ajang untuk mengasah kemampuan berpikir cepat, ketepatan dalam menjawab, serta memperluas wawasan akademik para siswa. Dalam kesempatan tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat turut berpartisipasi dengan memberikan beasiswa kepada 21 siswa-siswi berprestasi yang mengikuti kegiatan tersebut. Bantuan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi para pelajar agar terus berprestasi dan semangat dalam menuntut ilmu. BAZNAS Tubaba menegaskan bahwa program beasiswa ini merupakan bagian dari komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, sejalan dengan program prioritas daerah “Tubaba Qu Cerdas”. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki semangat kompetisi yang sehat serta mampu berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Tulang Bawang Barat di masa depan.
BERITA30/04/2026 | irfan efendi
BAZNAS dan Pemda Tubaba Kolaborasi Salurkan Bantuan, Dorong Kesejahteraan Masyarakat
BAZNAS dan Pemda Tubaba Kolaborasi Salurkan Bantuan, Dorong Kesejahteraan Masyarakat
Tulang Bawang Barat — Suasana penuh kepedulian dan semangat gotong royong mewarnai kegiatan kolaborasi antara BAZNAS dan Pemerintah Daerah Tulang Bawang Barat (Tubaba) yang digelar pada Rabu, 29 April 2029. Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara lembaga dan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program bantuan dan pemberdayaan. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS menyampaikan pentingnya optimalisasi ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah) sebagai instrumen utama dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Ia juga menekankan perlunya peningkatan literasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat tiyuh (desa), agar pengelolaan zakat semakin transparan, profesional, dan tepat sasaran. Berbagai program yang telah dan akan disalurkan pun turut dipaparkan sebagai bentuk akuntabilitas kepada masyarakat. Adapun bantuan yang disalurkan dalam kegiatan ini mencakup berbagai sektor, di antaranya: Program UMKM Super Mikro sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat kecil, Bantuan untuk penggali kubur sebagai bentuk penghargaan terhadap profesi sosial yang sering luput dari perhatian, Bantuan pembangunan jamban guna meningkatkan sanitasi dan kesehatan lingkungan, Beasiswa non-akademik untuk mendukung potensi generasi muda di bidang non formal. Sementara itu, Bupati Tubaba dalam sambutannya memanfaatkan momentum ini untuk mensosialisasikan lima program prioritas Pemerintah Daerah, yaitu: Kesehatan (Tubabaq Sehat) — peningkatan layanan kesehatan masyarakat, Pendidikan (Tubabaq Cerdas) — pemerataan akses dan kualitas pendidikan, Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (KUR Super Mikro) — dukungan permodalan usaha kecil, Lingkungan Hidup (Bang Sampah) — pengelolaan sampah berbasis masyarakat, Infrastruktur — pembangunan sarana dan prasarana yang merata. Tak hanya itu, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi dari berbagai pihak, termasuk perbankan. Bank Lampung turut hadir memperkenalkan program “Tubabaq Berdaya” yang bertujuan memperkuat sektor ekonomi masyarakat melalui akses layanan keuangan yang lebih luas dan inklusif. Kolaborasi ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk bersama-sama membangun kesejahteraan masyarakat Tubaba yang lebih baik, mandiri, dan berdaya saing.
