WhatsApp Icon

BAZNAS Tubaba dan YKI Hadir Menguatkan Perjuangan Ibu Bikem Melawan Kanker Payudara

09/09/2026  |  Penulis: Samsul

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS Tubaba dan YKI Hadir Menguatkan Perjuangan Ibu Bikem Melawan Kanker Payudara

Dokumentasi baznas tubaba

Panaragan Jaya, 9 September 2026 — Tidak semua perjuangan terlihat oleh mata. Ada yang dijalani dalam diam, dengan rasa sakit, kekhawatiran, dan harapan yang terus dipanjatkan setiap hari.

Di tengah perjuangannya melawan kanker payudara, Ibu Bikem, warga Kelurahan Panaragan Jaya, mendapat suntikan semangat dari kepedulian BAZNAS Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) bersama Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Tubaba, Rabu (9/9/2026).

Kunjungan tersebut bukan sekadar tentang menyerahkan bantuan. Lebih dari itu, kehadiran rombongan menjadi pesan bahwa Ibu Bikem tidak sendiri dalam menghadapi ujian kesehatan yang sedang dijalaninya.

Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Tubaba menyerahkan bantuan akomodasi pengobatan sebesar Rp2 juta kepada Ibu Bikem. Bantuan tersebut disalurkan melalui program Tubaba Qu Sehat, sebagai bentuk kepedulian kepada mustahik yang membutuhkan dukungan dalam menghadapi persoalan kesehatan dan menjalani proses pengobatan.

Bantuan mungkin tidak mampu menghapus seluruh rasa sakit yang dirasakan. Namun, di tengah perjalanan pengobatan yang tidak mudah, bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban sekaligus menjadi penguat untuk terus melangkah.

Hadir Membawa Kepedulian

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata kolaborasi antara BAZNAS Tubaba dan YKI Tubaba dalam memberikan perhatian kepada masyarakat yang sedang menghadapi penyakit kanker.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BAZNAS Tubaba H. Purwanto, Ketua YKI Tubaba Ibu Ana Nadirsyah, jajaran Dinas Kesehatan, perwakilan Camat Tulang Bawang Tengah, serta Sekretaris Kelurahan Panaragan Jaya.

Ketua YKI Tubaba, Ibu Ana Nadirsyah, menyampaikan bahwa kehadiran mereka bukan semata-mata untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga membawa kasih sayang dan kepedulian dari berbagai pihak.

“Kami hadir di sini memberikan tanda sayang dari Pemerintah Daerah dan juga BAZNAS, yang bersumber dari zakat, infak, dan sedekah dari ASN se-Tulang Bawang Barat. Bantuan ini memang tidak banyak, tapi paling tidak ada yang bisa Ibu rasakan dari perhatian ini.”

Pesan tersebut menjadi begitu berarti karena bagi seseorang yang sedang berjuang melawan penyakit, terkadang bukan hanya bantuan materi yang dibutuhkan. Sapaan, perhatian, doa, dan kehadiran orang lain dapat menjadi kekuatan untuk bertahan.

Amanah Zakat yang Menjadi Harapan

Ketua BAZNAS Tubaba, H. Purwanto, menegaskan bahwa setiap zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun BAZNAS merupakan amanah masyarakat yang harus disampaikan kepada mereka yang berhak menerimanya.

Melalui program Tubaba Qu Sehat, amanah tersebut diwujudkan dalam bentuk dukungan bagi masyarakat yang membutuhkan, termasuk mereka yang sedang menjalani pengobatan.

“BAZNAS mengumpulkan zakat, infak, dan sedekah, kemudian disalurkan melalui program Tubaba Qu Sehat sebagai tali asih untuk membantu akomodasi pengobatan Ibu Bikem.”

Di balik bantuan tersebut, ada kebaikan dari para muzaki dan munfiq yang mungkin tidak pernah bertemu langsung dengan penerima manfaat. Namun melalui zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan, kebaikan itu akhirnya sampai kepada mereka yang membutuhkan.

“Terima Kasih, Semoga Mereka Diberi Kesehatan dan Keberkahan”

Bagi Ibu Bikem, bantuan yang diterimanya bukan sekadar angka.

Di tengah perjuangan menjalani pengobatan kanker payudara, perhatian yang diberikan BAZNAS, YKI, pemerintah daerah, dan para donatur menjadi pengingat bahwa masih banyak orang yang peduli dan mendoakan kesembuhannya.

Dengan penuh haru, Ibu Bikem menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan dan perhatian yang diberikan kepadanya.

“Terima kasih atas bantuan yang diberikan. Mudah-mudahan para muzaki dan munfiq selalu diberikan kesehatan dan keberkahan oleh Allah SWT.”

Doa sederhana itu menjadi penutup yang penuh makna.

Sebab di saat dirinya sedang menghadapi ujian, Ibu Bikem justru masih mengingat dan mendoakan orang-orang yang telah berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah.

Karena Kepedulian Bisa Menjadi Kekuatan

Kisah Ibu Bikem menjadi pengingat bahwa zakat, infak, dan sedekah bukan sekadar tentang memberikan sebagian harta. Di dalamnya ada kepedulian, ada doa, dan ada harapan yang dititipkan kepada sesama.

Bagi sebagian orang, Rp2 juta mungkin terlihat sebagai sebuah angka.

Namun bagi seseorang yang sedang berjuang menjalani pengobatan, bantuan tersebut dapat berarti biaya perjalanan menuju tempat pengobatan, kebutuhan selama menjalani perawatan, sekaligus sebuah pesan bahwa masih ada tangan-tangan yang ingin membantu.

Inilah makna zakat ketika hadir di tengah masyarakat: menguatkan yang lemah, meringankan yang berat, dan menghadirkan harapan di tengah ujian.

Semoga Ibu Bikem diberikan kekuatan, kesabaran, kelancaran dalam menjalani pengobatan, serta kesembuhan yang sempurna oleh Allah SWT.

Dan semoga setiap zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan para muzaki dan munfiq menjadi amal jariyah yang menghadirkan keberkahan bagi diri, keluarga, dan masyarakat.

BAZNAS Tubaba
Menunaikan Amanah, Menebar Manfaat, Menguatkan Sesama.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Tulang Bawang Barat.

Lihat Daftar Rekening →