BERITA30/04/2026 | Samsul
Perkuat Peran UPZ Tiyuh, BAZNAS Tubaba Dorong Pengelolaan Zakat Lebih Dekat dengan Masyarakat
Perkuat Peran UPZ Tiyuh, BAZNAS Tubaba Dorong Pengelolaan Zakat Lebih Dekat dengan Masyarakat
Panaragan, Rabu 23 April 2026 — Upaya memperkuat peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat tiyuh terus dilakukan oleh BAZNAS Tulang Bawang Barat melalui kegiatan sosialisasi dan penguatan UPZ Tiyuh se-Kecamatan Tulang Bawang Tengah yang berlangsung di aula pertemuan kecamatan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh pengurus UPZ Tiyuh serta aparat tiyuh dari seluruh wilayah Kecamatan Tulang Bawang Tengah. Sosialisasi ini menjadi momentum penting dalam membangun pemahaman bersama mengenai peran strategis UPZ sebagai ujung tombak pengelolaan zakat di tingkat desa. Materi penguatan disampaikan langsung oleh Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Tulang Bawang Barat, H. Jumantoro, M.Pd.I. Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa UPZ Tiyuh memiliki posisi penting dalam mendekatkan pelayanan zakat kepada masyarakat, baik dalam penghimpunan maupun penyaluran manfaat zakat secara tepat sasaran. Penguatan UPZ Tiyuh dilakukan agar setiap pengurus memahami tugas dan tanggung jawabnya, mulai dari membangun kesadaran masyarakat untuk berzakat, melakukan pendataan potensi zakat di wilayah tiyuh, hingga menyusun administrasi dan pelaporan yang baik. Dengan pengelolaan yang terstruktur, UPZ diharapkan mampu menjadi lembaga yang dipercaya masyarakat dan aktif menjalankan fungsi sosial keumatan. Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan bahwa keberhasilan pengelolaan zakat tidak hanya bergantung pada lembaga, tetapi membutuhkan keterlibatan aparat tiyuh dan dukungan masyarakat. Karena itu, sinergi antara pemerintah tiyuh dan UPZ menjadi fondasi penting dalam menciptakan gerakan zakat yang berkelanjutan. Melalui penguatan ini, BAZNAS Tulang Bawang Barat berharap UPZ Tiyuh di Kecamatan Tulang Bawang Tengah dapat semakin aktif, profesional, dan mampu menjadi motor penggerak kepedulian sosial di lingkungan masing-masing. Dengan UPZ yang kuat, zakat akan lebih dekat dengan masyarakat dan manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh umat.
BERITA23/04/2026 | Samsul
Menjemput Kemajuan Bersama Study Tiru BAZNAS Pringsewu ke Tubaba Perkuat Pelayanan Zakat untuk Umat
Menjemput Kemajuan Bersama Study Tiru BAZNAS Pringsewu ke Tubaba Perkuat Pelayanan Zakat untuk Umat
Panaragan, Kamis 23 April 2026 — Semangat memperkuat pelayanan zakat yang profesional dan berdampak kembali ditunjukkan melalui kunjungan study tiru kedua dari jajaran BAZNAS Pringsewu bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu ke Tulang Bawang Barat. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam membangun sinergi antar daerah demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada muzaki, munfik, dan mustahik, khususnya di wilayah Pringsewu. Pertemuan yang berlangsung di Aula Asisten I Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat tersebut berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi. Kunjungan ini bukan sekadar agenda silaturahmi, tetapi menjadi ruang belajar bersama dalam menggali praktik terbaik pengelolaan zakat yang telah berjalan di BAZNAS Tulang Bawang Barat. Rombongan dari Pringsewu dipimpin oleh Asisten I, didampingi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Kabag Kesra, Kabag Hukum, serta jajaran Komisioner BAZNAS Pringsewu. Kehadiran lintas sektor tersebut menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Pringsewu dalam mendukung penguatan tata kelola zakat yang lebih optimal dan terintegrasi. Sementara itu, dari jajaran Pemerintah Daerah Tulang Bawang Barat hadir Asisten I, Kabag Kesra, Kabag Hukum, serta perwakilan BPKAD. Dari unsur BAZNAS Tulang Bawang Barat turut hadir Ketua BAZNAS Tubaba H. Purwanto, Wakil Ketua KH. Jumantoro, M.Pd.I, dan Wakil Ketua H. Supriyanto Hadi. Dalam forum tersebut, berbagai pengalaman dan strategi pelayanan zakat dibahas secara terbuka, mulai dari penguatan penghimpunan, pelayanan kepada para donatur, hingga program pendistribusian yang tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan. Diskusi berlangsung dinamis dengan fokus pada sejumlah isu penting, di antaranya penghimpunan dan pendistribusian zakat yang efektif, penguatan regulasi daerah sebagai landasan hukum, peran pemerintah dalam mendukung ekosistem zakat, serta inovasi program pemberdayaan yang mampu meningkatkan kesejahteraan mustahik secara berkelanjutan. Melalui dialog yang terbuka dan konstruktif, kedua daerah saling bertukar pengalaman mengenai strategi membangun kepercayaan masyarakat, memperluas jaringan penghimpunan, serta menghadirkan program-program zakat yang tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif dan berdaya guna. Study tiru ini menjadi bukti bahwa kemajuan lembaga tidak lahir dari persaingan, melainkan dari semangat berbagi ilmu dan saling menguatkan. Harapannya, kolaborasi antar daerah seperti ini semakin memperkuat tata kelola zakat yang amanah, profesional, dan modern. Dengan dukungan pemerintah serta sinergi lintas lembaga, zakat tidak hanya menjadi instrumen ibadah, tetapi juga kekuatan besar dalam membangun kesejahteraan masyarakat dan memperluas manfaat nyata bagi umat.
BERITA23/04/2026 | Samsul
UMKM Bangkit! BAZNAS Tubaba Hadirkan Gerakan Kaleng ZIS untuk Kemandirian Ekonomi
UMKM Bangkit! BAZNAS Tubaba Hadirkan Gerakan Kaleng ZIS untuk Kemandirian Ekonomi
Tulang Bawang Barat – Semangat pemberdayaan ekonomi umat terus digaungkan oleh BAZNAS Tulang Bawang Barat melalui inovasi program yang menyentuh langsung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pada Senin, 20 April 2026, Wakil Ketua BAZNAS Tubaba, KH. Jumantoro, M.Pd.I, menginisiasi Gerakan Kaleng ZIS bagi para pelaku UMKM yang telah menerima bantuan produktif di Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Tumijajar, dan Tulang Bawang Udik. Gerakan Kaleng ZIS ini bukan sekadar ajakan menabung, melainkan sebuah langkah strategis untuk menanamkan budaya berbagi di tengah pelaku usaha. Melalui program ini, para UMKM didorong untuk menyisihkan sebagian kecil dari hasil usahanya ke dalam kaleng ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah) sebagai bentuk latihan kepedulian sosial yang berkelanjutan. KH. Jumantoro menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk membangun transformasi pola pikir para penerima manfaat. Dari yang semula berstatus sebagai mustahik (penerima zakat), diharapkan tumbuh menjadi munfik (gemar berinfak), bahkan ke depan mampu menjadi muzaki (pemberi zakat). “Kami ingin para pelaku UMKM binaan tidak hanya berkembang dari sisi ekonomi, tetapi juga memiliki kesadaran sosial yang kuat. Dari yang awalnya menerima bantuan, mulai belajar berbagi, hingga nantinya mampu menjadi muzaki yang memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya. Lebih dari sekadar program, Gerakan Kaleng ZIS menjadi bagian dari upaya berkelanjutan BAZNAS Tubaba dalam menciptakan ekosistem pemberdayaan yang utuh. Bantuan produktif yang diberikan tidak hanya mendorong peningkatan usaha, tetapi juga menumbuhkan siklus kebaikan yang terus berputar di tengah masyarakat. Melalui gerakan ini, para pelaku UMKM diajak memahami bahwa kontribusi kecil yang dilakukan secara konsisten akan menghasilkan dampak besar. Nilai gotong royong, kepedulian, dan kemandirian ekonomi diharapkan tumbuh seiring berkembangnya usaha mereka. BAZNAS Tubaba optimis, Gerakan Kaleng ZIS mampu menjadi jembatan perubahan sosial. Dari tangan-tangan pelaku UMKM yang mulai belajar berbagi, akan lahir kekuatan besar yang tidak hanya mendorong kemandirian ekonomi, tetapi juga memperkuat solidaritas dan mengurangi kesenjangan sosial di masyarakat.
BERITA21/04/2026 | Samsul
Perkuat Peran UPZ Tiyuh, BAZNAS Tubaba Konsolidasi Bersama Camat Tulang Bawang Udik
Perkuat Peran UPZ Tiyuh, BAZNAS Tubaba Konsolidasi Bersama Camat Tulang Bawang Udik
Tulang Bawang Udik – Senin, 20/04/2026 Upaya memperkuat gerakan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) terus digencarkan oleh BAZNAS Tulang Bawang Barat melalui penguatan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di tingkat tiyuh. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan konsolidasi antara Wakil Ketua BAZNAS Tubaba, KH. Jumantoro, M.Pd.I, bersama Camat Tulang Bawang Udik dalam rangka optimalisasi UPZ tiyuh di wilayah Kecamatan Tulang Bawang Udik. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kecamatan Tulang Bawang Udik ini menjadi momentum penting dalam membangun sinergi antara BAZNAS dan pemerintah kecamatan guna menghidupkan kembali peran strategis UPZ tiyuh sebagai ujung tombak penghimpunan zakat di masyarakat. Dalam arahannya, KH. Jumantoro menegaskan bahwa UPZ tiyuh memiliki posisi yang sangat vital karena berada paling dekat dengan masyarakat. Dengan pengelolaan yang baik dan aktif, UPZ tidak hanya mampu meningkatkan penghimpunan zakat, tetapi juga memastikan penyalurannya tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan. “Optimalisasi UPZ tiyuh adalah kunci dalam memperkuat gerakan zakat di daerah. Ketika UPZ aktif, maka akan tercipta jembatan kepedulian antara masyarakat yang mampu dengan mereka yang membutuhkan,” ungkapnya. Sementara itu, Camat Tulang Bawang Udik menyampaikan komitmennya untuk turut berperan aktif dalam mendukung Gerakan Sadar Zakat, Infak, dan Sedekah di wilayahnya. Ia menegaskan bahwa pihak kecamatan siap menggerakkan seluruh tiyuh untuk mengaktifkan UPZ sebagai bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami siap bersinergi dengan BAZNAS Tubaba untuk mengoptimalkan peran UPZ tiyuh. Harapannya, melalui gerakan ini dapat terwujud keseimbangan sosial antara masyarakat yang berkecukupan dengan masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya. Melalui konsolidasi ini, diharapkan seluruh UPZ tiyuh di Kecamatan Tulang Bawang Udik dapat lebih aktif, terorganisir, dan berdampak nyata dalam mendukung program-program sosial keumatan. Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, BAZNAS Tubaba bersama Kecamatan Tulang Bawang Udik optimis bahwa optimalisasi UPZ tiyuh akan menjadi langkah strategis dalam memperluas manfaat zakat serta menghadirkan kesejahteraan yang lebih merata bagi masyarakat.
BERITA21/04/2026 | Samsul
Perkuat Gerakan ZIS, BAZNAS Tubaba dan Camat Tumijajar Konsolidasi Optimalisasi UPZ Tiyuh
Perkuat Gerakan ZIS, BAZNAS Tubaba dan Camat Tumijajar Konsolidasi Optimalisasi UPZ Tiyuh
Tumijajar – Komitmen membangun keseimbangan sosial melalui zakat, infak, dan sedekah (ZIS) terus diperkuat oleh BAZNAS Tulang Bawang Barat. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan konsolidasi yang dilakukan oleh Wakil Ketua BAZNAS Tubaba, KH. Jumantoro, M.Pd.I, bersama Camat Tumijajar pada Senin, 20 April 2026, bertempat di Kantor Kecamatan Tumijajar. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam rangka optimalisasi peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tiyuh di wilayah Kecamatan Tumijajar. Dalam suasana penuh semangat kolaborasi, kedua pihak membahas upaya konkret untuk mengaktifkan dan memperkuat fungsi UPZ agar lebih maksimal dalam menghimpun dan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah di tengah masyarakat. KH. Jumantoro menyampaikan bahwa UPZ tiyuh memiliki peran yang sangat penting karena berada paling dekat dengan masyarakat. Optimalisasi UPZ, menurutnya, bukan hanya soal peningkatan penghimpunan dana, tetapi juga bagaimana menghadirkan dampak nyata dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. “UPZ tiyuh adalah ujung tombak gerakan zakat. Ketika UPZ aktif dan terkelola dengan baik, maka potensi zakat akan lebih optimal dan manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, Camat Tumijajar menyampaikan komitmennya untuk berperan aktif dalam mendukung Gerakan Sadar Zakat, Infak, dan Sedekah di wilayahnya. Ia menegaskan bahwa pihak kecamatan siap bersinergi bersama BAZNAS dalam menggerakkan seluruh UPZ tiyuh agar lebih aktif dan produktif. “Kami siap mendukung penuh gerakan ini. Melalui penguatan UPZ tiyuh, kita ingin mewujudkan keseimbangan antara masyarakat yang berkecukupan dengan mereka yang membutuhkan, sehingga tercipta kehidupan sosial yang lebih harmonis dan berkeadilan,” ungkapnya. Kegiatan konsolidasi ini diharapkan menjadi awal yang kuat dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya zakat, infak, dan sedekah sebagai solusi nyata dalam mengurangi kesenjangan sosial. Dengan sinergi yang terjalin erat antara BAZNAS Tubaba dan Kecamatan Tumijajar, diharapkan gerakan ZIS semakin berkembang dan mampu menghadirkan keberkahan serta kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat.
BERITA21/04/2026 | Samsul
Sentuhan Kepedulian untuk Arjuna BAZNAS Tubaba dan Pemda Hadir Ringankan Beban Anak Penderita Lumpuh Layu
Sentuhan Kepedulian untuk Arjuna BAZNAS Tubaba dan Pemda Hadir Ringankan Beban Anak Penderita Lumpuh Layu
Panaragan Jaya – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh BAZNAS Tulang Bawang Barat bersama Pemerintah Daerah Tubaba melalui penyaluran bantuan bagi anak penderita lumpuh layu di Kelurahan Panaragan Jaya, Selasa (21/04/2026). Penerima bantuan tersebut adalah Arjuna (9 tahun), putra dari Bapak Alfian dan Ibu Saminten, yang hingga kini harus berjuang melawan keterbatasan fisik akibat penyakit yang dideritanya. Dalam kegiatan tersebut, disalurkan bantuan Program biaya hidup senilai Rp500.000,- dengan rincian Rp300.000,- berupa paket sembako dan Rp200.000,- dalam bentuk uang tunai. Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara BAZNAS Tubaba dan Pemerintah Daerah sebagai wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, khususnya bagi anak-anak yang sedang menghadapi ujian kesehatan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Tubaba yang diwakili oleh Asisten I Untung Budiono, Komisioner BAZNAS Tubaba, perwakilan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Camat Tulang Bawang Tengah, Lurah Panaragan Jaya, serta pimpinan Puskesmas Panaragan Jaya. Dalam sambutannya, Untung Budiono menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah tengah berupaya mengaktifkan kembali kepesertaan BPJS Kesehatan milik Arjuna. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah untuk memfasilitasi apabila diperlukan tindakan medis lanjutan demi kesembuhan Arjuna. Sementara itu, KH. Jumantoro selaku perwakilan BAZNAS Tubaba menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bagian dari amanah umat. “BAZNAS memberikan bantuan paket sembako, semoga dapat sedikit meringankan beban dan bermanfaat bagi keluarga,” ujarnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan dukungan moril sekaligus meringankan beban keluarga, serta menjadi pengingat bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus hidup di tengah masyarakat.
BERITA21/04/2026 | Samsul
DUA SISWA SDN 9 TUMIJAJAR RAIH MEDALI EMAS KOMPETISI SAINS TINGKAT NASIONAL, BAZNAS TUBABA BERIKAN BEASISWA AKADEMIK
DUA SISWA SDN 9 TUMIJAJAR RAIH MEDALI EMAS KOMPETISI SAINS TINGKAT NASIONAL, BAZNAS TUBABA BERIKAN BEASISWA AKADEMIK
Tulang Bawang Barat - Rabu, 15 April 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan melalui penyaluran Beasiswa Akademik bagi siswa berprestasi. Beasiswa tersebut diberikan kepada dua siswa Sekolah Dasar yang berhasil meraih medali emas dalam Kompetisi Sains Nasional SIGMA Tahun 2026 tingkat SD pada bidang studi Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Kedua siswa tersebut adalah Anindya Gayatri Cahyaningtyas dan Arbellieva Syifa Feprianita, yang saat ini duduk di kelas 6 dan berasal dari SD Negeri 9 Tumijajar. Dalam kegiatan tersebut, masing-masing siswa menerima bantuan berupa uang tunai sebesar Rp500.000,- sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang telah diraih. Penyerahan beasiswa dilaksanakan secara langsung dan berlangsung dengan penuh kebanggaan. Kegiatan ini turut didampingi oleh kepala sekolah, pengawas, dewan guru, camat, kepalo tiyuh, serta teman-teman sekelas yang ikut memberikan dukungan dan apresiasi. Pihak BAZNAS Tubaba menyampaikan bahwa program Beasiswa Akademik ini merupakan salah satu bentuk perhatian terhadap generasi muda berprestasi, sekaligus upaya untuk mendorong semangat belajar siswa agar terus berkembang dan meraih prestasi yang lebih tinggi. Prestasi yang diraih oleh kedua siswa tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya untuk terus berusaha, belajar dengan tekun, serta berani berkompetisi dalam berbagai ajang pendidikan. Melalui program ini, BAZNAS Tubaba terus berupaya hadir dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang pendidikan, demi menciptakan generasi yang cerdas, berprestasi, dan berakhlak mulia.
BERITA16/04/2026 | irfan efendi
BAZNAS Tubaba Salurkan Bantuan Akomodasi Pengobatan untuk ODGJ di Tiyuh Daya Asri
BAZNAS Tubaba Salurkan Bantuan Akomodasi Pengobatan untuk ODGJ di Tiyuh Daya Asri
Tulang Bawang Barat — Rabu, 15 April 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat melalui penyaluran bantuan akomodasi pengobatan bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Tiyuh Daya Asri, Kecamatan Tumijajar. Kegiatan ini dihadiri oleh Komisioner BAZNAS Tubaba, perwakilan Camat Tumijajar yang diwakili oleh Kasi Kesra, Kepalo Tiyuh Daya Asri, pimpinan Puskesmas beserta tim medis yang turut mendampingi proses penanganan pasien. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai sebesar Rp2.000.000,- yang diperuntukkan untuk mendukung biaya akomodasi pengobatan. Bantuan tersebut diserahkan kepada keluarga pasien atas nama Ansori (54 tahun), yang akan menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa Daerah Bandar Lampung. Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Tubaba, H. Purwanto, menyampaikan bahwa BAZNAS hadir sebagai lembaga yang mengelola zakat, infak, dan sedekah masyarakat untuk disalurkan kepada mereka yang membutuhkan melalui berbagai program kemanusiaan, termasuk bantuan kesehatan seperti yang dilaksanakan pada hari ini. Sementara itu, Boyman selaku perwakilan dari Kecamatan Tumijajar menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BAZNAS Tubaba dan pihak Puskesmas yang telah memfasilitasi bantuan ini, sehingga pasien dapat segera memperoleh penanganan yang lebih layak. Usai penyerahan bantuan, pasien didampingi oleh tim medis dari Puskesmas langsung dibawa menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Jiwa Daerah Bandar Lampung untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif dan profesional. Melalui kegiatan ini, diharapkan kondisi pasien dapat segera membaik serta menjadi bentuk nyata sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan BAZNAS dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA15/04/2026 | irfan efendi
Air Mata di Balik Abu Kepedulian Hadir untuk Korban Kebakaran di Tiyuh Sakti Jaya
Air Mata di Balik Abu Kepedulian Hadir untuk Korban Kebakaran di Tiyuh Sakti Jaya
Sakti Jaya, Senin, 13 April 2026 — Duka mendalam menyelimuti kediaman Bapak Samidi, warga RT 09 RW 03 Tiyuh Sakti Jaya, Kecamatan Batu Putih. Pada pukul 16.10 sore, kobaran api melahap habis rumah beserta seluruh harta benda di dalamnya. Dalam hitungan waktu yang begitu singkat, tempat tinggal yang selama ini menjadi saksi kehidupan keluarga tersebut berubah menjadi puing dan abu. Meski tidak ada korban jiwa, kehilangan yang dirasakan begitu besar dan menyisakan luka yang mendalam. Sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat atas musibah tersebut, berbagai pihak hadir memberikan dukungan dan bantuan. Turut hadir dalam kegiatan penyaluran bantuan, perwakilan Kecamatan Batu Putih yang diwakili oleh Kasi Kesra Bapak Dedi, Ketua BAZNAS Tubaba yang diwakili oleh Wakil Ketua I KH. Jumantoro, jajaran BPBD, Dinas Sosial Kabupaten Tubaba, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Kepalo Tiyuh Sakti Jaya. Dalam aksi kemanusiaan ini, BAZNAS Tubaba menyalurkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp3.000.000 untuk membantu meringankan beban korban. Sementara itu, BPBD memberikan paket sembako, dan Dinas Sosial turut menyalurkan bantuan buffer stock serta makanan siap saji untuk kebutuhan darurat keluarga terdampak. Dalam sambutannya, KH. Jumantoro menjelaskan peran BAZNAS sebagai lembaga yang mengelola pengumpulan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat, yang kemudian disalurkan kepada mereka yang membutuhkan, termasuk korban musibah seperti yang dialami Bapak Samidi. Perwakilan Kecamatan Batu Putih, Bapak Dedi selaku Kasi Kesra, menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas musibah kebakaran tersebut. Ia berharap keluarga yang tertimpa musibah diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi ujian ini. Sementara itu, Kepalo Tiyuh Sakti Jaya menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BAZNAS, BPBD, dan Dinas Sosial atas kepedulian dan bantuan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa kehadiran berbagai pihak ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih sangat kuat di tengah masyarakat. Musibah ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa di balik setiap ujian, selalu ada tangan-tangan kebaikan yang hadir membawa harapan. Di tengah puing-puing yang tersisa, bantuan dan doa menjadi penguat, bahwa mereka yang terdampak tidak pernah sendiri.
BERITA14/04/2026 | Samsul
BAZNAS Tubaba dan Pemda Salurkan Bantuan untuk Anisa, Penderita Epilepsi di Panaragan Jaya Utama
BAZNAS Tubaba dan Pemda Salurkan Bantuan untuk Anisa, Penderita Epilepsi di Panaragan Jaya Utama
Tulang Bawang Barat — Selasa, 14 April 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tulang Bawang Barat bersama Pemerintah Daerah menyalurkan bantuan kepada keluarga penderita epilepsi di Tiyuh Panaragan Jaya Utama, RK 6, Kecamatan Tulang Bawang Tengah. Bantuan tersebut diberikan kepada pasangan Sutarman dan Sumini, yang tengah berjuang merawat putri kedua mereka, Anisa (11 tahun), yang telah mengidap penyakit epilepsi sejak usia dua bulan. Kondisi Anisa yang membutuhkan penanganan intensif membuat keluarga harus terus berupaya memenuhi kebutuhan pengobatan secara berkelanjutan. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Tubaba bersama Pemerintah Daerah menyerahkan bantuan berupa uang tunai sebesar Rp2.000.000,- yang diperuntukkan untuk membantu biaya akomodasi pengobatan lanjutan Anisa. Kegiatan penyerahan bantuan ini turut dihadiri oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Untung Budiono, Ketua BAZNAS Tubaba, Plt. Camat Tulang Bawang Tengah, jajaran Pemerintah Tiyuh Panaragan Jaya Utama, Kepala Puskesmas Panaragan Jaya, serta tenaga medis. Dalam sambutannya, Asisten I Untung Budiono menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Daerah yang berkolaborasi dengan BAZNAS Tubaba dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam bidang kesehatan. “Sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Daerah yang berkolaborasi dengan BAZNAS Tubaba, hari ini kita memberikan bantuan untuk mendukung biaya akomodasi pengobatan tahap lanjutan. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban keluarga,” ujarnya. Sementara itu, Ketua BAZNAS Tubaba, H. Purwanto, dalam sambutannya menjelaskan peran dan program-program BAZNAS yang terus berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu mustahik di berbagai sektor, termasuk kesehatan. Di sisi lain, Kepala Puskesmas Panaragan Jaya, Ibu Septiana Sarai, mengungkapkan kondisi Anisa yang cukup memprihatinkan. Ia menyampaikan bahwa saat mengalami kejang, Anisa dapat mengalaminya hingga 20 kali dalam sehari, sehingga membutuhkan perhatian dan penanganan medis secara serius dan berkelanjutan. Melalui bantuan ini, diharapkan dapat memberikan harapan baru bagi Anisa dan keluarganya, serta menjadi bukti nyata sinergi antara BAZNAS dan Pemerintah Daerah dalam menghadirkan kepedulian bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA14/04/2026 | Samsul
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Tulang Bawang Barat.

Lihat Daftar Rekening →